It's f(x) Again, 'RED LIGHT'! [PART 2: Istikomah Berubah]

*
Nggak semua grup yang memutuskan untuk berubah image itu berhasil. Ambil contoh misalnya C-Clown dan HISTORY, dua grup favorit gue yang musiknya ketika debut terbilang original dan nggak ngikut-ngikut aliran sesat lagu KPop pada masanya. Lagu-lagu mereka sangat asik, beda, punya daya tarik tersendiri dan terasa fresh di telinga. Tapi ketika mereka mencoba untuk pindah haluan ke yang lebih mainstream, jatuh.

C-Clown comeback lewat single 'Justice' awal tahun ini dan menurut gue lagu itu semacem main-main. Memang, awalnya gue excited karena mereka sudah lama nggak comeback kan ya terus tiba-tiba ngumumin mau rilis single. Tentu semua orang juga excited kalo ngefans. Tapi ketika denger lagunya dan mereka beralih ke hip hop, menurut gue agak nggak cocok.

Mungkin selama ini memang gue sudah terbiasa dengan C-Clown yang punya konsep beda itu tadi. Jadi ketika mereka berusaha untuk terlihat sama dengan grup kebanyakan, gue jadi ngerasa aneh. Karena itu gue nggak suka. Buat gue, perubahan image C-Clown dari awal debut sampai album 'Shaking Heart' kemudian comeback dengan image baru di 'Justice' itu gagal.

Demikian hal-nya dengan HISTORY. Bedanya, HISTORY buru-buru taubat sebelum terjerumus ke jalan suram mainstream (hmm C-Clown baru comeback lagi sih dan sepertinya belom taubat walaupun lagunya lebih bagus dari 'Justice').

Gue tahu, grup ini di-backing oleh salah satu produser dan salah satu penulis lirik yang paling oke seantero Korea. Tapi bukan berarti paling oke, nggak pernah gagal juga. Menurut gue, HISTORY sudah sempat jatuh ketika comeback dengan album mini pertama mereka 'JUST NOW'.

HISTORY debut dengan 'Dreamer' dan itu bener-bener breathtaking. Lagunya bagus, konsepnya beda dan image yang mereka tampilkan ke depan publik di awal itu kuat banget, tapi nggak hip hop. Dan ditengah-tengah para rookie seangkatan mereka yang punya genre sama kayak BTS (ambil contoh), mereka terbilang beda.

Yah... walaupun nasib juga beda sih. Dengan konsep anti-mainstream yang digunakan HISTORY mereka ternyata dapat fans yang jumlahnya lebih sedikit dari BTS. Mereka nggak se-booming BTS, to be very honest.

Tapi itu seharusnya bukan jadi masalah karena menurut gue, setiap idola KPop itu punya momennya sendiri untuk mencapai puncak. Dan alangkah akan jadi kerennya kalo HISTORY mencapai puncak tidak karena lagu-lagu mainstream, but stick with their original concept.

Di 'Tell Me Love', HISTORY terlalu loncat jauh dari bayangan gue. Kemana itu orang-orang kece dengan jas dan kemeja? Kenapa jadi malah pake baju elektrik warna-warni dengan konsep MV kotak indomie yang terlihat biasa-biasa aja? Lagunya gue akui emang bagus dan tetap ear-catching karena balik lagi ke yang kayak gue bilang tadi, mereka di backing sama produser dan penulis lirik paling oke. Tapi gaya mereka saat itu menurut gue jatuh dari 'Dreamer'.

Disitulah gue merasa HISTORY gagal mempertahankan diri mereka sebagai sebuah grup idol yang beda. Sampai akhirnya mereka taubat (sekali lagi ini beneran taubat) ketika merilis 'Blue Spring'. GILA! 'What Am I To You' bisa gue sebut sebagai lagu terbaik dari mereka setelah 'Dreamer'.

