First Impression: Lovelyz 'Candy Jelly Love' & 'Goodnight Like Yesterday'

Sudah sekian lama sejak gue me-review MV. Rasanya sedikit aneh dan gimana gitu kalo sekarang tiba-tiba gue kembali dengan postingan baru. Terlebih itupun bukan postingan soal artis SM, seperti biasanya. Hehehe Coba lihat berapa banyak artis SM yang sudah rilis apa-apa baru dan gue cuekin? Sedih aja.

Tapi anyway, gue akan berusaha mengejar segala ketertinggalan itu dengan format review yang baru. Enggak akan seperti biasanya dan gue harap tidak akan membosankan. Semoga. SEMOGA. Semoga ke depannya akan semakin banyak postingan di blog ini.

Kali ini gue tertarik untuk membahas girlband pertama Woollim Entertainment, Lovelyz. Biasanya yang pertama-pertama gini seru buat dibahas. Dulu gue pernah bahas NU'EST ketika mereka pertama debut. Lalu kemudian C-Clown. Enggak ada salahnya kalo bahas grup baru, kan?

Iyain aja. Biar cepet.
*
*
Dari awal ngebaca nama itu di portal-portal berita, gue langsung yang, "WHAT? ERRRR SERIUSAN NAMANYA LOVELYZ?" Kalo bahasa-bahasa di novel tuh, "Aku membaca nama 'Lovelyz' di portal berita dan mengernyitkan kening. Bagaimana bisa nama girlband terdengar seperti nama... pembal-----ah...."

Kenapa sih, manajemen-manajemen KPop ini kalo bikin nama selalu aja yang sulit mereka lafalkan?

Tidak bermaksud untuk rasis atau gimana. Tapi kenyataannya, pelafalan Lovelyz oleh dua MC Inkigayo favorit kita bersama berubah jadi 'lo-beu-li-jeu'. Ini sangat jauh melenceng dari nama asli mereka. Ini juga bisa dengan sangat mudah membuat bingung orang-orang yang baru tahu KPop dan nonton acara-acara musik.

"Loh, katanya namanya LOVLIZ, kok jadi LOBEULIJEU?"

Anggap saja ini pemikiran orang awam. Ceritanya gue sedang memposisikan diri gue sebagai orang awam. Tentu tidak semua orang akan berpikir seperti ini. Toh banyak juga orang yang cuek aja sama seisi dunia.

Mungkin, buat Woollim sendiri nama Lovelyz terdengar catchy di kuping. Terlebih jika diucapkan dengan pelafalan Bahasa Inggris. Penulisannya yang menyertakan huruf 'Z' juga teramat penting. Karena bisa jadi, ini adalah satu-satunya grup dengan nama demikian di seluruh dunia.

Silahkan google 'Lovelyz' maka yang akan muncul adalah KPop group dan berbagai link berita soal itu. Berbeda jika misalnya kita googlinge EXO. Bisa saja yang muncul:

"Exo | Made with Cricket Flour Protein | exoprotein.com | All natural cricket flour protein bars. Soy, dairy & gluten free. Paleo-friendly, healthy, and environmentally sustainable. Created by award-winning chef."

Sayangnya, entah kenapa nama ini terdengar sangat kekanak-kanakan buat gue. Oke. Memang sih, konsep mereka itu imut, cantik, unyu-munyu, gemesin, kya-kya-kyowo gitu. Dan OMG HARUS GUE AKUI 'CANDY JELLY LOVE' ITU MV-NYA MENYENANGKAN!

Tapi sampai kapan mereka akan bertahan dan jadi sosok yang lovely? Kecuali mereka tiap hari makan Olay Total Effect yang punya anti-aging. Bisa jadi mereka muda selamanya. Tipis banget antara keajaiban sama kena kutuk.

Tidak ingin membanding-bandingkan, tapi sebutlah gue sosok awam yang enggak tahu apa-apa soal grup dari manajemen orang lain. Tapi seharusnya, nama grup ini bisa lebih universal.

