EXO 2015: EXODUS [Chapter 8] #BAEKHYUN

*
Apa yang pertama kali terpikir di kepala lo kalo denger nama Baekhyun?

Kalau misalnya gue ditanya begitu, jawabannya mungkin bisa berubah-ubah. Tergantung mood aja sebenarnya. Kalau lagi seneng, mungkin jawabannya bisa bagus. Kalau lagi galau mungkin jawabannya bisa nggak jelas. Kalau lagi taubat mungkin malah gue akan ngajak lo pada ke majelis taklim.

Tapi kalau sekarang, jawabannya ada dua:


Yang pertama belatung.

Buat beberapa orang mungkin belatung itu menjijikkan. Oke, enggak beberapa tapi sebagian besar orang. Apalagi kalau misalnya belatung itu keluar dari punggung tante-tante berambut panjang yang tiba-tiba muncul di tengah jalan ketika lo lagi random pulang malam di malam Jumat.

itu sih kayaknya nggak cuma menjijikkan tapi juga mengerikan hahaha. Astagfirullah Ya Allah jauhkan hamba dari jin dan setan-setan yang menjijikkan.

Tapi gue selalu melihat belatung sebagai sosok kecil yang lucu. Tidak berdaya karena tinggal dipites langsung mati. Seperti itu juga gue melihat sosok Baekhyun. Lucu dan kalo dipites mati.

Dipites tronton.

Sejak era 'MAMA' sampai sekarang, enggak tahu kenapa gue tidak pernah melihat Byun Baekhyun ini sebagai sosok yang serius. Mau on-stage ataupun off-stage, dia akan tetap jadi anak liar di mata gue. Menggeliat-geliat persis belatung.

Pertama kali gue manggil Baekhyun Belatung itu kayaknya pas kapan gue pernah nemu video pendek dia lagi di ruang latihan SM pas pre-debut. Terus dia memamerkan kemampuannya menggerak-gerakan tangannya yang lentur kayak belatung itu.

Baekhyun Belatung adalah panggilan pribadi karena ini anak banyak tingkah dan nggak bisa diem. Jangan lupakan apa yang dia lakukan saat MT bersama temen-temen sekolahnya di sebuah ruangan. Badannya masih ceking, pake baju kaos dan training. Kayak orang gila.

Baekhyun Belatung juga adalah pujian. Karena walaupun dia dance-nya nggak sebagus Kai di setiap video atau mungkin di panggung, tapi entah kenapa melihat dance Baekhyun itu lebih enak dibandingkan Kai. Mungkin karena bias? Bisa jadi. Tapi mungkin juga karena ketika Baekhyun nge-dance, ada kesan tidak serius yang menarik. Atau mungkin alasan utamanya karena kalo ngeliat Kai nge-dance berasa ngeliat orang debus.

Jadi mending Baekhyun aja.

Sayang sekali Suho kalo dance mukanya suka kayak lagi ngerjain soal Matematika paling sulit di seluruh dunia. Mengkerut terus. Gue punya fancam 'Thunder' pendek pas TLP terus muka dia tuh kayak lagi beban banget mikirin utang.
*
*
*
Oke itu tadi jawaban kalau mood lagi enak. Tapi kalo mood lagi serius,  ketika mendengar nama Baekhyun gue akan menyebut kata Fearless.

#EEEEEEE

#AAAAA
*
Sebenarnya gue sendiri enggak terlalu tahu ya kenapa dia akhirnya identik dengan kata fearless ini. Gue ngefans EXO tapi gue nggak terlalu yang mengiikuti perkembangan setiap membernya sampe ke sela-sela gigi mereka ada sisa makanan apa.

Maklum, gue juga punya kehidupan di luar fandom dan spazzing dan Kpop. Kehidupan gue kan nggak cuma buat ngintilin Instagram Baekhyun dan pergantian bio-nya. Kayak yang pernah gue bilang di posting-an sebelumnya, terlalu jauh berkecimpung di fandom bikin lo jadi nggak sehat. Karena kehidupan gue sudah cukup tidak sehat selama ini karena kurang olahraga, jadi gue menghindari itu.

Ahem.

2014 bisa dibilang memang tahun yang cukup berat buat Baekhyun. Baik buat Baekhyun sebagai Baekhyun secara pribadi di luar atribut keartisannya, dan juga buat Baekhyun sebagai member EXO. Masalah demi masalah muncul dan bahkan bertubi-tubi.

Nggak cuma sekedar lawsuit aja, tapi juga masalah pacaran. Ya sebenarnya sih gue nggak tahu gimana hati dia terhadap pemberitaan-pemberitaan soal pacaran dia sama ceweknya sih ya. Tapi ada kesan yang gue tangkap setelah berita itu mencuat, Baekhyun kayak supermenutup diri banget dari dunia.