Sudah nggak ada lagi sok-sok hip hop, tapi mereka kembali dengan Latin Pop (which is jarang dipake sama gurp KPop) dan jadinya oke banget! Sebuah gebrakan dari sebuah grup rookie. Musik yang beda dengan daya tarik yang beda dan berani beda. Tahun ini mereka comeback lagi dengan 'Psycho' YANG SEMAKIN KEREN! Serius kalian harus liat! HAHAHAHA

Inilah kenapa gue lebih suka mendengarkan lagu-lagu mereka ketimbang BTS misalnya (tapi 'Haruman' sama 'No More Dream' bagus by the way. Gue cuma nggak masuk dengan musik BTS yang rap cepet, too much hip hop for me). Tapi nonton 'Weekly Idol' mereka lucu HEHEHEHEH
*
*

Oke, mungkin opening gue terlalu panjang karena pada dasarnya disini kita mau membicarakan soal perubahan konsep f(x) di album 'RED LIGHT'. Cuma gue rasa pengantar di atas sedikit bisa menggambarkan bagaimana sebuah grup KPop nggak selalu berhasil (buat gue) ketika mereka memutuskan untuk mengubah konsep. Sebaiknya lihat dulu penampilan C-Clown di debut dan comeback pertama mereka lalu bandingkan. Demikian juga dengan HISTORY. (Sekalian promosi).

Nah, berbeda halnya dengan f(x), gue sudah pernah tulis di postingan sebelumnya kalau mereka memang mau tampil beda di 'RED LIGHT'. Yang soal dari warna-warna ngejreng ke menguntilanakkan diri dan sebagainya. Di postingan kali ini, Insya Allah (kalo sampe akhir tulisan masih runut dan nyambung) kita akan bahas banyak soal perubahan-perubahan itu.

Waktu SM ngerilis teaser foto, video sampai MV, gue sedikit nggak percaya kalau ternyata konsep f(x) di album 'RED LIGHT' se-istikomah itu. Setiap kali SM ngerilis teaser (video terutama), gue selalu berusaha untuk tidak jatuh ke dalam jebakan itu.

"Ah, masih teaser. Biasanya juga PHP,"
*

*
Meskipun 'I Got A Boy' juga istikomah, begitu juga dengan 'Wolf', tapi tetep aja akan ada celah dimana ketika seseorang sudah berharap, tapi harapannya nggak terwujud. Selalu ada 0,1% kemungkinan batal dalam sebuah kepastian. Terlebih karena ini f(x) yang selama ini orang-orang pada mikir grup ini selalu dikesampingkan (yang membuat orang jadi males ngarep yang lebih-lebih).

Karena di 'PINK TAPE' SM merilis sebuah Art Film, gue pikir mereka akan kembali dengan konsep yang sama. SM kan biasanya gitu. Set video klip aja yang bekas sebelumnya dipake lagi. Eh taunya nggak. Taunya sama aja dengan comeback-comeback terdahulu. Teaser video juga. Bedanya, kali ini--seperti yang tadi gue bilang--istikomah. Tetep dengan aura gelap dan misterius. Terlihat menjanjikan.

Teaser video itu membuat gue kembali excited menunggu comeback f(x) karena sepertinya akan meninggalkan kesan lebih dengan video musiknya.

Tapi... ah balik lagi ini masih teaser dan teaser selalu bisa berakhir PHP. Sama kayak misalnya konser KPop di Jakarta. Kalau belom ada update artisnya udah ada di Incheon, berarti konser bisa aja batal. Hahahahaha

Nggak selalu bijak memang menilai konsep sebuah grup dari teaser videonya doang (terima kasih 'Mr. Simple'). Kayak kata pepatah, don't judge a book by its cover. Kadang-kadang teaser itu menipu. Tapi buat SM, kadang-kadang itu bisa berarti selalu dan seringkali.

