EXO 2015: EXODUS [Chapter 4] #XIUMIN

*
Waktu SMA dulu, guru Agama gue bilang kalau misalnya masa muda itu harus diisi dengan banyak kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Karena masa muda itu nggak bisa dibeli dan nggak bisa terulang. Tapi beliau tidak menjelaskan sebenarnya range umur untuk menikmati masa muda itu dari berapa sampai berapa.

Gue menyimpulkan: menikmati masa muda itu tidak terbatas usia.

Kesimpulan itu sebenarnya muncul juga baru-baru ini. Ketika SMA dulu, di kampung, di sebuah kota kecil di pulau kecil di Indonesia Tengah, ketika internet dan teknologi belum secanggih sekarang, gue hanyalah sebutir kerikil yang terkungkung di dalam dunia novel teenlit dan VCD Harry Potter.

Ketika yang lain nge-band, gue nonton film India. Ketika yang lain nongkrong-nongkrong gaul dengan motor keren mereka yang dimodifikasi sedemikian rupa, gue memilih ngetik cerita pendek dan mengkhayal.

Ya... cara orang menikmati masa muda pun berbeda-beda kan ya. Tapi sekarang gue sedikit menyesalinya nih. Apalagi kalau ngeliat anak-anak muda jaman sekarang yang ngeri banget dikit-dikit cover dance, dikit-dikit ke Korea. Duh. Iri jaman gue nggak ada cover-coveran. Adanya cover buku tulis bergambar Diana Pungky.


Melihat diri gue sekarang misalnya gue mungkin sudah bisa dikategorikan sebagai orang dewasa. Kalau dari segi umur. Dari segi mental dan kewarasan jiwa mungkin nggak. Sebagai orang yang sudah dewasa--dari segi umur--tentu saja ada kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan, salah satunya cari uang.

Tapi sebagai orang yang mengaku belum dewasa dari segi mental dan kewarasan jiwa, maka ada juga kewajiban yang harus dilakukan: bersenang-senang sampai gila.

Intinya seimbang ajalah. Kerja cari uang itu adalah sisi kehidupan yang memang nggak bisa dihindari (ya lo kalo gak cari uang mau makan apa? Makan cinta?). Senang-senang menghamburkan uang juga sisi lain dari kehidupan yang memang mau nggak mau harus dijalani karena manusia butuh hiburan dan kesenangan.

Kan masing-masing orang punya caranya sendiri-sendiri untuk bersenang-senang. Kan, katanya tadi menikmati masa muda.

Beberapa hari yang lalu gue nonton film-nya Luhan yang '20, Once Again'. Pesan dari film itu sama, gunakan masa muda sebaik mungkin karena masa muda tidak bisa terulang. Gue bener-bener berusaha untuk mengambil banyak sekali hikmah dan pelajaran dari film itu. Walaupun sebenarnya nggak terlalu perhatian juga sama dialog-dialognya karena sepanjang film kerjaan gue cuma teriak doang.

"LUHAAAN!! LUUUHAAAN!!!!"

sama

"PENGKHIANAT KAU LUHAAAAN! TAPI KAU LUCU DI FILM INI"

sama

"ANJIIRRR LUHAN KENAPA MIRIP BANGET SAMA IQBAL CJR DI SINI"

dan juga

"ITU LUHAN KUMISNYA KELIATAN! MALAH JADI MAKIN LUCU YA BERARTI MAKE UP-NYA DI TIONGKOK GAK PAKE KOLAGEN BABI NGGAK KAYAK DI KOREA"
Dunia nyata memang nggak seindah dalam film sih, tapi, mumpung masih di usia 20-an, ya ada baiknya juga menikmati hidup dengan sebaik-baiknya gitu. Nggak usah terlalu banyak stres biar nggak cepet keriput. Jangan juga terlalu baper, supaya banyak teman. Karena kalo baperan nanti dijauhi teman-teman.

HA.

Menikmati masa muda dan bersenang-senang itulah yang gue lihat dari teaser Xiumin untuk 'EXODUS' yang keluar jelang siang di hari Sabtu kemaren. Ini orang bener-bener ya, nggak keliatan tua sama sekali. Bahkan di teasernya aja konsepnya dia malah anak main banget.

