Sesi Foto Alay di MBC World

Posting-an ini adalah bagian ketiga dari 'Finally, Seoul!', catatan perjalanan pertama saya ke Seoul, Korea Selatan. Sebelum melanjutkan baca bagian ini, silakan baca cerita sebelumnya di sini.

Rasa empuk dan juicy-nya daging yang gue makan di Myeongdong hari itu bener-bener nempel di lidah. Bahkan masih terasa ketika tim Oh!K Channel dan para jurnalis move on dari tempat makan ke hotel. Di luar agak gerimis, tapi karena gue suka hujan, kalau gerimis biasanya gue akan menikmati setiap tetesan air hujannya dengan berlebihan. Nggak sampai nari-nari kok, emangnya film India. Cuma kalo gerimis tuh kesannya romantis gitu. Berasa dicipok.

Dicipok air hujan.

Keluar dari tempat makan, gue kembali harus berhadapan dengan para member EXO yang berdiri kaku di depan kios Nature Republik. Sepanjang perjalanan balik ke hotel, gue bener-bener berusaha menahan ketawa dan berusaha tidak memperhatikan wajah-wajah familiar itu. Berjalan dengan gaya belagak kayak model catwalk di jalanan Myeongdong yang makin siang ternyata makin rame. Bahkan setelah berminggu-minggu, gue masih bisa inget dengan jelas suasananya. Ah! Bikin kangen!

Ada banyak sekali toko-toko kecil yang menjual souvenir dan barang-barang lucu di sekitar tempat kita makan tadi. Banyak juga yang menarik perhatian. Gue melihat salah satu toko menjual kaos kaki bergambar lucu yang pernah dijadikan oleh-oleh sama salah satu temen gue. Pengen mampir, tapi sekali lagi karena ini baru hari pertama, jadi kayaknya harus ditahan dulu keinginan untuk belanja-belanjanya.

Gue bukan orang yang suka shopping. Tapi kalau udah belanja, bisa kalap. Kacau sih. Mental bapak-bapak rumah tangga.

#AH

Kalo sudah berhadapan dengan belanja, gue memang selalu men-sugesti diri gue "ENGGAK RON, ELO NGGAK SUKA SHOPPING! UDAHLAH GAUSAH SOK KAYAK IBU-IBU ARISAN!"

Padahal kalo buka Lazada nggak ada niat beli vacuum cleaner malam dibeli. Berasa tinggal di istana dan duit tinggal metik di kebon belakang rumah.

Menembus gerimis di Myeongdong yang menyenangkan walaupun dingin, sekitar jam satu kita sampai lagi di Lotte Hotel Seoul. Di sana sudah ada bus yang nungguin kita buat berangkat ke daerah Sangam-dong. Seinget gue di jadwal liputan yang dikasi Mbak Dian ketika kita belom berangkat, hari ini harusnya kita ke MBC World. Jadi yang ada di kepala gue semuanya adalah MBC World. Tanpa gue tahu kalau ternyata MBC World ini ada di kawasan DMC (Digital Media City).


"Lho? Kok bisa pas?!"

Jadi gini ceritanya...

Waktu sibuk bikin itinerary, DMC muncul beberapa kali di blog-blog yang nulis soal jalan-jalan bertema K-Entertainment di Korea. Kebetulan juga lokasinya bener-bener terjangkau dari Lotte Hotel Seoul. Jadi gue langsung memasukkan tujuan ini ke daftar kunjungan gue. Tapi bukan prioritas. Kayak semacem kalo sempat yaudah, kalo nggak ya nggak apa-apa. Soalnya gue berusaha untuk meyakinkan diri gue bahwa Seoul itu nggak cuma KPop.

"Ya sayang aja gitu kalo misalnya ke sana cuma dateng buat antre M! Countdown yang bisa seharian, cuma buat nongkrong di depan KBS yang bisa seharian. Buang-buang waktu, padahal kan sebenarnya bisa jalan-jalan ke lokasi-lokasi lain dan hunting foto buat Instagram," kata gue kepada diri gue sendiri.

