• Home
  • Explore Blog
    • K-Pop
    • EXO
    • Concert Experience
    • GMMTV's The Shipper Recap
    • Film
    • Self Reflection
    • My Trips!
      • New York Trip
      • Seoul Trip
      • Bangkok Trip
      • London Trip
  • Social Media
    • YouTube
    • Twitter
    • Instagram
    • Facebook
    • Email Me
  • My Podcasts
    • Podcast KEKOREAAN
    • Podcast ngedrakor!
  • NEW SERIES: 30 and Still Struggling
kaoskakibau.com - by ron
Kuliah belakangan ini jadi semakin menarik. Karena apa? Banyak hal. Tapi yang paling penting dari semua faktornya adalah karena ada semangat dan kemauan dari dalam lubuk hati yang terdalam. Satu tugas dari mata kuliah Distribusi Program TV via Web/Mobile ini misalnya. Untuk membuat sebuah konsep yang bagus aja perlu dilakukan beberapa riset dan bahkan kemaren sempat bikin Focus Group Discussion dengan beberapa temen-temen yang emang suka K-Pop. Beruntung, gue punya beberapa temen baik yang mau dimintain tolong buat dateng ke Detos hari Jumat sore kemaren dan ditanya-tanya soal K-Pop. Beruntung banget... Thanks berat buat Twitter dan Blogger, karena tanpa dua media itu gue nggak akan kenal sama beberapa temen SMA yang dateng ke Detos kemarin! Kya kya kyaaa~~ Hahaha Peluk penuh kasih sayang buat Seszi, Icha dan Zaka atas bantuannya :) Thanks juga buat Mely, Gilang, Afif dan Dean yang juga mau dateng. Dan anyway, Jumat kemaren memang bisa dikatakan adalah hari tersibuk dalam beberapa dua mnggu pertama di Depok ini. Setelah FGD di Detos itu, masih ada kerjaan yang harus diselesaikan bareng sama si geng Twinkies Pervert: Preparing for RONNING MAN! :3
*
*
Berawal dari semester lalu, ketika gue sama Afif masih kerja di cafe, Afif sempat membicarakan soal mempersatukan anak-anak Hangugo Dongari angkatan ke-4 dan ke-5 karena menurut Afif (yang gue aminkan) satu sama lain nggak saling kenal dan satu sama lain jarang kumpul. Menurut Afif sebagai ketua harusnya gue lebih berperan dalam hal mempersatukan mereka. Yah, gue sempat sedih juga karena sebagai ketua gue adalah orang yang bingung harus ngapain dan paling clue-less diantara semuanya. Gue nggak punya bakat pemimpin dalam organisasi sepanjang umur gue. Gue bahkan baru ikut satu organisasi ya komunitas ini. Tapi karena motivasi dari Afif itulah gue akhirnya berpikir bahwa memang gue harus melakukan ini. Dan salah satu cara yang paling ampuh menurut Afif saat itu adalah dengan membuat sebuah permainan yang melibatkan orang banyak. Lalu permainan apa yang sedang digandrungi oleh masyarakat pecinta Korea belakangan ini? Jelas jawabannya cuma satu: RUNNING MAN!
*
Liburan berakhir. Walaupun rasanya sangat gabut sekali di liburan kemaren tapi tetep aja berkesan. Selain banyak sekali pelajaran yang di dapatkan dari kehidupan yang terkesan biasa-biasa aja ini--pelajaran tentang keluarga, persahabatan, kerja keras, sakit hati dan sebagainya--liburan kemarin adalah (Insya Allah) liburan panjang terakhir untuk masa kuliah kali ini. Well, yeah, sekarang gue sudah masuk semester terakhir gue di UI dan semoga aja semester ini jadi berkesan. Pengennya sih gitu... Tapi berkesan atau tidaknya sebuah kehidupan kan tetap kita juga yang menentukan. Semuanya tergantung bagaimana cara kita menjalaninya, apakah mengesankan atau biasa-biasa aja. Harapan gue sih semoga berkesan.

*

*
Seluruh dunia seperti di slow motion. Bisa dibilang kayak gitu. EXO debut bulan April lalu dan sekarang udah kurang lebih 135 hari mengguncang bumi tapi rasanya kok udah kayak grup yang bertahun-tahun? Paling nggak buat gue. Ini kayaknya selama hampir empat tahun ngikutin Super Junior, jumlah video Super Junior yang dikoleksi selama empat tahun kalah banyak sama EXO yang belom juga genap setaon. Hardisk meledak ini lama-lama. Tapi, wajar, pantes, grup keren pantes mendapatkan paling tidak service yang memuaskan dari gue. Karena jarang-jarang, bahkan nggak pernah sebelumnya gue mendedikasikan hidup gue sampe sebegini lebaynya cuma buat duabelas onggok daging penjaga pohon kehidupan yang entah sekarang gimana kabarnya itu karena udah nggak dibahas lagi. (Siapa yang peduli Ron. Cuma lo dan kepribadian lo. Yaudah sih gapapa)
*
*
WARNING: YANG BACA RAWAN SAKIT HATI. CHU~ :3

Udah hampir dua bulanan di Lombok dan gue masih nggak ngerti sama tujuan hidup gue di sini sebenarnya apa. Lupa sama tujuan awal, keasyikan sama kegabutan-kegabutan yang nggak jelas ujungnya. Hmmm... untungnya sih masih ada kegiatan di radio walaupun kata beberapa orang malah kesannya jadi kayak kalong. Kalong... tapi emang iya sih, sebulan belakangan ini memang hidup gue hanya dihabiskan dari siang sampai pagi dan pagi sampai siangnya gue melayang indah bebas di alam mimpi. Sempat juga gue menyebutnya dengan Biduan... Sigh. Biduan kan biasanya gitu, kerja malem pagi tidur. Bahkan beberapa temen-temen di twitter selalu mempertanyakan hal itu. Sebenarnya gue ini manusia atau bukan sih? Kenapa kalo siang hilang kalo malem ribut?! Hmmm... Pertanyaannya simpel: gue Alien dari planet lain. Planet mana? Planet EXO. HAHAHAHA

*
Gadis itu menatap cincin yang sudah satu jam terakhir ada di tangannya hari ini. Bukan terpasang di jarinya, tapi diantara telunjuk dan ibu jarinya. Bingung. Apa yang harus dia lakukan pada cincin itu? Dia juga tidak tahu. Rasanya beberapa hari ini dia tidak enak makan. Tidak enak tidur. Penyebabnya adalah cincin itu. Atau... orang yang memberikan cincin itu lebih tepatnya. Apa rasanya mencintai tetapi tidak pernah bahagia bahkan sedikitpun? Oh tidak. Dia pernah bahagia. Dulu sekali (sebelum sebuah jarak akhirnya menghalangi mereka). Sampai-sampai dia lupa bagaimana rasanya. Banyak sekali keraguan yang menghantui pikirannya belakangan ini dan sepertinya semua itu juga berasal dari benda yang sama: cincin yang ditatapnya itu. Sebuah simbol komitmen yang sebenarnya telah lama pupus. Sudah lama tidak berarti lagi. Dan hari ini gadis itu sudah memutuskan untuk menghentikan semua omong kosong dan kebodohan ini. Sudah saatnya untuk berkata pada laki-laki itu bahwa dia sudah tidak ingin lagi menjalani apapun dengannya. Tapi... apakah dia akan sanggup? Laki-laki itu sudah seperti satu-satunya orang yang mengisi ruang hatinya selama beberapa tahun belakangan ini. Laki-laki itu sudah seperti sumber mata air yang bisa menyegarkan setiap kali dia merasa gerah dan kehausan. Laki-laki itu sudah seperti acara komedi di televisi yang selalu membuatnya tertawa (walaupun tidak bisa dipungkiri juga pada saat yang sama laki-laki itu juga selalu membuatnya menangis diam-diam beberapa waktu terakhir ini). Tapi ya... laki-laki itu adalah satu-satunya laki-laki yang dicintainya. Bagaimana mungkin dia akan meminta putus? Sanggupkah? Hanya saja rasa sakit ini sudah tidak bisa ditahan lagi... Bodoh rasanya jika terus dipertahankan.

Sudah waktunya untuk memutuskan. Pikirnya.

Gadis itu memasang kembali cincin itu ke jari manis sebelah kirinya. Semuanya masih bisa berubah. Dia berpikir begitu. Sebelum dia mengucapkan kata-kata perpisahan itu langsung dari mulutnya di depan laki-laki itu (yang kemungkinan sepuluh atau lima belas menit lagi akan ditemuinya) semuanya bisa saja berubah. Gadis itu bangkit dari duduknya dan berjalan menuju sebuah tempat makan yang sepertinya sudah menjadi tempat yang wajib didatanginya dengan laki-laki itu. Tempat itu terlalu banyak kenangan. Dan sekarang apakah dia harus menuliskan catatan lain yang jujur saja menyakitkan di tempat yang menjadi favoritnya sepanjang masa? Apakah dia bisa melakukan itu?

Dalam otaknya sekarang dia sudah bisa membayangkan bagaimana suasana ketika dia membuka pintu dan melihat laki-laki itu duduk di sebuah meja menunggunya. Sudah berapa lama mereka tidak bertemu sejak laki-laki itu memutuskan pergi dulu? Dua tahun? Tiga tahun? Entahlah... Menghitung semua waktu yang berlalu sama saja mengurai satu per satu rasa sakit itu lagi. Tapi, dalam pikirannya, laki-laki itu menyambutnya, tersenyum rikuh dan menyambutnya dengan segelas kopi hangat favorit mereka berdua.