God Bless Kim Minseok. Gen-nya dia bagus nih gengs. Kalo punya anak dari Kim Minseok pasti nanti anak kamu jadi bayi selamanya.
*
*
The Tree of Life semakin gigih berusaha untuk mengumpulkan satu per satu cabang-cabangnya yang berserakan. Kondisinya semakin hari semakin mengenaskan sejak 12 forces kehilangan dua personel mereka. Belum lagi sekarang yang sepuluh sedang terpecah belah.

Si Pohon Kehidupan perlahan sadar, yang membuatnya hancur dan cabang-cabangnya berserakan adalah pengkhianatan. Bumi gonjang-ganjing karena pengkhianatan. Tidak ada lagi kesucian hati. Semua kotor. Cabang-cabangnya pun dipenuhi dendam. Berserakan bagai dosa kaum Nabi Ibrahim yang menyembah berhala.

Astagfirullah.

Usaha The Tree of Life menghubungi Kai lewat telepati beberapa hari yang lalu berhasil. Kai, kembali mengemban tugas menyatukan ke-9 forces yang tersisa. Perjalanan Kai pun sudah dimulai dari London. Berusaha mencari satu per satu teman-temannya untuk bersatu lagi. Bersatu untuk membuktikan bahwa rasa sakit karena dikhianati tidak membuat mereka hancur tapi justru makin kuat.

Well, iya hancur dulu sih sebenarnya, tapi kemudian nanti jadi kuat lagi. Sekalian, usaha menyatukan kesembilan forces yang tersisa ini untuk bisa mengalahkan pemilik Ilmu Hembusan Api Membelah Nusantara dan juragan Karambol yang kikir.

Porak porandanya hidup ini tak lain dan tak bukan adalah karena pemilik ilmu itu.

Dan disokong temannya si pemilik pabrik Karambol.
*
*
Setelah keluar dari maze, Kai sendiri menjalani kehidupannya dalam kamuflase. Dia menyamar menjadi bagian dari keluarga bintang reality show paling terkenal sejagad raya: Kim Kardashian yang belakangan senang cari sensasi. Atau.... bukan cuma belakangan ini tapi memang selalu penuh sensasi.

Kai sendiri menarik perhatian keluarga Kim karena banyak hal. Salah satunya adalah kulitnya yang eksotis dan tatapan matanya yang kadang-kadang sangek, tapi kadang-kadang bikin kangen. Kim Kardashian pun berniat menjodohkannya dengan Kendall Jenner. Tapi Kai menolak.

Menurut Kai, Kendall Jenner terlalu bitchy. Sementara Kai selama ini mencari wanita solehah yang pandai bernyanyi dan mengaji seperti Siti Nurhaliza. Setelah 10 forces bersatu Kai rencananya mau taubatan nasuha. Berhenti jadi bintang porno.

Tao memilih untuk tinggal di Barcelona. FYI, Barcelona dan Praha jaraknya nggak sampai tiga jam kalau naik pesawat. Jadi kalau-kalau dia kangen sama abang-abang yang digosipkan pacaran sama sutradara itu, dia bisa terbang ke sana dan ketemuan. Sampai sekarang dia belum bisa lupa. Tentu saja. Kangen juga ditemenin mandi kembang tengah malam.

Di Barcelona Tao hidup berkecukupan dan fancy. Hidupnya berkutat dari kafe satu ke kafe yang lain. Walaupun dia sama sekali nggak ngerti bahasa orang lokal. Selama ini dia hanya berkomunikasi mengandalkan google translate.

Tapi meski demikian, kehidupan Tao dan Kai jauh lebih beruntung ketimbang Chanyeol yang harus tinggal di hutan. Demi obsesinya mengalahkan pesona Edward Cullen. Sendirian, Chanyeol berkhayal jadi model iklan susu dengan kostum Goo Jun Pyo. Setiap pose dianggapnya sebagai sebuah karya seni. Walaupun dia harus berakhir depresi dan membakar hutan Arizona.

