Mendadak Ngesfor [PART 1]: Meet & Merge di Salemba

Kata orang kalau yang ditunggu-tunggu itu tidak kunjung datang, maka carilah yang lain. Kalau yang dicintai tak membalas cinta, ya masih banyak orang lain yang berhak menerima cinta. HAHAHA AUUU ASARANGHAEYO. Tiba-tiba mengawali postingan ini dengan kata-kata gombal. Sebenarnya nggak bermaksud buat gombal sih, ini lebih kepada menanggapi mention-mention dari temen-temen yang selalu bilang 'Kak Suho sekarang ngefans S4 ya? Pasti pelarian karena EXO gak comeback deh!' atau semacem 'Kak lupa ya sama Baekhyun sekarang mainnya sama Jeje ya? Apa Jeje cuma sekedar pelampiasan hawa nafsu belaka?' Ya semacem itu. Padahal sebenarnya nggak. Nggak persis begitu.

Gue tetep menunggu EXO comeback, tentu saja. Gue nggak pernah berpindah ke lain hati. Sumpah deh. Gue gak pernah berpindah ke rival-rival rookie-nya EXO. Nggak pernah. Cuma ke-S4 doang. Beda cerita kan? EXO kan K-Pop sementara S4 kan bukan K-Pop. Iya ini ngeles. Well apapun, yang jelas inilah adanya sekarang. Adanya EXO tidak kembali dan banyak fans diluaran sana resah gelisah menunggu sampai akhirnya harus melirik dulu yang lain. Gue juga.

Bulan April ini bisa jadi bulan yang sangat banyak momen buat gue. Beberapa minggu yang lalu gue mencoba apply lamaran kerja ke salah satu situs online terbesar di Indonesia dan lolos ke tahap wawancara pertama, psikotes dan wawancara kedua (yang katanya wawancara terakhir). Jadi sebenarnya kalo misalnya gue lolos wawancara terakhir ini gue tinggal taken kontrak gitu. Tapi sampai sekarang belom ada kabar jadi biar Tuhan yang menentukan saja. Selain itu, bulan April ini bisa dibilang bulan-nya S4 buat gue pribadi. Pas banget ya. April kan bulan ke 4. Trus S4. Yagitu deh gak nyambung.

Kalau mau dipikir-pikir, kesannya memang agak two thousand twelve and late gitu kalo gue baru heboh S4 sekarang. Maksudnya yang heboh sampe gue membuat postingan tentang mereka seperti ini. Tapi kalau mau dipikir-pikir lagi, nggak deh, gue nggak hebohnya cuma sekarang. Gue hebohnya dari dulu-dulu. Bahkan dari Showcase pertama mereka yang bareng sama 4Minute tahun lalu. Disanalah pertama kalinya ngeliat S4 dan langsung WOW WOW gitu. Ya, awalnya emang nggak tahu sama sekali siapa member-membernya, tapi kemudian jadi tahu juga pada akhirnya. Terakhir nonton performance mereka di Gandaria City Maret lalu, gue langsung yang kayak orang kesetananlah gitu gimana sih kalo orang kerasukan. Mengerang? Menggelinjang? Yang jelas sih melanglangbuana ke seantero Jakarta dan sekitarnya.

Performance mereka waktu itu di Gancy meningkat banget kalau dibandingkan dengan pas Showcase 4Minute waktu itu. Jelas. Kan jam terbang udah tinggi. Dan kalau mau jujur, Gandaria City 31 Maret 2013 itu adalah momentum banget buat gue. Semacem bersumpah gitu, kalo sempat dan ada waktu ketika S4 perform gue akan ada di sana buat at least foto-foto mereka gitu. Dan entah kenapa sumpah yang sebenarnya sesumbar itu perlahan-lahan kok ya jadi kenyataan. Semacem dikasi jalan aja gitu.....
*
April, 10, 2013