Gadis dan laki-laki itu kini duduk berhadapan. Hening sepersekian detik sebelum akhirnya laki-laki itu bertanya "Apa kabar?" dan gadis itu menjawab "Aku baik-baik saja, bagaimana denganmu?" kemudian laki-laki itu menjawab lagi "Aku juga baik-baik saja." lalu kemudian hening kembali. Biasanya gadis itu bukanlah tipe orang yang menanti seseorang untuk mengajaknya berbicara atau menunggu seseorang melontarkan sebuah topik pembicaraan yang menarik. Dialah yang biasanya memiliki ide dan sesuatu untuk dibicarakan. Tetapi kali ini rasanya dia tidak mau. Dia memaksa otaknya untuk meminta bibirnya agar tidak bicara satu patah katapun. Dia ingin melihat sebesar apa keinginan laki-laki itu untuk mempertahankan hubungan ini. Dia ingin tahu bagaimana perasaan laki-laki itu terhadapnya kini.

Hening cukup lama. Kalau saja ponsel laki-laki itu tidak berdering saat itu suasana akan tetap rikuh (meskipun suara dering ponsel itu tidak mencairkan suasana sama sekali tetapi semakin membuat gadis itu kesal). Gadis itu tidak membahas apapun soal ponsel ataupun meminta laki-laki itu untuk menjawab teleponnya kalau memang itu telepon ataupun membalas pesan singkatnya kalau memang itu pesan singkat. Dia benar-benar tidak mau bicara sepatah katapun. Dia sudah lelah memulai. Dua atau tiga tahun belakangan ini sepertinya semua yang ingin dimulainya kembali seperti diabaikan. Kini giliran laki-laki itu untuk memulai apapun yang terjadi. Atau paling tidak kalau dia mau mengakhirinya saat ini juga, dia seharusnya mengatakan itu daripada harus menggantung seperti ini karena gadis itu sudah siap apapun yang terjadi pada hubungan akhir mereka ini.

Cangkir kopi itu disentuhnya meskipun tidak ada sedikitpun keinginan untuk menyesap isinya walaupun itu adalah minuman kesukaannya. Dia bersumpah, lebih lama lagi dia duduk di tempat itu dia akan menangis lalu pergi dari tempat itu berurai air mata. Tapi pentingkah? Sama sekali tidak menyelesaikan masalah. Jadi ayolah, hey laki-laki di depanku! Katakan sesuatu... Ataukah aku yang harus mengatakannya terlebih dahulu? Kalau begitu baiklah...

Dia baru saja akan mengatakan sesuatu, gadis itu, ketika semua memori tentang kebersamaan mereka menyerbu pikirannya seperti ribuan semut yang menyerang sebongkah black forest yang ditinggalkan begitu saja di atas meja makan. Tawa itu, bahagia itu, pelukan itu, genggaman tangan itu, semuanya tiba-tiba saja melayang-layang di depan matanya bagaikan ribuan gelembung-gelembung sabun ajaib yang entah bagaimana berubah fungsi menjadi proyektor dan menampilkan semua kenangan masa lalu itu.

Jika dia mengatakannya saat ini, untuk menyudahi hubungan ini, lalu bagaimana dia? Bagaimana dia bisa menghapus semua kenangan yang baru saja kembali di bawa oleh gelembung sabun khayalannya sendiri yang sialan itu? Bagaimana bisa dia melupakan laki-laki ini? Butuh berapa lama dia untuk bisa menghapus semuanya? Satu tahun? Dua tahun? Selamanya? Dia yakin akan sulit. Walaupun... ponsel yang berdering tadi itu sudah bisa jadi bukti jelas bahwa laki-laki itu akan melupakannya sedetik setelah dia mengatakan kata-kata 'ajaib'-nya nanti.

"Sudah cukup. Kita sebaiknya sudahi semua ini."

Kurang lebih begitukah? Atau kalimat itu terlalu sederhana? Sederhana, mungkin, tapi mengucapkannya seperti menelan ratusan pil sakit kepala dalam satu waktu. Sulit.

Entah dia sadar atau tidak tapi baru saja dia mengucapkan kalimat itu (OH TUHAN BAGAIMANA MUNGKIN DIA BISA?) dan... tak ada kalimat lain lagi yang meluncur dari bibirnya ataupun laki-laki itu. Itu artinya dia berhasil? Semua ini sudah berakhir? Hanya begitu sajakah?

Otaknya memerintahkan tubuhnya untuk bangkit dan tangan kanannya terjulur ke arah laki-laki itu. Menawarkan sebuah jabatan tangan. Untuk apa? Tanda persahabatan? Ataukah sebuah persetujuan? Tapi laki-laki itu menjabatnya dalam diam dan gadis itu melangkah pergi sebelum akhirnya semuanya buyar dan dia sadar dia berada di depan sebuah pintu yang butuh dibuka untuk dapat masuk. Dia melihat laki-laki itu menunggu di dalam, duduk di depan sebuah meja dengan dua cangkir kopi panas yang tersedia di atasnya. Ketika gadis itu masuk, laki-laki itu menyambutnya dengan tersenyum. Gadis itu bisa bernapas lega sekarang dan berharap semua isi kepalanya tadi tidak akan pernah menjadi sebuah kenyataan. Dia hanya mencintai laki-laki itu. Hanya dia. Satu-satunya.
Pernah merasakan terpaan band-band melayu Indonesia yang sangat intens beberapa tahun yang lalu? Yes. Disaat musik Indonesia udah bangkit pas jaman-jaman ST12 masih belom bubar, ada banyak sekali kemudian band-band yang mengusung musik melayu juga ikut tumbuh kayak jamur di musim hujan. Walaupun sekarang entahlah mereka kemana gue juga nggak tahu. Tapi bersyukur juga sih, paling nggak musik pop Indonesia nggak krisis identitas. Menurut gue kalo emang lo mau jadi band dangdut, kenapa gak dangdut aja sekalian sih kayak Ridho Rhoma? Kenapa harus setengah pop setengah dangdut? Justru itu lebih annoying. Since I love dangdut dan gue merasa pop-melayu itu agak mengganggu.

Kenapa pembukaannya begini? Hehe karena sama hal-nya dengan kejadian di Indonesia beberapa waktu lalu, sekarang juga di Korea lagi banyak banget jamur-jamur musim hujan yang menjelma menjadi boygrup dan girlgrup. Nah sekarang kenapa postingannya bukan SMTOWN? Hmm... Sebut saja karena gue akan memulai untuk mencoba memerhatikan rookie dan juga grup dari manajemen lain. Hehehe sekalian ini gue kemaren berencana buat magang di sebuah majalah dan gue dikasi tugas buat bikin artikel tentang idol yang belom ke-ekspose akhirnya gue bikin aja C-Clown (walaupun kemudian malah disuruh bikin profile Suju. Kurang terekspose apa lagi coba Suju? Dan gue belom kerjain. ASTAGA LUPA!)

Mungkin banyak juga yang bertanya, kenapa harus C-Clown? Kenapa gak BAP aja yang udah beneran keren atau BTOB yang kemaren ke Indonesia? Kenapa harus C-Clown?

Jawabannya: Gak tahu. Gue juga nggak tahu kenapa pilihan gue kemaren jatuh ke C-Clown. Tapi kalo kalian memahami konsep Tuhan Maha Tahu dan Tuhan Akan Menunjukkan Jalan Terbaik, nah menurut gue inilah jalan terbaik. Kkk~

Nah, C-Clown ini sebenarnya apa sih? Badut yang jualan vitamin C atau apa? Hmmm... Kalau misalnya kalian liat teaser foto mereka mungkin yang akan kebayang adalah "Ah sama aja paling sama boygrup kebanyakan... Gaya-gaya nya maen kotor kayak di Warrior-nya BAP kemaren." Gue juga mikir gitu pada awalnya. FYI aja gue termasuk orang yang setia (atau bisa dibilang males buat berpindah ke lain hati--sama aja monyong) sama satu entertainment. Ketika gue udah suka SM, maka gue akan mencari tahu banyak tentang SM. Walaupun kemarin sempat heboh NU'EST juga (DAN GUE BARU LIAT PERFORM MEREKA DI INKIGAYO DAN ITU KEREN YA ALLAH REN CANTIK--LUPA DIRI) tapi jiwa raga gue tetep buat SM. Tapi ada yang pernah bilang kalo misalnya berkutat di SM doang jadi nggak berkembang. Nggak memperhatikan bibit bibit yang baru tumbuh. Nah akhirnya gue coba kulik-kulik deh ini si badut-badut C-Clown. Dan pas gue dengerin lagu mereka, lumayan bagus dan kalo dibilang sama kayak yang lain, iya, tapi ada beda. Sedikit.
*
*

Long time no see, NU'EST akhirnya kembali lagi dan kali ini dengan mini-album ! Ihiyy... Di FACE kemaren, albumnya cuma berisi 3 track. 1 track prolog, dua-nya lagu. Bisa dikira-kira lah untuk mini-album ini minimal mereka akan bernyanyi di 6 track. Excited! (Walaupun bete juga mengetahui kenyataan bahwa EXO akan comeback Agustus ini dengan mini album lagi bukan justru full album. But anyway, biarlah. Masing-masing toh punya strategi pemasaran yang berbeda) Kali ini mari fokus ke NU'EST :)

Dan sekedar mengingatkan aja mungkin disini gue akan membanding-bandingkan MV ini dengan MV yang sudah gue tonton sebelumnya dan secara gue SM Biased, jadi kebanyakan mungkin akan membandingkan dengan SM. Gue tau beberapa orang nggak suka dengan cara gue mengungkapkan pendapat gue tentang sesuatu dan gue nggak memaksa siapapun buat membaca postingan ini juga. Jadi kalau misalnya terdengar atau terbaca seperti gue menjelek-jelekkan atau mungkin terkesan gue antifans, mending langsung di close tab aja jangan dilanjutin dari pada menimbulkan fitnah diantara kita. CMIW~~~~ #makanJongin*
*
*
*
Well oke, review sedikit, NU'EST ini adalah boygroup bentukan Pledis Entertainment yang debut nggak lama sebelum EXO debut (bahasanya aneh, pokoknya NU'EST debut duluan sebulan kalo nggak salah inget). NU'EST beranggotakan JR sebagai Leader, Minhyun sebagai visual dan lead vocal, Ren sebagai Indah Dewi Pertiwi, Aron dan satu lagi Baekho sebagai main vocal. It's a new record for me loh ya untuk ngeh dan kenal sama boygrup lain selain dari SM. Hahaha... Kalo lo pada tanya gue member BTOB atau BAP gue gak tau sama sekali. Jangankan itu yang masih rookie, Infinite, B1A4, bahkan MBLAQ aja gue masih nggak hapal siapa aja membernya.

