Ketika Saya Menonton Super Show 4 Indonesia [PART 3]


Gue meyakinkan diri gue kalau ini bukan mimpi. Kalau ini adalah sebuah kenyataan dan hasil perjuangan dan kerja keras selama dua tahun belakangan ini. Selama tiga hari dua malam terakhir ini. Semua orang berteriak sementara gue jujur aja nggak tahu harus bagaimana. Gue cuma bisa diem. Diem. Diem. Nggak tahu harus mengekspresikan kebahagiaan gue kayak apa.

Ketika VCR pertama tampil di layar, gue tetep diem. Sesekali senyum waktu ngeliatin semua member yang menggeliat-geliat kayak ulet di dalam air. Pengen nangis, tapi lebay rasanya. Pengen teriak, tapi terlalu malu untuk mengeluarkan suara.

Dan ketika VCR berakhir, suara ini (yang kalimatnya nggak persis kayak begini) membuat merinding, "Ladies and Gentlemen, we presented to you, 9 Superman!"

Semua berteriak riuh. Ada yang manggil nama-nama member, ada yang teriak random. Sementara gue masih diem. 

Musik Superman sudah mulai mengalun. Fans sudah ber-fanchant ria sementara gue masih aja diem. Nyanyi sebisanya. Tersenyum nggak nyangka. Dan disanalah pertama kalinya gue melihat muka-muka 9 orang om-om yang selama ini dipuja-puja banyak orang itu. 9 orang yang sama sekali tidak berwajah seperti manusia melainkan boneka manekin yang hidup. Muka mereka nggak ada cacat sama sekali. Pias. Pucat. Kayak mayat. Dan semua itu semakin jelas terlihat ketika mereka berjalan menyebar dan melintas sesekali di depan tempat gue berdiri.

Lagu kedua, Opera. Secara pribadi gue nggak suka lagu ini tapi performance SuJu yang ada di depan mata ini jelas nggak bisa nggak gue nikmati. Di performance ini mereka semua berkumpul di tengah-tengah panggung untuk bernyanyi dan dance. Panggung hidrolik itu naik dan turun, dan pada performance ini juga air mancur sudah mulai muncrat ke mana-mana. Disinilah, untuk pertama kalinya gue memerhatikan satu per satu muka member Super Junior. Awalnya gue memang hanya ingin melihat WonHae saja, tetapi karena Siwon terutama jarang banget melintas di section gue dan Donghae yang walaupun lumayan sering tapi cuek bebek, akhirnya gue memutuskan untuk memerhatikan siapa saja yang sedang dekat dan tidak peduli pada mereka yang jauh. 

Sampai mereka nyanyi A Man In Love, gue masih agak-agak bengong dan nggak yakin dengan kenyataan. Lebay sih, tapi bener. Mungkin karena gue nggak ikutan teriak kayak yang lain? Bisa jadi... Selama penampilan empat lagu pertama, gue hanya sibuk membolak-balik fanboard. Berusaha menarik perhatian dengan fanboard Lee Soo-Man gue, ataupun Siwon-Agnez yang gue bawa. Bahkan gue nggak sadar loh mereka nyanyi Bonamana karena lagunya dibuat versi Remix dan gue agak nggak suka dengan versi itu. Kesan dangdutnya ilang :(


Waktu Wonder Boy, ada momen dimana tiba-tiba pandangan Ryeowook tertuju ke section tempat gue, Icha dan Riska berdiri. Yang dilirik jelas bukan cuma kami, tapi fanboard yang dibawa Icha. Icha waktu itu dapet ide buat mengedit cover Last Fantasy-nya IU dan mengganti muka IU menjadi muka Eunhyuk. Dan gue sudah feeling kalau itu bakalan diambil sama member dan benar saja. Ryeowook langsung jongkok di depan Icha dan mengulurkan tangannya mengambil fanboard itu lalu membawanya ke tengah panggung. Kami berlima heboh karena project Icha tembus! Kami semua teriak-teriak nggak jelas sambil ngeliatin Eunhyuk yang malu-malu waktu Ryeowook membawa fanboard itu ke atas panggung. Beruntungnya Icha, setelah fanboard itu selesai di permainkan, Ryeowook mengembalikan lagi fanboard itu ke Icha. Dua kali kontak dengan Ryeowook jelas membuat Icha nggak akan sanggup tidur.

