EXO: 'Miracles in December' MV Review Saya!

*
Walaupun gue tidak merayakan Natal, tapi biasanya Natal kan dirayakan dengan penuh suka cita. Hehe sotoy ya? Tapi kalo nonton film-film kartun Natal biasanya gue bahagia walaupun nggak merayakannya. Cuma gue sepertinya benar-benar harus mempertanyakan, kenapa lagu spesial kayak gini harus segalau ini?

Iya pertanyaan itu buat EXO karena lagu 'Miracles in December'-nya terlalu galau untuk sebuah lagu di hari raya gitu. Ahahaha... 

Kali ini penantian nggak terlalu lama ya. Nggak kayak pas jaman-jaman nunggu 'Wolf' sama 'Growl' yang kayaknya setiap kali setiap hari ngeluh terus. Kali ini SM bener-bener on-time ngerilis MV-nya. Sesuai sama apa yang mereka katakan di media bahwa perilisan akan dilakukan jam 20:00 KST.

Bulan 12 Tanggal 4 Jam 8 Malem. Hasek. 8 April 2012.

Kemaren itu bener-bener gue tungguin dan seperti biasanya me-refresh SMTOWN's YouTube setiap lima menit sekali sejak 17:30 WIB. Tapi gue kalah cepet sama SMTOWNENGSUB. Hahahaha Gue ngeliat update-an mereka barulah meluncur kembali ke YouTube dan status upload-nya baru '1 minutes ago' sama '59 seconds ago'. Rekor. Kebanggaan tersendiri.

Pertama-tama harus gue katakan bahwa lagu ini bagus banget! Dibandingkan dengan lagu-lagu EXO yang ballad dan galau sebelumnya, lagu ini menurut gue yang paling juara. Lagu ini bicara soal kesakitan karena cinta dan berasa banget waktu dengerinnya. Berasa sakit karena nggak punya cinta? Iya kayaknya sih gitu.

Awalnya gue pikir lagu paling galau sedunia dari EXO adalah 'Baby, Don't Cry', tapi ternyata lagu ini lebih galau dari 'Baby Don't Cry'. Walaupun feel-nya ada yang berbeda sih di kedua lagu. Tapi 'Miracles in December' ini lebih meraung-raung.

Menurut pengalaman mendengarkan lagu galau gue (halah), ada lagu-lagu KPop mellow yang bener-bener bisa menyentuh ke dasar hati ketika pertama kali mendengarkannya walaupun ngerti liriknya juga nggak gitu kan. Tapi ada juga lagu-lagu mellow yang hanya sekedar lewat doang (tapi biasanya kebelakangnya malah suka). (Belakangan ini gue lagi suka banget sama 'Gone'-nya JIN. Tapi sepertinya dia punya saingan berat kali ini....)

Ada juga lagu yang harus mikir dulu, ini sebenarnya sedih atau nggak sih? Kayak lagu-lagunya T-Ara misalnya ada yang beat-nya kenceng tapi ternyata sedih. Dan ada lagu yang sekalinya di denger langsung memaksa kita untuk mencari-cari kenangan-kenangan masa lalu yang kira-kira cocok sama lagunya. Semacem OST buat kejadian-kejadian masa lalu gitu ceritanya.

'Miracles in December' ini memberikan beberapa perasaan yang berbeda buat gue ketika pertama kali mendengarkannya. (HAHAHAH YA AMPUN TOLONG INI KENAPA JADI BEGINI BAHASA-NYA)

Pertama, merinding karena vokal-vokalnya pas banget. Nggak ada yang berlebihan dan nggak ada yang 'memaksa' untuk jadi sedih. Iya yang terakhir yang gue maksud adalah Suho di 'Baby, Don't Cry' yang pas bagian "Ojik seororeul hyanghaeinneun unmyeongeul jugo bada. Eotgallil su bakke eomneun geu mankeum deo saranghaesseumeul nan ara," yang sayangnya jadi part favorit gue.

Kedua, iya lagu ini bener-bener langsung jleb gitu pas ngedengerinnya. Sekali lagi makasih buat Baekhyun, Chen, D.O dan Luhan karena penghayatannya bagus. Iya ini emang kesannya biased banget tapi emang gitu kok (ngerasanya). 