DUH PENGERTIAN BANGET GAK SIH KESANNYA. WAKAKAKAKAKA

Nggak.

Gue inget betapa senengnya gue dulu ketika Baekhyun bikin Instagram. Bahkan gue yang nggak nge-follow siapa-siapa di Instagram dan menikmati dunia gue sendiri dengan mengunggah foto-foto yang gue anggap menarik akhirnya menyerah dan memutuskan untuk mem-follow Baekhyun.

Cuma Baekhyun. Ini karena bias. Tapi akhirnya gue follow juga semua anak-anak EXO karena gue anak Indonesia yang berpedoman kepada Pancasila sila kedua yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Tapi setelah berita pacaran, Instagram mulai ditinggalkan. Posting minta maaf, di bash. Dihapus. Enggak muncul-muncul di Instagram, tetep aja di bash. Di bilang nggak gentleman atau apalah. Akhirnya malah dia nggak berani apa-apa.  Lihat betapa kasiannya dia cuma karena dia memperjuangkan cintanya.

(hapus air mata Baekhyun) (puk-puk perlahan) (mepet) (peluk hangat kayak anak sendiri)

Menghilang dari Instagram mungkin adalah salah satu cara dia untuk menunjukkan bahwa dia sangat menyesal dan malu pada saat yang bersamaan, tapi juga tidak mau memperpanjang masalah. Padahal kan nggak semua orang yang nggak suka dia pacaran. Dan ya maksud gue, pacaran juga hal yang biasa banget terjadi di dunia KPop.

MEN SEMUA ORANG BUTUH CINTA! BAEKHYUN BUTUH CINTA! KALO LO NGGAK PUNYA PACAR KARENA LO PIKIR LO BISA PACARAN SAMA BIAS LO YA ITU URUSAN ELO TAPI BAEKHYUN KAN GAK MIKIR HAL YANG SAMA KAYAK ELO!

#EAAAAAAA
*
**
Baekhyun jelas tidak hanya butuh cinta dari lo sebagai fans aja, tapi juga dari orang yang at least bisa dia peluk ketika dia lagi butuh pukpuk atau sekedar membicarakan "Mau dikasih nama apa anak kita nanti?" atau "Kalau kita menikah kita mau tinggal di mana?" atau apa deh hal-hal yang nggak mungkin dia bicarakan sama Suho, Chanyeol atau bahkan fans.

Jelas dia nggak bisa meluk fans setiap hari. Nggak bisa juga dia meluk fansite setiap saat yang dia mau. Dan gue rasa, setelah lewat setahun dia pacaran, sudah waktunya jugalah fans-fans EXO yang enggak suka dengan hubungan mereka untuk mulai membiasakan diri.

Kan katanya fans. Pendukung. Supporter. Ya harusnya support dong apapun yang dilakukan sama idol-nya. Selama itu bisa membuat dia bahagia.

#EEEEAAAAAAAAAA

Dan ketika dia menghilang dari Instagram, itu adalah cara dia menghormati elo yang nggak suka sama hubungan dia dan pacarnya.

DIA SUDAH MERENDAH SEPERTI ITU TAPI ELO MASIH KERAS KEPALA JUGA?!

#EEEEEAAAAAA

Tapi poin yang gue mau omongin sebenarnya bukan di situ sih. Malah jadi kemana-mana.

Selama ini Baekhyun sudah menunjukkan bahwa dia fearless dengan mau membiarkan hubungannya dengan si pacar di blow-up sama media. Sekali lagi kita anggap saja memang ada hubungan di antara mereka, ya kalo misalnya cuma settingan yaudah gausah dipikirin lagi.

#BAEKYEONKARAM2015 #AMITAMIT

Di dunia ini emang banyak yang fake tapi kita nggak tahu aja yang mana.

Being fearless, Baekhyun berani jadi orang yang istilahnya siap hancur gitu dengan berita pacaran itu. Gue menolak menyebutnya dengan skandal karena apa sih salahnya pacaran. Masa berkasih-sayang aja disebut skandal. Cuma ciuman doang. Kalau sampai seks nah itu baru skandal. Lihat betapa Korea-Korea ini mempengaruhi kita dengan menyebut orang pacaran aja skandal. (apa sih).

Kemudian dengan munculnya berita pacaran Baekhyun gue rasa sebagai titik puncak dia menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang fearless.

Tapi being fearless is not always easy. Never easy. Poor Baekhyun.
*
*
Untuk yang lain-lain kayak misalnya deket-deket sama pacar di panggung SMTOWN dia masih nggak berani. Mungkin terlalu berisiko. Mungkin dia takut naik panggung badannya lengkap, turun panggung tinggal bulu pantat. Padahal sebenarnya gue menunggu saat-saat itu. Saat-saat Baekhyun dan sang kekasih punya momen di atas panggung. Bukan saat-saat dia hanya tinggal bulu pantat.

