Awkward itu...

Awkward itu...

Lemme think, banyak hal yang pada akhirnya membuat gue merasa sangat rikuh. Biasanya sih ini dikarenakan faktor kebodohan masa lalu yang akhirnya membuat masa kini nya jadi agak zonk. Semacem bam ratatata gitu deh (gak tahu kenapa itu liriknya I Am The Best udah nemplok aja gitu di kepala kayak tokek. Oh tidakkk... gue mulai dirasuki setaaan... #eeaaaaa)

Lemme think again, waktu SMA gue pernah punya temen yang lumayan deket sejak SMP. What you called it? BFF? Lol. Well yeah, semacem itulah (yang kecuali kalo lo menganggap itu menjijikkan berarti bukan) yah yang padahal sebenarnya semu. Banyak sekali project yang akhirnya kita rampungkan sama-sama. Bahkan dalam hal privasi pun udah nggak malu-malu deh buat diumbar. It's kind of junior high school things. Ketika lo masih dalam fase di mana lo sama-sama polos dan nggak tahu sebenarnya dunia itu kayak apa di luar sana.

Nggak tahu... 


Dan sampai akhirnya lo tahu seperti apa sebenarnya dunia di luar sana, ada banyak hal yang kemudian membuat lo merasa bahwa hubungan yang sedang lo jalanin ini sebenarnya adalah sesuatu yang aneh. Entah itu aneh dari sudut pandang lo, sudut pandang dia dan sudut pandang orang-orang. Pada akhirnya menjadi aneh ketika lo sedang mandi dan dalam posisi gayung di atas kepala trus lo kepikiran sama satu scene pas jaman-jaman lo polos itu, lo akan merinding disko dan tereak ketakutan. Semacam trauma.

Gue nggak tahu seberapa anehnya gue karena sampai saat ini alat untuk mengukur tingkat keanehan itu belum ada. Kalau ada boleh pinjem? Tapi yang jelas, keanehan gue ini (atau kalo ada yang nemu istilah lebih tepatnya bisa di kasi tahu ke gue sekarang?) sangat bisa sekali membuat banyak orang menjadi merasa kayak, "Oh... Jadi anak ini kayak gini," atau "Sial... Apa-apaan sih dia?" Semacem itu. Dan itu juga yang terjadi sama temen gue yang itu. 

Mungkin dikarenakan pergaulan yang sempit dan hanya dengan orang-orang yang tidak sepantaran yang membuat gue selalu merasa canggung kalau berada di antara temen-temen gue yang seharusnya. Mungkin juga dikarenakan memang gue adalah orang yang sebenarnya tidak bisa bergaul dan tidak tahu cara bergaul. Yah, yang kedua mungkin lebih tepat. Tapi pastinya ada alasan untuk itu. Ada... dan itu yang sedang gue cari sekarang.

Satu hal yang paling gue sesalkan dalam hidup adalah ketika sebuah kesalahan yang lo bikin tanpa lo sengaja, istilahnya kayak sesuatu yang natural dari diri lo keluar dan terjadi aja gitu tanpa lo perintah, membuat orang lain jadi ngerasa kayak lo tuh aneh dan akhirnya dia menjauhkan dirinya dari lo. Dan awkward itu tuh kayak gitu... ketemu sama orang yang dulu lo pernah deket, tapi sekarang kayak nggak kenal. 

Terlalu sensitif? Nggak... jawabannya adalah gue yang nggak bisa bergaul. Pasti itu...

Kadang kala gue merasa sangat belong to this world. Tapi di sisi lain, di dunia yang sama, ada kalanya juga gue merasa I'm not belong to this world. Permasalahan gue disini adalah bahwa gue nggak terlalu pintar menempatkan diri gue mungkin di sebuah dunia yang berbeda jauh dari dunia yang sering gue tempati. Dan gue perlu belajar untuk itu.

Dan saat gue menulis paragraf di atas itu kemudian gue berpikir bahwa blogging adalah sebuah dunia dimana gue merasa memiliki. Tapi apakah blogging hanya untuk mengungkapkan kegalauan doang? Wahahahaha.... parah... 

Jadi awkward itu...

Berada di sebuah dunia yang sebenarnya nggak pernah lo harapkan akan menjadi seperti itu tapi akhirnya malah seperti itu. 

Atau...

Berada di sebuah tempat dimana sebenarnya lo nggak diharapkan. Atau paling nggak itu cuma perasaan lo doang.

Atau...

Berada diantara orang-orang yang lo sendiri nggak bisa mengerti pola pergaulan dan arah pembicaraan mereka.

Atau...

Berada di kelas, tapi lo kayak lagi ada di dunia antah-berantah.

Atau...

Lagi sama orang yang lo kenal tapi lo nggak bisa ngobrol apapun.

Atau...

Lagi sama orang yang deket banget sama lo (beberapa waktu yang lalu) kemudian karena suatu dan lain hal dunia berubah dan sekarang kondisinya 180 derajat.

Atau...

Lagi sama orang yang lo suka tapi dia nggak suka.

Atau...

Lagi sama orang yang suka sama lo tapi lo nggak suka.

Atau...

Ngeliat orang yang sebenarnya lo anggap temen, tapi entah kenapa belakangan ini lo merasa lo tuh selalu diomongin sama dia. Well, dia nggak tahu aja kalo lo bisa baca pikiran orang.

Atau...

Nunggu SMS dari orang yang nggak mungkin bales SMS lo walaupun sekali.

Atau...

Ngeliat buku lo yang judulnya Saranghaeyo Hyong... ada di rak yang di atasnya ada tulisan BUKU BARU di toko buku terkenal se-Indonesia kayak gini:
Atau...

Sedang berada di kelas MPK 1 dan lo terdiam ketika mendengarkan teman sekelompok lo diskusi... Bukan karena lo sedang mengkayalkan sebuah plot cerita untuk ending cerpen lo, tapi lebih kepada sebenarnya lo nggak punya ide apa-apa buat di omongin...

Atau...

Entahlah...


@ronzzykevin
http://kaoskakibau.tumblr.com

Share:

1 komentar