(eh tapi gue kok ngerasa Baekhyun sama lebih bagus ya pengucapan bahasa Mandarin-nya ketimbang Chen?)

Ketiga, iya lagu ini bener-bener memaksa untuk mengingat momen-momen yang sudah-sudah terus dibuat related dan kemudian "Duh lagu ini pas banget sama momen yang waktu itu. Yang pas kita anu sama anu kan terus anu, duh anu banget deh," iya kayak gitu.

Yang jelas lagu ini feel-nya beda sama semua lagu ballad yang pernah dinyanyikan EXO (udah berapa kali coba ini diulang-ulang). Bahkan kalo ngebedain sama lagu-lagu ballad-nya SJ dan SHINee, ini juga beda. Jadi kayak sekali lagi mau ngasi identitas ke EXO-nya gitu. Lagu ini maksudnya.

Kalau nggak ngerti abaikan aja. Gue juga sebenarnya nggak ngerti. Tapi memang, perasaan kan terkadang susah dimengerti.
*
*
Gue kepo-kepo dikit soal komposer lagu ini dan nemu deh hehehe makasih buat Chinese version yang selalu mencantumkan nama komposer di awal MV.

Jadi Mr. Andreas Stone Johansson ini adalah seorang yang berasal dari Swedia. Nama perusahaan yang membawahinya (kayak semacem manajemen komposernya gitu lah ya) Roasting House. Roasting House sendiri bukan pertama kali terjun ke dunia KPop. Ternyata sebelumnya udah pernah nyiptain lagu buat artis Korea dan juga Jepang.

'Bounce'-nya Cho Young Pil ternyata diciptain juga sama tim dari Roaster House. Dan ini gue baru tahu. Hahahaha lagu itu kan juara kemaren di MAMA 2013. Dari sini udah keliatan kan, bagaimana SM selalu mencari yang terbaik untuk artis-artisnya. Hahahaha Bias lagi sih ini tapi nggak apa-apa emang bias.

Pas kapan, gue pernah baca artikel soal Heechul yang cerita sedikit soal Lee Soo Man dan artis-artis SM yang nyiptain lagu. Quote-nya Lee Soo Man (agak songong dikit) kayak gini, "Kalo lo nggak bisa bikin lagu yang bener-bener bagus, mending gausah dipaksain biarin orang yang ahli yang bikin," kurang lebih sih begitu kata Lee Soo Man.

Bukan berarti sih Lee Soo Man menutup kemungkinan untuk para artisnya menciptakan lagu sendiri. Toh di album-album Super Junior ada juga lagu yang ditulis sama Donghae kan. Mungkin maksudnya disini lebih ke title track kali ya (karena lagu-lagunya Donghae nggak jadi title track). Karena kenyataannya kebanyakan title track lagu-lagu artis SM itu beli lagu orang. Nggak semua tapi kebanyakan. 'Only One'-nya BoA misalnya itu asli buatan BoA walaupun rencana awal yang akan dijadikan title track itu 'The Shadow'.

Selain 'Bounce'-nya Cho Young Pil, Roasting House juga nyiptain lagu buat Cross Gene, Kat Tun, Arashi, DAN 'SCREAM'-nya TVXQ ternyata dari Roasting House juga. Oke hahahah jadi udah langganan SM toh. 'Scream' itu bagus banget soalnya lagunya ya. Gue suka sih. Selain TVXQ, J-Min dari SM juga (yang nyanyiin lagu OST To The Beautiful You yang judulnya Stand Up) ternyata juga pernah nyanyiin lagu dari mereka, mereka juga yang nyiptain 'Feels Good'-nya SJ.

Emang langganan....

Dan satu lagi, Mr. Johansson nggak sendirian tapi menciptakan lagu ini bersama dengan Ricky Hanley. Well, gue nemu twitter-nya nih @RickyHanley dan silahkan di-follow dan tadi gue sempat mention dan dibales sama dia (padahal terakhir dia ngetweet itu September) AHAHAHAHAH MONANGESSHHHHHH Tapi next dia bales-balesin lagi kok tweet yang mention dia soal EXO. 

Dibandingkan dengan Mr. Johansson, Ricky Hanley karyanya di bidang KPop lebih sedikit.

