Curhatan Soal Giveaway

Kalo baca judulnya, kesannya gue lagi mau ngumumin giveaway ya? Padahal sih sebenarnya nggak. Tapi ya secara teknis emang lagi ada giveaway sih tapi bukan itu poin dari postingan kali ini. Hehehe 

Belakangan gue merasa blog ini terlalu KPop terlalu SM dan kehilangan fungsi utamanya sebagai ladang curhat. Walaupun yah, siapa sih yang mau baca curhatan mas-mas rambut bercabang dengan kacamata buram dan kumis tipis? Tapi dengan keyakinan yang hakiki, kita percayakan saja semuanya pada Tuhan.
s
Al Fatihah....

Ada banyak hal yang belum sempat gue tulis dan ingin gue tuliskan saja daripada membusuk di kepala. Salah satunya adalah soal giveaway. Hehehe....

Gue banyak menerima pertanyaan seputar giveaway dari beberapa orang. Beberapa dari temen-temen yang nge-follow gue di Twitter, beberapa dari pacarnya temen yang gue kenal dari temen gue yang lain yang juga follow gue di Twitter, beberapa lainnya dari temennya temen gue yang temennya suka sama temennya pacar temen gue yang tetangganya suka banget pacaran sama pacar temennya temen pacar gue.

Pertanyaannya sih simpel, kayak misalnya, "Kenapa sering ngadain giveaway?" atau "Emang lo sekaya apa sampe rajin banget ngadain giveaway?" atau "Lo kerja dimana sih gue mau dong kerja di tempat lo supaya gue bisa juga ngadain giveaway kayaknya gaji lo banyak?" 

atau "Bagaimana sih caranya kalo mau bikin giveaway?" atau ada juga yang "Akun lo pasti bekas fanbase ya makanya followers lo banyak?" atau "Lo pasti ngadain giveaway supaya followers lo banyak kan?"
*
source: thesabahsociety.com

Kalau dipikir-pikir, pertanyaan yang terakhir ada benernya juga. Iya, awalnya gue memang membuat giveaway untuk menambah followers. Gue nggak tahu kenapa tapi dulu, waktu gue kuliah, gue selalu iri sama orang-orang yang gue kenal yang followers-nya banyak.

Iri kenapa? Gue juga nggak tahu. Suatu saat gue pernah bilang, "Gue pengen deh punya followers lebih banyak dari following...." sesumbar aja sih sebenarnya. Tapi tetep dipikirin juga bagaimana caranya.

Masalah menggaet followers kan sebenarnya masalah konten dan isi twitter kita. Kalo emang berguna dan menarik ya orang akan mau follow. Lalu.... gue jadi mikir kala itu, apakah tweet gue sangat membosankan sampai-sampai orang nggak mau follow gue?

PFFFFTTTTT

Mungkin pertanyaannya harus diganti jadi, "SIAPA ELO SAMPE ORANG MAU NGE-FOLLOW ELO?!"

Tapi iya, gue akuin diawal gue bikin giveaway, gue emang pengen gain more followers. Nggak ada modus buat macem-macem apalagi berniat jualan akun atau semacamnya. Gue cuma berpikir, bukankah semakin banyak followers, semakin banyak orang yang kita kenal?

Iya seharusnya sih gitu.

Di awal-awal gue bikin giveaway, gue memang mengharuskan orang-orang untuk mem-follow akun gue. Gue belajar dari beberapa akun yang memang sering mengadakan kuis dan follow mem-follow adalah salah satu persyaratan paling dasar untuk sebuah giveaway.

Kenapa harus follow? Pertanyaan ini kerap muncul. Jawabannya sih simpel: lo mau hadiah kan? Ya lo harus rela buat nge-follow akun X karena dia yang memberikan lo hadiah. Itu semacem ucapan terima kasih lah gitu singkat kata.

Tapi seiring waktu berlalu, gue merasa peraturan seperti ini walaupun sangat wajar, dibeberapa kondisi membuat orang tidak nyaman juga pada akhirnya. Terlebih, kalo peraturannya harus nge-follow akun @ronzzykevin misalnya.

Kalo lo nge-follow akun kayak @portalberitaX yang berjanji akan memberikan lo tiket konser 2NE1, ya elo akan dapat banyak keuntungan selain kesempatan untuk dapat tiket konser. Lo dapat update berita dan informasi lainnya.

Sementara, ketika akun pribadi seperti gue mengadakan giveaway dengan peraturan harus mem-follow akun gue, kemudian orang-orang follow, kemudian suatu ketika gue yang emang sangat hobi spazzing nge-tweet sesuatu seperti:

"SAMPAH BANGET SIH BAEKHYUN DI MV INI KOK GINI BANGET,"

atau

"IH APA BANGET SIH SIWON CUMA NAMPANG LIMA DETIK DOANG DI MV!"

dan yang nge-follow gue adalah die-hard fans-nya Baekhyun atau SIWONEST SEJATI SAMPAI MATI misalnya, jelas mereka nggak akan terima dan nggak akan nyaman dengan semua itu. Alih-alih bakalan gain followers, yang ada makin banyak orang yang nge-block gue.