Saya pengen pulang kampung.

Nggak ada lagi yang mengisi otak gue kalo udah ada di penghujung semester. Mau semester ganjil ataupun genap, pasti yang dipikirin adalah pengen pulang, pulang dan pulang. Diantara temen-temen gue yang berasal dari daerah yang lain, gue adalah orang yang paling rajin pulang kampung. Agak-agak cengeng sih, setipe lah sama Tao, tapi gue nggak nangis depan kamera ya Tao, SORRY. Tapi ya, memang, pulang kampung adalah hal yang paling nggak bisa gue tolak. Apapun yang terjadi. Kadang-kadang gue suka iri sama Tomi, dia temen gue dari awal kuliah, jarang banget pulang kampung, tapi produktif. Kesana kemari ke mana-mana, dapet uang. Wuih... Gue pengen deh sibuk organisasi, tapi sekalinya gue ikut, malah gue telantarkan. Sampah emang. Gue gak bakat gitu-gituan. Bakat gue cuma 1: makan.

Udah hampir sebulan gue di Lombok. Rasanya agak-agak beban sih karena gue pulang semester ini dengan banyak harapan dan banyak tujuan. Selain membuat SIM dan paspor, gue pulang di semester ini buat menyelesaikan novel kedua gue yang judulnya Accidentally You. Oke, mungkin itu adalah hal yang pertama yang ingin gue lakukan setelah gue menginjakkan kaki di Lombok. Tapi ya Allah halangannya banyak banget. Mulai dari SIM yang susah di urus sampe ketidakmampuan buat move on dari depan tumblr dan twitter. Sialan. Kenapa SIM juga jadi masalah, karena gue berniat menjadikan Lombok sebagai setting novel gue yang kali ini dan SIM itu gue butuhkan buat jalan-jalan survey lokasi. Gitu...

Tapi yaudah, gue menikmati prosesnya aja. Anggep aja ngalor ngidul gak jelas selama hampir sebulan ini sebagai pencarian inspirasi. Gue butuh banyak baca dan gue males banget buat memulai membaca. Ya Allah... Lagi berada dalam kondisi manusia gabut sedunia lah pokoknya ini sekarang.
*
Sebagai Ustad Bacon, saya kembali memenuhi kewajiban sebagai seorang yang dikata antifans ganteng yang iseng banget sampe nontonin MV idol yang di-anti-in berjuta kali demi memberikan sebuah hiburan bagi anda-anda sekalian. Oh ternyata saya sekarang adalah seorang penghibur. Katanya ustad, gimana sih. Tapi hari ini akhirnya penantian panjang kita terjawab sudah.

Apa kabar saudara-saudara sekalian? Semoga dalam keadaan sehat walafiat. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kita kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa, karena berkat-Nya lah kenyataan berkata bahwa MV Super Junior terbaru yang berjudul 'Sexy Free & Single' ini jauh dari harapan saya pribadi dan mungkin beberapa dari jamaah sekalian. Tiadalah daya upaya kita, kami, saya, sebagai manusia, kecuali atas pertolongan Tuhan yang membolak-balikkan hati konseptor MV tersebut. Walaupun sesak rasanya di dada, tapi yasudahlah... Dunia memang selalu tidak pernah adil untuk Super Junior (#PLETAKDONG). Disaat mereka banting tulang mengais rejeki menjadi tenaga kerja dari panggung ke panggung, mereka harus puas dengan MV yang begitu-begitu aja. Yang tembok-tembok aja. Yang item putih aja. Yang biasa-biasa aja.
"Sexy, Free and Single I'm Ready Meninggal..."
*
Itulah kata-kata yang masuk dan menggerayangi sel-sel otak gue hari ini, sepulang sholat Jumat. Kayaknya Tuhan mengabulkan doa gue untuk mendapatkan rejeki berlimpah. Nah sekarang rejeki berlimpah menghampiri gue karena hari ini Video Musik Penggoda dari Bocah Super yang berjudul 'Semok, Bebas & Jomblo' keluar dari perut ibu (Translate: Teaser MV Super Junior 'Sexy, Free & Single' dirilis!)

*

Mau bernapas lega, tapi nggak bisa. Karena ini lumayan oke banget teasernya. Lumayan. Ya. Dibandingkan dengan teaser Mr. Simple yang pertama tahun lalu, yang ini lebih bagus dari segi gambar. Gue sih berharap akan ada teaser kedua. Gue sangat menyukai teaser kedua Mr. Simple tahun lalu. Lebih ada bahan yang diobrolin. Kalau cuma begini-begini doang, apa gunanya jadi The King Of Korean Hallyu? Nggak ada yang istimewa. Makanya itu gue berharap ada teaser lagi yang lebih lebih lebih dari ini.

Let's check their new teaser for 'Sexy, Free & Single':


*

Gue bukan tipe orang yang suka gaul keluar-keluar sama temen sejak SMP. Nggak tau kenapa rasanya kuper gitu. Kerjaan gue kurang lebih nggak jauh beda sama yang sekarang sering gue kerjain: duduk manis depan komputer, nonton film, nulis. Yang berkembang sih paling jenis filmnya. Kalau dulu sukanya nonton Harry Potter dan diulang-ulang terus, belakangan suka nonton drama korea. Kalau dulu nulisnya di microsoft word selalu, sekarang nulisnya udah di blog sama twitter sama facebook. Ketika temen-temen SMP gue pada heboh karena mereka sudah punya motor (gila kan padahal SIM aja baru bisa dibuat setelah usia 17 tahun), gue masih cengok nggak ngerti apa-apa. Pertanyaan gue cuma satu: emang bisa?

Ya ternyata bisa. Pada akhirnya gue yang sudah bisa naik motor sejak kelas 6 SD ini meminta kepada ayah gue yang masih ada waktu itu buat dibikinin SIM juga. Walaupun pada awalnya ditolak mentah-mentah karena gue masih terlalu kecil buat bawa motor waktu itu--dalam arti kata yang sebenarnya karena badan gue memang dari dulu nggak lebih besar dari gerbang rumah--dan dengan berbagai macam alasan seperti, "Gimana kalau misalnya kamu jatoh trus motornya di bawa kabur sama orang?!" dan sebagainya. Agak bete juga sih. Tapi akhirnya toh ketika gue kelas dua SMP, akhirnya gue mendapatkan SIM pertama gue juga.

Umur gue waktu itu kalau nggak salah 14 tahun atau menuju 15 tahun. Kalau gue salah itung berarti matematika gue nggak lulus pas UAN. Hahaha... Dan masih 3 tahun lagi menuju usia 17 tahun dan waktu yang pas untuk bisa mendapatkan SIM. Karena gue punya seorang om yang bekerja sebagai jaksa dan kebetulan dia adalah orang yang sangat dihormati oleh kalangan polisi, akhirnya dengan cara curang inilah gue mendapatkan SIM itu. Seinget gue waktu itu bulan puasa. Karena om gue ini bekerja di daerah Lombok Tengah, akhirnya SIM gue pun harus dibuat disana. Semua surat seperti surat keterangan berkelakuan baik dan semuanya juga diurus di sana. Kebetulan lagi karena kakek dan nenek gue tinggal di daerah Lombok Tengah jadi gampang. Gue tinggal terima jadi. 
Ketika gue bilang Yesung kayak Peterpan, gue berharap member yang lain muncul dengan konsep Fairy Tale juga. Kayaknya seru aja gitu ya kalau teaser selanjutnya jadi membawa kita bernostalgia ke jaman anak-anak. Gue sih menghayalnya semacem Aladdin, Sinbad, Alibaba. Soalnya kalau misalnya tiba-tiba mereka muncul dengan konsep Snow White, Rapunzel, Cleopatra kan rasanya agak-agak aneh. Ah, tapi berhubung ini album FREE, jadi tetep aja, nggak bisa menghalangi kreativitas SM dalam mengemas teaser foto om-om ini. Dan bener aja, kemaren pagi teaser Kangin dan Sungmin keluar. Kangin sih oke, fine-fine aja. Tapi Sungmin? Hmmm... Terlalu kreatif nih SM sekarang nih. Sampe Sungmin dijadiin Cinderella begini... Jangan-jangan kalau Heechul ada, ini konsep seharusnya buat Heechul since he is the real Cinderella hahaha... Tapi beneran sih, Sungmin emang cantik. Oke, karena Heechul adalah Cinderella yang asli, Sungmin disini lebih ke Barbie deh. Kalo nggak dia jadi Florecita Gadis Bunga aja. Kan bawa-bawa bunga tuh. Nggak tau deh itu mau dijual atau mau dibawa ke wisudaan siapa.