Mungkin beberapa orang berpikir dengan Baekhyun pacaran sama Taeyeon popularitasnya bisa menurun. Padahal, IMHO, yang paling penting buat EXO setelah berbagai hal yang terjadi di tahun 2014 itu bukan cuma popularitas. Yang paling mereka butuhkan adalah fans yang loyal.

Kalau fans yang cuma suka karena "Aduh Baekhyun ganteng!" terus pas dia pacaran sama Taeyeon, "BANGSAT LO GANTENG-GANTENG GATEL!" dan berenti ngefans, padahal lo beli CD mereka aja enggak...

Yaudah.

Bunuh saja Tao di rawa-rawa dua kali.

Gue enggak apa-apa elo suka EXO, suka Baekhyun, tapi sekedar suka dan enggak sampe ke tahap yang bener-bener frik banget sama fandom ini dan do everything just for your oppa. Berterima kasih loh EXO banyak yang suka. Tapi kalo cuma sekedar suka tapi malah paling berisik dan ganggu pas ada skandal-skandal kayak gini sih....

Yaudah.

Bunuh aja Tao di rawa-rawa tiga kali.

Gue mungkin terkesan SOK! BANGSAT LO SIAPA LO CUMA MODAL REVIEW MV AJA!

Terserah. Gue cuma mencoba untuk jujur daripada ngomongin orang di belakang mending frontal aja.

#EAAAA

#PADAHALPUNYAGENGGOSIP

#LINTAHKUDISANLO
*
*
Dunia idola KPop ini sebenarnya banyak fake-nya. Dibawa happy aja gak usah terlalu serius. Nggak usah kayak fanboy Kpop kuper yang bacot banget soal kehidupan fans lain yang nggak suka sama hubungan si A sama si B terus curhat panjang lebar di blog soal ketidaksukaannya terhadap si fans itu. Dibawa santai ajalah....

Sebagai seorang idol, Baekhyun adalah Baekhyun. Yang pinter ngomong, banyak ngoceh, hobi ngejekin Tao, bikin ngakak setiap kali gangguin member lain. Yang selalu keren kalo nyanyi di panggung. Yang kalo nge-dance bisa terlihat lucu kayak belatung. Ya seperti apa yang keliatan di depan kamera lah.

Tapi sebagai seorang laki-laki 22 tahun, dia juga manusia biasa yang yang pipisnya pesing. Yang tai-nya bau. Yang suka kentut. Yang mungkin aja ngiler kalo tidur. Yang mungkin aja sebenarnya bau ketek. Yang butuh kasih sayang bukan cuma dari fans, tapi juga dari orang yang menurut dia memang dia butuhkan.

Sayangnya itu bukan salah satu dari kalian, gengs. HIHIHIHIHIHIHIHIHIHIHIHII

Tapi, konsep fearless yang panjang lebar sampai kelebaran yang gue tulis di atas itu ternyata nggak tampak di teaser video Baekhyun ini.
*

*
Fajar menyingsing di Lyon, Prancis. Kota terbesar ketiga di Negara Bermenara Eiffel itu. Pagi di Lyon selalu istimewa. Cahaya matahari fajar selalu menarik untuk dilihat dan sangat indah untuk dinikmati. Lyon salah satu kota yang indah dan tak kalah dari Paris. Meski mungkin hingar-bingarnya tidak setara dengan pusat fashion dunia itu.

Beberapa bulan yang lalu, Baekhyun tersadar bahwa dirinya terperangkap di rawa-rawa tak jauh dari kawasan pinggiran kota Lyon. Pintu maze menjerumuskannya tepat di atas rawa-rawa itu. Dia berhasil keluar dari maze dan sukses basah kuyup. Baekhyun mengumpat keras sekali ketika pantatnya membentur batu dan telinganya kemasukan air kotor.

"NAJIS MUGALADOH!" teriaknya kesal.

Tapi setelah dipikir-pikir, dia merasa beruntung juga karena jatuh di rawa-rawa. Kalau saja ketika dia membuka pintu dan dia jatuh di atas lumpur hisap, dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Atau misalnya ketika dia membuka pintu maze, dia langsung jatuh ke mulut hiu kelaparan yang menunggu mangsa.

Ah... dia masih beruntung.
*
*
Terjerembab di rawa-rawa membuat Baekhyun kesulitan bergerak. Campuran lumpur dan tumbuhan air yang berlendir tidak nyaman di badannya. Diapun tidak punya daya dan upaya kecuali atas pertolongan Tuhan. Sekuat apapun dia mencoba menyelamatkan diri, Baekhyun tetap gagal.