Masih ada Don Spike yang bertugas mengaransemen lagu ini. Nah di tracklist-nya kan ada 'Orkestra' version tuh. Yang ini yang orkestra version bukan sih? Atau beda lagi? Kalau misalnya beda lagi gue bakalan seneng banget soalnya pasti bakalan lebih mendayu-dayu merayu sedih gitu.

Yoon Sarah yang menulis lirik untuk lagu ini dan.... AHHHH.... lirik Korea-nya bagus banget.
*


*
Video musiknya dibuat dengan konsep drama. Iya, soalnya kan lagu ini bercerita soal kesedihan dan nggak bisa move on. Seperti yang udah gue tulis di review teaser kemaren.

Memang, kalo lagu ballad paling pas dibuat drama memang. Bersyukur gue SM nggak sedang berada dalam fase malas yang tiba-tiba ngerilis MV cuma nyanyi-nyanyi berdiri doang (cuma Baekhyun Chen D.O/Luhan) doang.

Nah jadi inti ceritanya sih sebenarnya, para lelaki ini sedang mencoba untuk mengajak kekasihnya balikan karena sebuah perpisahan yang menurutnya sangat bodoh. Oke ini fanfiction banget. Tapi begitulah kenyataannya. Mereka sedang dalam proses mau ngajak balik nih ceritanya.

Karena itulah mereka mempersiapkan hadiah untuk si cewek. Sogokan. Hadiahnya juga beda-beda sesuai sama kesukaan ceweknya.

Misalnya, Kai ngasi anak anjing ke si cewek mungkin karena ceweknya emang suka binatang atau Kai yang ternyata fans berat 'Reply 1997' dan pengen sok-sok niru adegan Yoonjae ngasi anjing ke Shiwon.

Kai lama-lama jadi kayak Paris Hilton. Suka pamer anjing.
*
*
Kris, karena selama ini dia suka melukis dan menjuluki dirinya sebagai Kriscasso, memberikan lukisan ke si cewek. Gue nggak tahu apa yang membuat dia sangat percaya diri dengan kemampuan melukisnya. Menurut gue keputusan dia buat ngasih lukisan ini salah besar. 

Ya lo pikir aja, lo mau ngajak cewek lo baikan, terus misal, lo ngasih lukisan muka si cewek sebagai hadiah kan, dengan kemampuan melukis Kris ujung-ujung muka cewek yang dilukisnya malah berubah jadi sejumput eceng gondok. Tambah gak mau balikan si cewek.
*
*
Tapi emang endingnya si cewek nggak balik sih. Gue nggak heran, Kris, lukisan lo sih... bikin takut. (Padahal dia nggak ngelukis apa-apa, itu pas adegan nenteng lukisan masih putih polos gitu. Lagian, mana ada tinta berceceran disekitarnya. Emang ada gitu pelukis bersih tangannya nggak bekas tinta? Kecuali ngelukisnya dalam hati).

Ih kan siapa tau dia ngelukisnya pake pensil 2B.... Ron!

Ngelukis apa ujian nasional?
*
*
Gue berani sumpah gue gak liat gambar apa-apa di kanvas itu. Masa iya dia gambarnya cuma di bagian bawah kanvas sementara pas di adegan awal tangannya menggerayangi bagian atas kanvas pas beradegan melukis? HAHAHAHHA

Tapi bisa jadi sih kanvas kosong itu menggambarkan ketulusan cintanya yang putih bersih untuk si cewek.

Bisa... bisa...

Kemudian Xiumin menyiapkan dua kado. Satu pohon natal (mungkin niatnya nanti kalo balikan diajak kerumah terus ngopi-ngopi cantik depan pohon natal) dan satu lagi kotak berisi kosmetik yang disponsori oleh 'Nature Republic'.

Plislah SM.... Plis.... Product placement-nya ini loh ya yang bikin zonk. MV udah bagus-bagus tiba-tiba ada ginian. Sama halnya nonton film berlatar tahun sembilan belas berapaaa terus tiba-tiba ada cokolatos. Sama halnya dengan nonton lomba cover dance tiba-tiba ada botol teh walini. Kan bete. 

Cukuplah iklan SMTOWN Week itu ya cukup. 
*
*
Dan.... tunggu deh, Luhan juga memberikan kado yang sama untuk pacarnya. Jangan-jangan sebenarnya pacar Luhan itu................................

Orang yang sama dengan pacar Xiumin....?