Kalimat terakhir sebenarnya adalah inti dari segalanya. Semuanya demi Instagram. Hahahahahahahahahahahaha.

Karena memang DMC bukan tujuan prioritas saat itu, jadi gue nggak kepikiran lagi deh tuh, urgensi untuk mengunjungi kawasan ini. Bersyukur ternyata ini jadi salah satu tujuan liputan di hari pertama setelah mendarat di Seoul.

Nah, dari info yang gue baca di internet, katanya DMC ini semacem pusat dari Korean Wave. Semacem 'Mekah'-nya Hallyu gitu deh kalo kata internet sih.

"Wah berarti emang ini lokasi keren banget dong ya? Pusat dari segala K-Entertainment dong ya? Yang namanya pusat berarti semuanya ada dong ya? Nggak harus yang jalan jauh udah ada semua di situ dong ya?"

Tapi pas gue sampai di sana, ternyata ya..... gitu.......


Gue sempat ketiduran di bus dan nggak sadar kalau kita sudah sampai di pinggir jalan kawasan DMC. Bus kita berenti di depan, di antara gedung SBS dan Mnet. Tolong koreksi gue kalo misalnya salah, tapi katanya di gedung Mnet yang ada di daerah Sangam-dong ini adalah lokasi syuting M! Countdown juga.

Waktu turun dari bus, gedung SBS-nya terasa familiar karena kayaknya bagian depan gedung ini dipake buat lokasi syuting 'Pinocchio' (walaupun sebenarnya gue agak nggak yakin). Kan di drama itu ceritanya ada dua stasiun televisi yang saingan banget kan dan gedungnya sebelah-sebelahan (apa depan-depanan?). SBS sama MBC juga gitu, gedungnya seberang-seberangan. Kalo di drama SBS jadi SBC terus MBC jadi MBS kalo ngak salah. Makanya pas gue turun bus kok langsung ngerasa itu lokasi familiar banget.

Bagian nggak enaknya dari liputan yang sudah terjadwal sebenarnya karena kita pada akhirnya nggak bisa meluangkan waktu untuk melihat-lihat bagian lain dari tempat itu, selain lokasi liputannya. Karena tujuan utama hari itu adalah MBC World, jadi banyak banget tempat yang ke-sekip. Jadi nggak bisa improvisasi mau ke mana mau ke mana. Kecuali kalo liputan udah kelar (sekitar jam 5 sore) baru deh bisa.

Ini sebenarnya DMC nggak cuma tiga gedung TV itu doang sih. Ada juga tourist attaraction lain yang menarik kalau gue bilang. Kayak misalnya gedung Korean Film Archive itu pasti isinya juga seru, meski tipikal museum ya. Sayang banget nih, waktu ke sana nggak sempat masuk! Padahal lokasi ini juga sempat gue masukin ke itinerary cadangan gue. Huhuhuhu.... Agak aneh juga sebenarnya kenapa kalo di luar negeri kok kayaknya pengen banget masuk museum, padahal di Jakarta ada banyak museum, tapi mau masuk aja males.


Gue jadi inget pertama kali gue ke museum bagus pas SMA itu di Perth dan kagum banget sama semua isi dan setiap sudut museumnya. Rapi, terang, menyenangkan. Sementara ada satu museum lokal di Mataram yang isinya nggak pernah berubah dan berdebu plus bau kayu busuk.

Walaupun nggak sempat masuk ke Korean Film Archive, tapi sempat moto gedungnya dari luar. Sempat juga foto di deket pohon-pohon sisa musim gugur yang warna daunnya udah berubah jadi oranye-merah dan berguguran di trotoar. Bergaya seperti Kyuhyun di album 'At Gwanghwamun'.

Nggak seberapa jauh dari tempat turun bus tadi, ada plaza yang luas di tengah-tengah kawasan DMC. Nah disitulah akhirnya bisa ngeliat langsung patung raksasa warna bitu muda yang berdiri di depan (ceritanya) cermin dengan frame merah, berpose dengan satu kaki di depan dan satunya lagi di belakang.