Setelah sekian lama absen dari panggung hiburan dan tidak ikut perform bersama Super Junior dikarenakan dia masuk army lebih awal (dan berjanji akan kembali menjadi orang yang lebih baik lagi), kembalinya Kangin tentu saja mengobati kerinduan semua orang ya. Buat beberapa fans yang memang fanatik banget sama SJ, tentu saja keinginan untuk Super Junior perform dengan full member masih ada. Walaupun agak mustahil sih, karena kenyataannya memang saat ini sedang nggak bisa tampil full. Well, kalau misalnya kembalinya Kangin dari army kalau diikuti dengan bergabungnya Kibum pasti lebih oke. Jadinya rame lagi kayak pas jaman Sorry, Sorry. Walaupun pas itu juga Kibum gak ikut performance di acara TV. Ah... Kenapa gak Zhoumi sama Henry aja yang di jadikan member tetap sih -_- Kasian banget itu dua orang. Jadi inget mereka sama sekali gak starring di I AM dan itu cukup nyesek.
Sebut saja dua hari ini gue lagi galau sama surat ijin mengemudi, jadinya gue agak-agak males nulis. Cengeng sih, tapi lo harus tau betapa perjuangan gue membuat SIM ini menyebalkan dan memperkaya badut-badut gendut itu. No offense buat siapapun. Pengalaman pribadi orang beda-beda dan pendapat orang tentang sesuatu dan seseorang juga beda-beda. Mari kita junjung tinggi kejujuran!

Dan yeah, dua hari nggak nge-review teaser foto Super Junior 6Jib "Sexy, Free & Single" membuat gue harus merapel semua review di postingan kali ini. Kkk~ Kemaren teaser Leeteuk dan Ryeowook keluar sementara kemaren gue lagi hectic banget harus siaran dari pagi sampai sore. Dan hari ini kebetulan libur (karena emang hari Minggu) keluar juga teasernya Yesung & Shindong. Tambah bersemangat! Walaupun ._. gue nggak ngerti lagi. KENAPA TEASERNYA BEGINI BANGET SIH? *mulai kebiasaan pake huruf besar* Begini yang gimana? Hmmm...

Let's check the teaser from our Leader, Jung-soo Park alias Teukities.

Super Junior’s 6th Album ‘Sexy, Free & Single': LEETEUK Teaser Photo! cr: as tagged
Kalau kita mengacu pada konsep "Beautiful Man", mungkin orang-orang nggak ngerti seni kayak gue nggak akan melihat konsep itu di teaser Leeteuk ini *pengakuan memalukan* Menurut gue, walaupun kemaren Donghae pake taplak meja di kepalanya, Donghae lebih menunjukkan aura apa-yang-orang-awam-bilang Beautiful. Tapi yang satu ini? Bagian mana-nya ya yang Beautiful? Apa karena ini Leeteuk-Member Super Junior yang artinya sejelek apapun misalnya dandanannya orang akan tetep bilang Beautiful? Gue sih lebih milih Beautiful yang terlihat dengan mata telanjang. Hahahah... Bukan berarti teaser Leeteuk ini jelek loh ya. Ya itu dia tadi, bagus, tapi gue gak nemu bagian mana-nya karena mungkin gue nggak begitu berjiwa seni. Mungkin. Agak mirip karakter manga gak sih ini?

Teaser Donghae dan Eunhyuk kemaren kan make-up nya terkesan minimalis karena nggak ada coreng-moreng di muka, berbeda dengan Leeteuk yang bagian matanya kayak ditempelin Kim. Tau kan Kim? Itu loh yang dipake balut Kimbab (bener gak sih namanya Kim?) Entah motivasinya apa kenapa Leeteuk harus menggunakan eyeshadow setebel itu. Plus titik-titik yang mirip kulit ular *sigh*. Jadi sebenarnya konsep di foto Leeteuk ini adalah medusa, ya? Bentuk rambut yang berantakan itu diandaikan sebagai ular-ular di kepala medusa, gitu? Tapi bagian menonjol di foto ini selain mata, pada liat gak? Idung.
Semaleman begadang nungguin teaser foto Donghae, eh keluarnya malah pagi. Mana semalem begadangnya sampe subuh pulak. Hahahaha... Sampe lolos sholat subuh. Ini Super Junior bener-bener sesat dan menyesatkan kehidupan gue kayaknya. Kkk~ Tapi yeah, sekarang akhirnya teaser foto Donghae keluar dan ASTAGA KENAPA DONGHAE MALAH TEASERNYA KAYAK GITU? *ahem* *batuk* *menenangkan diri*

Super Junior’s 6th Album ‘Sexy, Free & Single': DONGHAE Teaser Photo!
Pas teaser Eunhyuk kemaren, nggak keliatan kalau ternyata itu fotonya dibuat kayak lukisan gitu. Nah disini entah kenapa tadi waktu pertama kali buka link di Facebook SMTOWN, dan ngeliat foto Donghae, kenapa gue jadi inget Monalisa -_- Nggak tau kenapa itu background sama bagian leher kebawahnya kan ada efek-efek kayak kanvas atau lukisan gitu. Yang kebayang pertama kali ya Monalisa. Foto kali ini juga tone warnanya adem sih. Walaupun kayaknya Donghae kepanasan yah, bajunya aja tipis kayak bahan kelambu anti-nyamuk yang dipasang kakek gue di kamar tidurnya, yang juga dulu pernah di pasang di kamar ponakan gue waktu dia baru lahir. Sebenarnya gue sih curiga itu juga bukan baju, tapi emang kelambu anti-nyamuk. Hahahah...
*
source
*TEROTEROT* SUJU'S BACK! *TEROREROT* SUJU'S BACK! *TEROREROT* SUJU'S BACK! BACK! BACK! BACK! (Bikin suara annoying-nya Minho di Sherlock)

Gue baru bangun sekitar dua atau tiga jam yang lalu trus lanjut membersihkan kamar gue yang di rumah Mataram-Lombok yang kondisinya udah seperti kamar yang baru abis di kencingin tikus, trus dibakar Kris. Dan ketika sorenya gue menyalakan laptop, OH TUHAN YANG MAHA GANTENG. Hahaha... berita heboh di Facebook SMTOWN langsung bikin gue juga heboh. Teriak-teriak keliling kampung, lari-larian sambil bawa kentongan, "MALING! MALING!"

Kalau kemaren hebohnya karena EXO, sekarang karena EXO sudah Goodbye Stage (EXO-K), dan karena marketing-nya SUJU sukses dengan mengeluarkan euforia comeback tahun ini (dengan berbagai macam cara, you know? Misalnya bocoran track di SUKIRA, trus bocoran soal syuting MV, trus bahkan ada fans Amerika yang sedang sakit yang diajak untuk melihat langsung proses syuting MV. Menurut gue ini juga salah satu cara promosi 6Jib mereka. Menurut gue sih ini kayak pencitraan juga. Kalau memang mau berbuat baik, kenapa harus diumbar ke publik? Rasanya kok kayak ada maksud terselubung. Berasa reality show banget. Ya itu dia promosi. OKE END). Oke gue ulang, karena EXO-K udah Goodbye Stage dan SUJU comeback tahun ini, akhirnya gue memutuskan untuk kembali MENYUSU. AH. MENYUJU.

JULY! Oh astaga. Ini sebenarnya jauh dari perkiraan gue karena gue pikir mereka akan comeback lagi Agustus. Mengingat tahun lalu juga sekitaran Agustus gitu kalau nggak salah. Dan gue pernah baca di salah satu portal atau facebook SMTOWN gitu kalau yang pertama kali akan comeback adalah BoA, lalu TVXQ, lalu SJ dan kemudian GG. Ternyata kenyataan berkata lain dan setelah f(x), SUJU-lah yang akan menjadi deretan artis SMTOWN yang comeback tahun ini (padahal gue berharap BoA duluan-setelah f(x)-). Dan yeah.. Super Junior akan comeback di bulan Juli 2012. Full album akan dirilis pada tanggal 1 Juli 2012, akan dijual bebas tanggal 4 Juli 2012. Album terakhir gak nih? Kalo gak gue gak mau beli. Hahahaha

Judul album? Dari 5 album Super Junior yang pernah ada, album ke-6 ini kayaknya adalah judul album terpanjang mereka. Kalau biasanya mereka cuma pake 2 kata (Super Junior05, Don't Don, Sorry Sorry, Mr. Simple--minus Bonamana karena cuma 1 kata) sekarang mereka berkembang biak.  Dua kata itu sudah memiliki anak dan menjadi tiga kata. 

SM menggunakan 3 kata untuk album ke-6 ini: "SEXY, FREE & SINGLE".

Kesan pertama pas baca judul albumnya: WOW.
Kesan kedua: WHAT?
Kesan ketiga: SERIOUSLY?
Kesan keempat: FOREVER ALONE SUPER JUNIOR?

Coba dikulik, kenapa pada akhirnya SM memutuskan untuk memberikan image "Sexy, Free & Single" untuk Super Junior di album ke-6-nya ini.



*
Pertama-tama saya ingin menyampaikan rasa syukur saya kepada Tuhan Yang Maha Ganteng atas mengecilnya paha Luna. Yang kedua ingin menyampaikan rasa syukur atas diberikannya 3 part menyanyi untuk Amber. Dan tentu saja yang terakhir atas comeback-nya f(x) dengan mini-album terbaru mereka ELECTRIC SHOCK! Wohoo... Rasa excited gue mungkin lebih dari Kai yang pamer-pamer cincin dan muncul sana muncul sini nih... Dari awal MV keluar dan belom di download aja udah heboh sendiri aja dan pas MV gue download dan gue tonton, lalu menemukan kenyataan bahwa disitu paha Luna mengecil, dan Amber semakin tampan-cantik-whatever-lah-ya dan mendapatkan banyak part nyanyi, fix banget ini akan jadi playlist gue selama paling tidak satu bulan kedepan~!

