Let's PARTY with Girls' Generation! [PART 1_Teaser Review]

*
(90% Curhat, 10% Review)

Perubahan itu sebenarnya baik. Tapi kadang-kadang, kita sebagai manusia yang punya ego agak susah menerimanya. Alasannya bisa macam-macam. Salah satunya mungkin karena sudah terbiasa dengan sebuah kondisi yang sudah berjalan selama ini.

Semua orang bisa berubah tanpa aba-aba. Ujug-ujug udah beda aja, padahal kayaknya kemaren nggak gitu. Semua orang tiba-tiba aja bisa jadi nggak seperti sosok yang kita kenal dulu. Tapi ya... dunia memang semengejutkan itu. Sama kayak kita nggak pernah tahu siapa yang akan mati duluan, apakah mereka yang sudah lanjut usia atau kita yang masih remaja berdosa.

Kita? Lo aja kali Ron, sama sumpit bambu.

Gue inget banget waktu itu gue sedang menunggu-nunggu berita Luhan keluar dari EXO. Tepatnya 30 September 2014. Soalnya, abis konser EXO di Jakarta tahun yang sama, udah kedengeran rumor kalo Luhan mau keluar. Walaupun banyak yang nggak percaya (atau mungkin lebih ke denial) tapi gue kayak yang “Ya tinggal nunggu gong aja dipukul,” gitu.

Beberapa saat sebelum gue tidur di malam tanggal 29 September, gue entah kenapa berpikir kalo besok pagi pasti akan ada berita yang mengejutkan.

Eh bener aja. Ternyata beneran ada. Tapi bukan Luhan.

Jessica Jung.

Gue lalu membayangkan bagaimana SONE di luaran sana bereaksi mendengar kabar ini.

Sebenarnya gue tipikal orang yang susah bangun pagi. Apalagi harus berangkat kantor pagi-pagi dalam kondisi yang terburu-buru. Makanya pas gue bangun dan entah sejak kapan ritual pertama yang dilakukan adalah ngecek semua media sosial termasuk Twitter, dan banyak sekali mention ke gue soal Jessica keluar (atau kalo kata dia dikeluarkan) dari SNSD, gue cuma nguap tiga kali dan lanjut tidur lagi.

Sampai kantor baru baca beritanya dan baru heboh. Hahahaha terlambat.

Gue bukan SONE, tapi gue suka SNSD. Sama persis kasusnya kayak gue suka SHINee tapi gue nggak berani nyebut diri gue Shawol. Jujur aja gue nggak pernah ngikutin apapun kisah di belakang layar SNSD seperti misalnya gue ngintilin kehidupan anak-anak EXO.

Karena itulah gue nggak pernah tahu Jessica ini sebenarnya orang yang kayak gimana sih? Aslinya kayak gimana sih? Dia kalo nggak lagi di depan kamera kayak gimana sih?

Gue selama ini cuma tahu kalo Jessica ini adalah cewek tonggos tapi cantik, jutek tapi minta disayang, terus kalo di depan kamera suka tiba-tiba bengong sendiri, pemalas pas di ‘Running Man’ dan dadanya besar. Kata salah satu temen gue yang SONE dia paling besar di SNSD.

Nah kalo selain itu gue nggak tahu deh. Gue nggak tahu hubungan dia sama Taeyeon kayak gimana sampai-sampai ada yang ngeship TaengSic, gue nggak tahu hubungan dia sama Tiffany kayak gimana sampai-sampai mereka bisa lahir di rumah sakit yang sama.

Mungkin bisa dibilang semua hal yang gue tahu soal SNSD itu pure dari media. Media juga yang kemudian membentuk mindset gue soal sosok Jessica dan juga SNSD secara keseluruhan sebagai sebuah grup. Makanya ketika berita Jessica keluar dari SNSD ini, gue langsung yang “Ah jadi selama ini lo cuma fake aja nih? Wah sayang sekali...”

“EXO juga begitu. Ah sayang sekali...”
*
*
Mungkin buat mereka yang sudah ngikutin SNSD dari Hari Nol sudah patah hati hancur berantakan dilindes tronton waktu baca berita keluarnya Jessica. Ya gimana nggak sih? Gue aja yang baru tahu SNSD dari ‘Gee’ gemes banget dan merasa dikhianati.

Yes. Selalu gitu. Kalo ada satu member yang keluar dari satu grup (terlebih lagi grup itu ada di bawah manajemen SM Entertainment), kecenderungan gue untuk memihak si member yang keluar bisa dibilang 0% - 3% paling tinggi. Karena gue sendiri sudah terlalu bias ke grupnya.