Hahaha ini bukan fanfiction ya bukan, okay. Tapi ya gitu sih kalo di Korea yak produk kecantikan itu kan banyak dan bisa jadi emang salah satu bentuk hadiah yang prestis gitu. Untung mereka nggak ngasih pacarnya voucher operasi plastik.
*

*
Kemudian Chanyeol mempersiapkan apa itu sepasang cincin. Couple ring. Yang kemudian dia pake juga dua-duanya sendiri. Test drive.
*

*
Suho juga ngasih kado kecil dengan kotak warna merah terus ada suratnya. Di surat itu tertulis, "To: My Angel. Bogosipda. Saranghae,". Entah kenapa ini gue jadi inget sama fanfiction yang gue tulis kemaren. Ahahahaha.... ujung-ujungnya sakit hati karena ternyata cewek yang disukai Suho malah suka sama Kris.

Iya iya.
*
*
Lay menunjukkan usaha yang paling besar di antara semuanya. Dia menciptakan lagu buat sang kekasih yang mana butuh ide dan usaha dan kerja keras daripada cuma sekedar bungkusan kosmetik. Keliatan mana yang niat mana yang nggak.

Tapi toh akhirnya ditolak juga. Kasian.
*
*
Yang paling gue suka dari semuanya sih sebenarnya adegannya Sehun. Dari cuma sekedar buket bunga. Dari dia mengendarai sepeda. Itu kan kayak kisah cinta anak muda banget ya. Kayak FTV-FTV romantis SCTV gitu. Jiwa mudanya berasa gitu. Backsound lagu Yovie-Nuno "Aku memang manusia biasa...."

Sehun sendiri kemudian jadi sosok pemeran utama di akhir MV. Sehun mewakilkan yang lain dengan menampilkan sosok wanita yang diharapkan semuanya buat hadir tapi hanya sekedar bayangan belaka. (hasek) (belaka) (itu bukannya yang di peribahasa ya karena nila setitik rusak susu sebelaka) (nggak lucu)
*
*
D.O yang suka masak menunjukkan hobinya yang suka masak. Sama kayak Lay yang suka bikin lagu menunjukkan hobinya suka bikin lagu. Lalu bagaimana yang lainnya? Apakah yang mereka lakukan di MV ini juga sesuai dengan kepribadian masing-masing?

Kai suka anjing kan karena dia punya dua anjing dan anjing yang muncul di MV ini. Terus, Kris suka ngelukis? Iya bisa jadi. Gimana dengan Luhan dan Xiumin, mereka ngasih kosmetik apa karena mereka suka dandan? Atau mereka suka jualan dan selama ini ternyata mas-mas MLM? Terus Suho apa, Sehun apa, apa? Chanyeol ngasi cincin berarti dia pandai besi dong selama ini yak.

Kenapa juga dipikirin.

Balik lagi ke D.O, kado yang disiapkan D.O itu sepertinya sih kue buatan sendiri. Seru ya? Kalo ada cowok bikin kue buat cewek gitu? Kan jarang-jarang. Bikin dong fanfictionnya.

Tapi untuk ukuran orang yang baru selesai bikin kue sih bersih banget. Iya dapurnya. Iya badannya. Mandi dulu? Iya kayaknya. Rajin kan si D.O udah kayak pembantu.
*

Sementara semua orang mempersiapkan kado spesial buat sang kekasih, apa yang dipersiapkan Tao?

Nggak ada, dia mempersiapkan dirinya sendiri. Menurut Tao, dirinya sendiri adalah kado itu. Menurutnya dirinya sendiri adalah hadiah spesial itu. Nggak ada yang lebih beruntung dari mendapatkan seorang Tao. Begitu pikirnya.

Ada positif ada negatifnya sih positifnya, ya dia percaya diri bahwa nggak ada kado terindah selain keberadaanmu. Kalo di undangan tulisannya, "Tiada kesan tanpa kehadiranmu,". Tapi ada kok dia ada bawa kado.
*
*
Lantas bagaimana dengan Chen dan Baekhyun? Di dua MV mereka bahkan nggak masuk dalam storyline tapi cuma singing in the background. Sedih sih sebenarnya. Tapi, ini cukup beralasan.