Dari segi musik, nuansa lagunya kayak lagu-lagu Britney Spears. Gue awalnya nangkep nuansanya agak-agak sama kayak Hold It Against Me terutama karena ada bagian-bagian yang cepet dan kenceng trus tiba-tiba di tengah-tengah jadi melambat ke medium. Nuansa barat-nya juga berasa banget walaupun liriknya tetep sangat khas dan standar SM dengan lirik-lirik yang 'lucu' kayak "dingdongdingdong" dan "binggeureureureureu". Bener kata beberapa temen, kalo misalnya lagu ini bukan dinyanyiin sama f(x) mungkin jadinya nggak akan sebagus ini. Tau sendiri kan, f(x) ini kalo di lagu ada bagian-bagian yang mereka ngeluarin suara-suara centil dan jerit-jerit kayak anak kejepit kereta gitu. Tapi hasilnya tetep bagus. Coba deh dengerin lagu-lagu di album Pinocchio pasti tau maksud gue. Officially, gue lebih suka lagu ini dibandingkan dengan DANGER. Selain karena lagu ini sangat bersemangat, lagu ini juga masuk dalam kategori K-Pop Dangdut :D Bahkan lebih parah lagi ini mah udah K-Pop Dangdut Koplo! Kkk~~~ It will be fun if you listen the song sambil dance. Serius karena gue udah coba. Hahahaha

Oh iya, yang bikin lagu ini jadi enak di denger adalah karena Reff-nya sederhana. Nggak pake lirik ribet-ribet tapi cuma "nananana" sama "electric" "electric shock" sama "e e e e e" gitu doang. Kayaknya pertama kali ya ada lagu f(x) yang begini :) Bagian yang paling 'menjual' menurut gue adalah di lirik ini:

[Amber]
Beu-llaekholcheoreom (Yeah) ppallyeodeu-reo-ga (Haha)
Kkeuchi anboyeo (Yeah) tteo-reojyeo kung (Oh)
[Victoria]
Yeo-gineun eodi? (Yeah) yeol-shimhi
Dingdongdingdong daeche nan nu-gu? (A-Ha)
Meorisso-gi binggeureureureureu

*

[Sulli]
Yisa seonsaeng-nim (Yeah) ikeon mwonkayo? (Haha)
sumi kappeu-go (Yeah) yeo-ri nayo (Oh)
[Amber]
Malmuni makhyeo (Yeah) kwiitganeun dingdongdingdong
nuni mag busyeo (A-Ha) meorisso-geun binggeureureureureu

Terutama di bagian (YEAH) dan (A-HA)-nya :D Nggak tau kenapa bagian itu selalu bikin semangat. Hehehe... Nah~ Silahkan di simak MV-nya :D

f(x) Electric Shock MV



Yes. Gue udah tau kalau misalnya Summer ini semua boyband dan girlband SMTOWN akan comeback dengan album ataupun mini-album mereka masing-masing. Tapi setuju kata allkpop, comeback  f(x) ini lebih cepat dari yang dibayangkan! Wohooo~ Sudah hampir setahun sejak mereka merilis album pertama mereka "Pinocchio" dan di repackage menjadi "Hot Summer", tahun ini setelah SHINee dan sub-grup GG kemaren juga mengeluarkan mini album, f(x) kembali dengan mini-album kedua mereka yang dikasi judul "Electric Shock" dan dijadwalkan akan rilis 10 Juni 2012 alias MINGGU DEPAN !! :D
*
source: allkpop


Assalamualaikum, Apa kabar wahai para jamaah Ustad Bacon yang dirahmati Allah SWT? Semoga dalam keadaan yang baik-baik saja. Walaupun hari ini saya pribadi (kali ini sebagai Ustad Bacon) sedang berada dalam kondisi kritis karena belum sempat tidur sejak kemaren sore, tapi saya akan menunaikan janji saya kepada para jamaah sekalian untuk memberikan review film I AM. yang hari Sabtu, tanggal 19 Mei 2012 lalu saya tonton di Blitz Megaplex Central Park.

Sebenarnya, untuk ukuran seorang Ustad seperti saya, tidaklah bijak rasanya untuk menghambur-hamburkan uang sebesar 130 ribu rupiah untuk sebauh film yang bisa jadi akan mengecewakan karena siapa yang tahu akhir dari sebuah film dan siapa yang tahu apakah kita akan kecewa atau tidak setelah menontonnya sebelum menonton film itu, bukan? Atas dasar keyakinan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, saya pun berpositif thinking bahwa film I AM. ini akan sangat memuaskan saya dan uang 130 ribu itu tidak akan melayang dengan sia-sia. Walaupun pada awalnya saya berpikir bahwa saya terlalu boros dan sifat boros ini sangat dibenci Tuhan. Tapi saya yakin Tuhan tidak akan membenci saya kalau saya bertaubat setelah saya berbuat boros. Tuhan kan selain Maha Ganteng, Maha Pengampun juga dan Penerima Taubat. Akhirnya, setelah akhir bulan lalu menghabiskan dua juta rupiah lebih untuk menonton mas-mas-galau-jodoh di Super Show 4, sayapun membeli tiket menonton I AM. untuk tanggal 19 di Blitz Megaplex. Karena saya tidak bisa membeli tiket sendiri (lebih dikarenakan saya tidak pernah menonton di Blitz sebelumnya--sejauh ini baru satu kali, SS3-3D dan I AM. akan jadi kedua kalinya saya menonton disana), akhirnya saya menitip membeli tiket pada seorang kenalan saia via twitter yang dulu juga saya titipkan tiket SS3-3D. Nama teman saya ini adalah Qudsi. Tenang saja, Ustad Bacon tidak selingkuh, Ustad Bacon tetep sama Ustadzah IU sampai mati.

Karena biasanya teman saya tersebut selesai kuliah agak sore, akhirnya saya memutuskan untuk membeli tiket yang sama dengannya agar bisa menonton bersama. Alasannya sudah jelas, supaya saya tidak terlihat kampungan di Blitz Megaplex. Itu saja. Setelah menghabiskan satu jam di Mall Taman Anggrek menggerogoti Blueberry di MCD, saya ke Blitz setelah sholat Ashar karena kebetulan filmnya juga mulai setelah sholat ashar. Sebagai Ustad teladan, tidaklah baik kiranya meninggalkan sholat.

Saya sempat mengobrol dengan teman saya sebelum masuk ke ruang bioskop tentang durasi film I AM. ini. Menurut gosip yang di dengar teman saya itu (karena saya Ustad saya tidak bergosip kecuali kalau sama teman), durasi film ini aslinya adalah 130 menit yang karena terlalu panjang kemudian dipangkas menjadi 120 menit. Tapi menurutnya lagi, film yang tayang di Blitz ini tidak lebih dari satu jam. Saya agak bingung karena prediksi saya film ini akan berdurasi 90 menit. Tapi saya yakin pada ke-Maha Esa-an Tuhan, bahwa berapapun durasi film ini, saya berharap menonton film ini akan menjadi berkah buat saya dan keturunan saya. Mohon diabaikan kalimat terakhir ini.

Kami masuk setelah membeli berondong jagung dan ketika kami masuk, saya heran, kenapa tas kami tidak di cek oleh para petugas Blitz? Padahal waktu saya menonton SS3-3D, tas saya sampai di cek hingga tetes terakhir. Tapi hari itu sepertinya tidak. Yasudah saya juga tidak peduli ini. Akhirnya saya masuk dan... WOW... Hebat sekali teman saya ini. Dia bisa mendapatkan kursi paling strategis yang pernah saya duduki! Persis di depan layar dan tidak terlalu di puncak barisan kursi tapi lebih ke tengah-tengah. Mungkin buat jamaah yang besok-besok mau nonton film lain di Blitz Megaplex Central Park bisa memesan tiket dengan SEAT 21 di ROW E. Tempat duduk saya itu benar-benar tempat duduk terbaik! 

Dan ketika film dimulai... Saya mulai lebay.

Jantung saya entah kenapa rasanya seperti pertama kali melihat Ustadzah IU yang cantik jelita. Rasanya deg-degan ketika film sudah masuk ke bagian awal. Walaupun saya agak-agak bingung juga sebenarnya apa sih maksudnya itu?
Did anyone miss me? Hahahah... Long time no see yah. Last review kalau nggak salah MAMA-nya EXO (yang entah kenapa ini terdengar ambigu) dan sekarang saya kembali dengan sebuah review untuk Music Video/PV--Promotional Video dari Super Junior: OPERA.


Pasti semua udah tau dong kalau lagu ini sebenarnya adalah track kedua di album Mr. Simple Versi A yang kemudian dibuat versi Jepangnya dengan dua track dan dirilis dalam bentuk DVD. Satu track lainnya judulnya "Way". SM memang nggak pernah berhenti untuk mengeruk kekayaan (itu kalau kaya, tapi kalo nggak kayak jadinya mengeruk ketidakberdayaan) para fans dengan dirilisnya CD-CD yang cuma berisi 1 atau 2 single ini. Hahay~ But yeah, itu yang membuat SM berbeda dari yang lain. Kalau promosinya nggak segencar ini, mungkin sekali keluar album, udah mati karir kali anak-anaknya. Nah, berhubung Super Junior dikabarkan akan comeback summer tahun ini, jadi sebaiknya CD versi Jepang ini dicuekin aja, jangan dibeli, mendingan download deh. Nanti yang dibeli album ke-6 aja. Hahahaha (Jadi inget alesan gue beli Album Mr. Simple Versi A dulu karena kabarnya itu adalah album terakhir Super Junior--ish... kalau gue tahu mereka belom hiatus, mending waktu itu nggak beli deh ya... soalnya pada kenyataannya adalah setelah membeli CD versi A dan Versi B, setelah bungkus dibuka, itu CD berakhir di dalem lemari bagian bawah. Gak guna. hahah... Trus kepikiran juga, nanti di album ke-6, SM ngeluarin isu bubar trus ada lagi yang dagang bilang gini, "Ayo beli, ini album terakhir SUJU..." Semoga tahun ini nggak kemakan janji manis lidah tidak bertulang~)

"Kan nggak setiap hari gue punya uang pas!"

Itulah kalimat pertama yang muncul di kepala tapi tak terucap lidah ketika setiap kali belanja di Alfamart, Indomaret, bahkan supermarket sekelas dan sebesar Hypermart. Gue kadang-kadang nggak habis pikir sama tempat-tempat belanja besar ini. Apa sih susahnya nyetok duit kembalian buat costumers?