Gue tahu kalau bakalan ada Meet and Merge bersama S4 dari fanbase mereka dan waktu itu gue ngerasa gue harus banget dateng. Kenapa? YA KARENA GRATIS LAH. Hahaha.... Apa sih yang lebih membahagiakan manusia macem gue di dunia ini selain gratisan dalam hal apapun? Makanan, event, konser, dsb dsb. Ya. Gue juga mikir kalo acara kayak gini dan ditambah lagi dengan embel-embel bahwa acara ini tidak dibuka untuk umum tapi harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu gue jadi semakin pengen dateng. Alasan pertama: orang yang datang terbatas berarti tidak akan ricuh dorong dorongan, pas banget kalo mau ambil foto. Alasan kedua: karena terbatas, pasti akan ditempatkan di ruangan yang nggak gede-gede banget. Jadi gak perlu berusaha keras untuk nyari angle bagus pasti fotonya tetep oke. Yah itu sih alasannya. Sebenarnya emang pengen foto-foto doang.

Masalahnya, tanggal 10 April 2013 itu adalah hari Rabu yang mana hari Rabu adalah hari kerja. Agak kecewa juga sih kenapa orang-orang nggak memikirkan bahwa fans S4 juga ada loh yang kerja kantoran, yang nelangsa hidupnya, yang membahana tweetnya, yang lelah jiwanya menanti kayak gue gini. KENAPA SIH GAK PERNAH DIPIKIRIN?! APA SELAMA INI MEMANG S4 HANYA DICIPTAKAN UNTUK MEREKA-MEREKA YANG BERUSIA BELASAN?! Ya memang Ron. Memang. Lalu bagaimana dengan kucing kosan gue yang kalo gue puter She's My Girl tiba-tiba suka masuk ke kamar? Tidakkah S4 diciptakan untuk mereka juga? Oh... yang itu mimpi gue semalem.

Gue galau. Apakah gue harus datang? HARUS RON. Suara hati gue berbisik (lebih ke berteriak sih kalo pake caps lock bold dan font largest ya). Tapi itu hari kerja dan gue nggak mungkin ijin cuma buat nonton S4 kan. Masa iya gue bilang ke bos gue:

"Bu saya boleh ijin gak bu hari ini?"

"Ijin apa Ron?"

"Saya mau dateng fanmeeting S4 bu. Mumpung gratis."

"Oh boleh. Silahkan surat pengunduran diri kamu saya tunggu di meja saya ya setelah itu."

Ahhhhhhh.....

Gue bingung. Apa yang harus gue lakukan? APA. Apakah gue harus meminjam robot copy-nya P-Man trus mencet idungnya trus gue jadi ada dua trus nyuruh dia dateng ke fanmeeting trus pas pulang kita dempetin kepala buat tuker isi otak? Ngayalnya gitu banget kayak anak TK. Gue mikir-mikir lagi kira-kira apa yang bisa gue jadikan alasan untuk bisa mampir ke daerah Salemba.

Salemba..... Matraman.... AAAAHA~! Kemudian gue dapat ide. Ya Allah semoga bos gue nggak baca postingan ini siapapun tolong jangan ngasi tahu bos gue ya kalau misalnya kalian masih punya hati.

Satu hari sebelumnya gue sama bos gue pergi ke sebuah SD di daerah pondok indah buat nganterin proposal (pihak sekolahnya agak nyebelin ih! PHP!) dan disanalah gue mencoba untuk meminta ijin.

"Bu..."

"Ya Ron..."

"Gini bu, kita kan waktu itu pernah pengen survey ke Gramedia Matraman kan."

"Iya trus."

"Kapan bu kita mau ke sana? Rabu yuk bu mau gak?"

"Kenapa harus Rabu?"

Ah gue sebenarnya bukan orang yang pinter bohong.