Kalau lo cek situs-situs yang menjelaskan soal DMC, pasti deh patung ini ada. Denger-denger juga di lokasi ini sempat jadi lokasi syuting 'Kill Me, Heal Me' dan gue juga baru tau pas fotonya gue posting ke Instagram beberapa minggu lalu. Pas ke sana sih nggak ngeh sama sekali. Patung ini bisa dibilang udah kayak ikon(bukan boyband yang ituuuu bukaaaaaaan) dari kawasan ini pokoknya. Lokasinya persis di tengah-tengah antara gedung Korean Film Archive, MBC Mall sama MBC World.

"Mbak aku mau di foto dong sama abang-abangnya," kata gue ke mbak Swita kemudian buru-buru bergaya seperti patung.

Ya... gue mah orangnya tipikal turis lah. Kalau ngeliat sesuatu yang nggak ada di negara asal pasti akan difoto. Tapi mungkin gue tipikal turis alay yang fotonya bisa berkali-kali padahal objeknya sama aja. Begitulah....

Gue kalo jalan-jalan sendiri paling malu buat selfie. Kesannya emang forever alone banget. Padahal siapa juga yang peduli. Kalo jalan-jalan sendiri, yang jadi prioritas adalah objek-objek yang ada di sekitar gue aja. Foto pemandangannya aja. Kalau foto sendiri di lokasi itu sih nggak wajib. Tapi kalau jalan sama orang, pasti gue akan merepotkan mereka dengan meminta untuk difotoin.

"Mbak, mau difotoin nggak?" biasanya gue akan tanya gitu dulu sebelum akhirnya, "Giliran dong... aku juga mau difotoin...."


Nah, udah nih, udah sampe di kawasan DMC. Bagaimana perasaannya?

Gue pikir feel-nya bakalan sama kayak Myeongdong. Gue pikir gue akan merasa sangat WAH! banget pas sampai di sini. Tapi ternyata biasa aja. Wah aneh. Kenapa ya? HAHAHAHAH Bahkan ketika gue ngeliat standee Kim Soo Hyun di dekat salah satu kursi taman kayak, "Oh, yaudah..." Gue sendiri agak heran. Mungkin karena efek capek dan kurang tidur jadi nggak terlalu excited. Sebel juga. Kenapa malah ketika sudah di Seoul nggak ada perasaan meletu-letup seperti yang gue harapkan sih? Ada yang salah apa gimana?

Seketika itu gue merasa jadi orang yang paling tidak bersyukur.

Butuh Istigfar.

Nggak jauh dari patung abang-abang penyakit biru, ada Star Street yang berisi plakat-plakat berbentuk bintang berisi cetakan telapak dan tanda tangan artis-artis Korea yang ditanam di sepanjang jalan di dekat MBC World. Kealayan gue mulai membuncah akhirnya. Buru-buru lari-lari cantik mencari nama-nama yang sudah familiar.

"WAH BOA!" jepret.

"WAH YUNHO!" jepret.

"WAH MOON GEUN YOUNG!" jepret.

"WAH YONGHWA!" jepret.

Di salah satu sudut jalan juga ada plakat The Avengers karena ternyata (selain 'Kill Me, Heal Me'), The Avengers yang kedua juga syuting di kawasan ini. Tapi sayang banget sih waktu itu gue nggak sempat dapet fotonya, soalnya terlalu fokus nyariin plakat bintang-nya EXO yang kayaknya emang nggak ada? Soalnya nggak nemu? Atau gue aja yang nggak mencari dengan teliti.

Ya abis banyak banget! Yang terakhir gue temukan adalah Seo In Guk. Sayang Park Bo Geum nggak ada. OTP!!!!!