Ambil contoh tergampang senior mereka, Infinite.

Woollim bisa bikin nama Infinite yang berarti memang limitless. Maknanya pun mendalam, bahwa walaupun mereka sudah tidak muda lagi mereka akan tetap berkarya karena mereka limitless. Infinite.

Lovelyz? Hmmm... Ada yang aneh. Ada aja yang aneh. Ada yang aneh aja. Aneh, aja.

Sekali lagi tidak bermaksud untuk membanding-bandingkan. Tapi coba kita tengok nama-nama beberapa grup KPop yang lain yang lebih universal berikut ini:

Girls' Generation -- Punya makna yang tidak hangus dimakan zaman. Bahwa di setiap generasi, pastinya akan ada para Girls yang harus siap ngangkang supaya bisa 'bring the boys out'. Bahwa setiap Girls pasti akan 'got a boy' demi pencitraan yang manusiawi serta tanda bahwa mereka seutuhnya adalah wanita, meskipun tidak sesepele itu. Dan bahwa setiap Girls pasti akan 'into the new world' setelah mereka menikah.

SISTAR -- Diambil dari kata SISTER yang berarti saudara perempuan. Sampai kapanpun, SISTAR akan jadi sister buat siapa saja yang mendengarkan musik mereka. Ini pun sebuah hal yang sangat kekal dan abadi. Kecuali mereka suatu saat lelah dengan tamu bulanan dan memutuskan untuk operasi. Yah tapi hal-hal itu hanyalah optional. Nama SISTAR sebagai SISTER itu enggak dimakan zaman.

Girl's Day -- Yang punya slogan 'EVERY DAY IS GIRL'S DAY!'. Slogan ini pun menggambarkan keniscayaan bahwa setiap hari di hidup mereka adalah hari cewek. Enggak mungkin kan Senin mereka cewek, Selasa mereka cowok.

Meski demikian, betapa pun banyaknya alasan untuk tidak menyukai nama Lovelyz dari pikiran gue, ujung-ujungnya nama ini akan nempel juga. Itulah inti dari kenapa grup KPop milih nama yang enggak lazim. Karena semakin enggak lazim, semakin mudah untuk diingat. Idealnya sih begitu.
*

*
Lovelyz adalah grup yang seharusnya debut dengan 8 member. Tapi bener-bener sedih dan sangat disayangkan mereka harus rela tampil ber-7 dulu di debut stage. Alasannya karena salah satu membernya, Seo Jisoo diserang gosip-gosip yang bener-bener parah.

Sedih aja karen momen showcase debut itu enggak bisa terulang dan Jisoo yang sudah di training bertahun-tahun pada akhirnya enggak bisa merasakan itu.

Kasus yang dialami Jisoo ini cukup parah sih menurut gue. Sudah dalam tahap pembunuhan karakter banget. Entah apakah memang ini hanya akal-akalan media doang supaya mereka dikenal, atau memang ini kenyataan pahit yang harus diterima para member lainnya.

Kasus Jisoo ini berkembang mulai dari dia dituduh nyebarin foto telanjang orang lain, dituduh lesbian dan punya pacar cewek, sampai dituduh melakukan kekerasan seksual. Kalau ini hanyalah permainan media semata demi ngangkat nama Lovelyz (yang sebenarnya thanks to Jisoo nama mereka beneran terangkat) ini jahat banget.

Tapi kalo misalnya ini pahitnya adalah kenyataan.... Tidakkah kalian berpikir Woollim terlalu gegabah dalam memilih member untuk girlband-nya? Masak iya sih manajemen sekelas itu nggak ngecek latar belakang membernya? Masak iya sih sampai debut baru ketahuan?

Bagian ini yang butuh dijelaskan sejelas-jelasnya.

Ya itu sih sebenarnya cuma mereka yang tahu. Tapi, efeknya buat Lovelyz ini yang bener-bener kasihan. Bisa jadi orang akan mengenal mereka karena 'Jisoo itu loh yang katanya lesbi!' atau mereka dikenal sebagai 'girlband barunya Woollim yang baru aja mau debut tapi udah ada kasus'.