Salah satu anggota 10 forces yang lain, Xiumin, si penguasa Es, memilih Berlin sebagai tempat tinggal barunya. Cowok yang sekarang jadi member paling tua di antara yang lain itu cukup menikmati identitas barunya di Berlin.
*
*
Memang, sebenarnya ketika berhasil keluar dari maze dia tidak langsung mendarat di Berlin. Tapi Zimbabwe. Cuma karena udara di Zimbabwe terlalu panas dan gerah, sementara dia adalah tipikal cowok yang 'the cold never bothered me anyway' gitu, suka gak tahan sama udara gerah. Akhirnya dia pindah ke Berlin.

Awalnya dia mikir mungkin ada baiknya pindah ke Alaska. Berkumpul bersama kambing-kambing gunung lucu yang ada di sana. Dia suka banget sama kambing. Mereka kadang-kadang bisa jadi temen curhat yang baik. Tapi dia membatalkan niatnya itu dan memilih Berlin.

"Supaya dekat dengan kakek buyut Atu' Hitler Sulaiman," katanya.

Hidup di Berlin tentu saja tidak mudah. Xiumin sendiri harus pintar-pintar bersembunyi dari antek-antek si pemilik Ilmu Hembusan Api Membelah Nusantara. Dia adalah sasaran paling empuk karena kekuatan yang dimilikinya sangat lemah terhadap api.

Es dan api tidak akan bisa bersatu. Sama seperti fans sebuah grup KPop bernama EXO-L yang tidak akan bisa bersatu dengan idola mereka dan selamanya hidup dalam delusi.

Eh.

Tapi walaupun es ini lemah terhadap api, Xiumin bersyukur dia punya kekuatan membekukan. Selain bisa cosplay Queen Elsa di setiap Halloween, dia juga jadi awet muda. Sama sekali nggak bertambah tua.

Persis Mammoth yang ditemukan terkubur di dalam es bertahun-tahun yang dibacanya di majalah National Geographic beberapa waktu lalu. Persis ikan Cakalang segar yang baru diangkat dari laut dan langsung nyebur ke air es di pasar supaya kesegarannya terjaga.

Usia Xiumin sendiri sekarang sudah masuk empat belas juta tahun lebih setengah hari. Tapi wajahnya masih seperti remaja belasan yang histeris ngeliat penampilan grup cover dance di panggung festival. Yah... tipikal penonton alay Dahsyat gitu.
Penonton Dahsyat-nya yang alay. Jangan khawatir, gue juga kalo liat cover dance favorite gue (ADUH BENTAR LAGI ANONYMOUS COMEBACK DONG YA) heboh juga kayak orang mau melahirkan.

Pokoknya dia bahagia bisa jadi orang awet muda. Tapi sedikit kesulitan juga kalau-kalau dia mau bertindak nakal dan jadi bad-ass gitu. Misalnya masuk kelab malam, colek-colek penari striptis, atau sekedar mabuk-mabukan. Dia selalu dikira masih di bawah umur. Kasian.
*
*
Xiumin bosan dengan perlakuan orang-orang yang selalu mengira dia anak di bawah umur. Akhirnya dia memutuskan untuk bergabung ke klub Skateboard paling terkenal di Berlin. Nggak nyambung sih sama keinginan dia terlihat lebih dewasa, tapi biarin aja.

Teman-temannya di klub Skateboard selalu punya cara untuk menikmati hidup. Pernah suatu malam dia diajak ngerampok Seven Eleven terdekat untuk mengambil beberapa botol minuman beralkohol. Mabok setiap malam adalah hal yang sudah biasa dilakukan Xiumin sekarang. Yang belom pernah dirasakannya cuma mabok janda sama mabok judi.

Tapi nggak ada yang lebih sakit dari mabok lawsuit sih. Tbh.

Lewat kenalan salah satu temannya di klub Skateboard itu juga Xiumin jadi bisa punya pekerjaan sampingan jadi DJ di diskotek. Makanya itu setiap hari dia selalu pulang subuh. Sekarang dunianya sudah terbalik. Malam jadi siang, siang jadi malam. Bener-bener hidupnya berasa kayak jablay. Tapi demi hati yang bahagia, dia rela. Daripada stres mikirin teman dekatnya yang memilih jadi CEO perusahaan Karambol. Kan bikin sakit hati.

