Nge-Fly Bareng LUNAFLY [PART 1]

LUNAFLY datang lagi ke Jakarta!

Itulah headline beberapa portal KPop jelang akhir tahun 2013. LUNAFLY bakalan dateng sama LC9 ke Jakarta buat konser. Nggak cuma konser tapi mereka ada fansigning sama acara makan malam juga. Wah... wah... wah.... pas ngeliat harga tiketnya... HAHAHAHAH WAH WAH WAH!

Tapi ini alhamdulillah banget mereka membuka tahun 2014 dengan sangat ceria. Karena kalau mereka datang ke Jakarta berarti gue ada kerjaan dan bisa sekalian refreshing. Nggak terus-terusan kerjanya di kantor tapi kali ini bisa terjun lapangan lagi.

Hanya saja... masalahnya.... (tarik napas) (hembuskan)

LUNAFLY itu siapa....... sih.....? (tertawa getir)
*

Mungkin gue selama ini orangnya agak nggak peduli sama grup-grup selain bias gue. Iya emang, jujur aja sih emang kayak gitu. Kalau dipikir-pikir, selama ini gue bukan KPoppers ya ternyata. Selama ini gue cuma SMers. (apa)

Makanya ini 2014 udah harus berubah. Harus lebih banyak lagi referensi soal KPop karena kita nggak pernah tahu siapa yang akan lebih dulu menginjakkan kakinya di Jakarta. Kenal nggak kenal, babat aja. Tenar gak tenar, mereka tetep artis. Mungkin nggak tenar sekarang tapi bisa jadi nanti. 

Nggak ada salahnya juga buat tahu banyak kan. Jadi kalo ada event kayak gini kan nggak bego-bego amat. Nggak yang bengong-bengong mangap kayak Luhan lagi bosen.

Gue memang sering bantuin tante Star--dedengkotnya fans LUNAFLY hihhiihi--buat ngebagi-bagiin CD LUNAFLY lewat beberapa giveaway. Tapi jujur aja gue nggak pernah bener-bener yang kepo banget sama grup ini.

Gue inget, awal 2013 mereka juga sempat datang ke Jakarta. Waktu itu juga emang pengen nonton tapi akhirnya batal. Alasannya? Nggak nemu tiket murah dan gratis. Hahaha sampai akhirnya gue nggak pernah meniatkan untuk kenalan lebih jauh lagi sama grup ini.

Jauh sebelum itu juga, gue direkomendasikan sama temen di Twitter buat dengerin LUNAFLY. Kalo nggak salah itu tahun 2012. Nggak lama setelah mereka rilis album pertama. Gue inget banget dulu donlot album-albumnya (illegally, so sorry) di perpustakaan UI sore-sore hari Sabtu. Cuma ya didengerin juga gak pernah..

Begitulah. Ada puluhan folder lagu KPop di laptop tapi yang didengerin itu lagi itu lagi. *batuk* *EXO* *batuk lagi* *IU*

Tapi sekedar tahu nama grup LUNAFLY itu nggak cukup kalau lo harus dihadapkan dengan sebuah pekerjaan seperti ini. Lo juga paling nggak tahu nama-nama membernya. Sedikit karya terakhir mereka atau kegiatan terbaru mereka. Dan otak gue sama sekali kosong soal LUNAFLY. Definisi gue dulu soal LUNAFLY adalah LUNA f(x) yang sedang nge-fly karena kebanyakan ngelem.
*
*
Jumat, 17 Januari 2014 adalah momen pertama gue AKHIRNYA tahu siapa itu LUNAFLY. Lebih baik terlambat daripada tidak tahu sama sekali kan ya? Iya ini gue ngeles aja sih sebenernya.

Jadi hari itu, mereka ada wawancara di salah satu radio streaming di Jakarta Selatan. Kebetulan juga, gue dijadwalkan buat wawancara sama mereka di cafe radio tersebut di atas. Akhirnya meluncurlah gue ke Kemang. Daerah yang sama sekali gue nggak pernah ngerti kenapa bisa rame selalu.

Kebetulan hari itu gue ngajak Dito hanya karena satu alasan: biar bisa nebeng naik motornya. Kita sampe di cafe sekitar setengah lima sore. Datang lebih awal dari jadwal tentunya. LUNAFLY-nya sendiri waktu itu masih siaran di lantai dua.

Kita masuk cafe dan cuma bisa bengong nontonin mereka dari layar TV--boineun radio, ala ala Sukira.

"E sumpah ya itu siapa?"

