EXO's Showtime Episode 1: Lucu atau Bosan?

*
EXO akhirnya punya variety show sendiri. Happy? YA! Walaupun dulu-dulu mereka banyak tampil di acara-acara talkshow dan main games-games ringan, tapi kali ini ada feel yang beda. Jelas karena kali ini mereka tampil di acara mereka sendiri. EXO's Showtime!
*


Mungkin memang sudah ritmenya. Artis-artis SM, dalam hal ini idol, memang dipersiapkan untuk menjadi all-around entertainer. Kalo mereka sedang nggak ada proyek nyanyi, mereka akan dibawa ke hal lain. Berhubung Korea memang terkenal dengan variety show, ya jelas itu salah satu objek empuk buat bikin artisnya eksis terus.

Nggak mau terkesan sok apa gimana, tapi sejak comeback 'Wolf', gue selalu ngerasa EXO memang sudah waktunya untuk merambah ke banyak bidang. Nggak cuma tampil dari satu panggung ke panggung lain, tapi lebih seru kalau mereka muncul dari TV satu ke TV lain. 

Mulailah mereka tampil di acara apa sih yang pembawa acaranya Jo Kwon? 'A Song For You' kalo gak salah ya? Salah? Oke koreksi kalo salah. Terus abis itu muncul sebentar di 'Infinity Challenge' dan ketika mereka jadi bintang tamu 'Running Man', gue udah yang, "Yak! This is it. EXO akan eksis di dunia variety,".

Sebagai fans yang ngikutin mereka sejak teaser video Kai, gue ngerasa seneng banget. Tapi, apakah pada akhirnya 'EXO's Showtime' sesuai dengan ekspektasi banyak orang?
*
*

Waktu MBC ngumumin soal 'EXO's Showtime', jujur aja yang kebayang itu variety show yang gila-gilaan. Walaupun sudah jelas di bagian deskripsinya kalau acara ini akan berformat 'Q&A', tapi gue nggak terima. Gue pengen yang lebih. Kalo bisa lebih lucu dari 'SJ Full House' atau 'SJ EHB', atau paling banter setara 'SHINee Hello Baby'. Menurut gue, tiga acara itu yang paling lucu. Karena gue emang nggak nonton acara lain sih hahaha.

Lantas bagaimana dengan episode 1 'EXO's Showtime'?

Menurut gue pribadi, cukup lucu. Hahaha Gue sih ketawa-ketawa aja nontonnya walaupun sekarang gue lagi sakit gigi. Tapi, untuk ukuran episode pertama nggak yang ngebosenin banget karena becandaannya lumayan segar walaupun konsepnya agak suck sih menurut gue.

Sebenarnya episode 1 ini monoton. Hanya menjawab pertanyaan yang sebenarnya sudah pernah terjawab di wawancara-wawacara EXO yang dulu-dulu. Terus kita cuma disuguhkan dengan satu jam kurang lebih adegan duduk di meja doang dengan Chanyeol sebagai MC utama.

Beruntung, EXO udah banyak perkembangan dari segi kemampuan mereka mengelaborasi kata-kata sampai akhirnya jadi lucu. Sebenarnya di awal gue khawatir sama Suho dan Tao dan Kris. Kenapa? Pertama, Suho itu kaku dan akward. Semakin dia mencoba untuk jadi lucu semakin nggak lucu. Semakin dia mencoba untuk banyak bergerak, semakin gue pengen nyuruh dia duduk aja dan nggak usah ngapa-ngapain.

Tapi ternyata itulah yang terjadi pada Suho. Di episode ini ketika dia mencoba untuk melakukan sesuatu, para member justru menolak. Beberapa kali bahkan nggak cuma satu kali. Bahkan membernya sendiri tahu kalo Suho ini mending diem aja.