Sampai akhirnya pertolongan Tuhan itu datang. Seorang anak kecil tiba-tiba menjulurkan ranting ke arahnya. Setelah sesaat yang lalu buang air kecil tak jauh dari lokasi kepala Baekhyun yang sudah pasrah menatap langit yang hampir gelap.

Ketika tersadar karena percikan-percikan air pipis itu mengenai mukanya, Baekhyun seolah mendapat harapan. Dia berusaha untuk berbicara dengan anak itu tapi anak itu tidak mengerti. Tapi setelah susah payah menjelaskan dengan bahasa monyet, si anak baru ngeh. Akhirnya Baekhyun selamat dan menepi.

Keluar dari rawa-rawa membuat tubuh Baekhyun dipenuhi bau-bau menjijikkan. Salah satunya tentu saja bau pesing yang sudah pasti berasal dari pipis si anak tadi. Dari gesture dan cara si anak pipis, Baekhyun bisa menebak bahwa dia sudah terampil melakukannya di rawa-rawa ini.

Dia butuh mandi. DIA HARUS MANDI. Dia takut kudisan.

Baekhyun mandi kamar mandi umum yang ada di taman terdekat dari rawa-rawa tempatnya terjerembab tadi. Berhasil meminta baju dari seorang gelandangan baik hati yang sangat kasihan melihatnya dengan kondisi lebih buruk dari itik buruk rupa.

Setelah bersih dari noda dan dosa, Baekhyun baru sadar bahwa anak kecil tadi terus mengikutinya. Dia mencoba untuk mengusir si anak kecil tapi dia tidak mau pergi juga. Akhirnya Baekhyun pasrah. Si anak malah menarik tangan Baekhyun dan mengajaknya pulang.

Dan WOW....
*
*
Anak yang hobi pipis di rawa-rawa itu adalah anak orang kaya raya. Kontras dengan penampilannya yang terlihat seperti gembel yang kebanyakan main layangan. Masuk ke dalam rumah, Baekhyun semakin terkesima. Benar-benar kaya raya. Mungkin anak itu keturunan Raja Dangdut.

Baekhyun pun diangkat sebagai salah satu pembantu rumah tangga di sana. Dia perlahan-lahan mulai belajar Bahasa Prancis. Seperti halnya Cinderella, Baekhyun ditempatkan di menara tertinggi di rumah itu. Tapi nasibnya tentu saja jauh lebih beruntung dari Cinderella karena dia tidak harus membersihkan cerobong asap.

Anak kecil yang suka pipis di rawa-rawa itupun sangat lengket padanya. Menurutnya, Baekhyun adalah sosok yang lucu dan bisa diajak bercanda-canda. Setiap hari si anak mengajak Baekhyun main gulat dan Baekhyun selalu kalah. Hubungan mereka sekarang sudah lebih dari sekedar pembantu dan majikan.

Akhirnya Baekhyun naik jabatan. Sebulan setelah itu dia diangkat sebagai Baby Sitter si anak. perlahan-lahan hidupnya pun mulai mapan. Gajinya sudah lebih dari cukup untuk foya-foya-fancy membeli pakaian desainer mahal Prancis. Juga untuk membeli sebuah handphone termahal keluaran terbaru Samsung. Lengkap dengan headset kerennya.

Baekhyun sudah menemukan kehidupannya yang baru.

Meski demikian, Baekhyun tentu saja tidak akan melupakan siapa jati dirinya. Dia tentu saja tidak akan melupakan kehidupannya yang lama. Dia tidak akan lupa bahwa dirinya adalah penjaga Pohon Kehidupan. Pemberi cahaya buat sembilan legenda yang lain. Sembilan orang yang paling dekat dengannya selama beberapa tahun terakhir ini.

Mengingat jati dirinya membuat Baekhyun terkenang pada rasa sakit hatinya terhadap Kris yang masih terasa. Dulu dia sangat dekat dengan Kris. Dekat sekali.

Baekhyun merasa kehilangan Kris setelah Kris memutuskan untuk bergabung dengan musuh dan tidak ikut keluar dari maze. Terlebih selama ini Kris adalah tempat paling ideal untuk bergelayut manja.

Dulu ketika sedang bosan, dia suka bergelantungan di tangan Kris. Tapi sekarang apalah.... dia sudah tidak bisa lagi melakukannya... Ada orang yang menyebut mereka dulu Bangke Couple. BaekKris pun karam di tahun 2014.

Sudah tidak ada lagi gelayut-gelayut manja seperti dulu. Sudah tidak bisa lagi mengejek-ngejek Kris seperti dulu. Dia juga sekarang sudah tidak bisa lagi menggunakan sedikitpun kekuatan gaibnya.