Nggak ada sedikitpun musik yang dibocorkan di teaser video 'RED LIGHT' dan ini sedikit mencurigakan juga. Otak gue kembali teringat sama teaser 'Mr. Simple'. Persis auranya juga kayak dua teaser yang dirilis tahun 2010 lalu itu. Walaupun ini mungkin bisa dibilang less-illuminati daripada SJ pas masa itu.
*

*
Kalau memang SM se-istikomah itu sama f(x) kali ini, alangkah bagusnya kan! f(x) akhirnya tampil dengan image yang lebih tajam dan lebih nendang. Teaser video--yang mana juga mungkin bisa dibilang concept video dari MV-nya karena istikomah--semakin memperkuat perubahan yang akan ditunjukkan f(x) tahun ini.

Dan iya, MV-nya dirilis dan ternyata memang sama persis dengan teaser-teaser foto dari awal. Ternyata tidak PHP.

Mungkin, ke-istikomahan SM kali ini memang bertujuan untuk menanamkan image baru f(x) ke otak kita lebih dalam lagi. Sehingga kita nggak lagi berpikir (atau berharap) Krystal dan kawan-kawan tampil colorful. Setidaknya, nggak tahun ini. Dan entah kenapa menurut gue itu berhasil.

Dengan konsep yang seperti ini, paling tidak sangat terasa kalau comeback mereka kali ini lebih (lebih dan lebih) dipersiapkan. Oke, bukan berarti yang sebelum-sebelumnya nggak dipersiapkan. Tapi, kalau yang sebelum-sebelumnya kan kayak,

"Eh Nu ABO nih! Keren deh bajunya tabrak-tabrak," terus pas 'Danger',

"Mirip-mirip lah ya sih sama Nu ABO warna warni juga. Tabrak-tabrak juga. Itu set MV-nya bagus juga warna warni. Ngotak sih tapi lucu," abis itu 'Electric Shock,

"Hmm.. iya ini sih f(x) banget. Lebih anggun sedikit tapi tetep mencolok. Tetep ngotak aja," dan pas 'Rum Pum Pum Pum' "Oh bangsat SM f(x) dibikinin gini lagi. Lagi-lagi ngotak, yaudahlah, hopeless, yang penting comeback,".

Sekarang nggak kayak gitu. Sekarang mereka berubah dari anak sekolahan yang dilanda asmara, jatuh cinta, dan berada di jalan lurus yang ditunjukkan ayah bunda,
*
*

ke anak sekolahan pemberontak yang kebanyakan (salah) gaul sama Geng Nero.
*
*

Mungkin awalnya orang-orang merem-melek agak-agak nggak niat ngeliat f(x) comeback karena di pikiran mereka f(x) masihlah anak-anak KPop dengan baju norak warna-warni tabrak sana tabrak sini (atau yang terakhir mereka jadi anak SMA, ketularan EXO dari 'XOXO'). Tapi setelah mereka ngeh, mereka nggak lagi merem melek tapi melotot.

f(x) yang sekarang bisa dibilang 180 derajat beda. Setidaknya, satu tahun terakhir mereka menghilang ada sebuah konsep yang benar-benar dipersiapkan (sebelumnya juga dipersiapkan tapi nggak pernah semenarik ini hasilnya). Paling tidak, ada sebuah angin segar yang mengabarkan bahwa f(x) bukanlah grup yang dianaktirikan. PFFFTTTT.

Tahun ini sih gue rasa akan jadi tahun mereka sih. 2014 bakalan jadi titik tolak dimana f(x) yang dulu bukanlah yang sekarang.

*
*
Ke-istikomah-an lain SM Entertainment buat comeback f(x) dan perubahan konsepnya adalah dengan memilih lagu 'Red Light' sebagai lagu andalan di album ini.

Memang, ketika pertama kali mendengarkan lagu ini, beberapa orang (termasuk gue sendiri) akan merasa bahwa 'Red Light' agak kurang catchy jika dibandingkan dengan 'Rum Pum Pum Pum' ataupun 'Electric Shock' (yang mana 'Electric Shock' adalah the best f(x)'s song ever menurut gue)).