Tapi kebelakang, gue perhatiin kok doski jadi lumayan asik juga. Hahaha Gue ngerasa dia bener-bener berusaha untuk jadi asik dan untuk jadi lucu. Terkadang memang terlalu berlebihan dan nggak jadi lucu tapi terkadang malah dapet banget lucunya tapi pas giliran lucu itu saat yang nggak terduga-duga.
*
*
Di beberapa bagian, Suho (yang untungnya duduk di samping Baekhyun), cukup hiperaktif. Naik-naik meja, berdiri tanpa aba-aba, berusaha untuk menghiburlah dan se-variety show mungkin. Buat beberapa orang yang mungkin kayak yang, "Apaan sih?" gue juga gitu awalnya tapi beberapa detik kemudian, "Oh ya he tries his best. Jadi biarin aja deh," LOL

Gue kesel aja waktu nonton Running Man yang adegan terakhir. Waktu Suho sama Tao yang dikejer Yoo Jae Suk. Mereka bego atau apa sih. Baru pertama kali ke Running Man malah nantangin Yoo Jae Suk. Itu kan bego.

Itu yang bikin gue khawatir apakah Suho malah nantinya akan jadi kaku dan tidak lucu di 'EXO's Showtime' ini atau justru malah natural?

Luckily, he did great job.

Lalu bagaimana dengan Tao?

Kalau gue bilang Tao ini adalah bias gue waktu pertama kali EXO persiapan debut mungkin banyak yang nggak percaya. Banyak orang yang bilang Tao ini keren, dulu, sekarang? Lenjeh. Ya. Gue mulai bete sama Tao itu sejak yang dia kalo ngomong kebanyakan kata-kata mutiara. Gak apa-apa sih sebenarnya, tapi kadang-kadang jadi kayak "Apaan sih?" ngerti gak maksud gue HAHAHAHA

Balik lagi ke Running Man, gue nggak suka karena dia banyak gaya. Balik lagi ke adegan terakhir yang sama Suho itu. Itu salah dua yang bikin gue semakin ngerasa Tao ini sebenarnya orangnya nggak lucu sama sekali.

Gue khawatir aja kalo misalnya Tao keseringan sama Suho, acara ini jadi semakin garing. Kita sama-sama tahu kan kalo Suho sama Tao sejak 'Happy Camp' kesannya kayak tak terpisahkan. Kemudian Running Man mereka bareng lagi semakin tak terpisahkan. Beruntung di episode 1 ini mereka dipisah dan cukup jauh posisi duduknya.

Thanks to our PD! He did great job. 
*
*
Di episode 1 ini Tao emang nggak terlalu banyak disorot. Thank God. Serius kalo misalnya terlalu banyak Tao, acara ini akan berakhir jadi acara motivasi.

Masalah ketiga adalah Kris.

Entah kenapa, sejak awal debut gue melihat Kris sebagai sosok orang yang nggak niat jadi idol. Itu adalah masa-masa di mana gue nggak pernah melihat EXO sebagai satu grup dengan 12 member yang kompak. Tapi hanya sebuah grup yang karena debut di bawah SM mereka jadi besar. Tapi jauh dari kekompakan.

Ada banyak momen awkward di awal-awal debut EXO terlebih ketika mereka berdiri ber-12. Mungkin bukan kenyataannya nggak kompak, tapi itu yang tampak di depan kamera.

Untuk Kris sendiri, karena dia jarang ngomong, dingin dan kesannya jutek, gue selalu ngerasa dia kayak orang Kanada yang terpaksa diceburkan ke tengah-tengah orang Korea yang terobsesi jadi artis sementara dia lebih suka jadi atlet atau dokter gitu.

"Kenapa sih gue terjebak di antara laki-laki yang suka dandan ini?"

Gue selalu mikir Kris tuh orangnya kayak gitu. HAHAHHA maaf, tapi itu yang tampak di kamera. Jangan salahkan gue kalau muncul persepsi seperti itu. Salahkan dia dong kenapa dari dulu nggak pernah menunjukkan sisi yang lebih humanis. (apasih)

Tapi sejak 'Wolf', sejak teaser pertama yang merangkak-merangkak nggak jelas itu. Sejak Kris jadi peran utama di MV dan menggeram pamer gigi dengan kecenya. Gue melihat dia sebagai orang yang berbeda. Nggak tahu selama hiatus satu tahun lebih itu dia dapet pencerahan dari siapa, tapi yang jelas, he comes with different aura. 