Di suatu subuh, Xiumin sedang setengah teler ketika dia berjalan pulang dari tempat kerja. Teman-teman klub Skateboard-nya nggak ada yang mau nemenin pulang kalau dia udah teler begitu. Alasannya sederhana: Xiumin kalau sedang mabuk jadi suka cium-cium sembarangan. Juga suka kedip-kedip sambil meruncingkan bibir.

Ngeri.

Oleng kiri, oleng kanan. Beruntung Xiumin masih bisa menemukan arah jalan pulang. Berbekal topi bulu-bulu yang didapatkannya dari ruang ganti penari striptis, Xiumin sampai di depan kos-kosan dan mencoba pelan-pelan membuka pintu kos-kosan itu.

Perlahan dan dan penuh gaya dia berjalan meniti tangga sambil mendengarkan musik dari headphone Samsung hasil curian toko elektronik beberapa minggu lalu. Tanpa sengaja dia ditabrak salah satu tetangga kosannya. KZL.
"JALAN TUH PAKE MATA BUKAN PAKE EMOSI!"

Ingin rasanya dia berteriak begitu tapi nggak berani. Karena kenyataannya jalan bukan pake mata tapi pake kaki. Untung dia nggak jadi ngomong. Orang kalo dilawan nyolot biasanya lebih nyolot dari Farhat Abbas.

Tapi beruntung walaupun hobi mabuk dia juga belakangan hobi nge-gym demi perut kotak-kotak. Dalam waktu dekat dia berencana menggantikan penari striptis di diskotek tempatnya bekerja. Daya tahan tubuhnya pun kuat terhadap benturan-benturan berkat rajin olahraga.

"Sabar, Min, sabar. Nanti kalo lo udah capek tinggal lo kutuk aja mamang-mamang itu jadi Paddle Pop," ujarnya menenangkan diri ketika diseruduk temannya tadi.
*
*
Dia lanjut berjalan sampai kamarnya yang ada di lantai dua puluh empat. Gempor juga naik tangga ke lantai dua puluh empat. Makanya pas sampe di kamar, dia langsung menyerahkan dan memasrahkan diri kepada sofa yang ada di sana.

Kamarnya berantakan banget. Seperti baru saja terjadi penggerebekan karena dicurigai sebagai tempat mesum. Tapi ini tipikal anak kosan. Apalagi Xiumin yang kondisi emosinya lagi tidak teratur setelah keluar dari maze. Pekerjaannya sebagai DJ yang membuat dia harus pulang pagi terus juga bikin dia nggak punya banyak waktu untuk beres-beres rumah.

Tapi ada hikmah positif dari sering pulang pagi seperti itu. Dia jadi bisa langsung nonton Ustad Maulana dan mendengarkan tausiyah-tausiyah bermanfaat di televisi. Kadang-kadang dia juga suka mendengarkan orang-orang curhat ke Mamah Dedeh. Walaupun seringkali kesel karena Mamah Dedeh kalo dicurhatin suka nyolot.

Tapi pagi itu pas dia udah siap-siap fanchant buat Ustad Maulana--pas bagian 'Jama'aaaah oooo jama'aaaaah' biasanya dia akan ikut teriak 'ALHAMDULILLAAAAAHH'--dia menyadari ada yang salah dengan televisinya.

"Ah bangke padahal udah mood mau dengerin tausiyah ini kenapa TV malah semutan," gerutunya.

Tapi dia perhatikan lagi ke arah TV baik-baik. Ternyata TV-nya nggak semutan. Itu terlalu besar untuk ukuran semut. Dia kedip-kedip lagi dan melihat ada sosok serigala di televisinya. Kepala serigala. TV-nya nggak semutan tapi serigalaan.

"Serigala...." bisiknya. "OH!"

Tiba-tiba saja secara gaib Xiumin merasakan sebuah sensasi dingin yang aneh di dalam tubuhnya. Dia tahu apa artinya serigala-serigala yang tiba-tiba muncul itu. Bulan purnama akan segera datang. Dia bisa merasakan semua teman-temannya akan berkumpul lagi. Dia harus bergegas. Dia harus berkumpul dengan yang lain. Tidak akan lama lagi...