Gue pas pertama kali dengerin (dan nonton MV-nya) mikir dulu. Ini sebenarnya lagu ini maunya apa? Mau dibawa kemana? Bagian mana nih yang gue bisa nangkep di kepala? Bagian mana nih yang gue bisa fanchant? Kenapa lagunya kayaknya amburadul banget dan susah ditangkep? Persis kayak pas dengerin 'I Got A Boy' Hahahahaha!

Gue dengerin lagi dan sama sekali nggak ada respon. Kepala gue masih menolak untuk menyukai lagu ini. Gue dengerin sampai lebih dari 15 kali hari itu dan, ya, berhenti sampai disitu.

"Lagu ini nggak sebagus 'Rum Pum Pum Pum'. Apalagi 'Electric Shock'," gue menyimpulkan.

Tapi kesimpulan itu ternyata terlalu dini. Ternyata efek dari 'Red Light' tidaklah terjadi ketika lo mendengarkan lagunya secara terus menerus di satu jam pertama perilisan. Efeknya ternyata terjadi sekitar sepuluh atau dua belas jam setelah itu.

Sama kayak misalnya lo makan sambel warna oranye yang penuh cuka di warung bakso atau Solaria. Itu sambel Masya Allah enak banget dan pedes banget! Pedes tapi enak! Lo semprot terus ke makanan lo karena enak. Tanpa lo pernah membayangkan efek yang terjadi 7-8 jam kemudian. Ketika lo harus terbangun dari tidur lo yang nyenyak cuma buat ke kamar mandi dan mencret-mencret di kloset.
*
*
'Red Light' sama kayak sambel Solaria yang warna oranye itu. Efeknya sama-sama muncul belakangan.

Gue terbangun dari tidur gue besoknya setelah MV dirilis dan secara tidak sengaja pas lagi nyuci piring untuk sahur gue nyanyi part Luna di verse pertama lagu itu. "Aye Aye its a Red Light Light!" Oh ya, racunnya sudah tersebar. Bedanya ini racunnya nggak bikin mencret kayak sambel Solaria.

Kembali ke statement awal, ke-istikomah-an lain SM Entertainment buat comeback f(x) dan perubahan konsepnya adalah dengan memilih lagu 'Red Light' sebagai lagu andalan di album ini. Pada dasarnya lagu ini bukanlah lagu cinta seperti lagu-lagu f(x) sebelumnya. Tapi lagu ini tentang f(x) sendiri.

'Red Light' yang secara kata per kata berarti 'Lampu Merah' adalah sebuah metafora untuk 'Tanda Bahaya', 'Berhenti', dan juga 'TOLONG LIHAT KAMI'. Lewat lagu ini, f(x) bisa jadi mau membuktikan bahwa:

1. Kembalinya mereka dengan konsep baru ini merupakan sebuah TANDA BAHAYA untuk banyak orang. TANDA BAHAYA yang pertama jelas buat 'saingan' mereka di industri KPop (yang jelas ketika f(x) comeback dengan konsep lebih kuat dari sebelumnya, yang lain--yang comeback di waktu yang sama, girlgroup--akan berpikir dua kali karena f(x) akhirnya bisa ditakuti seperti halnya SNSD ditakuti oleh hampir semua grup. Oke mungkin belum, tapi setidaknya mereka menuju kesitu).

TANDA BAHAYA yang kedua tentu buat fans. Dengan konsep dan image baru, fans dijamin akan semakin O<--< dan semakin OTL OTL OTL ORZ ORZ ORZ melihat f(x). Silahkan artikan sendiri bagaimana perasaan kalian yang ngefans f(x) ketika melihat Krystal pamer pantat di teaser foto (saya bicara pada fanboy)
**
*
TANDA BAHAYA yang ketiga tentu buat orang-yang-sebenarnya-ngefans-tapi-karena-f(x)-sering-dipasang-pasangin-sama-EXO-jadinya-denial. Dengan comeback f(x) kali ini bisa jadi para fans terselubung ini jadi keluar dari goa dan membuka selubung mereka.