Nggak ada lagi Kris yang terjebak-di-antara-pria-pria-Korea-hobi-dandan, tapi jadi Kris yang ada-disitu-karena-punya-satu-mimpi-yaitu-jadi-seniman.

Ini fanfiction apa gimana sih sebenarnya? HAHAHAH
*
*
Nah, karena image Kris yang dingin dan pastinya akan krik-krik kalo dia nggak dikasi trigger sama yang lain itulah yang membuat gue khawatir dia tidak akan lucu di episode 1 ini. TAPI HELLO.... ternyata bener.... orang yang selama ini terlihat dingin belum tentu benar-benar dingin....

Banyak hal yang spontan yang dilakukan Kris yang membuat episode 1 ini jadi lucu. Walaupun dia juga memaksakan dirinya untuk jadi lucu, TETEP LUCU. Beda banget sama Suho yang kadang memaksa diri untuk lucu tapi malah krik-krik. Tapi Kris ini beda, justru karena krik-krik itu yang bikin dia jadi lucu.

HE DID GREAT JOB!

Bagaimana dengan member lain?

Gue lagi ngefans Kai belakangan ini dan Kai banyak banget memberikan trigger untuk yang lain di episode 1. Luhan seharusnya bisa lebih di eksplor lagi tapi di episode ini berasa kurang banget. Xiumin, karena dia emang nggak terlalu banyak ngomong yaudah nggak usah dipaksa tapi gue harap di episode besok-besok akan ada momen di mana dia bakalan menghabiskan banyak waktu dengan kamera.

Chen, Kyungsoo dan Sehun cukup menarik walaupun Sehun masih terlihat sangat kaku. Mungkin karena ekspresi dan cara tertawanya? Entahlah. Kesimpulannya, episode 1 ini lebih banyak Baekhyun dan Chanyeol. Baekhyun punya banyak andil membuat acara ini jadi lucu. Chanyeol sayangnya walaupun dia berbakat lucu, dia terlihat seperti menahan-nahan diri banget buat nggak berlebihan. Coba bandingkan dengan penampilannya di acara-acara radio, beda banget.

Yang paling penting menurut gue ya, di episode 1 ini, gue melihat EXO sebagai grup 12 member yang kompak. WE ARE ONE itu nggak cuma sekedar slogan tapi beneran nampak di kamera. Nggak keliatan canggung. Nggak keliatan individualis. 

Terlepas dari apakah mereka memang sudah terlatih untuk berakting di depan kamera atau memang itu adalah hal yang nyata (artinya bukan diatur sama skrip), gue salut karena mereka bisa menampilkan kekompakkan itu. Paling nggak mereka profesional kan? Untuk ukuran grup yang baru pertama punya variety show sendiri.

Ya. Emang sih, nggak ada yang PURE NATURAL di televisi. 'EXO's Showtime' bukanlah pengecualian. Semua tindak-tanduk mereka di acara ini bisa saja scripted. Kita nggak pernah tahu kan? Tapi ada skrip atau nggak, mereka bisa menampilkan itu dengan sangat natural dan menarik.

Jadi 'EXO's Showtime' episode 1 bisa kita bilang sukses?

Bentar dulu. 

Balik lagi ke konsep Q&A-nya, acara ini sebenarnya boring. Duduk doang nggak ngapa-ngapain. Kurang bisa dinikmati buat orang-orang yang emang bukan fans EXO (LAH APA YANG LO HARAPKAN RON HAHAHAHA) Ya maksud gue, kurang menarik aja kalo cuma duduk di meja terus makan. Untuk pilot episode, kurang menarik perhatian.

Tapi terima kasih Tuhan, fans EXO jumlahnya kayak jumlah dosa gue. Tak terhitung. Jadi sejelek apapun, seboring apapun konsepnya, toh tetap banyak ditonton juga. 


Share:

35 komentar