"Jadi gini bu. Kalo misalnya Rabu kita ke Gramedia, saya pengen sekalian dateng ke fanmeeting S4 nih bu di Salemba. Hehe. Ibu tahu kan saya ini orangnya ngefans banget sama boyband itu bu. Kapan lagi saya bisa menghadiri fanmeeting gratisan macem ini bu. Kalo fanmeeting boyband Korea pasti bayar bu. Mereka mumpung lokal tapi Korean Style dan gratis saya jadi pengen banget dateng. Apa ibu mau sekalian? Kalo ibu mau ikut nanti saya kenalin sama Jeje bu. Dia baik loh bu orangnya. Waktu itu kita pernah foto bareng pas di Gandaria City bu. Kalo ibu mau saya kenalin juga sama Arthur. Arthur juga baik orangnya bu. Saking baiknya saya pernah dikasi nelen keringetnya bu."

"Kamu sendiri aja yang pergi Ron. Saya nggak berminat minum keringet orang."

Dan begitulah ceritanya akhirnya gue berhasil minta ijin buat pergi liat S4 di Salemba.

Sesampainya di kantor gue dengan biadabnya minjem telepon kantor untuk reservasi dan konfirmasi kedatangan. Acaranya jam 2 siang. Berarti gue semacem harus berangkat cepet banget dari kantor. Kebetulan hari itu juga gue harus ke percetakan, jadi sekalian aja dari percetakan deket kantor gue langsung cus ke Matraman. Lumayan lama gue di Gramedia Matraman. Keliling dari ujung rak yang satu ke ujung rak yang lain. Survey sekalian beli majalah yang harus dibawa ke fanmeeting. Setelah itu, dengan ketidaktahuan gue tentang lokasinya dan bermodalkan google map, gue bergerak dari Gramedia Matraman abis solat zuhur ke daerah Salemba tengah.

Ini pertama kalinya gue ke daerah itu. Hari itu gue gak sakit apapun tapi gue sengaja pake masker. Selain untuk menghalangi perokok di angkot yang entahlah kok bisa diangkot ada stiker dilarang merokok tapi mereka tetep merokok, gue pake masker hari itu sebenarnya biar kesannya kayak teroris gitu loh. Jadi nanti rencana gue pas Arthur turun dari mobil trus dia liat gue dia takut trus dia ngasi tanda tangan plus foto bareng gitu seratus kali jepretan sampe BB cream meleber keseringan kena blitz kamera.

Gue sampe di TKP lumayan cepet. Belom jam dua gue udah ada di sana. Dan WAH as expected. Hari ini yang dateng emang anak-anak belasan tahun yang bolos kuliah, atau baru pulang sekolah mungkin dan hampir semuanya adalah Kartini Kartini K-Pop. Dan seperti yang sudah gue pikirkan sebelumnya juga, ketika lo sendirian disitu berjenis kelamin berbeda, orang-orang akan menatap lo dengan tatapan penuh tuduhan. "Ah, bukan yang pertama." pikir gue dan gue cuek aja. 

Kalau misalnya sesuai jadwal, harusnya memang kami disuruh masuk pukul 2 siang. Gue belom makan dari pagi. Laper banget. Berharap di dalem nanti disuguhkan steak atau pizza gitu. Walaupun ini sebenarnya nggak mungkin. Udah gratis, mau dikasi makan pula, ngelunjak. Gue tahan-tahan aja. Bersyukur waktu antri masuk dikasi air minum. Yah. Minum aja deh gapapa daripada meninggal.

Sebenarnya waktu antri masuk kami diharuskan untuk menulis nama kami di kertas dan abis itu difoto sambil megang majalahnya gitu. Tapi ah. Gue nggak mau difoto. Ngapain. Gue kesini kan pengen liat S4 dan pengen motret S4 bukan justru gue yang dipotret. Akhirnya gue nyelinap langsung ke tempat duduk dan menanti kedatangan para member yang Alhamdulillah nggak lama dan nggak ngaret.