The new world shall open up once again.
*
*
Dari Kai, Tao dan Chanyeol, teaser Xiumin ini mungkin bisa gue sebut sebagai yang tidak terlalu menarik. Hmmm... gimana ya, kayak video biasa aja jatuhnya. Nggak ada yang terlalu istimewa dan yang WAAAAH banget kayak tiga video sebelumnya.

Kesan misteri-nya juga nggak terlalu nampak. Nggak terlalu berasa. Apa mungkin terlalu susah untuk membuat kesan misterius buat seorang cowok yang punya kekuatan kayak Elsa? Soalnya Elsa aja cantik. Kalo dibuat ngeri-ngeri gitu mungkin jadi nggak cocok sama Xiumin-nya.

Etapi gatau juga sih, cuma ya video ini agak kurang berkesan. Jadi kayak video iklan Samsung biasa aja gitu loh. Tidak membekas seperti luka-luka lawsuit selama ini yang masih terasa sakitnya.

Yang menarik mungkin cuma karena ini Xiumin dan dia terlihat sangat remaja sekali gitu maksudnya. Nggak seperti orang yang paling tua di EXO. Gayanya sendiri bahkan lebih anak muda dari dia-yang-duduk-dengan-kaki-menyilang-di-kafe-yang-tiba-tiba-ada-bohlam-meledak itu.

Ada banyak juga hal-hal yang janggal di video Xiumin ini. Kejanggalan-kejanggalan yang kemudian membuat gue menyimpulkan bahwa teaser paling bagus tetep punya Tao Chanyeol. Oke secara efek mungkin Tao tapi secara emosional Chanyeol.

Nggak ini nggak ngeles.
*
*
Pertanyaan pertama: sebenarnya apa yang dilakukan pria itu semalaman sampai-sampai dia baru pulang subuh? Apakah benar dia selama ini bekerja jadi jablay dan DJ di diskotek? Apakah benar dia bergabung dengan sebuah klub Skateboard yang suka ngerampok Sevel? Apakah dia selama ini bekerja sebagai pria penghibur yang pergi pagi pulang pagi? Semua ini patut dipertanyakan.

Waktu nonton videonya, gue langsung mikir kalau ini orang sedang mabuk. Karena jalannya kan kayak serong kanan, serong kiri. Karena mikirnya dia mabuk, gue pun berimajinasi bahwa sebelum berjalan pulang itu, Xiumin lagi duduk-duduk di bar sambil minum wiski. Lalu mengigau soal kepergian Luhan....

#EA

Tapi imajinasi ini buyar ketika dia berhasil membuka pintu kos-kosan dan masuk dengan sadar. LAH. TADI SEMPOYONGAN PAS UDAH MASUK MALAH BAIK-BAIK SAJA. Jadi sebenarnya dia mabuk atau nggak? Atau mabuk nostalgia kenangan masa lalu?

Pertanyaan kedua: kenapa sesudah dia masuk dan membuka pintu, dia malah ninggalin kuncinya.... di luar? LUAR BIASA BERASA DIA YANG PUNYA KOSAN. Dalam kondisi Berlin yang banyak rampok Sevel gitu harusnya kan dia lebih berhati-hati. (Itu gantungan kuncinya hexagonal unyuk)
*
*
Ketiga, setelah dia masuk kos-kosan, Xiumin membuka topi bulu-bulu yang digunakannya. Lalu di adegan berikutnya, kemana topi itu? Waktu dia naik tangga, satu tangannya megang skateboard, satu lagi terlihat kosong ketika dia menabrak mamang-mamang yang lewat di tangga itu. Terus kemana itu topi?

Fokus gue setelah Xiumin membuka topinya sebenarnya ke headphone Samsung-nya itu. Ckckck. Padahal sudah dua hari ini membahas soal Galaxy dan Galaxy eh tapi baru sadar ketika nonton teaser Xiumin ini kalau ternyata teaser-teaser MV ini disponsori oleh Samsung. Ya pantesan aja bagus. Sekalian iklan.

Sial. Sepertinya ajal sudah dekat.

Buat nyamuk yang baru saja hinggap di tangan saya.