Begitu juga dengan Jessica. Ketika dia mutusin buat keluar (atau bahkan ketika dia bilang dirinya dikeluarkan pun) gue tetap mikir “Ini orang kenapa sih kok egois banget?!”

Tapi ya... pada akhirnya... “Their relationship geunyang for business, after all...”

Sindrom emosi sesaat itu selalu muncul deh kalo ada member yang keluar dari grup. Pas Hangeng juga gitu. Pas Kris tolong nggak usah ditanya. Mungkin lo bisa tanya mbak-mbak yang sering KakaoTalk-an sama Kris dan kenal banget sama Kris dan pernah nyerang-nyerang di Twitter WAKWAKWAKWAKWAKWAK Sudah makan tai kucing rasanya gue hasil lemparan dan serangan orang-orang yang bahkan gue nggak kenal sama sekali. Tapi lempar tai kucingnya di Twitter.

Ketika Luhan keluar gue lebih santai dan kalem. Meskipun ada momen di mana kekesalannya tetep muncul. Tapi pada akhirnya, nggak bisa kesel sama Luhan karena semua sayang Luhan. Mungkin dia satu-satunya mantan member EXO yang sampe masuk ke mimpi gue baru setelah dia keluar.

Dan yang terakhir keluar, atau belum resmi keluar tapi ya asumsi saya sih yasudah gausah diharapkan kembalinya gitu ya, males nyebutin namanya tbh (tetek baekhyun), kejadian emosinya persis sama kayak Kris.

Tapi, setelah berjalan beberapa bulan pasca keluarnya Jessica, gue jadi lebih mengerti dengan kondisi Jessica. Disaat yang sama gue juga jadi lebih paham dengan kondisi SNSD.
*
*
SNSD masih punya passion yang sangat besar sebagai sebuah grup idola Kpop sementara Jessica udah nggak. Atau mungkin lebih tepatnya, SNSD lebih wise dalam menjalani sisa kontrak mereka ke SM yang masih aktif sampai 2018 itu sementara Jessica mungkin lebih nggak santai.

Ketika lo udah nggak punya passion di sebuah bidang yang sedang lo jalani, tapi lo memaksakan diri buat menjalaninya, itu kan sama aja dengan fake kan. Dan gue rasa Jessica nggak mau jadi orang yang fake.

Well, mungkin ada momen di mana dia memang fake. Tapi untuk yang satu ini gue rasa dia bertindak sesuai dengan apa yang dia inginkan. Dan mungkin dia lelah jadi orang yang fake dan kali ini pengen jujur sama dirinya sendiri?

Hal yang sama juga terjadi dengan Kris, Luhan dan yang satu lagi. Pada akhirnya gue sangat menghargai keputusan mereka buat keluar dari grup daripada ada di grup tapi lo fake. You guys did a very good job actually. Very brave. But yeah, I still hate the fact that you left the group and going solo and popular with that ‘ex-EXO’ behind your name, sorry. ㅋㅋㅋㅋ

Nggak ada dalam sejarah SM, artis yang keluar kemudian masuk lagi. Kemungkinannya kayak 0%. Bisnis Kpop ini pada dasarnya semua tentang image. Kalo image lo sebagai artis udah rusak di mata masyarakat, manajemen nggak akan mau abis-abisin tenaga cuma buat nyuci image lo supaya baik lagi dan di terima masyarakat.

“Men, mending gue debutin anak-anak Rookies daripada nyuci image lo yang udah jelek,” kata Kim Young Min sambil menikmati secangkir STMJ.

Makanya sedih karena akhirnya Lay jadi tumbal dalam drama Planet EXO ini. Dia harus baik-baik jaga image. Salah langkah dikit, sudahlah hancur dia. Fake-nya (kalo emang selama ini dia fake—semoga sih enggak—ya tapi hahahahaahahahahhaha professional not personal) bakalan keliatan. EXO lagi yang menderita.

Walaupun #EXOPureBlood seolah sudah selangkah menuju nyata, tapi pada akhirnya kasian aja sama Lay. Karena semua sayang Lay. Sama kayak semua sayang Luhan.

ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
*
*
Kembali ke Jessica, butuh berbulan-bulan buat Jessica untuk membuat kehidupan dan kariernya di dunia hiburan stabil. Gue ngerasa dia udah nggak ada niatan buat jadi idol lagi. Walaupun dia pernah bilang di satu wawancara kalo nggak akan meninggalkan dunia nyanyi tapi kok gue ragu. Karena sekarang kan fokusnya sendiri udah ke hal lain. Dan gue rasa sih emang better dia fokus ke satu hal aja.