2. Kembalinya f(x) dengan konsep baru ini menjadi momen berhentinya mereka dengan konsep-konsep ngejreng seperti tahun-tahun sebelumnya. Dari lagu andalannya pun tidak lagi berbicara soal cinta, tapi lebih ke hal-hal yang serius yang penuh dengan kata-kata kiasan yang menceritakan soal diri mereka sendiri yang pada akhirnya bikin mikir kalau baca liriknya.

3. 'TOLONG LIHAT KAMI' jelas merupakan tujuan utama dari perubahan konsep ini. Bahwa f(x) yang sekarang bukan lagi grup yang dulu. Mereka sudah berubah dan kalau kalian nggak ngeliat, ya kalian nggak bisa jatuh cinta. Tapi sekali kalian liat, kalian nggak akan bisa mengalihkan pandangan dari mereka.

Ya itu kurang lebih harapan yah. Insya Allah terkabul ini kan bulan Romadon. Terus, bagaimana dengan lirik lagunya? Bagian mana yang bikin mikir?

SEMUANYA.
*
*

Aye aye aye aye wait a minute
Under the rule of the jungle
The weak gets devoured

Just push ahead,
Yeah push ahead
Oops, I got stepped on

Tafsir Kak Suho:

Dunia Entertainment Korea diumpamakan sebuah hutan belantara. Dimana yang lemah akan kalah dengan yang kuat. Yang lemah akan diinjak-injak. Yang lemah, karier-nya nggak akan bertahan lama. Grupnya bisa jadi bubar, atau hiatus dalam waktu yang terlalu lama sampai pada akhirnya bubar juga.

Di bagian ini f(x) seolah mau bilang kalau dulu f(x) konsepnya memang kurang kuat kayak. Mungkin f(x) nggak ada bedanya sama 4Minute yang ngejreng-ngejreng juga. Bahkan di beberapa hal, 4Minute terasa jauh lebih dikenal dan memasyarakat gitu. Mungkin itu yang dulu bikin f(x) jadinya gampang terinjak dengan konsep grup lain yang ternyata (maaf maaf kata yak) lebih oke dari mereka.

Tapi, disaat yang sama, mereka juga mungkin juga mau bilang kalau, 'Eh gapapa kita dulu keinjek-injek. Nggak apa-apa namanya juga kan masih meraba-raba. Kan katanya kita dianaktirikan. Tapi, halo jangan lupa ya kita dari SM loh, apalagi sekarang kita udah ganti image jadi giliran, hati-hati aja terinjak dan plis, no hard feeling ya,'.

Agak sok sih. Tapi ya gitu.

Aye aye it’s a red light light
I don’t even know what’s wrong with the current situation

Tafsir Kak Suho:

Mereka sudah tahu soal dunia entertainment yang kejam itu. Mereka tentu sudah dengar ada peringatan bahwa di luar sana sayangnya ada banyak grup yang bisa lebih baik dari mereka, walaupun mereka dari perusahaan sekelas SM. Oh halo, SISTAR aja bisa ngalahin SUJU pas SFS dengan ALONE mereka. 4Minute bisa ngalahin 2NE1 dan SNSD dengan WHATCHA DOIN' TODAY mereka.

f(x) pun sempat berada dalam kondisi yang membingungkan. 'Tapi kan kita dari SM! Masa kita kalah terkenal sih! Masa kita bisa kalah sih sama yang lain!'

Mereka pun mencari-cari dimana yang miss dari grup mereka selama ini. Kenapa sebuah grup dari perusahaan besar bisa (katanya) tidak terkenal? Salah mereka dimana? Mereka sudah bekerja keras. Mereka sudah memberikan seluruh hidup buat jadi idol. Jadi, salahnya dimanaaaaaa?!?!?!?!


Aye aye it’s a red light light
Listen carefully to the whoever is trying to warn us
Red light

Tafsir Kak Suho:

Oh! Iya! YES! Akhirnya mereka menemukannya! Setelah setahun lebih menghilang, mereka akhirnya tahu bagian mana yang harus diperbaiki. Mereka akhirnya tahu apa yang harus mereka perbuat untuk bisa jadi lebih dan lebih dari sebelumnya. Mereka melihat sekitar mereka belajar dan mereka mendengar semua kritikan. Apakah kami harus berubah? IYA!

