Kalau ada satu drama dalam hidup gue yang gak mau gue replay lagi adalah drama konser EXO tahun 2019. Kalau sejak pengumuman ExhOrizon lo liat video gue di TikTok atau Reels, lo mungkin masih bisa menangkap kesan kalau gue belum bisa move on dari kejadian itu.
Gak, harusnya kalimatnya bukan itu: gue gak mau move on.
Panggil gue pendendam, bodo amat. Hihihi…
EH BTW FOLLOW ME ON TIKTOK @ronisnowhere!
Salah satu user TikTok, di video yang gue bilang “gue gak nonton EXO di Jakarta soalnya promotornya masih yang sama kayak 2019!”, berusaha meyakinkan gue kalau promotor ini udah banyak berubah. Dia mengaku bukan buzzer. Ulasan itu datang dari pengalamannya nonton beberapa konser dari promotor yang sama, dan dia merasa udah jauh lebih baik dari sebelumnya.
“Good for you!” gue cuma bisa balas begitu. Tapi keinginan gue untuk ikut hype konser di Jakarta sama sekali gak ada, setelah tahu mereka promotornya. Itulah kenapa gue memutuskan untuk berusaha nonton di Singapura atau Malaysia aja.
Di satu sisi, gue merasa beruntung karena punya opsi itu. Gue paham gak semua orang punya pilihan untuk nonton idola mereka selain nunggu konser di Jakarta. Tapi di sisi lain, gue juga harus berusaha lebih keras untuk ngumpulin sedikit demi sedikit uang buat membiayai keputusan gue ini. Tentu saja pengeluarannya akan jadi lebih banyak dari sekedar double, but I am aware of that risk, and I am willingly taking that risk.
Tapi, damn, dramanya banyak banget.