Baekhyun bukan tipe cowok yang kalo dibikinin storyline drama jadi seru dan dramatis berdarah-darah galau. Tapi malah jadi komedik. Demikian juga dengan Chen. Menurut gue sih ya ahahaha Tim Penggembira will always be Tim Penggembira. Karena ini 'Miracles in December' lagi ngomongin soal cinta, bukan gag concert, pantaslah mereka nggak dibikinin storyline di MV.

Scene-nya kalo ada Chen sama Baekhyun mungkin kekhawatirannya adalah karena takut akan jadi lucu bukannya sedih. Mereka berdua terlalu lawak. Kecuali, kalau sedang bernyanyi, mereka berdua bagus penghayatannya. 

Ini sih suka suka gue.

Tapi kalo dipikir-pikir, Chanyeol juga sih sebenernya lawak tapi karena dia pengalaman di MV K.Will jadi pemeran utama jadi kalo dia nggak pemeran utama di MV ini pasti bakalan aneh justru. Demikian halnya dengan Xiumin. Sementara yang lain memang punya aura dramatis sendiri-sendiri. Even Tao yang mungkin memang hidupnya sudah penuh dengan drama dan air mata.

Akting masing-masing member gue rasa juga cukuplah untuk ukuran lagu galau. Nggak menuntut yang terlalu berlebihan juga sih sebenarnya. Kecuali kalau misalnya Tao harus nangis disitu, mungkin karena emang penyesalannya yang paling berasa di dia. Karena dia kan yang mencoba memutarbalikkan waktu. Jadi dia punya masalah yang sangat kompleks menurut dirinya sendiri.

Akting nangisnya Tao bahkan lebih bagus dari Chanyeol di K.Will. Karena disini Chanyeol cuma nampak sedikit menangis jadi yaudah abaikan saja.

Ada shot Kris yang juga kayak merajuk-rajuk gitu mukanya. Malah jadi aneh. Yang paling gue suka sih karena natural itu Luhan sama Suho (mostly karena Suho memang lebih terlihat bersahaja kalau dia lagi nggak ngomong sih). Lay juga not bad walaupun gak terlalu banyak adegannya.

Tapi, menurut gue ya, untung Baekhyun dan Chen nggak ada di storyline MV. Soalnya kalau ada, bayangin, harus dipendekin lagi kan porsi shot setiap member. Kalau misalnya memang durasi MV-nya dari awal direncanakan sepanjang 4 menit 33 detik.

Semakin banyak member yang diekspos, semakin singkat waktu yang mereka dapatkan untuk muncul di sebuah adegan. Inilah resikonya punya banyak member jika semuanya harus diekspos. Itulah kenapa di 'Wolf' akhirnya dipilih pemeran utamanya cuma 3: Kai, Luhan sama Kris. Karena kalo misalnya 12-12-nya jadi pemeran utama, pasti nggak jelas dan durasi juga nggak cukup.

Jadi berterima-kasihlah pada Baekhyun dan Chen yang merelakan spot mereka diambil oleh yang lain di drama. Toh dibandingkan yang lain, durasi muncul mereka pas nyanyi juga terhitung lebih banyak dari semuanya.

Walaupun..... pengen juga liat Baekhyun beradegan layaknya oppa-oppa pemeran utama pria kedua di drama yang selalu patah hati karena pemeran utama wanitanya selalu memilih pemeran utama pria pertama.
*
*
Gue bertanya-tanya apakah Baekhyun bener-bener main piano? Apakah nanti di comeback special Baekhyun akan ada performance dengan piano? HAHAHA IYA DONG PLEASE SEMOGA.

Kemudian set tempat BDC dan BCL nyanyi itu emang mirip banget sama 'The Boys' sih. Jangan-jangan saljunya juga bekas 'The Boys' lagi. Yang paling gue inget sih pola awan di langitnya.

Kenapa set-nya dibuat ada batang es gitu ceritanya, terus lantainya hancur berantakan, itu sebenarnya menggambarkan kondisi hati para member. Kan disini ceritanya lagi patah hati dan minta baikan, jadi hatinya lagi hancur dan berusaha diperbaiki lagi. Itu makanya kenapa set-nya dibuat hancur-hancur lantainya. 

Sementara untuk batang es itu, ya karena musim dingin juga terus juga karena dari lirik lagunya, si cowok kan ngerasa bersalah sama ceweknya. Karena salah cowoknya makanya mereka sempat putus. Es itu menggambarkan dinginnya hati si cowok. Gitu.