Astagfirullah.
*
*
Lanjut ke adegan ditabrak sama tetangga. Kenapa tetangganya sinis sama Xiumin? Apa karena dia orang Asia? RAAAASSSSEEEEEEEEEEESSSSSS. Terus kenapa tetangga yang nabrak Xiumin harus orang kulit hitam? RRRRRRAAAAAASSSSSEEEEEEEEEESSSSSSSS. Gue mengulang-ulang adegan ini karena ada yang aneh.

Di 00:27, si tetangga baru menuruni tangga. Lihat tulisan alfabet di dinding sebelah kiri orang itu. Lalu sedetik setelahnya, perhatikan tulisan di atas jendela terali 'HASHTAG ROCKWELL HOUSE'. Si tetangga sudah hampir tiba di ujung anak tangga terakhir sebelum shot berpindah ke Xiumin.
*
*
Xiumin di 00:28 mendaki tangga yang mengesankan kalo bentar lagi dia dan si tetangga bakalan saling tabrak. Perhatikan tulisan 'HASHTAG ROCKWELL HOUSE' yang ada di atas jendela lagi.

Tapi ketika shot berpindah lagi ke 00:30, tiba-tiba si tetangga berjalan di lorong yang lain. ????????????????? Sebenarnya ini shot nggak penting dan buat nambah-nambah durasi. Tapi jadi malah bikin bingung?????????????
*

*
Atau cuma gue aja yang baper???????? Tapi shot selanjutnya pas mereka papasan, itu pas sih. Tapi shot yang dari atas ketika si tetangga lewat itu yang kayaknya kok malah buang-buang tenaga menontonnya. Itu harusnya kalo langsung aja ke 00:33 pas shot dari atas dia nabrak Xiumin sih jadi oke.

Oke agak teknis. No fun.

Tapi di adegan itu, lo akan sadar bahwa tangan kanan Xiumin memegang Skateboard, tangan kirinya memegang headphone. Lalu kemana topi-topi bulu tadi? (lagi)
*
*
Berpindah ke kamar Xiumin.

Ketika dia baru masuk, Tiba-tiba topi bulu itu muncul lagi. Dari mana? (LAGI)
*
*
Perhatikan juga semua yang ada di kamar itu. Ada sofa, di sebelahnya ada meja dengan gelas di atasnya. Nggak sampe beberapa kedip setelah Xiumin duduk di sofa, tiba-tiba gelas itu sudah ada di tangannya. LIKE WHAAAATTT?????? INI SELAIN DIA PUNYA KEKUATAN MEMBEKUKAN, DIA JUGA PUNYA KEKUATAN SECEPAT KILAT KAYAK THE FLASH ATAU GIMANA?
*
*
Adegan berikutnya, angle kamera berubah lagi. Tiba-tiba ada gasing berputar dengan sendirinya. Gasing yang sama dengan yang muncul di teaser EXO 2015 COMING SOON itu. Pertanyaannya:

(1) itu gasing dari mana?

(2) siapa yang memutarnya? Setan? Hantunya Atu' Hitler Sulaiman?

(3) dari mana juga datangnya lampu sorot yang tiba-tiba menyinari si gasing?

(4) KEMANA PERGINYA MEJA YANG TADI ADA DI SITU?!?!?!?!?!!?!?!?!?
*
*
WHAT THE HELL.

Sekedar mengingatkan juga selain meja itu hilang, posisi benda-benda berserakan di sekitar bawah meja tadi juga berubah.

?????????

DAN XIUMIN NGGAK MEMEGANG GELAS LAGI.

WHAT THE------AH TEASER INI KOK JADI JATUH GINI DIBANDINGKAN YANG SEBELUMNYA SIH.
*
*
Lanjuuuuttttt......

Ternyata, selain tidak hobi mencabut kunci kosan dari pintu depan, Xiumin juga jarang mematikan televisi. Ini udah di Berlin juga ya, tahun 2015 juga ya, masih ada ternyata yang pakai televisi tabung? DI BERLIN? 2015? MASA SIH?