Lagu berlanjut ke Rokkugo, dan VCR lagi. Gue suka banget waktu VCR mereka yang lagi ada di New York (ya kalo nggak salah?) tapi juga ada satu scene dimana Kyuhyun lagi pacaran sama Kuda andong gitu. Feel yang dikasi VCR dapet banget. Buat gue itu semacem menggambarkan perjalanan karir SJ, dari tidak ada menjadi ada, dari bukan siapa-siapa menjadi seseorang. Walaupun di VCR-nya sih intinya kayak menjelaskan bahwa masing-masing dari member itu masih manusia biasa kok, yang juga kadang-kadang butuh sendiri dan butuh sebuah ketenangan melepas semua atribut showbiz mereka. Walaupun demikian, sebenarnya yang paling mereka rindukan adalah bertemu dengan para fans. Agak berlebihan tapi emang feel-nya dalem dan dapet banget.
***

Setelah VCR ini ada lagu Walkin'. Salah satu lagu yang gue suka di album Mr. Simple selain Mr. Simple. Hahaha... Katanya di hari kedua, ada kesalahan teknis yang dilakukan oleh staff Korea pas lagu ini sehingga LCD yang harusnya ada gambar kayak jalan setapak, pohon dan baling-baling kertas gitu nggak idup dan black-out semua. Ini juga yang katanya membuat Siwon bete dan marah-marah ke staff (dapet cerita dari temen Korea yang jadi staff SM di SS4 kemaren. Thanks Icha yang udah menceritakan detailnya tadi). Karena mati ini akhirnya (nonton di SCTV) mereka improvisasi gitu. Nah tapi Alhamdulillahnya, di hari ketiga semuanya lancar jaya. Nggak ada adegan mati-mati. Sepeda-sepeda tetap melayang, dan orang-orang itu tetap jalan di atas treadmill dengan background LCD yang bergerak mundur. Shindong tetep muncul dengan pesawat-pesawatnya. Walkin' adalah salah satu lagu yang membuat gue juga berpikir tentang perjalanan hidup sebagai penggila SJ beberapa tahun belakangan ini. I'm walkin' through the day...

Oke, untuk performance SOLO gue memberikan award pada Sungmin, Ryeowook, Shindong, Yesung dan Kyuhyun. Hahaha... Maaf ya Hyukjae, bukan karena ketidaksukaan pribadi pada anda, tetapi  yang lain ini rasanya emang lebih greget.

Foto ini bukan pas solo sih,
kalo nggak salah pas lagu terakhir dan
Yesung berdiri lamaaaa banget
di depan section gue. Dan itu ada
boneka kura-kura di deket kaki dia
yang sama sekali nggak dia ambil!
Sungmin yang selama ini gue melihatnya dengan image aegyo bisa juga berbuat jalang seperti layaknya laki-laki. LOL. Waktu adegan terakhir, pas Sungmin hampir nyium dancer-nya itu gue cuma bisa melongo. Buset, harusnya gue rekam itu dan gue jadikan salah satu koleksi video panas. Hahahaha... Ryeowook memukau juga dengan Moves Like Jagger-nya. Walaupun lip-sync, tapi nggak salah deh lagu ini yang dijadikan salah satu performance di SS4. Ryeowook juga grepe-grepe dancer sih, tapi Sungmin lebih juara kalo soal grepe-grepe begini. Soalnya muka Ryeowook pas grepe-grepe itu bahagia, tapi muka Sungmin serius-napsuan gitu.