Gue juga nggak mau orang cuma nge-follow gue cuma karena mengharapkan hadiah giveaway kemudian tidak lagi mem-follow setelah tidak ada giveaway. Gue mau membangun hubungan yang lebih intens dengan dunia luar. Gue pengen punya banyak teman. #kemudianhujanturun #denganderasnya
*
*
Dari situ gue mikir, ketika sebuah akun personal mengadakan giveaway, ada banyak pertimbangan yang harus mereka pikirkan. Termasuk peraturan soal kewajiban mem-follow atau tidak itu.

Sejak itu pun gue memutuskan tidak pernah lagi mencantumkan peraturan 'Wajib follow @ronzzykevin' karena gue tahu, akun gue tidak seinformatif itu untuk di follow dan terlalu beresiko. 

Ya beresiko di-bash. Beresiko dikatain macem-macem. Cari perhatian. Cari sensasi dan sebagainya.

Gue nge-tweet semau-mau gue dan kadang-kadang sering mungkin membuat orang tersinggung. Tapi ya itulah adanya. Ketika gue bete sama sesuatu terlebih misalnya sesuatu yang gue suka (ex: EXO, SJ, or SNSD, or KPop in general), gue akan ngetweet kalo itu jelek dan itu nggak bagus dan semacemnya.

Gue minta maaf kalo misalnya ada orang yang nggak sependapat sama gue. Tapi ya mereka bisa menekan tombol unfollow kapan aja kan? Ahahahaha

Jadi ya, memang pada awalnya gue mengadakan giveaway untuk gain followers. Tapi setelah itu, inti dari mengadakan giveaway bukanlah mendapatkan followers. Itu sebenarnya hanya bonus. Inti dari giveaway ya giveaway. Lo ngasi barang secara cuma-cuma dan kalo perlu nggak usah pake syarat. Terlebih kalo akun lo akun pribadi yang isinya cuma bacotan kosong dan galau-galau semata.

Beda cerita kalau misalnya giveaway-nya disponsori oleh sebuah online shop atau semacamnya. Gue akan dengan senang hati membantu para online shop untuk mengadakan giveaway, membuatkan pertanyaan dan semacamnya untuk keperluan promosi toko mereka (kalau gue tidak sedang sibuk). Kewajiban mem-follow online shop jadi sebuah keniscayaan, tapi akun gue akan tetap bebas dari kewajiban itu.

Beda hal jika giveaway bekerja sama dengan sponsor kayak gini, kalo loo mau hadiah gratis ya syaratnya harus follow. Online shop kan butuh pelanggan. Nah bagaimana mereka me-maintain pelanggan yang sudah nge-follow mereka itu ya lain cerita. Tugas berat mereka emang kayak gitu:)

Untuk urusan giveaway, nggak ada gratis yang bener-bener gratis. Semuanya pasti akan ada syaratnya sekecil apapun itu kan. Ya nge-follow, ya nge-tweet, ya nge-like, ya ngejawab pertanyaan, ya melototin muka Baekhyun dan cari perbedaan yang ada di gambar A dan gambar B, dan semacamnya.

Lanjut ke pertanyaan, "Kenapa lo sering ngadain giveaway?"

Jawabannya sih simpel aja. Kenapa gue sering ngadain giveaway adalah karena gue bukan orang yang selalu beruntung menang giveaway dari orang lain(?).

HUFFTT.

Ada orang-orang yang terlahir dengan keberuntungan yang sangat besar ketika mereka berhadapan dengan lucky draw, tapi ada pula orang-orang yang tidak terlahir dengan itu. Gue salah satunya.

Dari jaman dahulu kala, ketika gue masih tinggal di Mataram, Lombok, gue nggak pernah yang namanya menang undian berhadiah atau door prize dari acara jalan santai atau sepeda santai misalnya. Itu semacem kutukan gue rasa sih hahaha

Sampai suatu hari gue lelah menanti hadiah yang tak kunjung gue dapatkan, gue berpikir ke arah sebaliknya. Kenapa nggak gue aja yang membuat orang lelah menanti hadiah dari gue?

HAHAHAHAHAHHA

Simpelnya sih gitu. Karena gue nggak pernah menang giveaway orang, gue kesel, akhirnya gue bikin aja giveaway sendiri supaya orang-orang tahu rasanya gimana nggak pernah menang giveaway (kayak gue).

Gue hanya pekerja biasa yang nggak mungkin punya gaji sebanyak itu buat ngadain giveaway. Tapi ya, di awal-awal gue memang modal sendiri.

CD EXO 'MAMA' yang pertama kali gue bagikan di tahun 2012 lalu adalah hasil menabung dari uang beasiswa kuliah, begitu juga dengan poster 75 cm x 75 cm yang gue bagikan waktu itu.