Semacem, "Hatimu dingin bagai batang es. Menghancurkan dinding-dindingnya. Merusak lantai-lantainya,"

Adegan lipsync-nya pun menurut gue nggak berlebihan walaupun gue tetap pengen ada full drama version gitu. Ngelunjak ya. Iya. Tapi gue suka deh shot yang pas BDC/BCL berdiri saling punggung-punggungan terus kameranya berputar 360 derajat terus di sekeliling mereka muncul adegan-adegan para member.

Kayak OST film gitu kan.
*
*
Yang bikin gue seneng lagi dari MV ini adalah mereka kembali dengan superpower yang mereka punya. Ahahaha gue jadi inget ada yang nanya di ask.fm kemaren "Mereka sebenarnya emang konsepnya punya superpower atau berubah-ubah sih setiap comeback?" dan ini cukup menjawab kalau EXO kembali konsisten (?)

Walaupun nggak semua menampilkan superpower-nya, tapi Xiumin dan Tao cukup mewakili. Xiumin tahu kalau salju itu romantis, makanya ketika dia menunggu si cewek dia nurunin salju biar suasana semakin romantis.

Modus lainnya, dia tahu si cewek nggak suka dingin jadi ceritanya kalo salju turun dia udah siap sedia memberikan kehangatan dengan pelukan.

Bisa.
*
 *
Terus pas Tao memutar balikan waktu itu gue juga kayak yang "WAAAAAAA AKHIRNYA ADA LAGI ADEGAN KAYAK GINI!!!!" Seneng banget... berasa kangen banget sama konsep ini soalnya. Walaupun sih penempatannya agak gak cocok.

Maksudnya, ini kan drama kehidupan ya yang terlihat sangat natural di awal bukan gaib-gaib. Eh tiba-tiba ada yang punya keuatan gaib. Kan jadi kayak sinetron TV sebelah banget. Kayak sinetron Bidadari.

Sementara pas 'Wolf' yang emang udah fiksi malah nggak ada gini-giniannya.
*
*
Tapi.... yang gue suka tuuh.....

Kita mengenal yang namanya pawang hujan mungkin juga ada yang namanya pawang salju. Di kehidupan nyata maksudnya bukan Xiumin. Kalo ada orang yang bisa menangkal supaya hujan bisa turun pasti ada juga orang yang bisa memanggil hujan, begitu juga dengan salju.

Realistisnya di adegan superpower yang singkat di MV ini adalah, ya Xiumin memang menurunkan salju dan terjadi (karena tadi ada pawang hujan ada pawang salju). Tapi ketika Tao mencoba memutarbalikkan waktu, dia gagal. Idealnya kan kalo misalnya memutarbalikkan waktu, si cewek pasti bakalan ada dong disitu dan akhirnya happy ending. Tapi kenyataannya nggak.

Karena memang, memutarbalikkan waktu itu hanya fiksi. Yang terjadi memang sudah begitu akan terjadi. Kita manusia bukan Tuhan. Kita menerima apa yang ditulis Tuhan bukan mengubahnya semau kita.

(EGILAK)

Jadi, kesimpulannya, Tao nggak bener-bener memutarbalikkan waktu di MV ini tapi DIA BERHARAP dia bisa memutar balikkan waktu. 

Siapa yang nggak? Ketika kita berbuat kesalahan, kita pasti mikir, "Harusnya gue gak begitu, duh ulang dong biar gue bisa memperbaiki kesalahan gue..." itu manusiawi. Tapi bijaksananya, kalau kita berbuat kesalahan, kita belajar dari situ, jadi nanti kalo ada kondisi yang sama di kemudian hari kita gak terjebak dalam kesalahan yang sama.

(EGILAK DUA KALI)

Kemudian adegan bulan purnama kembali tampil di MV ini. Duh! Kangen nostalgia lagi deh sama masa-masa teaser debut. Makasih SM karena sudah membuat gue merasa bahwa EXO kembali ke jalan yang benar. Konsisten. Istikomah. 

Untung pas purnama mereka gak muncul moncong panjang di depan hidung dan mulut kemudian berteriak AUUU A SARANGHAEYO. Yang nggak muncul moncong aja ceweknya nggak balik gimana yang muncul moncong.