Try to breathe for a moment
Try breathing, try breathing Eh eh oh
This isn’t war

Tafsir Kak Suho:

Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru. Tarik napas dulu. Berubah itu butuh waktu. Butuh kesiapan dan kematangan dari segala sisi. Kita memang harus berubah. Suatu saat kita pasti berubah karena lingkungan yang memaksa kita, karena kita juga semakin dewasa.

Kita memang berada di sebuah hutan belantara bernama entertainment business dimana yang lemah terinjak dan yang kuat selalu yang menang. Tapi ini bukan sebuah perang yang harus selalu dianggap serius. Ini bukan perang yang strategi-nya harus terburu-buru. Ini perang, tapi harus ada pemikiran matang. Ini adalah tempat dimana kita berkreasi dan berkarya. Walaupun, persaingan tetap ada. Tapi ya gak sampai separah perang. Nggak seberdarah itu.

Tapi iya, ini sudah saatnya kita berubah--kan barusan udah tarik napas jadi udah persiapan.

Open your eyes wide
Stop the collision from happening
(You’re going to be a witness to change)
In front of that caterpillar that got pushed around
(When everything sinks)

Tafsir Kak Suho:

Oh iya jelas yang melihat f(x) sekarang harus membuka mata lebar-lebar seperti yang tadi gue bilang. Nggak bisa lagi merem-melek karena kali ini kalian akan dibuat melotot--yah walaupun efeknya nggak semelotot itulah tapi lumayan mungkin bisa mengalahkan mata Kyungsoo. f(x) kali ini akan membuat diri mereka tidak lagi terkesan dianaktirikan karena mereka akan menghentikan 'bentrokan-bentrokan' yang terjadi dipikiran para penggemarnya.

Semua orang akan menyaksikan sebuah grup yang tak lagi sama seperti dulu. f(x) seolah-olah adalah si alat berat bernama caterpillar yang menghempaskan semuanya. Ya image lama mereka, ya fans, ya haters, ya semuanya dibuat terpana dan (diharapkan) tenggelam dengan kehadiran mereka yang baru.

Di saat yang sama caterpillar juga bisa berarti saingan di industri KPop sih. Yang semakin mendorong mereka untuk terus dan terus mencari hal yang baru dan berbeda supaya nggak tenggelam.

It’s turned on, red light
The vivid, red light
It gets bigger by itself
That red light

Tafsir Kak Suho:

Baca lagi tiga metafora lampu merah merahyang gue jelaskan tadi di atas.

Boy
Your best excuse is just filled with doubt to me

Maybe it’s love
A very slow wave
A very slow wave

Tafsir Kak Suho:

Kalian mungkin bisa lari dari pesona f(x), tapi pada akhirnya kalian akan kembali juga ke mereka. Kayak pas gue bilang lagu ini sebenarnya nggak catchy, tapi akhirnya gue malah suka pada akhirnya nyanyi-nyanyi sendiri juga.

Ketika kita nggak suka sama sesuatu, percaya atau tidak disaat yang sama kita memikirkan hal itu terus menerus yang pada akhirnya membuat kita jadi suka. Oh iya, itu terjadi pada saya ketika saya tidak suka sama 2NE1 dan sekarang malah suka. Tidak ngebias Kai (dan Kris) belakangan malah ngebias (oh yang terakhir disebutkan sudah keluar sih ya jadi yaudah gausah dipikirin).

Hati-hati kalo kalian nggak suka sama kecoa, nanti kalian bejodoh sama orang yang ternyata ngoleksi kecoa di kamarnya. HO. HO. Ho.