Dia tidak mengerti kenapa tetapi setelah kecebur di rawa-rawa itu, dia merasa ada yang aneh. Kekuatannya seperti hilang. Dulu dia adalah orang yang bisa menciptakan cahaya dan membantu orang-orang yang tersesat dalam kegelapan. Tapi sekarang justru dia yang tersesat dalam kehidupan yang menurutnya bukan untuk dirinya itu.

Tentu saja dia hidup bukan untuk jadi pembantu. Dia hidup untuk menjaga Pohon Kehidupan.

Dia merindukan semuanya.

Suho... Chanyeol....

Ah, Chanyeol.... Apa kabar si Gigi Onta itu.
*
*
Suatu malam, Baekhyun terbangun dari sebuah mimpi indah. Itu bisa dibilang pertama kalinya dia mendapatkan mimpi seperti itu. Indahnya seperti pemandangan puncak Himalaya. Walaupun dia tidak pernah ke Himalaya.

Baekhyun bermimpi sedang kencan berdua dengan seorang member girlband Korea papan atas. Kencan mereka di sebuah mobil atap terbuka. Tapi sial. SIAL! Mimpi itu sama sekali belum selesai tapi deringan ponsel Galaxy Note 4-nya membuatnya terbangun.

SIAAAAL!!!! Seseorang mengiriminya pesan singkat.

BERKALI-KALI.

"NAGA BINAL!" umpat Baekhyun ketika dia sudah benar-benar sadar dan bangkit dari tempat tidurnya. Dengan kesal dia menendang udara kosong. Di mimpinya tadi, dia sudah hampir berciuman dengan si member girlband di dalam mobil. Ponsel itu berdering persis setelah dia melihat seorang paparazzi sedang memotretnya dari kejauhan.

Baekhyun mengambil ponsel yang diletakkan di meja yang tak jauh dari tempat tidur. Ada pesan masuk. Ketika dibaca....

"Felix sent you a clover."

"LINTAH KUDISAN! FELIX BIADAB KAU! LIHAT SAJA NANTI KALAU KAU PIPIS DI RAWA-RAWA LAGI AKAN KUTENGGELAMKAN KAU SELAMANYA!"

Baekhyun melempar ponselnya kembali ke meja dan mengenyakkan diri lagi di tempat tidur dengan kesal. Berusaha memejamkan matanya. Berharap dia bisa melanjutkan mimpinya tadi ke adegan erotis di dalam mobil, seperti adegan sebuah film Korea berjudul 'Rough Play' yang ditontonnya beberapa waktu lalu.

Bersama Felix.

Felix yang memaksa.

Tapi baru saja dia memejamkan matanya, ponselnya berdering lagi. Kali ini ada telepon masuk.

"DEMI HUANG ZI TAO YANG SUKA LARI LARI CANTIK DI NAMSAN TOWER SEPERTI HELLO KITTY INI SUDAH LEWAT TENGAH MALAM, LINTAH KUDISAN!" umpatnya semakin kesal. Dia uring-uringan, menjambak rambutnya dengan gemas.

Kantuknya sudah benar-benar hilang sekarang. Buyar sudah rencananya untuk melanjutkan adegan erotis di dalam mobil. Dia mengambil ponsel itu dan mengangkat telepon dari nomor yang tidak dikenal.

"HALO SIAPA NIH?!"

"BBBBAAAAEEEEEEEEEEEKKKKHHH,"

"Gausah mendesah-desah deh nyet gue lagi males. Siapa nih?"

"BBBBBBBBAAAAAEEEEEKKKKHHHHHH,"

Tuuuutttttt

Telepon terputus. Baekhyun menjejakkan kaki dengan kesal. Tapi tak lama kemudian muncul sebuah pesan singkat berisi peta sebuah tempat di Lyon. Tempat yang cukup terkenal dengan bangunan-bangunan tuanya. Di bagian bawah pesan berisi peta itu, tertulis angka 06:27.

"Apa nih maksudnya?"

Tiba-tiba Baekhyun melirik ke jam dinding. Sudah pukul 3:40 pagi. Dia tiba-tiba sadar kalau 06:27 itu menunjukkan waktu. Tiba-tiba saja jendela kamarnya terbuka secara misterius. Ngeri banget jendela kamar di ruangan paling tinggi di rumah itu terbuka sendiri. Angin masuk dan membisikinya sesuatu. Sesuatu yang terdengar seperti suara orang yang dikenalnya.

"Se------Sehun?"

Setelah itu entah kenapa dia merasa sangat penting untuknya datang ke lokasi yang ada di peta tadi. Diapun bergegas.

Baekhyun membongkar-bongkar lemari mencari baju paling mahal dan paling bagus yang dia miliki. Dia enggak tahu akan bertemu siapa di sana. Dia juga enggak tahu apa yang akan terjadi di tempat tujuannya nanti. Tapi yang jelas, dia ingin keluar subuh-subuh dan tetap terlihat kece. Dia menemukan baju rancangan seorang desainer terkenal dari koleksi tahun lalu dan memutuskan untuk mengenakannya. Tidak lupa celana jins ketat yang saking ketatnya membuat aliran darahnya tidak lancar.

