Ketika Saya Menonton Super Show 4 Indonesia [PART 4--END]

Pertunjukkan terus berlangsung. Keringat sudah membasahi berapa lusin baju yang mereka pakai. Keranjang cucian di belakang panggung mungkin sudah penuh. Setiap kali ada adegan air mancur dan lampu dimatikan lalu kru-kru mulai mengepel lantai panggung gue jadi berpikir, "Kalau aja gue bisa berkesempatan yang ngepel panggung itu, pasti gue akan sangat senang sekali bahkan walaupun hanya jadi tukang pel..."
Mbak-mbak yang ada di belakang gue mulai rese. Setiap kali gue mencoba untuk mengangkat fanboard Siwon-Agnez Oles 8 Kali gue, dia selalu minta gue buat nurunin fanboard itu dengan berbagai macam cara. Mulai dari nyolek, sampai gebugin punggung. Orang emang kalau lagi nggak kesampaian niatnya suka kesetanan. Bahkan di sebuah kesempatan, mbak-mbak sialan itu ngedorong gue sampai nempel ke pager. Rusuk gue keteken. Gue berusaha buat melawan tekanan ke belakang eh dia malah bilang, "Apaan sih! Sempit tau!" -__- Setan bener emang ini cewek ya. Dia pikir gue nggak sesek napas apa keteken di depan begini karena dia? Ini rusuk gue udah remuk begooo... Sebagai balasan atas kekejaman wanita itu, gue nggak peduli apakah dia bisa ngeliat panggung atau nggak, gue angkat aja itu tinggi-tinggi fanboard gue. Biar lo tau rasa aja mbak.

Di hampir semua lagu, gue bisa menikmati setiap penampilan Super Junior terlebih lagi mereka yang melintas di section gue. Setelah Donghae mengambil fanboard gue, Kyuhyun dan Ryeowook nggak henti-hentinya melintas disitu. Yang gue heran adalah, kenapa Siwon nggak pernah sama sekali lewat situ ya? Entah apakah dia udah tahu gue bakalan narik kakinya atau gimana, tapi sama sekali selama 4 jam konser, dia lewat situ bisa diitung cuma 3 atau 4 kali. Waktu dia sedang ada di tengah panggung, gue mencoba untuk menarik perhatiannya dengan berteriak namanya dan mengangkat fanboard SiwoNez itu. Dia sih kayaknya ngeliat tapi pura-pura nggak ngeliat gitu. Dasar sok jual mahal. Dan FYI aja ya ini kawan-kawan, di satu lagu entah apa gue lupa, SIWON NGUAP NGANTUK DONG DI ATAS PANGGUNG DAN MUKANYA SONGONG BANGET KETANGKEP KAMERA DAN MUNCUL DI LAYAR BESAR!!! CuksTAO lo selain sombong juga nggak pernah tidur ya Won... (?)

Sampai akhirnya di sepertiga akhir pertunjukkan, Siwon dan beberapa member yang gue lupa persisnya siapa, lewat di depan gue dan itulah kesempatan gue buat berteriak sambil angkat fanboard lagi...

"SIWON! SIWON! WOY CHOI SIWON! JABLAY!! LIAT SINI LO JABLAY WOOY!!!" Kepala gue goyangin biar bandonya bisa gerak-gerak, trus fanboard-nya gue angkat. DAN YES! Tuhan mendengarkan doa gue. Siwon ngelirik ke fanboard dengan muka malu-malu-kucing-napsuan gitu, senyum sok-sok cool, mengacungkan jempolnya sambil ngangguk-ngangguk dan kemudian berlalu dari pandangan.

"Udah? Gitu doang Won? Udah? BASI! BASI BANGET LO BASI! MALU DONG SAMA DONGHAE!"

Yah... cukup dia tahu kalau gue SiwoNez shipper, sudahlah... Gue juga cukup tahu, dua orang idola gue di Super Junior ini ternyata sombong-sombong -__- Ada moment lain dimana Donghae berdiri di depan gue dan dia sama sekali nggak ada interaksi tapi cuma senyum-senyum kaku kayak Ariel Peterpan. cuksTAO dua orang ini sombong, akhirnya gue memutuskan untuk cari inceran lain aja: EXO-M!