CD 'XOXO' yang gue bagi 2013 lalu juga modal sendiri. Kalo untuk EXO gue rela deh ngeluarin uang lebih. Ini semacem dedikasi sebenarnya. Walaupun ada aja orang mikir gue anti-fans.... #nangispelangi

Tapi setelah itu, sponsor datang dengan sendirinya. Gue mulai bekerja sama dengan beberapa online shop yang mau ngasi sekedar lighstick atau merchandise, ataupun t-shirt dan syukur-syukur CD.

Ya, ketika orang sudah tahu kalo akun @ronzzykevin itu suka ngadain giveaway, rejeki buat orang lain datang begitu saja. Termasuk juga gue akhirnya jadi kenal sama tante Star yang selama ini selalu ngasih hadiah gratisan buat banyak orang. Hehehe

Dari iseng jadi keterusan. Gue udah nggak inget sekarang udah 17 atau 18 kali gue ngadain giveaway sejak 2012 lalu. Tapi gue menikmati semua prosesnya. Gue menikmati ketika gue bikin pertanyaan-pertanyaan tolol buat itu giveaway, gue menikmati mencari pemenangnya bahkan melibatkan beberapa temen gue buat jadi juri (terakhir gue minta satu redaksi tempat gue kerja untuk milih pemenang hahaha). Semua prosesnya menyenangkan.

Gue jadi inget waktu kuliah dulu gue ada tugas buat bikin program kuis buat acara televisi. Sedikit banyak, gue belajar untuk mengadakan kuis dari tugas itu juga. Walaupun tugas itu batal syuting karena sesuatu dan lain hal. Tapi paling nggak berguna.

Mungkin banyak yang sudah ikut giveaway gue dan mengerjakan soal-soal nggak jelas yang gue kasih. Nggak sedikit yang ngeluh karena soalnya terlalu susah dan ribet terus jadi males ngerjain giveawaynya.

Itulah ketakutan terbesar gue sebenarnya. Di Twitter, ada banyak tipe orang. Ada yang pengen hadiah cuma dari sekedar nge-tweet satu kali doang, ada juga yang pengen hadiah dengan berusaha nge-tweet 100000000000000x, ada lagi yang pengen hadiah dengan berusaha memecahkan teka-teki tolol ala gue misalnya.
Salah satu contoh soal giveaway gue beberapa waktu lalu. Pertanyaannya: cari yang janggal dari gambar-gambar di atas (dengan patokan gambar 'Miracles in December' yang asli)
Gue selalu mempertimbangkan setiap soal yang gue bikin. Apakah ini terlalu susah? Atau terlalu gampang? Waktu bikin scramble words, apakah ini terlalu mudah ditemukan? Atau ini justru mengecoh? Kalo gue bikin yang sangat mengecoh bakalan ada yang bener gak ya jawabannya?

Pertanyaan-pertanyaan ini selalu muncul. Berusaha bagaimana caranya orang ikut giveaway itu nggak merasa terbebani tetapi justru senang. Dan Alhamdulillah, banyak yang senang dengan metode giveaway yang gue lakukan. Karena gue sendiri suka bete sama orang yang mensyen sampe 10000000x, maka dari itu gue mencoba untuk mencari cara lain.

Tapi seru kan?

Nggak ya?

Oke.

Dengan mengadakan giveaway, gue jadi banyak belajar bagaimana rasanya jadi admin fanbase/akun-Twitter-yang-bukan-akun-pribadi sih sebenarnya. Heheh walaupun nggak pure sebagai admin fanbase, tapi semua hal dari mulai pemilihan soal, mengumumkan peserta, pemilihan pemenang itu gue urus sendiri.

Makanya kalo hari giveaway, gue nggak akan bisa diganggu. Gue akan seharian di depan laptop dan mengurus semuanya supaya nggak ada yang kelewat.

Capek sih emang. Tapi kalo lo menikmati apa yang lo lakukan, lo nggak akan menganggapnya sebagai beban yang bikin lo capek. Intinya sih gitu aja :)

***

Dan bicara soal giveaway ~~~~

Gue mau mengajak kalian untuk berpartisipasi di event 1 tahun HISTORY nih :) Gue tahu fandom grup ini emang nggak sebesar EXO atau pun misalnya grup lainnya di Indonesia. Tapi gue akan sangat seneng kalo kalian mau seru-seruan untuk ikutan project gue sama @HISTORYINDO :) Ini peraturannya:
*

*

Selain itu, gue juga butuh dukungan kalian buat @ANONYMOUS_EXO untuk kompetisi dance mereka yang baru :) Gue ada hadiah buat para voters :) Silahkan buka link ini untuk ikutan Giveaway Modus :) Ini pure hanyalah bentuk dukungan gue buat mereka, nggak ada hubungannya sama manajemen atau apapun.

*

Buat yang suka GOT7, kalian bisa ikutan #OmonaContest dan dapat kesempatan untuk dapetin hadiah CD GOT7 dan T-Shirt dan ada hadiah juga CD KPop lainnya. Ikutan #OmonaContest yuk!



Share:

4 komentar