Tidak lupa juga Baekhyun mencorat-coret beberapa kali eyeliner ke matanya. Yah... kurang lebih 250 kali lah sampai matanya sekarang benar-benar terlihat seperti habis ditonjok Ratu Elizabeth. Setelah merasa chic dan edgy, Baekhyun berangkat ke lokasi yang disebutkan di pesan singkat itu dengan sepeda roda tiga milik Felix. Semoga dia bisa sampai di sana tepat waktu.
*
*
Matahari pagi masih belum terbit. Dia masih tidak tahu apa yang harus dia lakukan di sana. Tapi daripada bosen berdiri-diri kayak cowok bayaran lagi nunggu pelanggan, mending dia muter-muter aja di tempat itu sampai orang yang mengirim pesan tadi memberikan petunjuk lain.

Dia melihat ke kiri dan ke kanan. Mencari-cari sesuatu yang dia sendiri tidak tahu. Tiba-tiba dia merasa deja vu. Dia seperti berada di mimpinya tadi. Suasana malam ketika dia dan si member girlband itu pacaran persis seperti saat ini. Dia jadi berkhayal kalau tiba-tiba saja ada mobil atap terbuka melaju pelan di depannya dan di dalamnya ada si member girlband yang mengajaknya jalan-jalan berdua.

AW AW AW AW AW AAAHHWOOOOOOOO~~~~~~~

"Fokus, Byun. Fokus," dia menampar-nampar dirinya karena imajinasinya sekarang sudah terlalu liar dari sekedar adegan erotis.

Dia mencoba untuk berkonsentrasi sejenak. Mencari-cari pesan Sehun dari hembusan angin. Tapi tidak bisa dia rasakan. Tadi, ketika dia merasakan bisikan Sehun, tubuhnya seperti gemetaran. Apakah ini berarti kekuatannya akan kembali? Dia sudah lama tidak merasakan hal-hal magis seperti ini. Efek rawa-rawa itu terlalu biadab.

Lama menunggu di sana, dia memutuskan untuk berkeliling saja. Mungkin sebaiknya memang berjalan-jalan agar tubuhnya terasa hangat. Dia memasang headset mahalnya ke telinga dan memutar lagu. Mulai berjalan di sekitar tempat itu sampai tiba-tiba dia merasa ada yang mengikutinya dalam kegelapan.

"Siapa itu?! Tunjukkan wujud aslimu atau kukutuk kau jadi batu!" teriaknya.

Dia pikir dia Bunda Malin Kundang.

Tidak ada jawaban. Baekhyun menambah volume lagu yang sedang didengarkannya sebelum akhirnya terjadi hal yang aneh. Lagu yang didengarkannya tiba-tiba kresek-kresek kayak televisi tahun 90-an yang antenanya ketiup angin.

Dia mengecek ponselnya kalau-kalau hancur karena celananya terlalu ketat. Tapi ternyata baik-baik saja. Ya ponsel mahal kalo cuma bengkok atau hancur gegara celana keketatan sih keterlaluan juga ya. Itu hape atau kerupuk kulit.

Kebetulan ketika dia sedang mengecek hapenya, dia melihat ada pesan masuk. Baru saja akan membuka pesan itu, tiba-tiba lampu di sekitarnya mati.

"BANGKE ANGORA KEJENGKANG!"

Baekhyun terkesiap dan dia buru-buru berlari. Dia sadar memang ada sesuatu yang mengikutinya. Sekarang sesuatu itu mengejarnya. Sesuatu itu bersembunyi di balik kegelapan dan dia tidak tahu apa itu. Dia tidak bisa melihat wujudnya tapi Baekhyun bisa merasakannya bergerak.

Dia berlari sekuat tenaga untuk menghindari sosok aneh yang sedang mengejarnya. Semakin jauh dia berlari, semakin gelap lorong yang dia lewati. Dia tidak menyukai kegelapan. Dia tidak ingin berada di dalam kegelapan. Dia takut diperkosa orang yang tidak dikenal dalam kegelapan. Mana lagi dia sedang pakai celana ketat yang takutnya mengundang birahi yang memandang. Mana lagi sekarang sedang zaman begal.

Baekhyun mengikuti lorong berlampu yang kemudian satu per satu lampunya padam. Sampai akhirnya dia berakhir di sebuah gerbang yang terkunci.

"Ya mati sudah kau Byun Baekhyun ucapkan selamat datang pada kegelapan," katanya.

Sosok misterius itu mendekatinya. Benar-benar dekat. Baekhyun tidak berani melihat sosoknya. Yang jelas dia merasa seperti ditelan kegelapan.