Sebenarnya sudah lama gue pengen banget membuat satu postingan tentang ini tapi gue tahan-tahan dengan alasan bahwa mungkin pada saat itu memang mereka sedang tidak ada uang kembalian atau semacamnya. Tapi karena insiden belanja di Alfamart tadi, gue jadi rada-rada bete karena gue jadi 'mempermalukan' diri gue gitu tadi di sana.

Gue yakin banyak diantara kalian yang lumayan sering belanja di Alfamart ataupun Indomaret karena memang lokasi mereka yang paling mudah di jangkau dan selalu tersebar di mana-mana. Dan dalam kasus ini, gue, memang nggak pernah beruntung kalau belanja di tempat-tempat itu. Nggak pernah beruntung dalam hal selalu aja ada kejadian yang bikin gue bete. Dan seringkali itu karena uang kembalian.
Hari ini lumayan cerah. Tapi nggak tahu kenapa kok rasanya males banget buat ngapa-ngapain. Padahal semalem itu udah yakin kalau hari ini pasti semangat tapi pas bangun tadi pagi rasanya kok ya males banget ninggalin kasur. Kalau aja gue tidak mencoba untuk mengingatkan diri gue bahwa hari ini adalah hari Rabu, mungkin gue akan tetap terlelap sampai malam, mengingat hari ini gue berencana untuk bolos kelas jam 11 karena kelas jam 1 nggak ada. Berasa males banget masuk 1 mata kuliah dan itupun mata kuliah gak jelas juntrungannya buat masa depan gue.

Air dingin menyambut sekujur tubuh pagi ini. Mencoba mengingat apa yang harus gue lakukan setelah mandi? Ah ya... pake baju. Hahahah No no, hari ini hari Rabu dan biasanya kalau hari Rabu gue ada jadwal buat ketemuan sama Dokter Gigi. Dan yes... Hari inipun demikian.

Di episode Rabu dua minggu lalu, gue cerita kalau gigi gue di bentuk sedemikian rupa sehingga jadi sangat kecil untuk tempat meletakkan gigi palsunya. Nah satu minggu yang lalu, gue balik lagi ke sana dong karena biasanya kan hari Rabu itu emang jadwal ketemuan gue. Tapi ... entah apa karena ini otak udah di-setting untuk selalu ke PKM hari Rabu kali ya? Sampai di sana minggu lalu gue justru diberikan tatapan bingung sama beliau.

"Kok kamu balik lagi?"

Pertanyaan itu semacem menusuk tulang kering gue. Gue semacem tidak diharapkan oleh dokter ini. Mungkin dia sudah terlanjur jijik dengan semua air liur yang bergelimang dosa itu.
Late post? Gak apa-apa. Kata orang lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Walaupun ini sebenarnya sebuah pepatah (?) yang kadang-kadang nggak relevan juga sama kenyataan, tapi untuk beberapa kejadian, pepatah (?) ini masih bisa juga digunakan.

Tepatnya tanggal 3 Mei 2012 kemarin saya genap berusia 21 tahun. Wow... Nggak kerasa ya? Hahaha... komentar itu mungkin yang pertama kali keluar dari mulut gue ketika gue menanti pergantian hari dari tanggal 2 ke tanggal 3. Dari dulu, dari jaman SMP, gue selalu membiasakan diri gue untuk duduk berdiam sambil menatap (dulu) buku harian (sekarang laptop) setiap pergantian hari dari tanggal 2 ke tanggal 3 ini. Because I love to write every wish that I made every year. Hehehe... kedengerannya sih emang kayak bayi atau fans-fans labil diluaran sana yang buku hariannya penuh dengan harapan bertemu Super Junior dalam mimpi. Tapi yes, karena gue memang sangat suka menulis sejak SD (believe it or not, gue punya like a dozen buku harian yang ketika beberapa bulan yang lalu gue baca, rasanya kayak pengen muntah karena tiba-tiba ada naga bertelur di dalem perut) dan kebiasaan itu masih terbawa sampai sekarang.

Gue jadi inget tahun lalu, ketika gue meninggalkan usia belasan, harapan gue tahun itu cuma 1: nggak galau. Yang dengan sangat menyesal gue katakan bahwa gue gagal. In fact, tidak ada manusia yang tidak galau. Bahkan dalam satu hari gue berani jamin kita bisa galau karena banyak hal, bahkan sejak bangun tidur.

Gue contohnya. Waktu baru bangun gue galau apakah gue akan bangun atau nggak. Setelah bangun gue galau apakah gue akan tidur lagi atau mandi dan siap-siap ke kampus. Setelah mandi dan berpakaian rapi lalu berangkat ke kampus gue galau lagi apakah gue akan masuk ruang kelas atau internetan aja di perpustakaan.

See? Dalam waktu kurang dari 3 jam sejak membuka mata aja udah berapa kali galau tuh? Hahahahah.... Belum lagi galau karena uang bulanan nggak cukup, pengen beli CD EXO tapi uang pas-pasan, pengen beli baju baru tapi uang udah dipake buat beli CD EXO, pengen beli es krim tiap hari tapi tiap hari cuma bisa beli es teh. Belum lagi karena hal-hal yang tak terjamah seperti misalnya yang paling bodoh adalah: kenapa gue nggak bisa berada di fanmeeting dan fansigning EXO hari ini? Hell. Hal-hal itulah yang selama ini mewarnai hidup gue selama satu tahun kurang lebih. Tapi yang terakhir mungkin baru seminggu belakangan. Hahaha....
Digital Birthday Card from @chi2chokyulate :p
Pertunjukkan terus berlangsung. Keringat sudah membasahi berapa lusin baju yang mereka pakai. Keranjang cucian di belakang panggung mungkin sudah penuh. Setiap kali ada adegan air mancur dan lampu dimatikan lalu kru-kru mulai mengepel lantai panggung gue jadi berpikir, "Kalau aja gue bisa berkesempatan yang ngepel panggung itu, pasti gue akan sangat senang sekali bahkan walaupun hanya jadi tukang pel..."

Gue meyakinkan diri gue kalau ini bukan mimpi. Kalau ini adalah sebuah kenyataan dan hasil perjuangan dan kerja keras selama dua tahun belakangan ini. Selama tiga hari dua malam terakhir ini. Semua orang berteriak sementara gue jujur aja nggak tahu harus bagaimana. Gue cuma bisa diem. Diem. Diem. Nggak tahu harus mengekspresikan kebahagiaan gue kayak apa.

Ketika VCR pertama tampil di layar, gue tetep diem. Sesekali senyum waktu ngeliatin semua member yang menggeliat-geliat kayak ulet di dalam air. Pengen nangis, tapi lebay rasanya. Pengen teriak, tapi terlalu malu untuk mengeluarkan suara.

Dan ketika VCR berakhir, suara ini (yang kalimatnya nggak persis kayak begini) membuat merinding, "Ladies and Gentlemen, we presented to you, 9 Superman!"

Langit Ancol hari Minggu, 29 April 2012 itu mendung. Pawang hujan yang digunakan oleh ShowMaxx untuk menghindari kekacauan di depan venue rupanya berhasil. Entah kolor siapa yang dilempar ke atap MEIS untuk menghadang hujan hari itu. Kolor Ijo Siwon kah? Bisa jadi. Meskipun demikian, angin sepoi-sepoi khas pinggir pantai menemani gue, Chita, Icha, Linda dan Riska di barisan paling depan Super Box C bersama sekitar 500 orang lainnya yang ada di belakang dan di samping kanan kami. Hari itu memang beberapa dari penonton sudah mengatur barisan mereka sendiri dengan rapi agar terlihat tertib dan bisa lebih mempercepat proses masuk ke venue yang katanya di hari sebelumnya agak-agak lambat dan nggak efektif.

Kendati menggunakan pawang hujan dan juga mendung, sesekali matahari mengintip dari balik awan mendung itu dan memberikan cahaya yang alih-alih hangat, tapi justru gerah. Kesannya memang nggak bersyukur banget sih, tapi kalau harus memilih apakah harus hidup dengan sinar matahari atau awan mendung, hari itu pasti semua orang akan lebih memilih awan mendung.

Icha sibuk dengan banner-banner gratisan yang dibagikan oleh fans-fans dengan project masing-masing. Ada yang membuat bendera mini untuk Yesung, ada yang membuat project untuk Kyuhyun, Sungmin, Siwon, dan hampir semua member Super Junior. Sementara gue nggak ada kepikiran sama sekali untuk mengambil satu dari banyak banner yang jadi project itu. Alasannya simple: gue hanya ngefans Siwon dan Donghae dan gue udah punya fanboard sendiri untuk mereka berdua. Kesannya emang egois. Tapi sebenarnya keputusan gue untuk tidak mengambil semua banner gratisan itu adalah supaya tidak ribet. Tapi gue memutuskan untuk mengambil bendera kecil untuk Yesung entah karena apa gue juga agak kurang ngeh sama pikiran gue waktu itu.
Sebelumnya mau mintak maap banget karena kemaren teaser Tiffany dan Seohyun nggak sempat di review -_- Ini semua karena saya tidak berjumpa dengan Laptop selama 3 Malam 2 Hari demi SS4INA. Sekembalinya ke Depok rencananya mau langsung bahas Teaser Tiffany dan Seohyun, eh malah MV-nya sudah keluar. Jadi review Teaser Tiffany dan Seohyun-nya di rekap di sini semua deh yah :) Toh juga teaser kan lebih lengkap di MV :D Dan sekalian nih, mau revisi teaser Taeyeon yang kemaren karena ternyata lumayan banyak yang nggak sesuai dengan MV (nggak banyak juga sih tapi yah saya juga agak-agak lupa. Maklum Alzheimer--diagnosa diri sendiri).