Gue sengaja duduk paling belakang hari itu selain karena emang gue bukan orang pertama yang dateng jadi gak bisa antri paling depan, alasan lain adalah lebih karena gue nggak mau ganggu orang-orang yang ada di belakang gue kalau misalnya gue duduk di depan. Maksudnya, gue kan mau foto-foto, gak mungkin kan kalo cuma duduk sambil jeprat-jepret, sometimes gue butuh berdiri kan. Daripada yang dibelakang gue ganggu mending gue duduk paling belakang aja. Ruangannya juga gak begitu gede ini zoom kamera gue masih nyampelah. Dan karena duduk paling belakang itulah akhirnya gue malah bisa liat anak-anak S4 sejak mereka masuk ke pintu gitu.
*
*
Ada satu perbedaan bisa melihat S4 yang notabene-nya adalah orang-orang Indonesia dari jarak sedekat itu dengan saat bisa melihat misalnya artis-artis SMTOWN waktu di hotel Mulia pas SMTOWN September lalu. Euforia-nya beda. Hebohnya beda. Mungkin ini lebih dikarenakan S4 lebih terjangkau. Ya mereka di Jakarta-Jakarta juga. Kalo gak ya di sekitaran Jabodetabek. Masih bisalah dikejer dikit dikit kalo ada ongkos. Kalopun mereka keluar Jabodetabek ya gak akan sesering mereka di Jabodetabek. Jadi hebohnya yang sekedar WAH. Kalo sama artis K-Pop kan WAH nya bisa jungkir balik sampe besok pagi sampe gak konsen apa-apa padahal baru liat sekelebatan, hebohnya sampe kiamat. Namun jujur kukatakan, S4 ini punya kharisma tersendiri. Kalo nggak, gue gak mungkin bela-belain bolos hari itu dari tugas kantor cuma buat dateng ke event gratisan ini.

Sebenarnya niat hari itu pengen bertemu lagi dengan Jeje yang waktu itu sempat foto bareng kan. Tapi sayang sekali Jeje nggak dateng karena katanya sedang sakit (tipes apa gitu kalo gak salah inget). Walaupun Jeje nggak ada, tidak mengurangi suka cita saya tentu saja karena ada Arthur yang bisa di-"bully" hari ini. Di bully pake blitz kamera maksudnya. Acara hari itu dimulai sekitar jam 3 sore dan disiarkan live via website majalah tersebut sampai jam 4-an. Selama satu jam pertemuan itu, S4 nyanyi beberapa lagu antara lain Blue-nya Big Bang, I Wonder If You Hurt Like Me-nya 2AM dan She's My Girl lagu mereka sendiri. Tapi karena panggungnya nggak bisa buat dance, akhirnya She's My Girl-nya cuma berdiri-berdiri kayak patung gitu. Kecuali Firly yang kita sama-sama tahu ya kalo di EXO ada Baekhyun Belatung di S4 kita punya Firly yang gak bisa kalo gak bergerak-gerak. Maklum lead dancer. Silahkan fancam I Wonder If You Hurt Like Me-nya dan sekalian ini kan bakalan jadi lagu baru mereka nih di Bahasa Indonesia-kan, jadi yah, semacem teaser:
*

*
Selain nyanyi pastinya ada sesi wawancara dan tanya jawab dengan penonton. Tapi karena ini buat kepentingan liputan majalah, pertanyaan dari penonton-nya pun sudah diatur dann penontonnya sudah dipilih di awal acara dan dikasi contekan pertanyaan. Padahal kan kalo free boleh tanya apa aja gue pengen nanya 'Hyuna aslinya kalo di Korea kayak emak-emak gak mukanya.' gitu since kalo di TV kok tua banget. Tapi pada akhirnya gue hanya sebagai penonton saja hari itu gak ngomong apa-apa karena seharian gue juga menutupi wajah gue dengan masker. LOL Tapi untuk ukuran fans S4 yang 'baru kemaren sore' dan ini gue akuin banget, banyak informasi yang bisa  gue dapatkan tentang mereka. Salah satunya udah gue sebutin tadi kan Firly suka joget-joget sendiri apapun yang terjadi hidupnya joget aja pokoknya. Terus Firly juga gak pernah ganti kaos kutangnya, itu kaos kutang kayaknya sama kayak pas tanggal 31. Terus Alif ternyata emang masih anak-anak yah hahahahah pada banyak yang maksa dia buat Aegyo. Derita magnae. Walaupun sebenarnya, jujur aja, untuk kita orang Indonesia, melakukan aegyo itu agak awkward. Lalu Arthur......