"Ya Allah jika sudah tiba waktuku...." bisiknya dalam hati.

Tapi tiba-tiba kehangatan yang nikmat menyelimuti tubuhnya. Cahaya-cahaya kecil muncul dari pori-pori tubuhnya. Rasa lelahnya mendadak hilang. Angin segar berhembus masuk ke telinga kanannya dan keluar lewat telinga kiri.

Kekuatannya kembali. Ya. Baekhyun bisa merasakannya.

Baekhyun selamat dari kegelapan.

Dan bisikan dari angin mengisyaratkan bahwa dirinya harus berkumpul dengan sembilan orang yang lain.

"Aku akan mencari mereka," katanya.
*
*
Teasernya Baekhyun ini mungkin bukan yang paling bagus di antara yang ada. Sekali lagi saya harus kecewa kenapa bias-bias saya teasernya malah biasa aja. Padahal gue ngarep banget loh, Baekhyun akan melawan raja kegelapan dengan mengeluarkan jurus kamehameha seperti yang dilakukannya di MV 'MAMA'.

Teasernya bisa dibilang nanggung. Karena kalo dibilang terlalu serius juga enggak serius-serius banget. Kalo dibilang lucu juga enggak yang lucu-lucu kayak gimana banget. Tegang juga seadanya. Sedih enggak sama sekali. Jorok dan erotis juga ya tergantung imajinasi aja.

Paling pas adegan dia lari terus kakinya nyilang-nyilang miring kiri miring kanan itu aja yang terlihat aneh. Cara larinya.

Padahal bajunya udah fancy tapi larinya mencong-mencong. Ya maklum atlet jalan cepat. Harus mencong sih ya emang. Nggak kayak larinya Tao. Menjiwai. Soalnya udah biasa lari di Namsan Tower.

Buat orang yang keluar subuh-subuh, Baekhyun terlalu rapi. Kalo misalnya kita mau bikin dia baru pulang dari klub malam, dia kurang mabok. Bajunya juga kurang berantakan. Terlalu rapi. Tapi memang sih dari adegan awal juga tidak menunjukkan kalau misalnya dia baru pulang dari sebuah tempat. Tapi justru baru dateng ke tempat itu.

Nah pertanyaannya, ngapain dia di situ jam segitu? Mau ke pasar subuh beli kue? Ada juga depan Detos, bukan di situ.

Penampilan Baekhyun di teaser ini mengingatkan gue dengan teaser Kai sih sebenarnya. Mereka berdua sama-sama lari dan berusaha kabur dari sesuatu yang tidak terlihat. Sama-sama dandan dan sama-sama pake eyeliner tebel kayak abis ditonjok Ratu Elizabeth.

POINNYA APA GITU PAKE EYELINER DI KALA SUBUH DAN MENGUNJUNGI GEDUNG TUA LALU LARI-LARI?

Kemudian gue sadar bahwa ternyata Baekhyun sedang dalam perjalanan ke Paris Fashion Week untuk mencari Kim Kardashian karena Kim Kardashian tahu di mana Kai saat ini berada. Atau setidaknya dia bisa meminta petunjuk dari Kim-K.

Paling suka deh sama teasernya Sehun, Chanyeol, Suho dan Chen. Mereka nggak terlalu yang dandan banget dan natural. Apalagi Suho. Keliatan banget sengsaranya. Kenapa Baekhyun lagi-lagi harus diidentikkan dengan eyeliner tebal?

Gagal paham.

Eh gue pengen deh itu punya headset-nya. Tapi pas gue cek di situs Samsung sayangnya belum ada. Itu headset sebenarnya bluetooth atau ada kabelnya sih? Kenapa pas Baekhyun ngeluarin hapenya karena merasa ada yang keresek-keresek di headset itu kabelnya nggak nyambung ke hape ya?

AHAHAHAHAHAHAAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAHAHAAHHA
*

*
Ini setting waktunya pagi kan ya? 'DAWN' seperti clue yang dikasih di Twitter kan ya? Itu yang di awal shot kota dan matahari terbit kan ya? Terus burung-burung yang kayaknya kelelawar tapi bukan kelelawar itu baru pulang dari perjalanan malam mereka kan ya?

Gue bertanya-tanya soalnya perbedaan warna kegelapan di shot pertama dengan sisa dari video ini kayak jauh banget. Tapi kalo misalnya settingnya enggak pagi, terus kenapa jamnya menunjukkan pukul 06 bukan pukul 18?

Oke ini pasti pagi.

Nah yang masih nggak bisa gue ngerti sebenarnya, alasan Baekhyun lari-lari di lorong-lorong itu saat lampu sudah mulai mati satu per satu. Sebenarnya oke tujuannya adalah mengesankan sesuatu yang misterius. Tapi malah jadi aneh gak sih.