Sebagai formalitas kehidupan bermasyarakat, mari saya share teaser Tiffany dan Seohyun:

TIFFANY TEASER Girls' Generation_TTS_TWINKLE



SEOHYUN TEASER Girls' Generation_TTS_TWINKLE
*

 

Wokay... Before we membahas MV-nya lebih lanjut dan lebih sotoy lagi, mari kita cek dulu seperti apa sih yah, MV sub-grup pertama SNSD ini. Yuk...


Apa ya kata-kata yang tepat buat menggambarkan perasaan gue sekarang? Kalau mau berlebihan sih bisa, tapi karena gue emang orangnya terlalu dan selalu lebay, jadi kesannya kayak biasa gitu... Tapi ya, Alhamdulillah Ya Rabb... Gue merasa sangat diberkahi selama 2 hari 3 malam kemarin. Penantian panjang yang berakhir lumayan klimaks.

Sejak awal Super Show 4 Indonesia di-confirm sama promotor, gue langsung yang bilang, "Ini fix banget harus nonton! Fix banget harus ketemu langsung sama Donghae & Siwon! Fix banget harus narik kaki mereka dengan berdiri di depan panggung! Fix banget pokoknya..." Tapi perjuangan ternyata nggak semudah itu. Untuk bisa mencapai target menarik kaki Siwon & Donghae ada banyak sekali tahap yang harus di lewati dan dari 100% tahap itu, 95% nya adalah menunggu.

Tabungan buat beli tiket Super Show 4 Indonesia ini sebenarnya sudah gue rencanakan sejak 2009 akhir dan awal 2010. Inget banget pas jaman itu gue bikin celengan pake kotak Cokolatos yang dikasi label : "Nabung Buat Nonton SUJU!" Berharap bisa nonton di Singapore kalau misalnya di Indonesia nggak ada (karena pada jaman itu jaman-jamannya pesimis banget lah). Tapi setelah 2012 ini mereka ada konser di Indonesia, dan tabungan yang sejak 2009 dan 2010 itu sudah hilang dimakan usia, beruntung ada duit beasiswa yang bisa di colong buat beli tiket. Please jangan kasi tau yang ngasi beasiswa-nya ya... Tolong banget.

Beli tiket juga bukan hal yang gampang kayak membalikkan telapak tangan gajah. 24 jam antri di Twins Plaza Hotel yang berujung pada perubahan pola tidur sampai saat ini. Tapi semuanya terbayar dengan selembar voucher tiket Super Box C yang notabene-nya adalah lokasi lumayan strategis--karena di tengah-tengah panggung--yang nantinya pasti banyak kesempatan buat bisa interaksi langsung dengan Super Junior-nya (walaupun gue berharap EXO M sih kemaren).

SM membuat sub-grup untuk Girls' Generation! Hmmmm.... Kenapa  ya? Kok bisa? Mau ngikutin SUJU? #eaaaaaa Kalau dipikir-pikir sih yah namanya juga masih satu perusahaan yah, jadi ide-ide liar seperti itu nggak mungkin nggak kepikiran. Mana sekarang SNSD lagi jadi lahan subur banget buat SM kan yah... Gue pribadi sih nggak ngikutin perkembangan kenapa pada akhirnya SM memutuskan untuk membuat sub-grup ini (walaupun yang gue tahu, sudah lama ada gosip-gosip demikian) jadi nggak bisa banyak ngasi informasi soal itu. Tapi kalau menurut gue, mungkin karena memang anak-anak SNSD lagi dalam masa off promo setelah The Boys. Yoona, Jessica, dan Yuri main drama. Sementara Sunny musikal sama Kyuhyun yang kejar daku kau kutangkap itu. Sooyoung juga katanya drama ya? Atau nggak? Nah gatau juga. Dan tiga orang MC Music Core ini, gue rasa karena mereka juga nganggur, yaudah, dibikinin aja deh sub-grup daripada nggak ada kerjaan. Akhirnya muncullah sub-grup pertama SNSD: TTS (TaeTiSeo).

TTS sounds familiar. Ketauan sejak kecil suka ngisi Teka Teki Silang. Tapi kesannya jadi agak-agak KRY dan JYJ gitu (walaupun JYJ dari perusahaan yang berbeda). Kayak nggak punya nama lain selain singkatan. Gue awalnya mikir namanya TWINKLE. Eh ternyata itu judul lagunya yang TWINKLE. Padahal kalo TWINKLE kan kesannya lucu imut unyu-munyu gimana gitu kan yah... Tapi yasudah, mari kita abaikan masalah pemilihan nama TTS alias Teka Teki Soshi ini dan biarkan itu tetap menjadi rahasia SM dan Teka Teki di kepala saya.

Seperti biasa, karena sekarang SM sudah dinobatkan sebagai perusahaan dengan produksi Teaser terbanyak sepanjang sejarah 2011-2012, jadi tentu saja TTS juga dibuatkan teaser oleh SM. Mulai dari teaser foto sampai MV. Nah hari ini, teaser MV TWINKLE keluar nih, dan yang ini versi Taeyeon. Seperti biasa :D Kita akan bahas lebih lanjut. Tapi sebelum itu gue share dulu teaser images TTS berikut ini (source: allkpop):


Selamat hari Rabu! Harusnya hari ini gue masuk kelas tapi karena rasanya kok ya males aja gitu nggak tahu kenapa (seperti hari-hari sebelumnya gue bilang kalau semester ini gue mengalami degradasi moral sebagai mahasiswa--kalo gak tau arti dergadasi, gak usah khawatir gue juga sebenarnya nggak mengerti). Hari ini gue akan melanjutkan cerita panjang perjalanan kasih sayang gue dengan bor-bor gigi di Poli Gigi PKM UI bersama drg. Chandra. 

Dua minggu yang lalu seharusnya adalah jadwal perawatan lanjutan untuk gigi kronis gue, tapi karena dua minggu yang lalu tiba-tiba aja gigi geraham gue yang belakang (baru tumbuh!!!) sakit dan membuat gue tidak nyaman bercinta dengan makanan, akhirnya kunjungan dua minggu yang lalu ke pak Dokter terpaksa harus menangani si gigi tumbuh itu. Sebenarnya sih gue nggak masalah ya dengan pengobatan biar nggak sakit atau semacamnya, tapi karena yang di tangani gigi yang lain, gigi yang seharusnya dilanjutkan perawatannya jadi ditunda dulu. Ishh... Tambah panjanglah perjalanan kasih gue dengan bor-bor gigi seksi ini. Soalnya kata dokter Chandra, "Kalo misalnya yang tumbuh di belakang ini masih sakit, takutnya nanti mengganggu senior-senior yang ada di depannya. Jadi sebaiknya hari ini saya kasi kamu obat kumur buat sterilisasi gigi yang belakang aja ya... Minggu depan kamu balik lagi baru gigi yang kronis seksi ini kita lanjutkan perawatannya..."
Oke, kalau misalnya gue menobatkan diri gue sebagai totally SM BIASED tapi harus mikir dua kali untuk menonton film dokumenter ini rasanya agak kurang ajar. Lebay sih, karena biasanya gue nggak peduli dengan hal hal seperti seberapa besar pengorbanan seorang fans buat idolanya dan hal-hal  lain semacem itu. Tapi kali ini, yes, karena dorongan nafsu kebatinan (?) yang sudah tidak terbendung dan tingkat stress yang entah kenapa semester ini menggila sekali, gue sudah memastikan diri gue untuk menonton film "I AM." yang akan dirilis SM tanggal 10 Mei 2012 di Korea nanti dan rencananya akan tayang di Indonesia (sebagai negara luar Korea pertama yang menayangkan film ini) 18 Mei 2012 di Blitz Megaplex (untuk info lebih lanjut soal ini tanya langsung ke twitter-nya Blitz Megaplex aja :) Mereka cukup intens menjawab pertanyaan customer).

Well, awalnya sih karena harga tiket nonton yang lumayan mahal membuat gue agak-agak kecewa dan males nonton 130 ribu per tiket. Dengan harga yang hampir sama gue sudah bisa mendapatkan 1 CD EXO-K yang MAMA. Hahaha... Tapi kemudian kalo dipikir-pikir lagi, harga ini sepadan lah ya dengan apa yang ditonton. Beda dengan misalnya nonton film-film Hollywood yang kalau nggak nonton sekarang, enam bulan lagi ada DVD nya. Ya sebenarnya sih kemungkinan untuk SM merilis I Am dalam bentuk DVD ini ada, tapi kemungkinan untuk tidak ada kan juga ada (?) Jadi memang sebaiknya menonton langsung ketika di bioskop. Dan kalau mau lebay, yes, menonton 130 ribu yang lumayan mahal itu merupakan salah satu bentuk dukungan atas kerja keras SJ, SNSD, SHINee, BoA, Kangta dan TVXQ sejak mereka jadi trainee sampai mereka jadi superstar seperti saat ini... Walaupun sebenarnya uang hasil penjualan tiket mungkin nggak seberapa dengan gaji mereka. Hahahahah
Halo! Apa kabar semuanya? Semoga dalam keadaan yang masih waras dan dengan otak yang masih utuh kiri dan kanan. Atau justru salah satu diantara dua otak kalian sudah rusak karena banyak sekali godaan dan gangguan belakangan ini? Yes. Jujur kukatakan saya sudah tidak punya otak lagi. UTS tidak jelas keberadaan nilai bagusnya, dan dunia saya belakangan ini seperti jungkir balik di samber petir Chen yang lagi PMS. Salahkan Twins Plaza Hotel -__-" Sejak antri tiket Super Show 4 INA itu tidur saya jadi kacau dan badan saya seperti panda kehilangan bambu. Kalo nggak ngerti udah jangan dipikirin.