Karena ini liputan, masuk MBC World-nya pun jadi gratis. Normalnya untuk dewasa harus bayar KRW 18.000. Kalau dijadiin Rupiah mungkin sekitar Rp 210 ribuan. Lokasi ini sebenarnya sangat segmented. Kenapa? Soalnya seperti namanya, MBC World. Sudah pasti isinya adalah segala sesuatu soal MBC. Sejatinya (YA ALLAH BAHASA GUE) MBC World adalah pameran acara-acara yang pernah dan juga sedang tayang di stasiun televisi itu. Nah, ada tiga Zona di MBC World ini, Zona M, Zona B dan Zona C.

Masing-masing Zona punya atraksi masing-masing. Misalnya di Zona B banyak booth-booth variety show mulai dari 'We Got Married', 'King of Masked Singer', 'I Live Alone' sama 'My Little Television'. Buat gue, yang jarang banget nonton Variety Show MBC misalnya, mungkin nggak terlalu menikmati ada di zona ini. To be honest booth-nya juga biasa aja. Nggak ada yang istimewa sampai bikin jaw drop gitu. Kayak cuma masuk, duduk, foto, terus fotonya dicetak (bayar lagi). Udah gitu aja.

Cuma, kalau misalnya lo fans YG Entertainment, bisa jadi justru lo akan menikmati ada di sini. MBC sama YG kayaknya joinan buat bikin tempat ini. Soalnya, masuk ke sini isinya 2NE1 sama Bigbang semuaaaaaa. OTIDAAAAAAAAAAAK!!!!! BUKAN BIAAAAASSSSS!!!!! Mungkin itu juga yang bikin gue kurang bisa nyambung sama lokasinya yang menyebabkan semangat gue pun jadi turun. Makanya gue bilang MBC World ini segmented banget. Kalo fans YG yang masuk mungkin akan berbahagia dan senang. Soalnya banyak booth yang menawarkan foto bareng (secara digital) bersama member 2NE1 dan Bigbang.

Kayak di booth 'We Got Married', lo masuk, scan barcode, duduk, terus nanti tiba-tiba G-Dragon muncul dan tidur di pangkuan lo. Pas dicetak hasilnya bagus kayak asli! Tapi harus bayar lagi berapa Won gitu.

Kalau lo bukan fans YG kayak gue, ya berarti lo cuma bisa menikmati booth-booth lain yang menawarkan lokasi foto-foto lucu. Kayak misalnya booth 'I Live Alone' nih, ada booth foto sama Kangnam yang lagi tiduran sambil nyengir di kasur, di sebelahnya kosong dan lo bisa berdiri (tapi pas difoto pura-puranya kayak sedang tiduran) gitu. Seru dan lucu buat Instagram. Walaupun aneh juga kenapa gue jadi tidur sama Kangnam. Padahal kenalan juga belom.

KRW 18 ribu cuma buat foto sama Kangnam? HAHAHAHHAHAHAHAHA EH TAPI BELOM KELAR!


Kalo misalnya lo bosan di Zona B, masih ada Zona M sama Zona C.

"Ya, sekarang gini aja, kalo emang tempatnya membosankan, harus cari cara supaya bisa dinikmati aja deh. Udah gratisan nih soalnya, Ron," kata gue dalam hati.

Masuk di Zona M, lo akan disambut dengan catatan sejarah terbentuknya MBC dari jaman jebot sampai masa kini. Tertarik? HHAHAHAHAHAHAH Kalo nggak, yaudah sekip. Jalan lagi ke bagian lain di zona itu. Lebih dalam lagi ada banyak etalase yang memamerkan penghargaan-penghargaan sampai aksesori-aksesori pada bintang yang namanya besar berkat MBC.

Sebagai orang yang besar nonton RCTI, gue nggak ngerti itu siapa. Gue nggak tahu itu baju punya siapa, pin punya siapa. Karena gue juga tahu MBC kayak baru lima sampai enam tahun terakhir. Jadi kurang bisa ngena' sama gue. Ini kalo misalnya RCTI bisa bikin museum kayak gini mungkin gue kalo masuk akan, "OH! INI BAJUNYA SI DOEL ANAK SEKOLAHAN PAS LAGI NARIK OPLET!" atau "OH! INI KAN YANG WAKTU PANJI MANUSIA MILLENIUM!" Akan lebih menyenangkan kalo orang Korea yang masuk sini kayaknya.