"Nggak tahu. Itu yang pirang kok alisnya hitem sih kok nggak total banget ngecat rambutnya?"

"Lo jadi inget Jeje nggak sih. Rambut blonde tapi alisnya item?"

"Iya. Iya. Itu yang tengah siapa deh?"

"Yang mana sih yang Sam?"

"Itu yang kiri lucu siapa mirip Hyuk VIXX. Siapa sih?"

Karena kita sama sekali nggak tahu yang mana yang siapa, akhirnya kita bertanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tuhan pun memberikan petunjuk kepada kami, "BUKA GOOGLE AJA!" teriak Tuhan melalui hati kami yang terdalam.

'LUNAFLY' ngetik di Google.

"Oh membernya Sam, Teo, Yun. Tapi mana yang Sam mana yang Teo mana yang Yun gue nggak tahu," masih aja nggak dapat petunjuk.

Tapi untungnya sih member LUNAFLY cuma tiga. Kalo udah tahu yang mana Sam, yang lainnya kan tinggal tebak. Beda urusan sama grup yang membernya 12. Ngafalinnya nguras pikiran banget buat yang nggak terbiasa sama muka orang Korea.

Kita serius pada nontonin mereka lagi siaran dan ketawa-ketawa sendiri sambil nebak yang mana Sam yang mana Teo yang mana Yun. Ya, kita memang mungkin fans KPop tapi nggak semua member grup KPop juga kita kenal.

Nontonin mereka siaran ternyata seru banget. Karena DJ-nya ngomong pake Bahasa Indonesia waktu siaran (dan jelas artisnya nggak ngerti), mereka malah joget-joget di ruang siaran sambil dengerin backsound gue rasa.

"Anak-anaknya seru banget sih kayaknya," kata gue.

Jadwal interview gue sekitar jam 17:20 WIB. Karena beberapa fans ada yang nunggu buat foto bareng, dan berhubung lokasinya juga nggak terlalu luas, akhirnya gue sama dito dan beberapa temen-temen lainnya diminta buat keluar sebentar sebelum interview.

Well oke, akhirnya LUNAFLY turun dari ruangan siaran dan.... OOOOOOOOH yang ini toh LUNAFLY... ya ya ya....

Untuk wawancara ini gue sendiri sudah menyiapkan sekitar 17 pertanyaan. Karena gue nggak tahu menahu soal mereka tapi ini juga bukan pertama kalinya mereka ke Indonesia, jadi pertanyaan gue banyakan trivial. Yang rada-rada nyeleneh tapi masuk akal gitu. Beberapa juga dari temen-temen di Twitter dan Facebook. Thank you loh hahahaha

Tapi sayangnya........... dari 17 pertanyaan itu, hanya 5 yang boleh ditanyakan langsung. Dari 5 pertanyaan itupun masih harus dicoret 1 pertanyaan karena kembar sama pewawancara yang lain. So yeah, hanya ada 4 saja yang layak diajukan.

Nggak masalah. Intinya kan ya ketemu sama artis Korea ya. Baiklah.

Setelah fans keluar dari ruangan cafe, giliran kita yang masuk. Beruntung gue dapet urutan wawancara pertama sama salah satu admin fanbase besar di Indonesia. Dan ya, sindrom alay gue dateng lagi.

Gue nggak tahu gimana ngejelasinnya tapi gue setiap ketemu orang baru pasti deg-degan. Apalagi ini orang bukan orang biasa. Artis gitu kan ya. 

Orang gue setiap kali menyelinap masuk ke backstage S4 buat minta foto masih deg-degan. Cuma minta foto doang tinggal jepret gak minta foto bareng aja deg-degan. Tangan gemeteran. Padahal udah sering ketemu juga gitu.

Terakhir gue deg-degan minta foto sama Anonymous, group cover dance. Nggak tahu deh. Namanya juga kalo deket sama idola ya gitu. Suka lebay perasaannya.

Ya mungkin LUNAFLY ini adalah artis Korea pertama jadi deg-degannya berasa. Nggak kebayang kalo EXO. Mungkin butuh tabung oksigen. Ya tapi karena ini efek dari tanggung jawab? Efek kerjaan? (gaya) Ya karena gue dateng kan buat kerjaan juga.

Gue jadi inget waktu wawancara sama Shane Filan. Deg-degan sampe gemeteran sampai Bahasa Inggris gue kacau. Gue nggak mau nih kalo sampe Bahasa Inggris gue hari ini kacau lagu mengingat semua pertanyaan gue tulis dalam Bahasa Indonesia dan harus ditranslate di tempat.