Anyway, ngomong-ngomong soal Super Show 4 INA yang sudah tinggal menghitung-hari-detik-demi-detik-masa-kunanti-apa-kan-ada ini, banyak yang menyambut dengan suka cita dan duka nestapa. Tapi pasti banyak yang kemudian bersyukur karena show yang pada awalnya hanya 2 hari ini ditambah menjadi 3 hari. Secara pribadi gue sangat bersyukur dengan kenyataan bahwa Indonesia, pertama kalinya di datangi oleh boyband terkenal ini dan mendapat 3 hari konser. Gue juga beryukur karena pada akhirnya fans-fans yang kemaren ngumpat-ngumpat kesel ke promotor karena merasa dibohongi oleh promotor sampai akhirnya nggak dapet tiket bisa bernapas lega (kalau gue jadi mereka mungkin gue akan malu sekali tapi karena gue bukan mereka dan sudah nggak tau malu jadi gue nggak mau jadi mereka--oke skip). Semuanya semoga aja pada akhirnya bisa menonton. Tapi yang terpenting dari semuanya adalah rasa terima kasih yang tak terhingga pada Tuhan yang Maha Esa, SM Entertainment yang entah kenapa belakangan ini jadi lembek, dan Show Maxx Entertaiment yang sudah membawa mereka kesini... (y)

Super Junior Super Show 4 World Tour--Indonesia sudah tinggal menghitung hari. Sudah pada mempersiapkan apa aja? Honestly, gue pribadi nggak ada persiapan kado atau hadiah buat mereka. Yang pertama karena mereka bisa beli sendiri dengan uang yang membanjir itu, dan yang kedua karena gue nggak ada uang. Tapi kalaupun gue harus memberi mereka kado atau semacamnya, mungkin gue akan memberikan 1 eksemplar novel gue buat Donghae dan Siwon. Nggak mau masing-masing biar mereka bacanya sama-sama. Kita liat, apakah mereka benar-benar membaca atau tidak, karena katanya kan mereka menghargai pemberian fans. Nah, lo baca deh tuh novel bahasa Indonesia. Kalo dibuang awas aja... *walaupun kemungkinan kado itu akan dilirik adalah 1 banding seluruh dunia yang di slow-motion* *sigh*
...

Persiapan yang paling penting sebenarnya mental dan kesehatan jasmani rohani. Pertama, kalau misalnya tanggal 28 dan 29 April nanti yang udah punya tiket malah sakit, tentu saja akan mengurangi kebahagiaan menonton atau bahkan menghilangkan kesempatan menonton sama sekali. Kedua, kalau sekarang aja mental udah sakit gimana pas ngeliat SUJU nanti? Tambah sakit jiwa kayaknya. Yang ketiga, saya lupa mau ngomong apa tadi jadi yang ketiga ini biarkanlah mengambang.

Berhubung ini pertama kalinya gue nonton konser K-Pop, jadi gue nggak mau dong keliatan bego. Terutama masalah jalan menuju venue. Konser ini akan diadakan di Mata Elang International Stadium--Ancol. Gue sama sekali nggak tahu bahkan jalan ke Ancol. Karena menurut gue mencuri start untuk tahu jalan dan lokasi MEIS adalah sebuah keputusan yang nggak buruk-buruk amat, akhirnya Sabtu, 14 April 2012 kemarin, gue memberanikan diri ngaso-ngaso ke Ancol. Kalo ABG-ABG pada rame segeng, gue malah pergi sendirian. Kayak orang nggak punya temen :(

Karena gue bukan orang yang tahu detail jalan kota Jakarta, akhirnya gue meminta petunjuk pada Dewa Jalan Raya: Michael Enrico (@mien_mien). Dengan petunjuk beliau juga gue bisa menemukan arah ke MEIS dan  kembali ke Depok dengan selamat :) Oke, kurang lebih perjalanan gue seperti ini...

First of all, I would like to say thank you so much for you all who really gives me support to continue writing reviews for K-Pop :D Walaupun sampai saat ini gue masih terkungkung dan terpenjara dalam dorm SMTOWN dan baru bisa memberi review seputar artis-artis SM, tapi kedepannya Insya Allah akan mengembangkan sayap untuk melirik artis-artis lain yang MV-nya pasti nggak kalah menarik dari SMTOWN :) Tapi itu nanti... masih ada hal yang pengen gue bahas dari EXO dan Mini-Album MAMA-nya :) Semoga nggak ada yang bosen yah... Kalaupun pada akhirnya ada yang bosan dengan EXO, gapapa kok, masih banyak yang bakalan kena kutukan Shoot Anonymous-nya... *lirik ABG Labil di luaran sana*
....
Oke, Mini-Album MAMA ini berisikan 6 buah lagu yang semua lagunya kecuali Title Song "MAMA" adalah kompilasi dari lagu-lagu yang sudah ada sebelumnya (di teaser dan prologue). History dan What Is Love tentu saja adalah bagian dari mini-album ini, sementara 3 lagu lainnya adalah Two Moons, Machine, dan Angel. 

Walaupun What Is Love itu tipe-tipe SM The Ballad "Hot Times" dan TVXQ "Before You Go", tapi Baekhyun, D.O., Chen dan Luhan menyanyikannya dengan gaya mereka sendiri (ya masak mau pake gaya lilin Miss A nyanyinya, susah juga ngeluarin suara sambil posisi begitu.) Masing-masing lagu dialihbahasakan sesuai dengan sub-grup. Jadi K menyanyi dengan bahasa Korea dan M menyanyi dengan bahasa China (Mandarin).

Sejauh ini, karena 3 track awal di mini-album ini adalah lagu-lagu juara yang dibuat oleh Yoo Youngjin dan beberapa orang komposer musik terkenal lainnya, jelas History, What Is Love dan MAMA jadi track andalan. Tapi nggak bohong deh kalau lagu Angel (너의 세상으로) ini nagih banget setiap dengerinnya. Gue bersyukur SM memutuskan untuk mengikutsertakan lagu ini di dalam Mini-Album pertama. Dengan begitu komposisinya jadi rata: 2 lagu rap, 2 lagu ballad, 2 lagi K-Pop dangdut. Well, istilah K-Pop dangdut disini berarti adalah lagu-lagu yang kalau misalnya didengerin akan memaksa lo buat meniru gerakan-gerakan dance mereka (Sorry, Sorry, Bonamana, Mr. Simple, Genie, Hoot, dll). Kadang-kadang istilah K-Pop Dangdut juga gue gunakan untuk lagu-lagu racun yang emang ada unsur gendang-nya (A Man In Love, Maximum, dll).
Banyak yang berharap gue akan membahas soal MV MAMA dan iluminati di postingan Part 2 kemaren, tapi sayangnya gue memutuskan untuk tidak memperbesar masalah itu. Haha bukan masalah gue trauma karena postingan Mr. Simple mendapat banyak caci maki, tapi karena menurut gue, di jaman sekarang ini, semua hal  yang berkaitan dengan itu sudah menjadi sebuah trend di dunia showbiz. Terus kalau mau dibahas kayaknya pointless. Kata lainnya ya cukup tau aja. Nggak perlu di bahas panjang lebar. Karena kalau kita stuck di pembahasan soal pemujaan setan dan sebagainya itu, kadang-kadang membuat kita lupa bahwa ada potensi lain, hal lain yang lebih menarik dari pada membahas segitiga, mata satu, dan lain lain dan lain lain itu.


Yak! Pembukaan yang nggak enak untuk postingan kali ini, tapi nggak apa-apa deh yah. Oh iya gue juga mau minta maaf kalau misalnya postingan yang Part 2 itu kepanjangan dan membuat beberapa dari kalian males untuk memutar scroll ke bagian bawah. Alasan yang paling logis adalah bahwa gue banyak omong. Alasan yang kedua tentu saja karena gue membahas 2 MV yang berbeda dalam satu postingan, jadi ya kayak gitu. Panjang kayak kereta api Indonesia aka KAI. Tapi harapan gue adalah semoga postingan yang kemaren bermanfaat untuk semuanya. Ada banyak sekali masukan yang gue dapet sejak What Is Love dan semoga bisa memperbaiki kualitas postingan gue. Jangan berharap sesuatu yang bernilai "ilmu pengetahuan" lebih. Just for fun aja. *langsung di close tab. BLOG APAAN NIH GAK ADA ILMUNYA?!* *dalem*

Well oke, masih seputar EXO MAMA tapi kali ini nggak membahas MV karena sudah habis-habisan di postingan sebelumnya. Kali ini kita akan membahas MAMA dari sisi Lagunya. Mulai dari musik, lirik dan interpretasi lirik versi gue tentunya.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Hey, It's Me!



kpop blogger, kpop podcaster, social media enthusiast, himself


Author's Pick

Bucin Usia 30

Satu hal yang gue sadari belakangan ini seiring dengan pertambahan usia adalah kenyataan bahwa gue mulai merasakan perasaan-perasaan yang ng...

More from My Life Stories

  • ▼  2025 (1)
    • ▼  Juni (1)
      • So... Where Am I Now?
  • ►  2024 (5)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2023 (4)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2022 (12)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
  • ►  2021 (16)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2020 (49)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (20)
    • ►  Juni (4)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2019 (22)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2018 (23)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2017 (20)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (36)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2015 (44)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2014 (34)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2013 (48)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2012 (98)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (8)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (19)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2011 (101)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (25)
    • ►  Februari (13)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2010 (53)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (17)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (7)

Podcast ngedrakor!

Podcast KEKOREAAN

#ISTANEXO

My Readers Love These

  • EXO MAMA MV: Review Saya! [PART 2]
  • Do We Have to Miss Kris?
  • EXO Planet #5 EXplOration in Jakarta, Harus Beli Tiket yang Mana?
  • Are You Ready for Your SM Global Audition Jakarta?
  • Nge-War Tiket Konser Nggak Pernah Semelelahkan Ini
@ronzzyyy | EXO-L banner background courtesy of NASA. Diberdayakan oleh Blogger.

Smellker

Instagram

ronisnowhere

Black-and-White-Minimalist-Coming-Soon-Instagram-Post-2

I Support IU!

Copyright © 2015 kaoskakibau.com - by ron. Designed by OddThemes