Soalnya gini, kan kalau sudah pagi datang, semua lampu-lampu jalan di seluruh kota juga emang harusnya mati kan? Bukannya lampu-lampu jalan memang nyalanya cuma malam hari kan?

Terus???

(Kemudian gue deja vu. Gue merasa pernah mengetik bagian itu di Lotte Shopping Avenue dan ketika gue menulis review ini gue lagi terdampar di Mall itu sambil nunggu macet kelar)

Nah, alasan yang tadi gue sebut membuat usaha untuk memberikan kesan bahwa ada sesuatu yang mengejar Baekhyun itu (entah setat atau penguntit atau monster kegelapan) malah jadi enggak berasa. Kalo menurut gue sih karena faktor setting-nya yang pagi. Kalau misalnya jamnya berubah jadi 01:00 gitu, maybe masih bisa masuk akal.

Lampu jalan mati jam 01:00 pasti menunjukkan adanya sesuatu yang salah. Antara pemerintahnya korup dan gak bayar listrik, mesin pembangkit listriknya kurang, atau memang ada jin ifrit iseng. Kesan horor pun akan muncul di situ.

Lah ini, emang udah pagi kan emang waktunya lampu-lampu mati.

Iya gak sih?

Nggak ya?

Oke kalo nggak juga gak apa-apa kok.

Kasian deh gue.
*
*
Mungkin gue terlalu banyak berpikir. Siapapun tolong jelaskan ke gue maksud dari adegan itu menurut kalian. Siapa tahu pikiran gue lebih terbuka. Eh tapi suka deh shot kota yang lampu-lampu mati. Jadinya kayak serius banget gitu ini syuting di Lyon-nya gak sembunyi-sembunyi.

Kalo dibandingkan dengan teaser Xiumin yang juga setting-nya subuh, teaser ini mungkin bisa dibilang sedikit lebih juara. Gue suka banget aktingnya Baekhyun di sini. Tegas gitu kesannya nggak kkaebsong~ kemudian menggeliat seperti belatung di depan gerbang. Adegan terakhir ketika dia napasnya berat di depan gerbang itu juga sih klimaks.

Kalo soal ekspresi, ketika di atas panggung pas perform sih emang Baekhyun juara menurut gue. D.O kan ya kita sama-sama tahu kalo dia makhluk bermuka JPEG yang kadang-kadang satu jam ekspresinya bisa kayak gituuuu terus kayak abis dikutuk jadi batu sama Bunda Malin.

Baekhyun walaupun belakangan dia suka merem-merem kalo nyanyi, tapi ekspresinya pas manggung menurut gue oke banget. Bisa dibilang paling bagus deh di antara semua member EXO-K. Kecuali Kai. Karena Kai tarafnya udah artis debus. Nggak ada yang bisa ngalahin.

Lalu selain itu, apa yang istimewa dari teaser ini?

Karena ini Baekhyun dan karena Baekhyun bias gue, juga karena Baekhyun pacarnya Taeyeon, jadi itu saja sudah membuat video ini istimewa. Yang lainnya sih biasa aja. Enggak ada kekuatan-kekuatan yang bikin WOW banget. Nggak ada. Efeknya juga biasa-biasa aja.
*
*
Tapi tegangnya lumayan dapet walaupun nggak setegang teaser Sehun. Gue sendiri kalo misalnya pulang subuh-subuh terus tiba-tiba lampu jalan yang gue lewatin mati tiba-tiba sih pasti kaget. Tapi ya karena udah subuh, ya nggak mungkin ada hantu kan. Hantu kan katanya setelah azan subuh udah balik lagi ke alamnya. Jadi nggak sampe lah gue lari-lari berlebihan kayak gitu, sampe nabrak-nabrak tembok dengan dramatis.

Yang ada dibakar idup-idup sama orang-orang di RT itu.

Cukup kecewa juga sih setelah teaser ini keluar. Kenapa nggak lebih bagus dan lebih menarik mengingat ini udah teaser-teaser terakhir. Coba bayangin kalo misalnya sosok yang ngejer-ngejer Baekhyun itu nyata dan nampak kayak misalnya raksasa tapi gelap gitu ya, terus Baekhyun nembak-nembakin cahaya dari tangannya sambil lari, terus ada efek ledakan gitu kayak adegan pas Harry Potter lagi di Ruang Ramalan Departemen Misteri.

IH KAN PASTI SERU!

Tapi ya mungkin memang bener karena kekuatan Baekhyun sedang hilang jadi dia cuma bisa berlari.

Berlari karena lampu jalan dimatikan pas subuh.

Terserah deh. Untung lo Baekhyun. Coba kalo HZT. Udah dicaci maki sama masyarakat.

Enggak deng gue doang :))))
*

Share:

25 komentar