Ada deretan DVD-DVD drama Korea lama sampai Variety Show kayak 'I Am A Singer' dipajang juga di salah satu etalase. Nggak jauh dari sana ada lagi wall of fame yang isinya potongan adegan drama jadul yang populer di MBC yang sayangnya gue cuma bisa ngenalin 'Jewel In The Palace' doang.

Masuk agak ke dalam lagi, ada etalase lain yang isinya cetakan sebagian wajah sampai leher dri para penyiar radio MBC legendaris. Ini adalah cara MBC untuk mengapresiasi para penyiar radio mereka atas jasa-jasa mereka mengudara selama bertahun-tahun. Diabadikan dan dipajang di sana sebagai sebuah penghargaan. Bagian ini sih gue yang "WOW! Sebegininya!" karena di tempat kita kan kayaknya nggak ada.

(Padahal patung Sudirman di Jalan Sudirman segede gitu nggak pernah juga lo WOW-in Ron)

(HEDEH)


Nggak jauh dari situ, ada hologram theater tempat kita bisa nonton konser hologram KPop. Sayangnya cuma ada 2NE1, Bigbang sama Psy. HAHAHAHAHAHHA ADOOOOH BUKAN BIAS.

Gue bukan fans 2NE1, tapi gue tahu banyak lagu mereka dan menikmatinya (lebih menikmati 2NE1 daripada lagu-lagu Bigbang). Jadi ketika masuk ke sana dan dikasi nonton konser hologram 2NE1, ya gue bisa enjoy nyanyi-nyanyi sementara jurnalis lain kayak superroaming banget.

Itu pertama kalinya gue nonton konser hologram by the way. Ternyata memang keren dan epik banget. Efek visual yang ditampilkannya bener-bener kualitas tinggi. Bahkan artisnya terlihat lebih cantik dari aslinya. Lebih mulus dan lebih sempurna. Perubahan adegan demi adegannya mulus banget. Dan beneran, hologramnya memang terasa nyata. Kayak liat Park Bom beneran, tapi versi lebih boneka Barbie. Oh iya, konsep konser hologram di MBC World ini 'Music Core'. Jadi di bagian depan, masih ada Minho, N sama Yeri yang jadi MC-nya. Nah bagian ini gue bisa teriak deh soalnya kalo SHINee, VIXX sama Red Velvet gue suka.

Kelar nonton konser hologram (sekitar 15 - 20 menit), perjalanan berlanjut ke lokasi selanjutnya. Agak ke dalem lagi, ada macem-macem booth buat seru-seruan. Ada booth foto (lagi-lagi) yang kali ini konsepnya adalah drama Korea-nya MBC. Ada booth yang bikin kita jadi seolah-olah ada di dalam poster drama, di booth lain kita bisa nyobain secara virtual pake kostum yang dipake juga sama pemeran drama sageuk di MBC.

Kalo lo pernah ke Galeri Indonesia Kaya di Mall Grand Indonesia, ada juga nih yang kayak gini. Di situ bisa foto terus nanti secara virtual kita bisa pilih kostum adat dari berbagai Provinsi di Indonesia. Nah bedanya, di MBC World ini lokasinya lebih terang aja jadi hasilnya bener-bener ceraaaaaah meanwhile pas gue foto di Galeri Indonesia Kaya gelap banget dan hasil fotonya ngehek ngets.

Gue pun mencoba untuk foto ala-ala poster 'The Moon That Embraces The Sun'. Untuk yang kostum, gue pilih foto dengan kostum 'Gu Family Book' yang dipake Lee Seung Gi (kalau enggak salah?) Hasilnya lumayan. Walaupun tentu saja wajah gue tidak seganteng Seung Gi atau Kim Soo Hyun. Realistis aja. Apa adanya.


