#OnlySJBannerForSS4INA

Halo! Apa kabar semuanya? Semoga dalam keadaan yang masih waras dan dengan otak yang masih utuh kiri dan kanan. Atau justru salah satu diantara dua otak kalian sudah rusak karena banyak sekali godaan dan gangguan belakangan ini? Yes. Jujur kukatakan saya sudah tidak punya otak lagi. UTS tidak jelas keberadaan nilai bagusnya, dan dunia saya belakangan ini seperti jungkir balik di samber petir Chen yang lagi PMS. Salahkan Twins Plaza Hotel -__-" Sejak antri tiket Super Show 4 INA itu tidur saya jadi kacau dan badan saya seperti panda kehilangan bambu. Kalo nggak ngerti udah jangan dipikirin.

Anyway, ngomong-ngomong soal Super Show 4 INA yang sudah tinggal menghitung-hari-detik-demi-detik-masa-kunanti-apa-kan-ada ini, banyak yang menyambut dengan suka cita dan duka nestapa. Tapi pasti banyak yang kemudian bersyukur karena show yang pada awalnya hanya 2 hari ini ditambah menjadi 3 hari. Secara pribadi gue sangat bersyukur dengan kenyataan bahwa Indonesia, pertama kalinya di datangi oleh boyband terkenal ini dan mendapat 3 hari konser. Gue juga beryukur karena pada akhirnya fans-fans yang kemaren ngumpat-ngumpat kesel ke promotor karena merasa dibohongi oleh promotor sampai akhirnya nggak dapet tiket bisa bernapas lega (kalau gue jadi mereka mungkin gue akan malu sekali tapi karena gue bukan mereka dan sudah nggak tau malu jadi gue nggak mau jadi mereka--oke skip). Semuanya semoga aja pada akhirnya bisa menonton. Tapi yang terpenting dari semuanya adalah rasa terima kasih yang tak terhingga pada Tuhan yang Maha Esa, SM Entertainment yang entah kenapa belakangan ini jadi lembek, dan Show Maxx Entertaiment yang sudah membawa mereka kesini... (y)

Dibalik semua rasa suka cita itu, entah apakah ini karena emang pengen cari sensasi atau gimana ya, tapi konser yang seharusnya disambut dengan rasa bahagia, hati terbuka dan lapang dada ini justru malah menimbulkan kontroversi lain lagi. Dan semuanya berawal dari kedatangan boyband (calon) papan atas EXO M sebagai bintang tamu di Super Show 4 INA.

As for me, gue sangat sangat sangat bahagia sekali ketika Show Maxx mengumumkan bahwa EXO M yang akan datang sebagai guest star. Sepertinya gue mendapatkan jackpot yang tak terduga karena bisa melihat SJ dan sekaligus EXO M. Oke, gue sih sebenarnya berharap EXO yang dateng 12 orang aja karena akan lebih seru kelihatannya. Tapi dapet EXO M aja ini udah syukur yah, mengingat jadwal mereka yang lumayan padat. (Dan orientasi menonton jadi berubah, dari pengen liat SJ ke pengen liat EXO. LOL)

Oke itu gue, tapi ternyata nggak demikian bagi beberapa orang lain diluaran sana.

Terpilihnya EXO M sebagai bintang tamu Super Show 4 Indonesia ini tentunya bukan tanpa alasan. Kalau di Super Show sebelumnya bintang tamunya adalah beberapa member f(x) dan (sebenarnya gue nggak enak kalau menyebut mereka bintang tamu karena menurut gue mereka juga bagian dari Super Junior) Zhoumi + Henry dari Super Junior M. Hanya saja karena beberapa hal dan jadwal yang bentrok, pada akhirnya Zhoumi dan Henry tidak bisa datang dan digantikan dengan EXO, sementara f(x) gue nggak tahu deh apakah mereka juga akan datang atau nggak tapi sih kayaknya nggak, soalnya nggak ada penjelasan tentang itu dari yang gue baca.