Padahal tentu saja sebuah grup ingin dikenal karena karyanya. EXO misalnya dikenal sebagai 'grup yang MV-nya pemuja setan banget itu loh! pake pake hijab tapi muja setan!'

Sebaiknya memang melihat semua hal dari sisi positifnya. Dan sisi positif dari pemberitaan negatif tentang Jisoo adalah, gue jadi tertarik untuk menunggu-nunggu MV mereka.
*
*

Goodnight Like Yesterday

Awalnya gue pikir lagu ini akan jadi lagu debut mereka. Wah, pilihan yang berani juga yah kalo misalnya debut dengan lagu galau gitu kan. Gue jadi inget sama WINNER. Seru juga kalo ada grup cewek yang mau kayak gini.

Tapi karena sebelumnya mereka sempat rilis video teaser yang pake baju sekolah, gue langsung "Oh, enggak paling nggak pake lagu ini,". Dan emang bener ternyata lagu ini cuma sekedar pre-release aja. Itung-itung nyari massa sebelum akhirnya nanti debut beneran.

Enggak ada yang istimewa sih di MV-nya juga. Kehadiran Sunggyu juga enggak bikin video ini istimewa sama sekali. Mian an mian. Tapi kenyataan yang sala liat demikian.

Alasannya? Pertama, Sunggyu disitu ngapain tuh sebenarnya ngapain? Cuma berdiri bengong jalan mundur, udah gitu mukanya digelapin pula. Itu Sunggyu atau oknum pedagang es krim yang menggunakan minyak babi dan sedang di investigasi Reportase? Kedua, tanpa Sunggyu sebenarnya MV ini tidak akan jadi lebih bagus ataupun lebih jelek. Ketiga, kenapa harus Sunggyu ketika Infinite punya Myungsoo atau Sungyeol atau Woohyun?

Lagunya enak. Gue suka. Walaupun kebanyakan pake falseto sehingga tidak membuatnya terdengar impresif. Kasarnya gini, gue juga bisa nyanyiin kalo pake falseto. Mas-mas sebelah kamar gue juga bisa.

Ketika sebuah grup disebut punya vokal yang oke, setidaknya mereka (seharusnya) menampilkan performa suara yang juga real dan bikin merinding. Emang sih enggak banyak grup yang kayak gini. Tapi kalau misalnya Lovelyz mau lebih nendang, setidaknya ada lagu yang kayak gitu.

Maksud gue, mereka punya JIN yang sudah merilis lagu solo gitu. 'Gone' menurut gue bagus (baca review-nya disini). Enggak banyak falseto dan suaranya terdengar real gitu. Kenapa dia tidak dimanfaatkan untuk menyanyikan nada-nada tinggi di lagu ini? Iya mungkin memang enggak ada nada-nada yang terlalu tinggi, tapi kenapa dia enggak diberdayakan?

(dan anyway, di MV 'Gone' itu juga ada permen-permenan. Kayak di 'Candy Jelly Love')

Kecewa aja gitu. Kasi kek part solo atau semacamnya. Pasti akan lebih meninggalkan bekas di kepala. Tidak hanya sekedar meninggalkan kesan galau semata. Mereka juga punya vokalis yang oke bukan? Babysoul juga sempat debut solo. Sama siapa sih satu lagu gue lupa namanya.

Intinya first impression gue sama lagu ini, bagus, tapi bagusnya cuma sekedar karena lagunya bikin galau aja dan pas aja dengan momen galau belakangan ini. Semesta mendukung. Jakarta sering mendung. Ya gitu. Pas aja.
*
*

Candy Jelly Love

Gimana ya. Lagu ini sangat A Pink. Musik dan melodinya terdengar monoton, tipikal lagu-lagu A Pink walaupun di beberapa bagian sih enggak. Tapi dengan konsep seperti itu, anak SMA (mungkin sebenarnya SMP? Tapi kenapa gue lihat mereka kayak anak TK sih saking imutnya) yang baru mengenal cinta, tipe lagu ini terbilang pas. Walaupun impact-nya terasa sangat kecil banget.