Dari semua booth yang sudah terlewati, yang paling seru menurut gue Star Stage. Inget gak, dulu pas awal-awal EXO debut, SM juga meresmikan Genie dan Virtual Reality gitu yang kita bisa dance bareng hologram-nya EXO? Ya ini kurang lebih kayak gitu. Bedanya di artis doang. Nggak ada EXO di sini, sayangnya, tapi untung juga bukan artis YG. Yang ada cuma A Pink sama B1A4 (dan ada satu artis lagi gue lupa karena nggak terkenal).

Pilihan lagunya pun terbatas sih. Level awam dikasi 'Mr. Chu'. Karena gue awam yaudah gue pilih itu aja. Gue minta tolong Mbak Dinda buat rekam adegan gue mencoba Star Stage, yang kemudian dengan freak-nya dadah-dadah sama A Pink yang ada di layar padahal fake juga. Bener-bener berasa tolol banget nih pas mulai dance. Aku kaku. Kurang total. Mungkin kalo lagunya diganti jadi 'No No No' aku bisa lebih meliuk-liuk seperti Nagini.

Enggak sempat coba lagu B1A4 karena yang gue tahu lagunya cuma 'Lonely' dan nggak tahu deh apakah ada di situ atau enggak.


Beralihlah gue ke lokasi lain, Virtual Reality Experience. MBC mengemas acara-acara variety-nya ke dalam bentuk 360 sehingga kita bisa pake kaca mata VR dan menikmati acara-acara itu dalam sudut 360 derajat. Seru banget! Walaupun sebenarnya pusing juga, apalagi buat orang yang pake kaca mata minus kayak gue. BUREMMMMMM!!!!! Gue lupa deh itu VR ada perintah Bahasa Inggris-nya atau nggak, tapi seinget gue, gue klik-klik aja random gitu acara TV yang mau ditonton. Pas VR-nya gue pasang....

"ASTAGFIRULLAH!"

"HAH!"

"ASTAGFIRULLAH!"

"LOH MAS INI KENAPA YANG MUNCUL COWOK-COWOK KEKER PAKE CELANA DALEM DOANG?!" gue berusaha ngomong sama Mas Aryo yang ada di deket situ. Tapi kayaknya mas Aryo juga sedang asyik sama VR dia sendiri.

Gue nengok ke kanan, berusaha mengalihkan pandangan dari itu celana dalem.

"ASTAGFIRULLAH SAMA AJA!

Gue nengok ke kiri,

"INNALILAHI CELANA DALEM SEMUA INI ACARA APA SIH SEBENERNYA?!"

Pas gue buka VR-nya, terus gue perhatiin lagi acara yang tadi random gue pilih, ternyata itu emang kayak acara binaraga-binaraga gitu. Innalilahi... BENCI MBC KARENA MEMBUATKU TERNODA!!!! MBC TANGGUNG JAWAAAAAB!!!! MAU LAWSUIT MBC!!!!!!!!!


Kesal akibat dijejelin celana dalem, kami pun beranjak ke lantai atas. Ada ruangan khusus yang isinya drama-drama sageuk semua. Sebutlah semua drama berlatar sejarah yang terkenal punya MBC ada di sana. Bisa foto sama Dae Jang Geum-nya 'Jewel In The Palace', Kim Soo Hyun-nya 'The Moon That Embraces The Sun', Changmin dan Lee Jun Ki-nya 'Scholar Who Walks The Night', dan Ha Ji Won-nya 'Empress Ki'. Kostum-kostum asli yang mereka pake di drama juga ada dipajang di etalase.

Nah, kalau di sini, bahkan gue yang nggak nonton dramanya pun malah jadi seneng. Soalnya emang lokasinya foto-able banget. Bisa berlaku alay sesuka hati tanpa ada yang nge-judge (WELL PEOPLE WILL ALWAYS JUDGE YOU ANYWAY MAU LO ALAY ATAU NGGAK). Ya... walaupun cuma sama standee doang sih, kesannya ya frik aja, sama aja kayak foto sama standee EXO depan Nature Republik di Myeongdong.