Sekarang gini, kalo misalnya dia nggak fokus ke B&E dan malah jadi penyanyi, ya makin dihujat aja sama masyarakat. Ya mending lo tetep di SNSD kalo gitu ngapain lo keluar?!

Sigh. ㅋㅋㅋ

Pernah dia diwawancara sama Marie Claire dan gue seneng banget sama setiap statement yang dia buat saat itu. Berani dan Tegas. Walaupun pada akhirnya menjurus lagi-lagi ke arah “Bahwa selama ini dia fake apalagi jika mengingat apa yang dia tulis di Weibo waktu itu,” tapi.... dia berani. Dia tegas.

“Everything is very different from when I was in Girls’ Generation. First of all, I have more freedom (karena tentu saja kalo dia masih di SNSD dia nggak bebas. Jadwal SNSD itu kayak nggak pernah ada habisnya. Mana sempat dia buat ngejait celana jins buat B&E atau sekedar ngelas kacamata kan). It was good spending time with other members (ah masa sih. Kalo good kenapa out), but as I am promoting alone, I can now use my time more freely (!!!!!). To formally study fashion and design, I am planning to enter a school as well (yang sampai sekarang belom kesampaian apa cuma wacana atau gimana). though I haven’t decided on an exact timeline. Right now, I am studying hard on my own. Whatever it is, if you endure it, then good times will surely come. Just by looking at how enduring difficult times have resulted more happy times in my life today (!!!!).”

If I were still a member of Girls’ Generation, I would not be able to do a photo-shoot like today (!!!!!!! KESANNYA SNSD NGGAK BOLEH PEMOTRETAN SENDIRI YA GITU KENAPA SIH KAKAKNYA). Idol groups must always be happy, nice, clear, and bright. But I am already 27, I cannot remain as a happy girl forever (INI SIH STATEMENT YANG GUE PALING SUKA DARI WAWANCARA INI). It is possible that some who see this pictorial could comment, ‘She’s showing more skin now that she left Girls’ Generation.’ But the truth is, I am no longer a girl (karena udah nggak girl jadi gabisa jadi Girls’ Generation. Masuk akal sih Jess. Ciyus). I feel like it is a good thing to show the matured side of Jessica as well. Since debuting in 19 and promoting until 25, I felt trapped and stifling due to various restrictions (Oh jadi selama ini lo di SNSD terkekang ya hmmmm...). Now, I can decide everything on my own. It was not bad to come to the studio for a photo-shoot on my own

Wawancara sederhana dan pendek itu menjelaskan banyak hal soal Jessica dan SNSD selama ini. Ya cukup memberi gambaran bahwa apa yang tampak ternyata tidak seindah yang sebenarnya terjadi. ㅋㅋㅋ

Tapi anyway, Jessica berani ngomong kayak gini aja udah bikin berdebar rasa di dada. Paling nggak dia jujur dan gue seneng ㅋㅋㅋ Gue juga jadi inget wawancara CL ‘2NE1 sama The Fader sekitar bulan April kemaren. Mengutip dari media tersebut:

In a country that prefers its celebs a little unhinged, and where the blunt-smoking, #NoFilter Rihanna is the current gold standard, CL seems to understand that she might need to unlearn a little polish if she wants to win over new fans. Though she often speaks like a woman who's been media-trained since childhood—repeating generic press-release phrases like "express myself," "the real me," and "more personal"—there are hints of a ferocity underneath the polite sheen, and she'd be wise to exploit it.

Sekali lagi, professional not personal.
*
*
Berbulan-bulan berlalu sejak Jessica keluar, tentu saja Taeyeon nggak punya banyak waktu buat nangis-nangis cantik di pundak Baekhyun. Semua harus dirombak. Semua suara Jessica harus diganti sama suara member lain. Semua video yang udah selesai disyutingin(?) dan ada Jessica-nya harus disyuting(?) ulang.

Sekarang saatnya SNSD kembali untuk re-brand grup mereka. Seperti kata Jessica, mereka sudah bukan lagi Girls. Tapi biarpun udah bukan Girls, kan bukan berarti berhenti berkarya di bidang musik. SNSD mah gitu, mending nyanyi daripada ngelas kacamata sama ngejait hotpants jins.

Keluarnya Jessica seharusnya memang jadi cambuk buat SNSD untuk bisa kembali dengan sebuah konsep yang lebih baik dari sebelumnya. Lebih dewasa dan nggak lagi Girls tentu saja. Dan keluarnya Jessica memberi kewajiban buat grup ini untuk memperkenalkan diri mereka sebagai sebuah grup dengan delapan member, bukan sembilan.