Shindong karena dance dengan lagu Cinta Jangan Kau Pergi-nya Vidi Aldiano membuat gue jadi merasa sangat dihargai sebagai orang Indonesia. Yaaah... walaupun mungkin itu hanyalah sebuah skenario dari SM dan Dream Maker, tapi usaha dia untuk membuat dance dari lagu ini juga bisa di apresiasi lah :) Sempat merinding juga waktu ngeliat Shindong joget begitu. Solo-nya Yesung lebih ke menikmati suaranya. Tapi di beberapa kesempatan Yesung berdiri lumayan lama di depan mata gue. Disitulah gue baru memerhatikan bahwa sebenarnya Yesung ini keren dari segi visual juga, gak cuma suara. Kalau dibilang dia 4D, oke gue setuju dengan itu, karena waktu kemaren ngeliat dia, kayak lagi ngeliat alien sih. Cuma yang agak mengecewakan, dia nggak interaktif sama penonton yang ada di depan dia (waktu dia lagi berada di depan gue) sementara kalau misalnya Kyuhyun (yang juga lama berdiri di depan gue) dan Ryeowook sangat interaktif walaupun cuma sekedar tersenyum dan melambaikan tangan. Setidaknya mereka membuat penonton merasa dekat dengan mereka. Yesung cuma diem cengok pasang tampang cool. Pandangan menerawang jauh kedepan entah ngeliatin apa.

Kyuhyun
KYUHYUN! Jujur saja yah sebelumnya gue nggak tertarik sama si magnae ini. Selain karena emang dia rada-rada kurang ajar, karena keseringan masuk rumah sakit dan kecelakaan juga membuat gue jadi agak ragu ini orang sebenarnya penyakitan atau gimana. Pernah tau nggak kalau gue ngasi julukan Kyuhyun itu "si disentil-meninggal"? hahaha Itu becandaan gue sama Chikyu (yang ngefans banget sama Kyuhyun) gegara dia sering banget kecelakaan. (FYI juga, julukan buat Siwon adalah "dicolek napsuan"). Tapi setelah ngeliat perform Solo-nya yang "Ijen syi Lobely" pas itu, dan juga dengan fan service-nya dia waktu berdiri di section gue, dan ketika dia sedang bercanda dengan yang lain, aura Kyu yang sebenarnya keluar. Karena emang keliatan banget bedanya, mana member yang "ikhlas" melakukan sesuatu dan mana member yang sangat terlihat sekali bahwa itu cuma akting. Mungkin Kyu akting, gue nggak tahu, tapi kalau dari pandangan mata telanjang, Kyu terlihat lebih pure melakukan sesuatu diatas panggung ketimbang Siwon ataupun Donghae yang gue puja-puja sampe jadi novel selama ini.

VCR lagi. Tak lama setelah itu para member muncul dengan pakaian-pakaian cosplay karakter film itu. Kalau nggak salah inget mereka nyanyi Good Friends. Banyak dari mereka yang muter-muter kesana kemari di depan gue dan gue tetap berusaha untuk mencari perhatian. Setiap kali Donghae lewat, gue angkat fanboard Donghae Cry Baby buatan gue. Setiap kali Siwon lewat gue berusaha teriak namanya dan angkat fanboard Siwon-Agnez gue. Setiap kali Leeteuk lewat, gue berusaha cari perhatian dengan angkat fanboard Lee Soo-Man. Tapi semuanya belom ada yang berhasil... Jadi iri sama Icha yang fanboardnya udah di ambil Ryeowook tadi. Gue langsung mikir, "Oke Ron, lakukan apa saja sampai ini fanboard diambil sama salah satu dari mereka. APA SAJA! Kalo perlu joget iwak peyek JOGET!"

Pas Pajama's Party, gue nggak ngerti lagi deh itu ya, orang-orang yang diatas panggung mulai nyanyi dari panggung yang paling belakang. Kemudian, entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba Donghae lewat di depan gue dan entah kenapa juga saat itu, karena udah putus asa Leeteuk nggak pernah lewat, gue angkat aja itu fanboard Lee Soo-Man.