Naik beberapa lantai lagi ada juga area foto yang background-nya lebih beragam. Kalau tadi isinya drama-drama sageuk, di sini lebih pop. Puas juga foto-foto alay sama Yoon Eun Hye, EXID, BTS, Yoo Jae Suk, Lee Min Ho, wah banyak! Area ini memang dikhususkan buat foto-foto. Ada booth 'Infinity Challenge' yang lagi naik semacem wahana Tornado-nya Dufan, ada booth 'Coffee Prince' yang kita bisa duduk di depan jendelanya sama Yoon Eun Hye, ada booth 'Personal Taste' yang bikin kita nampak tidur bareng Lee Min Ho, ada juga booth 'Music Core' jadi seolah-olah menang juara satu di 'Music Core'. Selain Star Stage, ini juga menyenangkan! Dijamin Instagram bakalan penuh!

(Lalu kemudian di report as spam)


Gue berterima-kasih buat Oh!K Channel karena sudah mengajak gue ke sini. Kan kalo nggak ke sini, nggak bisa alay-alay deh foto-foto karena emang ini lokasi buat foto-foto lucu oke juga. Boleh mempertimbangkan untuk ke sini kalau kalian ke Korea. Tapi mungkin tidak sebagai prioritas :p

#kalem

Nah, buat kawasan DMC gue rasa lebih bisa dieksplor dan mungkin akan lebih menyenangkan. Karena ada banyak spot yang gratisan kalau menurut website KTO. Banyak juga tempat buat foto-foto yang ikon(bukan boyband yang itu sekali lagi)ik untuk dimasukin ke Instagram. Yaaa... itung-itung laporan ke seluruh dunia kalo lo sedang berada di lokasi hits di Seoul yang dulunya ternyata adalah tempat pembuangan sampah.

KESEL BANGET GAK SETELAH TAHU TERNYATA DMC YANG SEKARANG KEREN BANGET INI DULUNYA BANTAR GEBANG-NYA SEOUL?!?!?!?!?!?!

SEBEL SAMA KOREA!

SEBEEEEELLLLL!!!!!!!

Gue harus jujur, walaupun MBC World nggak semuanya menyenangkan (kecuali mungkin lo mendadak ketemu artis sih pasti seneng ya hahaha), tapi salut sama bagaimana MBC bikin bangunan itu dan mengumpulkan sejarah mereka di dalamnya. Semoga suatu hari nanti akan ada stasiun TV kita yang bikin museum sejarah buat TV mereka juga. Karena sesampah apapun acara TV kita sekarang, dulu toh kita banyak menghabiskan waktu buat nonton TV kok sebelum YouTube menyerang.

Oh iya, gue juga lupa bilang, di sini juga ada studio yang biasa dipake buat siaran radio kayak FM4U sama studio acara TV juga. Waktu itu lagi ada taping acara TV tapi gue nggak tahu siapa bintang tamunya.

Buat Hanguk saram tentu saja tempat ini lebih bisa related sama mereka. Kayak yang gue bilang di atas tadi. Sama juga seperti kalo mereka nonton 'Reply 1988' karena memang itu terjadi di dekat mereka. Kalo gue sih nggak terlalu mengena jadi ujung-ujungnya hanya ngalay. HIDUP ALAY! 2016 TETAP ALAY!


Sebelum mengakhiri posting-an kali ini gue mau ngucapin selamat tahun baru buat semua pembaca setia blog ini! Seneng banget bisa mengakhiri 2015 dengan penuh kenangan dan kebahagiaan! Semoga semuanya tetap bahagia! Ah... gue nggak berani bilang kalau gue akan rajin upload. Tapi selama cerita perjalanan ke Seoul ini belum selesai, tetep akan upload. WKWKWKWKKW. Masih ada juga cerita seru soal BTOB di Berastagi di Hari Natal tahun lalu.

Terima kasih buat kesetiannya(HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA) dan kesabarannya. Kalian yang terbaik! #CIYUM #DILEHER #LAH #HAIYAAAAA

[jangan lupa juga nih add LINE@ KaosKakiBau buat rame-ramein aja hihihi @ecd6150l (di search pake @ jangan lupa)]

Share:

5 komentar