Agak panjang nih.

Arthur kalau gue perhatikan sih emang dari luar orangnya terkesan seperti angkuh gitu. Gue lupa kronologis-nya gimana ya tapi hari itu yang jelas dia ngebahas soal betapa jarangnya dia update Twitter. Begini kata Arthur 'Mungkin temen-temen semua nyangka Arthur orangnya kok sombong gitu ya. Jarang ngomong, jarang ngetweet. Tapi sebenernya nggak. Aku tuh orangnya nggak sombong. Aku ini emang orangnya ya kayak gini. Sentimental banget. Satu senti jalan trus mental." Gue manggut-manggut. Lo sentimental apa judes. Dalam hati gue. Soalnya emang dia kadang-kadang mukanya judes banget. Trus dia ngomong lagi. 'Aku tuh bukannya gak suka bales twitter. Tapi twitter itu apa sih sebenarnya nggak penting menurut aku. Yang penting kalian yakin aja aku perhatian sama kalian dan sayang sama kalian.' Dan statement itu disambut riuh teriakan para penonton sementara gue kepanasan banget gombalnya bikin panas. Nahan ketawa. 

Masih soal Arthur, oke, jadi hari itu bener-bener gue sebenarnya fokus ke Arthur sih jujur aja. Yang pertama gue mau bales dendam soalnya waktu di Gancy tanggal 31 itu gue gak banyak dapet foto-nya dia karena susah banget dapetnya entahlah padahal untuk ukuran Firly yang banyak gerak aja tetep dapet banyak. Tapi manusia yang satu ini kok ya rempong ya. Dan ternyata beneran rempong.... Rempong sama poni. Oke, jadi waktu pertama kali gue liat Arthur di showcase 4Minute kan rambutnya biasa aja nih gak segondrong sekarang. Sekarang kan gondrong trus suka di kuncir trus pake poni Shireen Sungkar di depannya. Kenapa kemudian gue bilang rempong? Soalnya HAHAHAHA ya ampun. Poni itu di beresin mulu kayaknya tiap berapa menit sekali ya. Hampir setiap kali gue ngeliat dia pas dia lagi nggak ngomong, pasti dia lagi sisir poni pake jari. Lagi beresin. Lagi melotot. Lagi beresin poni. Lagi melotot. Antagonis. Beresin poni. Dan seterusnya dan seterusnya.

Hah. 

Yang lucu lagi hahahaha jadi ada adegan kita lagi berdoa bersama nih buat Jeje ceritanya biar Jeje cepat sembuh gitu kan. Nah Firly yang mimpin doa. Pas udah berdoa mulai. Alif sama Arthur nunduk dong karena semua juga nunduk. Gue nunduk sebentar sebelum akhirnya angkat kepala lebih cepat dari yang lain (setelah doa versi gue selesai tentu saja). Firly masih nunduk. Doa-nya lama ternyata. Ya beneran lama loh! Mungkin dia baca Yasin sampe selesai. Saat semua masih nunduk, tiba-tiba Arthur angkat kepalanya trus dia liat sekeliling "KOK MASIH NUNDUK? OH MASIH BERDOA YA?!" Mungkin gitu dalam kepalanya tapi dia gak nunduk lagi malah begaya cool gitu. Awkward banget pokoknya. Gue cuma nahen ketawa aja.
*
*
Karena ngeliat Arthur disitulah gue kemudian menyadari bahwa selain muka yang agak mirip Kris, kelakuan juga mirip-mirip. Pas itu sih gue masih nyangka doski agak angkuh. Eh tapi di kemudian hari....... di Korean Culture Day......

Ah.........



Share:

20 komentar