Adegan bulan purnama yang kemudian tertutup awan (atau gerhana? nggak ya?) itu juga sebuah perumpamaan. Kan ceritanya si cowok dateng buat nemuin ceweknya. Terus dia ngeliat bulan terus bulannya tertutup awan hitam dan ada shot dimana muka member juga menggelap.

Itu semacem, "Udah... mereka nggak akan datang... kalian harus patah hati,"

Metafora kekecewaan. Lihat ekspresi Kris, Xiumin, Luhan juga pas adegan bulan kan kayak kecewa.
*



*
Oh iya, waktu adegan Xiumin nurunin salju, di set BDC/BCL juga saljunya turun. Kemudian ketika Tao menghentikan waktu kemudian memutarbaliknya, salju-nya juga melayang ke atas (kearah sebaliknya). Itu menjelaskan kan apa yang muncul ketika teaser keluar? 

"Kok saljunya terbang ke atas?"

Makanya kita gak bisa nilai apa-apa dari teaser. MV itu yang paling jelas memberikan informasinya. 

Walaupun tetep heran kenapa BDC/BCL baju sama rambutnya tetep bersih padahal saljunya cukup heboh.
*
*
Nah sedikit kesalahan waktu adegan putar balik waktu nih, orang-orang kan pada jalan mundur. Ada shot dimana cowok-cewek berjalan mundur di depan Tao waktu shot-nya deket. Tapi pas shot-nya jauh, pasangan itu hilang dan nggak ada di deket Tao lagi.

Jangan terkecoh dengan dua orang lainnya yang jalan di depan air mancur. Syal-nya sama-sama warna merah tapi cowoknya orang yang beda.
*

*
Dan pas adegan putar balik waktu itu juga, dibuat pas sama liriknya, "Stopping the time, I go back to you," ah.... 

Overall, MV ini nggak sempurna sih, maksudnya ada kekurangan di beberapa hal kayak ya terlalu pendek durasi dramanya dan lain-lain. Tapi, bagus. Gue suka. Hehehe. Lagunya juga bagus gue suka hehehehehe

***

EXO
'Miracles in December'
(English Translation Lyrics from kpoplyrics.net // rainydays @ codeexo.com)

I’m struggling to find you who I cannot see
I’m struggling to find you who I cannot hear
I see things that I couldn’t see before
I hear things that I couldn’t hear before
After you left me, I have grown a power that I didn’t have before
(Gue agak nggak ngerti deh bagian ini. Jadi setelah si cewek pergi, anak-anak EXO-nya jadi punya kekuatan gaib itu? Apa disini power maksudnya hal lain bukan gaib tapi kayak semacem keuatan untuk hidup mandiri tanpa dirimu disisi gitu? Sampai akhirnya si cowoknya bisa hidup tanpa si cewek dan menyebutnya sebagai Miracle?)

The selfish me who has only thought about myself
The me who didn’t know your feelings and ignored it
I couldn’t believe myself that I have changed this much
Your love can still move me like this

If I just think of you, I can fill this world with you
Because each snowdrop is one tear drop that belongs to you
But theres just one thing that I can’t do and it’s to make you come to me
I hope I don’t have this miserable power
(Makin gak ngerti what kind of miserable power? Jadi selama ini cowoknya punya kekuatan gaib yang pada akhirnya membuat si cewek ilfeel? AHAHAHAHAHA)

The selfish me who has only thought about myself
The me who didn’t know your feelings and ignored it
I couldn’t believe myself that I have changed this much
Your love can still move me like this

Stopping the time, (I) go back to you
I open this book of memories and I open up your page
And in the book I’m in there, in there with you

The small and weak person, because of your love
Just like this for everything (my whole existence)
I changed the whole world

The me who didn’t know how to be thankful for love
The me who thought that the end was the end
To the image of you who wanted me to be, I fixed myself everyday
I think my love will continue on forever

Stopping the time, (I) go back to you
I open this book of memories and I open up your page
And in the book I’m in there, in there with you
The things that I met that winter

I’m struggling to find you who I cannot see
I’m struggling to find you who I cannot hear
***

Liriknya juga bagus gue suka hehehe gue nggak tahu harus komentar apa lagi gue suka hehehehehehehehe


Share:

54 komentar