Aye aye it’s a red light light
Let’s find it for each other using light
That special emergency exit

Tafsir Kak Suho:

Lewat 'Red Light', f(x) akan bertemu dengan lebih banyak lagi fans yang jatuh ke 'perangkap' mereka. Ngefans adalah jalan keluar paling gampang dan paling darurat ketika kalian berada dalam 'perangkap' ini. Ada sih jalan keluar lain, tapi jadi nggak spesial--soalnya ini kan sudut pandangnya f(x) jadi f(x) mau nyombong kalo nggak ngefans mereka jadi yah gak istimewa lah gitu perjalanan kalian sebagai seorang pecinta KPop.

Iya suka-suka mereka dong kan ini lagu mereka. Suka-suka gue juga kalo misalnya gue banyak nyindir-nyindir Kris di Twitter, kan itu mood-nya emang lagi begitu.

#EH

#ABISINIDIBASHLAGI


Aye aye think about it
Why something made us stop
Red light

Turn around again, eh oh
Try to fnd what’s important

Tafsir Kak Suho:

'Red Light' membuat mereka berhenti menggunakan image lama dan menemukan image baru. Image baru itu yang paling penting buat eksistensi mereka di industri hiburan. Kedepannya mungkin f(x) akan tetap berusaha untuk tampil dengan image yang lebih kuat lagi.

Mungkin kali ini sebelah mata doang yang dikasi eyeliner, tapi besok-besok bisa-bisa sebelah muka dihitemin semua kayak G-Dragin di Coup De Etat. Mungkin besok-besok, botak sebelah kayak SuJu pas Don't Don. Pokoknya gimana caranya biar nggak kayak f(x) yang dulu deh. Bosen kali pake baju ngejreng terus.

Mungkin someday mereka bakalan do a sexy concept pake bikini? BOLEH BANGET YA TOLONG KRYSTAL O<--<

Ngayal sih.


It’s taken too long for this miracle to come
But we wait for the blue light, we want it

Tafsir Kak Suho:

Butuh waktu lama buat f(x) dan SM Entertainment untuk memutuskan ganti image. Banyak orang yang mungkin nggak suka melhat perubahan mereka di masa-masa lalu makanya mereka stick to their own color yang ngejreng-ngejreng itu. Tapi, saatnya untuk berubah dan mereka menunggu lampu biru--lampu hijau, tanda oke dari fans dan bisa jadi dari manajemen--dan itulah yang mereka butuhkan. Dan sudah mereka dapatkan sekarang. Atau sedang dalam tahap MEMAKSA para fans untuk menerima bahwa inilah f(x) sekarang.

Stop the flood (This is reality, listen to my voice)
Open your eyes wide (Look at the world in front of you)
The one who’s only been pushed (A bright light pushed you)
Caterpillar
That’s madness

Tafsir Kak Suho:

Merubah konsep dan image adalah satu-satunya cara buat mereka untuk bertahan dari dorongan-dorongan pesaing--caterpillar--yang sudah menggila. Karena semakin kesini persaingan di KPop semakin ketat. Kalau mereka nggak menentukan sikap dan menunjukkan sebuah perubahan dengan konsep yang lebih kuat, bisa-bisa mereka babak belur.

It’s turned on, red light
The vivid, red light
It gets bigger by itself
That red light~~!
*
*
Kalau nggak ngerti, abaikan aja. Itu juga gue nulisnya sambil kriyep-kriyep.

Tapi poinnya adalah....

Sampai pada saat gue bersenandung lagu 'Red Light' di kamar mandi pas lagi nyuci piring buat sahur itu, gue memutuskan untuk menyukai lagu ini. Saat itu gue buru-buru gue ke depan laptop dan nonton lagi MV-nya. Nonton lagu MV sebelum-sebelumnya. Bandingin lagi. Ternyata f(x) memang harus berubah seiring dengan bertambahnya usia mereka dan semakin dewasanya mereka dalam bermusik.

Nggak semua grup idola KPop yang memutuskan untuk mengubah image mereka itu selalu berhasil. Tapi kali ini, f(x) did a very great job for their transformation!

Hell yeah, in my opinion.












English lyrics of 'Red Light' by kpoplyrics.net

Share:

16 komentar