Nge-Fly Bareng LUNAFLY [PART 3]

*
Ini pertama kalinya gue ikut acara fansigning seumur hidup. Well....

Dalam bayangan gue, fansign itu persis yang kayak kita tonton di fancam-fancam EXO. Kita? Gue maksudnya. Iya. Memang sih persis kayak gitu. Artisnya duduk di belakang meja, terus fans ngantri buat dapet tandatangan.

Ini juga kayak gitu. Tapi............
Di depan artisnya egilak sekuriti pada keliling dari awal sampai acara abis. Nggak cuma sekuriti, kamera-kamera juga nggak berenti kesana kemari di depan meja. Ternyata di depan artisnya jauh lebih banyak orang ketimbang yang gue liat di fancam-fancam. Diluar dugaan. Dan pada akhirnya yang nunggu giliran tanda tangan (kayak gue) terlebih yang mengharapkan bisa dapat fancam, harus terhalang.

Karena di acara fansign gue masuk dengan tiket, hmmmm, jadi agak kesel juga sih. Kita pun jadi yang kayak, "PAK SATPAM GESER DONG PAK!" gitu setiap kali mau dapet momen ngerekam artisnya tapi dihalang-halangi. Ya gitu deh heboh.
*


*
Gue, kak Icha sama Dito sengaja maju terakhir buat minta tandatangan karena kita fokus mau teriak-teriak manggil member terus foto atau ngerekam mereka dari kursi penonton. Seru aja sih walaupun jatohnya kita terdengar sangat alay.

Yah.... yang namanya orang ketemu artis Korea, baru pertama kali, alay gak apa-apa daripada nggak berkesan cuma diem doang. Kalo kata orang Sasak, momot meco (bengong).

Well, ini fansigning pertama yang gue datangin by the way, kalau misalnya agak alay dan berlebihan harap dimaklumi saja. Gimana dong ya... hahahhaa

MC-nya hari itu sayangnya kenal sama gue sama Dito. Jadi ketidaknyamanan gue semakin bertambah mengingat si Erdhio ngomong pake microfon terus ngecengin si Dito terus (kadang-kadang juga gue). Jadi ya gitu, karena kita diperlakukan seperti itu, ya kita semakin heboh saja.

Sudah basah yaudah mandi ujan sekalian. Sekalian malu.

Teriakan-teriakan nama member semua keluar dari kursi kita. Mulai dari Yun, Teo, Eden, Ao, Jun, J.Hyo sampai King yang paling ujung kita teriakin. Mulai dari teriakan biasa kayak "EDEN! EDEN!" sampai "JUN YOGI BWA! JUN YOGI BWA!" atau teriakan salah alamat kayak "WU YIFAN! WU YIFAN!" buat Eden dan "LUHAAAAN!!! LUHAAAN!!!" buat Jun.

Tapi bener kata pepatah, Man Jadda Wa Jadda. Siapa yang berusaha dia akan dapat hasil. Ya itu, hasil teriakan kita adalah mereka ngeliat ke kita, melambaikan tangan, ngasi peace sign, tersenyum, melotot (TEO PLEASE), sampai monyong-monyongin bibir.
*


*
Idealnya kan acara fansign kita datang dengan bawa CD Album lah ya minimal. Tapi hari itu karena kita emang bukan fans yang seperti di Korea yang selalu beli CD karena emang deket dan disana murah, ya kita nggak punya.(Kita: gue dan Dito kkk~)

Akhirnya plot twist, yang ditandatangani oleh artisnya harus barang-barang pribadi. Yaudah pada heboh. Gue sebenarnya sama Dito udah prepare foto LC9 sama LUNAFLY masing-masing buat kita sama-sama satu. Itu udah pasti akan kita kasi. Lalu barang pribadi?

Gue mikir sebentar. Kalo yang paling pribadi dan paling dekat dengan gue seperti kata MC gue sih ada. Celana dalam. Menurut gue ini barang paling pribadi banget yang gue bawa (pakai). Tapi kan nggak mungkin gue buka celana terus minta tanda tangan di celana dalam. Sama nggak mungkinnya kalo gue nungging terus suruh mereka tanda tangan di pantat kan gak asik.

Mau di baju, gue lagi pake baju hitam. Nggak bakalan keliatan kalo misalnya spidolnya hitam atau biru (Teo pake spidol metalik sih, Teo doang). Akhirnya gue keluarin semua isi tas gue. Mencari-cari barang yang bisa ditandatangani. Gue cuma nemu 2 item: plastik handphone sama harddisk external.

Sementara yang lain juga heboh. Dito heboh karena nggak punya item lain selain laptop. Alhasil dia bawa laptopnya. Yang lain (hadirin yang lain) pada minta kertas ke Dito karena cuma dia yang bawa binder hari itu. Yaudah pada bagi-bagi kertas.

Mungkin ini acara fansigning yang paling nggak prepare sepanjang hidup LC9 dan LUNAFLY kali ya. Bahkan ada yang tanda tangan di kertas segede KTP yang mungkin adalah struk ATM? Entahlah.

Waktu kita mulai antri jadi gue bawa foto LUNAFLY, foto LC9, Harddisk External, sama hape. Niatnya hape itu nggak mau gue tandatangani tapi cuma buat ngerekam proses fansigning-nya aja. Sialnya ketika jalan gue lupa buat pencet record, jadi nggak kepencet apa-apa. Sementara harddisk externalnya gue niatin buat Eden. Karena bias.