Maksudnya itu headphone udah keren, Samsung. Tapi TV masih Sony 14 Inch yang belom HD gitu masih TV tabung. Kayak... MASA SIH?! Tapi ya kecuali Xiumin penyuka benda-benda vintage atau gajinya sebagai penari striptis belum cukup untuk beli TV sih bisa aja. Ya kali ini dimaklumin deh.
*
*
SEBENTAR DI 00:57 ITU XIUMIN APA G-DRAGON TOLONG JELASKAN.
*
*
Kemudian secara aneh televisi itu semutan karena mungkin antenanya ditiup angin jadi berputar ke arah yang salah sehingga gambarnya jadi jelek. Tiba-tiba muncul serigala jadi-jadian di layar. Terus belum kedip lagi Xiumin udah ada di depan TV aja.
*
*
WHAT THE----HAAAAAAAAAAA LAH KAN YANG PUNYA KEKUATAN TELEPORTASI ITU KAI INI KENAPA------AH.
*
*
01:03, tangan Xiumin udah nempel aja di TV. Tapi BELUM JUGA SEMPAT KENTUT, dia udah balik lagi ke kursi dan ngebanting gelas ke meja. EBUSET. PERTANYAAN LAGI:

1. Tadi gelas itu ditaruh di mana pas dia megang TV? Kenapa bisa tiba-tiba muncul lagi di akhir sementara pas dia bergerak mendekati TV mejanya aja udah ilang sama gelasnya?

2. Ngapain dia abis megang TV terus kaget sama apa yang ada di TV tapi sebelum pergi dia harus banting-banting gelas dulu? SEPENTING ITUKAH NGEBANTING GELAS DI MEJA?! BIAR APA?! BIAR KELIATAN KUAT MENTANG-MENTANG SEKARANG UDAH PUNYA OTOT OTOT PERUT?

3. KENAPA ITU MEJA BISA ADA DI SITU LAGI TADI BUKANNYA UDAH HILANG SECARA MISTERIUS?!??!?! (LEBIH DITEKANKAN LAGI)
*
*
Gue kira, tadi pas televisinya itu udah gangguan, Xiumin mendekat terus dia kesedot masuk ke TV gitu dan jadilah dia Sadako. Eh ternyata dia cuma liat tulisan Edinburgh dan kemudian buru-buru lari keluar kosan. Mau kemana? Ke Edinburgh? Dari Berlin? LARI?! GAK PACKING DULU?!?! TRUS NANTI MAU GANTI BAJU PAKE APA?! GAK SIAPIN PASPOR?!

Terserah deh orang kece suka-suka lo aja.

APA YANG TERJADI DI KOSAN ITU KENAPA BERANTAKAN BANGET?! ABIS PESTA SABU? MABOK TERUS TIAP MALAM?

Aduh terlalu banyak hal yang tidak masuk akal di video ini. Jadi sebel padahal Xiumin sudah melakukan peremajaan diri. Jadilah ini teaser paling nggak jelas. Penggambaran kekuatan Xiumin-nya masa cuma sekedar membekukan gelas berukuran kecil yang bahkan kalo minum orange jus gak bikin puas sama sekali.

Apa kek gitu bikin boneka salju kek, pat bingsu kek, es krim blueberry kek, bersin salju kek, bikin istana es setinggi menara Eiffel atau ngalahin tembok Berlin kek atau bikin arena Ice Skating kek gitu di dalam rumah. Kalau memang ada sesuatu yang buruk akan terjadi, harusnya dia justru bisa bikin ruangan itu membeku semuanya kayak di 'MAMA'. Bukan cuma sekedar membekukan gelas doang. Jadi kayak nggak menarik gitu loh.
*
*
Maksud gue Tao aja bisa se-epic itu (oke lagi lagi Tao karena emang yah gue harus ulangin lagi kan), dan Chanyeol bisa membakar hutan. Masa Xiumin cuma bisa membekukan gelas?! Paling penting 2015. Gelas beku oleh Pangeran Es. Bravo.

Oh crap gue lupa inti ceritanya mereka lagi menyamar jadi orang lain.

Tapi crap. Lo kan tinggal sendirian di kamar itu. Elsa aja bisa.

PFT.

SM RAAAAASSSSSEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEESSSSSSSSSS

Yasudah mari kita ke Edinburgh. Sehun-nya..............................

OH SEHUN APA APAAN?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?

(menangis ganteng)
*

Share:

15 komentar