Banyak yang komentar jelek soal EXO M, mulai dari "Kenapa harus mereka yang dateng?!" atau "Ih apaan sih, harusnya kan Zhoumi & Henry! Kenapa EXO M sih?!" atau "Bang, beli batagor di sebelah mananya EXO M?" dan sebagainya. Banyak juga yang pada akhirnya mem-bashing kedatangan mereka dan berujung fanwar.

Fanwar... Klasik.

Pro-Kontra itu sebenarnya nggak masalah sih buat gue karena menurut gue itu wajar. Yang tidak gue mengerti di sini adalah: kenapa harus menyalahkan EXO M atas kedatangan mereka?

Kalau ada yang bilang, "Salahin SM lah! Jangan salahin EXO!"

Separo setuju separo nggak.

Setahu gue Zhoumi nggak dateng karena ada syuting drama bukan? Nah kalau misalnya dia dateng otomatis drama-nya akan terbengkalai bukan? Maksud gue, syuting kan nggak gampang dan waktu yang dibutuhkan untuk syuting bisa sangat lama hanya untuk satu scene aja. Maksud lain gue adalah, kalau terlalu memaksakan Zhoumi untuk datang, jadwal kebelakangnya pasti kacau. Dan maksud gue yang lain lagi adalah bahwa sudah waktunya Zhoumi mengembangkan sayapnya ke dunia akting juga dan kalau dia harus mengorbankan syutingnya hanya untuk nyanyi satu dua lagu yang kemudian orang-orang pada matiin lampu dan nggak mendukung dia juga buat apa gitu (di beberapa kasus SS4). Oke mungkin sih waktunya nggak tepat, tapi perusahaan sekelas SMe nggak mungkin asal lah ngatur jadwal artisnya. Mereka tau mana yang PRIORITAS dan mana yang nggak. Nggak tau kenapa gue harus pake capslock di prioritas.

Gue sih lucu aja. Ada beberapa orang yang ketika Zhoumi dan Henry tampil di panggung pada matiin lightstick. Menunjukkan ketidaksukaan mereka terhadap dua orang ini. Alasannya? Only th---ahhh---hanya mereka yang tahu. Kejadian di Shanghai (sesuai dengan cerita Icha) sudah cukup membuktikan bahwa ada atau tidak-nya Henry dan Zhoumi di stage juga nggak begitu masalah since many people masih ada yang nggak suka dengan kehadiran mereka. Bahkan sejak pertama kali mereka masuk 13+2 itu. +2 aja udah menunjukkan ada tembok yang tinggi.

Lalu ketika mereka sekarang nggak dateng dan digantikan dengan EXO M, harusnya kan mereka yang nggak suka itu--paling tidak--bernapas lega. Eh... ini malah diperpanjaaaaaang sepanjang jalan karir Super Junior... Banyak yang komen negatif atas ketidak-ikut-sertaan Zhoumi dan Henry karena digantikan dengan EXO M. Lah?! Bukannya tadi udah jelas bahwa ada beberapa dari kalian pada nggak suka ya? So?

Yang paling gue nggak habis pikir dari semuanya adalah ini --> #OnlySJBannerForSS4INA.

Karena ada salah seorang fans Super Junior yang berniat ingin membuat hand-banner untuk EXO M, hashtag itu tiba-tiba saja menjadi trending topic worldwide. Beberapa dari mereka yang pro bilang itu tanda dukungan mereka sebagai pure fans, tanda respek sebagai fans dll dll. Empunya ide jadi sasaran caci maki seluruh timeline. Komentar jelek muncul bilang kalau mereka bukan pure-fans lah, nggak menghormati SJ lah, melempar kotoran ke muka SJ lah, apa lah, ini lah itu lah. Dan yang terakhir gue baca adalah ini:

[PLEASE RT]Who is Indonesian ELF here? did you know that some of Indonesia SJ fanbase is going to hang out EXO banner during the coming SS4 INA concert? If you could, and if you hear us, your fellow ELF friends from around the world, please, stop them from doing so!!! It's not wrong to support them, but have you ever thought about our boys? how they felt if they see other group banner on their concert? try putting yourself in their shoes! This is SUPER SHOW, not a MIX concert!!!If you want to make EXO banner,do it on EXO concert,not SJ!if they do this...trust me...Indonesian's elf name will be so rotten...=.= (http://twitlonger.com/show/h1ud7t)
Oke, yang pertama mungkin mereka benar, dan gue dengan sepenuh jiwa raga sangat setuju bahwa "Ini konser Super Junior dan bukan konser EXO ataupun konser campuran dua artis." Beberapa orang juga bilang kalau, "Ya seharusnya fans EXO tahu diri dong ini Super Show dan EXO cuma bintang tamu! Dukung sih dukung, tapi tempat mendukungnya yang nggak tepat!" Cuma yang gue nggak setuju yang komentar, "Sama aja ini dengan mencoreng muka Super Junior pake spidol snowman warna warni!"

Agak nyesek sih pas ngebaca hashtag dan juga semua petisi merobek banner itu, mungkin karena gue fans EXO? Bisa jadi. Gue sendiri sudah menyiapkan banner tanda dukungan buat EXO dan juga beberapa hand banner untuk Super Junior (karena gue tahu ini konser SJ kan? Bukan EXO kan? Yeyeye). Hanya saja, ya kalau misalnya nggak boleh bawa banner EXO ke dalem venue ini agak berlebihan menurut gue apalagi dengan petisi merobek banner atau apapun itu. Dalam kondisi kita sama-sama tahu ini konser Super Junior, yang pertama harus diingat adalah bahwa masing-masing dari yang menonton sudah bayar tiket terlepas dari mereka memang fans Super Junior atau bukan yang artinya mereka mau pake baju apapun ke dalam venue itu terserah mereka berikut barang bawaan yang ada di ransel mereka setelah lolos dari pemeriksaan, dan yang kedua adalah tidak ada larangan dari pihak promotor untuk masalah banner ini. 

Gue rasa masalah ini simpel aja sih pemecahannnya: Keluarkan banner EXO pada saat EXO tampil dan tidak dikeluarkan lagi ketika Super Junior tampil. 

See? Segampang itu kok. Nggak perlu yang namanya robek sana robek sini apalagi sampai main boikot dan segala macem. Gue pikir orang-orang yang membuat banner EXO itu nggak tolol-tolol amat kok. Mereka bisalah membedakan mana SJ mana EXO. Buat apa juga SJ tampil kita malah teriak EXO sambil angkat-angkat banner. Mau ngarepin apa? EXO tampil lagi? Yaelah... Mereka juga tahu kali kalau rundown konser sudah fix dan nggak mungkin ada pergantian rundown di tengah-tengah acara. Jadi yaudahlah... jangan mempermasalahkan banner itu. Kalau misalnya ngomongin respek, ya itu adalah salah satu bentuk respek dari orang-orang yang bikin banner yaitu nggak mengeluarkan banner EXO ketika SJ tampil. Toh sekali lagi ini konser SJ bukan EXO.

Gue nggak tahu deh apa yang dikhawatirkan banyak orang itu. Melempar kotoran ke muka SJ? Gue rasa ya, Black Ocean itu lebih kotor daripada sekedar hand-banner. Lebih kekanak-kanakan. Inget lirik Heechul di Superman? "But we are not lonely, we have SM family and ELF." Bukan cuma fans yang disebut disitu tapi juga SM Family. Dan EXO adalah salah satunya. Gue rasa dimasukkannya lirik itu oleh Yoo Youngjin ke dalam sebuah lagu bukanlah tanpa maksud. Jelas, maksudnya adalah bahwa semua artis SM itu memang saling mendukung. Dewasa aja kali ya, mereka juga sama-sama sudah dewasa. Dan berangkat dari situlah, gue berpikir, mereka yang ingin membawa banner EXO berniat memberi dukungan kepada EXO sebagai bagian dari SM Family. Dan menurut gue itu masuk akal. Dan menurut gue lagi, itu nggak akan melempar kotoran apapun ke muka Super Junior. Coba deh yang belom nonton Showcase EXO, perhatiin setiap harapan yang di ucapkan Leeteuk disitu. Kalo gak ngerti juga, yaudah, tembak aja gue pake pistol beracun.