Lucunya lagi, hahahaha, orang kan kalo fansigning biasanya ngobrol sama artisnya ya. Di depan gue, Astrid, temennya Mely yang gue kenal karena kita ngantri tiket SS4 bareng tahun 2012 lalu, ngajak ngobrol kayak "Suka makan apa?" dan semacamnya. Sementara gue?

(Jalan ke depan King)

"Hehe," senyum kaku. "Please sign here,"

Terus King tanda tangan terus, "Thank you," terus kita salaman. Awkward.

Terus gue jalan ke J.Hyo, "Hehe, please sign here," terus tanda tangan terus jalan. Terus kaku banget kayak orang lagi seserahan kawinan. Kayak orang lagi sungkeman pas lebaran. Gue sama sekali nggak tahu mau ngomong apa pokoknya itu bener-bener awkward banget suasananya.

Sampe gue di depan Jun dan juga minta tanda tangan tanpa bahasa cuma nyodorin foto. Tapi pas Eden, gue sok-sok aja basa-basi.

"Eden please sign here?" gue nyodorin Harddisk External gue. Terus dia tanda tangan. "Could you please sign here too?" gue nyodorin foto. "Oh yeah, of course," kata dia. Terus dia tanda tangan lagi di fotonya.

"Thank you Eden, nice to see you," trus gue salaman lagi.

Pas di Ao gue juga kayak krik-krik banget. Bener-bener nggak punya pengalaman ngobrol bahasa Korea, nggak ada ide buat ngobrol apa apa. Mau pake Inggris mereka juga nggak ngerti. Yowes bahasa kalbu aja.

Pas sampe di depan Teo..................

"Hai Yun, please sign here," gue nyodorin foto LUNAFLY.

"YUN?! IM NOT YUN! I'M TEO!"

MAMPUS LO RON

Teo berdiri menggebrak meja sementara gue udah merah. Malu banget. "OH MY GOD IM SO SORRY MY FAULT. TEO TEO I MEAN TEO YA TEO TEKBLUNG,"

Beberapa orang ketawa, Yun juga ketawa sementara Teo udah kayak orang gila sok-sok emosi. Gue ngakak sendiri sambil nyodorin foto LUNAFLY buat di-sign sama dia. Pas lanjut ke Yun, gue akhirnya menyerahkan hape gue.

"Yun please sign here," kata gue nyodorin hape. Gue juga ngasi spidol yang gue bawa buat dipake sama dia. "Can you use this?" kata gue. Dia menunjukkan isyarat setuju terus ngambil spidol yang gue bawa.

Spidolnya Subhanallah yah agak susah dibuka tutupnya karena itu udah kepentok-pentok berapa kali sampe erat banget sukar dibuka. Tapi akhirnya dia berhasil buka juga.

"Yogi do," kata gue nyodorin foto ke dia dan dia juga tanda tangan di foto itu. Terus setelah bilang makasih, selesailah sudah semuanya.....
*



*
Kita kembali duduk, heboh bahas apa yang terjadi, heboh sama pengalaman masing-masing. Sementara gue masih heboh karena salah nyebut nama Teo jadi Yun. Masih ada beberapa orang yang ngantri buat tandatangan dan gue kembali melanjutkan rekam merekam dan foto-foto.

Kitapun lanjut ke sesi foto bareng.

Jadi sistemnya, yang beli tiket termahal bisa foto sendiri sama artisnya sementara yang beli tiket termahal kedua fotonya bareng-bareng 10 orang gitu. Ya oke, karena gue punyanya tiket yang termahal kedua (gratisan hoho) dapatnya ya foto group.

Nggak apa-apa, kita duduk cukup lama menunggu giliran dan emang sengaja fotonya terakhir aja. Kalo udah kayak gini, gue yang paling nge-blank. Rencananya mau berdiri deket Eden aja tapi nggak kesampaian. Akhirnya malah mojok sama King di paling ujung.

Ngeliat gue, King kayaknya ngenalin atau entah apa, tapi mau ngomong juga dia kayaknya nggak bisa ya. Jadi yaudah pas gue berdiri di samping dia dia kayak ngeliat ke arah gue terus gue salamin aja lagi.

Abis itu kan foto nih, sok-sok begaya lah ya gue, terus gue baru sadar kalo disitu jaraknya jauh banget gue sama King-nya. Sementara yang lain di tengah bisa mepet-mepet banget.

Kalo misalnya besok-besok ada acara fansign dan totalitas banget fanservice-nya kayak gini dan kalian ikut, gue saranin buat nggak usah malu-malu jadi lebay deh. Kapan lagi ada KPop idol yang rela dipegang-pegang lama. Gue aja nyesel, kenapa nggak selca pake hape padahal sudah sedekat itu.

Nekat itu perlu. Tapi harus berani malu.

Overall, acara fansigning hari itu sukses. Ya mungkin karena tidak terlalu banyak juga orang yang datang jadinya nggak terlalu lama dan nggak terlalu ngerpeotin. Terkesan banget sama artisnya yang baik banget. Saking baiknya sampai-sampai membuat kita jadi gemes pengen begini dan pengen begitu.

Gue nggak pernah membayangkan akan ada sesi seperti itu bareng EXO. Mereka pasti akan jual mahal dan yah dapet salaman aja itu udah yang paling dewa banget. Tapi kalo ada sesi itu, kayaknya harganya akan sangat mahal ya?
*

Share:

4 komentar