"Hello guys," sok akrab. Sebelum duduk nyapa dulu terus salaman. KYAAAAA SALAMAN SAMA ARTIS KOREA. Oke. Kalem. Hati boleh deg-degan, jiwa boleh terguncang menggelinjang nggak karuan. Tapi raga tetep woles. Jangan sampai tiba-tiba koprol atau sikap lilin saking ekspresifnya.

Yun duduk di paling kiri, Teo di tengah dan Sam di paling kanan. Gue duduk di depan Sam. Buru-buru naruh hape di lantai buat ngerekam suara sebelum akhirnya mulai wawancara. Hmmm... mungkin lebih tepatnya obrolan santai.

Karena Sam yang paling jago Bahasa Inggris (dengan aksen British-nya), dia jadi translator. Sementara yang lain sih sepertinya bisa Inggris tapi ya sekedar-sekedar. Yun dan Teo beberapa kali ngomong Inggris lah tapi kalo jawabannya udah panjang-panjang, mereka pake Korea dan Sam harus translate lagi ke Inggris.

Anak-anaknya pada baik-baik. Yun dan Teo walaupun lebih muda dari gue, tingginya udah kayak pohon Baobab di depan Perpus UI. Kalo ngeliat Sam dan denger dia lagi ngomong, gue berasa lagi nonton Harry Potter. Aksen Inggrisnya keren banget sampe terharu gitu dengernya.

Oke lebay.

Setelah wawancara sih niatnya mau foto bareng. Tapi karena nggak enak ngalay di tengah-tengah pekerjaan, akhirnya nggak jadi. Akhirnya minta foto mereka bertiga doang.
*
*
Waktu giliran temen-temen yang lain wawancara, gue memanfaatkan buat foto-foto. Yun sih yang paling sadar kamera kayaknya ya. Nggak tahu sih soalnya beberapa kali setiap lensa kamera gue ngarah ke dia, dia langsung gaya. Hahaha mungkin karena kebetulan aja.

Dan ya kita nungguin sampai mereka pulang dan berdiri di depan pintu. Karena gue mau sok-sok kayak fansite gitu, yaudah gue rekam aja proses mereka sebelum keluar dari cafe.

Teo berdiri di paling depan dan karena gue nggak kepikiran buat salaman atau semacemya pas itu, ya gue cuek aja. Tapi karena si Dito ini tiba-tiba ngefans Yun, pas Yun lewat depan dia, dia langsung minta salaman.

Sebenernya gue juga mau salaman sih tapi karena dia udah jauh jadi nggak jadi. Sementara Sam masih ada disitu dan yaudah, gue salamannya sama Sam aja.

"Thank you so much Sam!" kata gue sok akrab lagi-lagi.

"Nggak, aku yang harusnya makasih," gitu kurang lebih kata Sam gue nggak tahu Bahasa Inggrisnya tapi gue inget dia bilang gitu. Akhirnya kita salaman sebelum dia keluar dan naik bus.
*

*
Hari itu gue belajar, peribahasa tak kenal maka tak sayang itu bener. Hari itu, gue datang tanpa sedikitpun tahu yang mana Teo yang mana Yun yang mana Sam. Sampai akhirnya kenalan dan "Wah mereka baik-baik banget ya!" dan akhirnya "POKOKNYA GUE MAU NGEFANS SAMA YUN!"

Kejadian ini mengingatkan gue ketika nonton VIXX di Lotte Shopping Avenue, Juni tahun lalu. Gue tahu VIXX tapi nggak pernah kenal siapa member-membernya. Satu-satunya alasan kenapa gue datang ke situ adalah Kangin-Donghae (yang ternyata beda event sampai akhirnya gue cuekin) dan satu-satunya kenapa gue banyak foto Ken hari itu karena ada request dari temen yang suka Ken dan nggak bisa dateng karena wisuda sekolah.

Tapi setelah itu, nggak sampe berapa menit langsung hapal. Langsung, "POKOKNYA GUE MAU NGEFANS SAMA KEN!" langsung teriak-teriak setiap ada pergerakan. Langsung alay.

Persis lagi ketika nonton B1A4. Nggak kenal siapapun tiba-tiba pas pulang, "POKOKNYA GUE MAU NGEFANS CNU!"

Dan hari Jumat, 17 Januari 2014 itu baru awal dari pertemuan dengan LUNAFLY. Masih ada lembur dua hari lagi.... 
*
 

Share:

10 komentar