Gue jadi inget, waktu dulu SMASHBLAST labil ada fanwar sama fans suju labil (yang sangat tidak gue mengerti karena jelas-jelas dua boyband ini nggak bisa dibandingkan sama sekali--no offense. Satu di Indo satu di Korea dan masing-masing keduanya punya konsep yang beda. Sangat beda). Beberapa dari fans Super Junior (yang labil pada waktu itu) bilang begini, "Please banget ya Smashblast, kalian nggak ngerti bagaimana perasaan kita yang susah payah nungguin SuJu konser di sini, nggak kayak kalian yang kapanpun bisa ngeliat Smash! Jadi jangan nge-bash SJ! Itu bisa merusak nama baik Indonesia di mata SM!"

Nama baik Indonesia... di mata SM... Aih. Dalem.

Kenapa ya mereka nggak mencoba untuk berpikir bahwa fans EXO juga dalam kondisi ini bisa jadi merasakan hal yang sama? Bahwa EXO mungkin tidak akan mengadakan konser dalam waktu dekat. Kalaupun ada pasti skala-nya nggak sebesar Super Junior WORLD TOUR. Jadi, sekalinya mereka dateng dan itu karena Super Junior, apakah fans EXO yang ada nggak boleh menunjukkan dukungan mereka? Nggak boleh karena ini konser Super Junior? Karena ini hanya untuk Super Junior dan fans-nya? Fans yang mana dulu nih? Setahu gue, banyak juga fans SJ yang santai-santai aja dengan kenyataan banyak fans EXO datang untuk memberi dukungan pada EXO M.

Ah yes... Sejujurnya gue nggak peduli dengan apapun itu yah. Gue mungkin fans Super Junior, tapi gue nggak menyebut diri gue sebagai fans Super Junior karena beberapa alasan dan yang paling masuk akal adalah bahwa gue nggak punya CD Album mereka kecuali Mr. Simple. Buat gue, itu sudah jadi satu bukti bahwa gue bukan "fans" dan nggak memaksakan diri gue untuk menyebut diri gue "fans". Berbeda hal-nya dengan fans Korea yang mungkin sekali beli album bisa lima sampai enam keping. For the shake of SJ. Tapi gue? Hahah... boro-boro beli 6 for the shake of SJ. Beli satu aja udah nggak makan sebulan. Pake for the shake of SJ segala...

Intinya, fanwar itu bikin capek. Menyelamatkan wajah SJ bukanlah dengan tidak membawa banner "SM Family" ke venue konser mereka tapi yang lebih bisa menyelamatkan wajah mereka adalah dengan tidak fanwar setiap kali merasa tersinggung oleh sesuatu yang berkaitan dengan SJ se-sensitif apapun itu. Kalau memang fans dan SJ itu satu paket, ya kalo fans perang berarti SJ juga dalam kondisi terancam dong. Itu aja sih...

Gue nggak menyalahkan mereka yang mau mem-boikot dan merobek banner. Itu hak mereka. 
Gue nggak menyalahkan mereka yang mau membawa banner EXO. Itu hak mereka.

Sekali lagi, "Mereka berhak buat ngomong dan melakukan apapun. Kita berhak buat tidak mendengarkan dan tidak peduli."

Akhir kata, SS4INA adalah konser perdana di Indonesia. Pikirkan mana yang bikin malu mana yang nggak. Sekali aja salah dan kepeleset, jatuhnya sakit.

*mikir sendiri itu artinya apa*

Have a nice day!

@ronzzykevin


Mungkin beberapa atau banyak dari kalimat gue yang menyinggung. Mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Sedikit Info tentang Mata Elang International Stadium MEIS klik disini.

MAU CD EXO-K "MAMA" GRATIS + POSTER SUPER BESAR? Ikut EXO Giveaway yuk! Klik disini :)

Share:

37 komentar