Dari 9 jadi 8.

Dan itu nggak mudah sama sekali. Apalagi kalau fans masih ogah buat menerima kenyataan bahwa grup mereka sudah bukan lagi grup yang dulu mereka kenal.

Lo emang nggak bisa ngapus kenyataan bahwa SNSD debut bersembilan. Tapi lo juga nggak bisa terus-terusan denial kalau Jessica udah males joget-joget di atas panggung dan lebih milih ngejait celana jins bersama Tyler Kwon.

Well yeah, peduli setan dengan semuanya, sekarang saatnya ‘PARTY’ dengan formasi baru SNSD!
*

*
Gue baca-baca katanya ini comeback musim panas kedua SNSD setelah ‘Genie’. Haha jujur sih gue aja baru tahu ini pas baca berita. Karena ‘Genie’ kayaknya konsepnya nggak keliatan summer ya? Mungkin karena kostum? Soalnya kan kalo girlband pas summer pilihannya cuma tiga: kalo gak pamer paha ya pamer dada, atau yang ketiga pamer paha dan dada.

Etapi ‘Genie’ kan juga pamer paha. Susah juga kali ‘leg dance’ itu kalo pake gamis.

Selain di video-video suplemen(?) kayak iklan ‘Carribbean Bay’, atau DVD spesial apaaaa, atau photobook apaaaa gitu kan SNSD terbilang jarang ya tampil dengan konsep bikini-bikini gini untuk comeback. Makanya agak kaget pas SM akhirnya membolehkan mereka menggunakan konsep yang semurah itu.

Kan udah nggak Girls, kata Jessica. Jadi boleh lah binal dikit.

Walaupun ini sebenarnya sangat Not Safe For Puasa, tapi ini fresh dan refreshing.

Musim panas dan pantai kan memang harus dinikmati dengan bertelanjang ria kan ya. Masa iya ke pantai dan main-main air pake kaftan gamis. Ini SNSD loh bukan Syahrini.
*
*
Semua member sekarang keliatan beda. Dulu gue ngefans banget sama Yoona. Bisa dikatakan dia bias satu-satunya deh. Pokoknya kalo SNSD pasti yang diliat cuma Yoona. Ya biasalah, dulu kan masih newbie dan kemakan visual. Tapi sekarang beda. Sekarang semuanya bener-bener menggugah selera.

Sekarang kalo ngeliat Taeyeon kok ya cantik... jadi inget sosok pria yang selalu dikira homoannya Park Chanyeol itu. Kalo ngeliat Tiffany kok ya jadi pengen liat dia beranak pinak dari Nichkhun walaupun hubungannya sudah #KARAM2015 dan katanya bahkan selama ini tidak pernah ada cinta di antara mereka. Duh!

Yang paling parah sih sebenarnya kalo liat Yuri. Masih kepikiran Dewi Persik. Masya Allah.
*
*
Di antara semua member yang ada foto teasernya, gue paling WOW sama Sooyoung dan Hyoyeon. Bisa dikatakan dua member ini dulu paling biasa aja. Sooyoung yang dulu wajahnya kayak mbak-mbak Rumah Makan Sederhana kini berubah menjadi wanita dengan aura ibu-ibu rumah tangga yang akan membuatkan lo makanan enak setiap pagi, siang dan malam dan nggak ragu-ragu buat nemenin lo ngobrol atau sekedar nonton drama mellow.

Sementara Hyoyeon di sini jadi punya kesan mbak-mbak baik hati yang enak diajak mabok bareng dan party sampai pagi, tapi juga enak buat diajak curhat (tapi tetep sambil mabok). Udah gitu dia kalo ngajakin mabok bareng pasti selalu bayarin.

Yoona sekarang-sekarang bikin gue keinget sama Yeri ‘Red Velvet’ terus deh. Kenapa ya? Apa karena efek rambut pirang? Bisa jadi sih. Tapi Yoona jelas nggak alay kayak Yeri HAHAHAHAHAHA TOLONG DONG YERI DIIKET AJA KALO LIAT KAMERA KENAPA SUKA GAK KONTROL ALAYNYA.
*
*
Foto-foto teaser untuk ‘PARTY’ ini menyenangkan buat dilihat. Seksi dan dewasa. Kasarnya mungkin bisa dibilang ‘jual badan’ kali ya? Soalnya ini pertama kali nih SNSD kayak gini. Walaupun nggak sampai yang terkesan porno-porno banget sih. Cuma ya hehehe seneng aja hehehehehehehehehe