Donghae benar-benar masuk surga banget deh yah abis itu gue jamin...Kalau gue reka ulang, kejadiannya itu kayak gini....

Backsound Pajama's Party.
Donghae berjalan dari panggung belakang dan melintas di depan Super Box C. Matanya liar memandang ke segala penjuru. Entah kenapa, ketika dia memutuskan untuk menoleh ke arah kanan, ada seorang anak laki-laki bertampang bego menggunakan bando bertuliskan Choi Siwon sedang mengangkat fanboard bergambar Lee Soo-Man, orang yang notabenenya adalah sangat dia hormati sepanjang hidupnya selain Ayah dan Ibunya.  Donghae sempat tidak yakin, tetapi ketika dia memincingkan matanya dan mencoba melihat dengan jelas, tidak salah lagi itu gambar Lee Soo-Man.

Donghae tersenyum dengan wajah seakan bilang, "Buset ini anak ngapain bawa-bawa Lee Soo-Man sonsaengnim begini?" Kemudian karena menurut dia menarik, dia berjongkok dan tersenyum ke anak laki-laki bertampang bego itu lalu mengulurkan tangannya meminta  agar fanboard Lee Soo-Man itu diberikan padanya.

Anak laki-laki bertampang bego berbando Choi Siwon itu dengan senang hati jwa raga langit dan bumi bertasbih memberikan fanboard itu pada Donghae dengan wajah yang sudah tidak bisa lagi digambarkan betapa bahagianya dia karena selama ini tujuannya menonton Super Show adalah demi melihat WonHae in person. Dan ketika fanboard itu sudah ada di tangan Donghae, Donghae berdiri lagi dan berniat membawa fanbaord itu ke tengah panggung.

Namun di tengah-tengah perjalanan menuju tengah panggung, dia baru sadar kalau di balik fanbaord itu masih ada gambar lain: SHINDONG. Akhirnya dia memutuskan untuk menunjukkan gambar Shindong itu terlebih dahulu dan memperlihatkannya pada Shindong. Di tengah panggung Shindong tertawa ketika melihat ada orang yang membawa fanboard dirinya. Ketika dia akan mengambil fanboard itu dari tangan Donghae, Donghae dengan segera membalik fanboard itu dan tampaklah Lee Soo-Man tersenyum disana.

Shindong yang sejak tadi tertawa, spontan langsung melakukan gerakan seperti membungkuk dan hormat di depan foto itu, kemudian meminta ijin Donghae untuk mengambil alih fanboard itu. Shindong membawanya berkeliling panggung. Hampir semua member Super Junior ditemuinya dan ketika Leeteuk dan Siwon melihatnya, mereka melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Shindong tadi: memberi hormat dan membungkuk pada foto Lee Soo-Man itu. Semua member yang melihat juga melakukan hal yang sama.

Anak laki-laki bertampang bego berbando Choi Siwon itu berteriak sekuat tenaga tidak bisa lagi menggambarkan betapa lebay dan bahagianya dia. Shindong membawa fanboard itu berkeliling panggung dengan gaya mbak-mbak berbikini di atas panggung tinju. Anak laki-laki pemilik fanboard itu berteriak meminta fanboardnya kembali ketika Shindong melewati section-nya, tetapi karena bukan Shindong yang mengambil langsung darinya melainkan Donghae, Shindong tidak tahu kalau anak laki-laki itulah pemilik fanboard itu.


Ketika lagu Wonder Boy selesai, Shindong membawa fanboard itu ke belakang panggung dan anak laki-laki itu walaupun kecewa tidak dikembalikan, tapi dia kemudian dengan bahagia berteriak,

"LEE SOO-MAN DAEBAK!"

End.
credit: @quudsilate YT fancam



-TBC-


@ronzzykevin

Related Post : | PART 1 | PART 2 | PART 4 |

one click! Tumblr | Facebook Fanpage | Kompasiana

Share:

11 komentar