Ada banyak grup KPop di luar sana yang pernah tampil dengan konsep seragam sekolah. Gue nggak ngerti kenapa Woollim bilang "Lovelyz punya konsep yang tidak pernah ditampilkan oleh grup lain sebelumnya,".

Bagian mananya sih? Bukannya ini bukan pertama kalinya grup KPop tampil dengan seragam sekolah, rok pendek, pamer paha, aegyo dan semacamnya?

Konsep debut Lovelyz terlalu lemah kalo gue bilang. Tapi disaat yang sama, inilah yang paling pas sama mereka. Coba pikirin kalo tiba-tiba Lovelyz debut dengan konsep seksi dan disaat yang sama salah satu membernya disebut melakukan pelecehan seksual? Blah.... hancur sudah. Orang pasti akan menyangka "Ya lo dibentuk kayak gitu, nggak heran kelakuan lo kayak gitu,"

Setidaknya image ini menyelamatkan member Lovelyz yang lain dari berita miring semacem itulah. Entah disengaja atau tidak.

Di sisi lain, MV 'Candy Jelly Love' ini menyenangkan! Ya, apa sih yang lebih menyenangkan dari sekolah yang cuma ada delapan orang murid, enggak ada guru, bebas pake rok mini, bebas duduk di atas meja, bebas makan permen di kelas, bebas buang-buang permen di sekitaran koridor tanpa dimarahi? THATS HEAVEN! I WANT THAT KIND OF SCHOOL! (pura-puranya gue lagi jadi cewek).

Nggak ada bullying. Enggak ada senior-senior yang sok preman. Seru.

Tapi... bagaimana mereka bisa merasakan cinta kalau sekolahnya sama cewek semua? Jangan-jangan gosip Jisoo itu........ (lah ghibah).

MV ini tipikal yang bisa bikin elo senyum-senyum sendiri kalo misalnya lo bias banget sama sebuah grup. Satu adegan ke adegan lainnya lucu aja. Walaupun ada adegan-adegan yang enggak masuk akal juga.

Misalnya sebut saja:

1. Bagaimana ceritanya permen bisa ujug-ujug nempel di paha.
2. Kenapa lo harus berebut satu permen sampai harus main batu-gunting-kertas sementara nantinya akan ada hujan permen dari entah mana (bahkan itu di dalem ruangan tapi bisa ada hujan bingung gak lo).
3. Kenapa lo mau makan permen yang sudah nempel di paha temen lo? Apa lo enggak khawatir itu bekas debu keringat daki dan sebagainya?
4. Kenapa harus sembunyi-sembunyi makan permen sementara lo tahu sendiri kalo enggak ada orang yang akan marahin lo disitu kan itu sekolah punya lo berdelapan.

Ya tapi setidaknya lo ngepel lantai dulu sebelum naruh-naruh permen di lantai yah. Itu salah satu tindakan paling bersih sepertinya di sepanjang MV ini. Setidaknya MV ini juga mengajarkan abis makan permen harus gosok gigi.

Gemesinnya dapet. Menyenangkan. Joroknya juga dapet. Sementara lagunya biasa aja tapi yah, cukup asiklah kalau didengarkan terus-terusan.

Dalam skala 5, Lovelyz bisa gue simpulkan sebagai berikut:

Lagu: 3 (both song)
Konsep: 2 (mian an mian)
MV: 2 (Goodnight Like Yesterday), 4 (Candy Jelly Love)

Nah, ini first impression gue. Gimana dengan lo?
(First Impression adalah apa yang pertama kali muncul ketika melihat, mendengar, dan meraba sesuatu. Hal ini bisa berubah seiring waktu berjalan. Karena setelah waktu berjalan, udah bukan first lagi)


Share:

12 komentar