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

Wajar gak sih kalo shock karena kan beberapa tahum belakangan SNSD jarang bikinian dan nyanyi di pinggir pantai buat comeback? Iyain aja. Eh apa pernah? Mungkin pernah tapi gue nggak tahu. Tapi ya sebagai orang yang nggak tahu, konsep ‘PARTY’ ini cukup WOW sih. WOW dalam arti kata positif. Karena gue suka liat mereka pake bikini ketimbang pake jas di ‘Mr. Mr’ HEHEHEHEHEHEHE

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

ASTAGFIRULLAH~

SM mungkin terinspirasi dari aplikasi-aplikasi kayak Afterlight sama Vscocam untuk foto-foto teasernya. Banyak bermain di filter dan color correction yang bener-bener maksimal banget bisa dibilang. Beberapa foto kayak misalnya fotonya Yoona itu birunya nendang banget. Foto Sunny rambut merahnya beneran yang nyala banget.
*
*
Dan ketika liat teaser MV-nya pun langsung “HAH INI APA LAPTOP GUE LAYARNYA TERLALU KONTRAS APA GIMANA KOK BIKIN SAKIT MATA SIH.”

Ini kalo di photoshop Vibrance-nya udah full banget sampe yang mentok. Kontrasnya kemudian dinaikin lagi biar makin tajem. Gilak. Itu pantainya bikin ngiler pengen ke sana. Keliatannya bagus banget. Pohon kelapanya ijonya juga ijo banget. Bahkan langitnya pun kayak yang sesempurna itu.

Padahal sebenarnya.... Aslinya.....
*


*

cr as tagged. diambil dari Facebook SNSD 'Sone' Sweden
Sedikit mengingatkan gue sama MV ‘Mr. Mr’ karena kan di MV itu juga warna pink sama biru-nya bener-bener jelas banget. Nggak jelek sih gue pribadi suka sama color tone yang kayak gini. Walaupun memang nonjok banget di mata tapi ya sesuai sama konsep musim panas. Warna-warna naturalnya jadi ditegasin dan bagus.

Kalo nonton ‘Catch Me If You Can’ juga keliatan banget kalo warnanya jadi ditegesin sebenernya. Tapi mungkin karena sekeliling set itu kebanyakan warna-warna kalem nggak ada yang sampe biru nonjok atau merah menyala kayak rambut Sunny jadi agak nggak berasa.

Untuk lagunya, sampai sejauh ini gue pikir ini adalah teaser SM yang paling gagal dari segi lagu. Soalnya biasanya kalo dengerin atau nonton teaser artis SM, pasti lagunya udah nempel duluan padahal cuma sepotong. Dan untuk yang satu ini, kepala gue menolaknya. Mungkin memang harus nunggu versi lengkap kali ya.

Sayang sekali Jessica nggak bisa merasakan syuting bersama member pake bikini dan berendem di kolam renang dengan pemandangan bagus gini ya. Ah tapi kan dia kapan aja juga bisa kalo cuma sekedar ke pantai dan berendem. Bisa sekalian buat anak lagi sama Tyler kan lumayan produktif.

Ngomong-ngomong kasian juga si Jessica. Di adegan pas member lagi duduk di kolam, dia digantiin sama ember.
*
*
***

Oh iya gue mau cerita gue pernah mimpi ketemu Luhan. Mimpi ini terjadi pada 3 November 2014 mungkin beberapa dari kalian udah pernah baca di Twitter/Facebook/LINE gue. Jadi begini ceritanya:


Dia lagi duduk di pinggir got deket pohon pisang sama beberapa anak kampung yang keliatan berandalan. Awalnya gak niat nyapa tapi jadi nyapa.
"Luhan! Apa kabar? Kemana aja..." kata gue terus meluk dia. Anjir berasa temen lama yang gak pernah ketemu seratus juta tahun cahaya.

Luhan baik banget walaupun abis duduk di got sama preman kampung. Bajunya kayak yang dia pake ke Starbucks beberapa waktu lalu.

"Baik kok," kata Luhan.

"Lo kenapa keluar? Kasian mamiluhan tauk... dia sedih banget," gue tiba-tiba kepikiran sama mamilu, fans Luhan banget.

"Iya gue juga gak enak. Makanya ini mau kirim surat ke dia,"

"Yaudah titip gue aja!"

"Rencananya sih gue mau kirim via pos aja,"

Abis itu gue pengen minta foto bareng. Mau selfie. Tapi tiba-tiba aja ada robot raksasa jahat di film Transformers menyerang gue dan akhirnya gue kabur.

Ke puskesmas.

Luhannya gak keliatan lagi. Mungkin kecebur got.
ㅠㅠㅠㅠㅠ

Share:

17 komentar