Oke. 2 lagu diantara berapa puluh lagu yang dinyanyikan SJ di konser ini mungkin nggak akan bikin gue puas. Tapi 2 lagu itu benar-benar bikin gue merasa sangat beruntung menjadi salah satu fans EXO sejak awal munculnya Kai di teaser pertama. Ya... It's like a dream comes true gitu loh yah... Nonton SJ hadiahnya EXO. Dan hari itu, ketika EXO-M tampil dengan lagu pertama-nya MAMA, gue buru-buru ngeluarin banner dari dalem tas, dan langsung nyelak di antara Icha dan Riska. Meminta mereka masing-masing membawa ujung banner. Dan itulah saatnya, fanchant gue teriakan walaupun suara gue nggak keluar sama sekali saking riuhnya tempat itu. Disitulah kami bertemu langsung setelah beberapa bulan terakhir hanya menonton video saja. Dan dengan suara seperti kentut semut, gue berteriak: KIM MINSEOK! LUHAN! WUFAN KRIS! ZHANG YIXING! KIM JONGDAE! HUANG ZHITAO! EXO M! MAMA!

This picture IS NOT MINE. Credit goes tho it's owner. I got it from facebook without watermark.

Rasanya air mata ini mau keluar. Kayak abis kelilipan bawang merah. Lebay.

Melihat mereka langsung memang memberikan impresi yang berbeda dengan melihat di video.

Xiumin lebih lucu aslinya, lebih gempal dan lebih bapao. Bahkan dia terlihat jauh lebih muda daripada Tao.

Tao sama sekali nggak keliatan seperti orang bego yang nggak bisa ngomong di depan kamera. Dia nggak keliatan seperti anak kecil yang cengeng. Tao justru keliatan lebih kebapakan daripada Xiumin.

Luhan! Oke, tak ada kata yang bisa menggambarkan orang ini. Kalo ada yang bilang mukanya nggak sesuai sama umurnya, memang bener. Mukanya kayak bayi beneran.

Chen lebih kharismatik kalau melihat aslinya. Mukanya ramah walaupun nggak senyum tapi siapapun akan menilai bahwa dia adalah orang baik.

Lay! Oke gue fix banget ngefans sama Lay sejak SS4INA ini. Lay semakin kesini semakin bisa menunjukkan sisi lebih dari dirinya. Waktu di panggung, perform Lay keliatan paling total daripada yang lain (walaupun yang lain juga total, tapi Lay ada sesuatu yang lebih gitu).

Yang terakhir Kris. Oke, vampir yang satu ini memang bener-bener tinggi (walaupun ternyata dia pake insoles -3- bocoran dari kru SM yang temen gue orang Korea itu. Thanks lagi Icha). Tapi nggak salah kook Kris jadi leader. Nggak salah sama sekali.

Ketika mereka turun dari panggung setelah perform, suasana lumayan sepi, dan disitulah kesempatan buat teriak. Hahaha gue berteriak Luhan beberapa kali, kemudian EXO beberapa kali. Kris beberapa kali tapi justru lupa kalau masih ada Lay, Tao, Chen dan Xiumin. Ckckck....

Lantas, hanya 2 lagu, apakah ada moment ajaib bersama EXO hari itu?

JELAS ADA!

Icha dan Riska sampe nggak berenti-berentinya pengen teriak. Gue pengen ngebor gaya Inul Daratista waktu di sebuah adegan dance MAMA dan HISTORY, ketika ada perubahan formasi, LAY seperti mematung dan terpaku ngeliat ke section tempat gue, Icha dan Riska berdiri sambil membawa banner EXO M berukuran 100 cm x 70 cm ini:


Banner yang sama dengan yang akan gue bagikan untuk Giveaway!
Dua kali perform. Dua kali juga gue memergoki LAY mengeluarkan ekspresi seakan bilang gini, "BUSET DEMI APAPUN ITU ADA BANNER GUE GEDE BANGET!" Pake ekspresi muka D.O --> O_O. Nggak cuma sekali, tapi berkali-kali dia mencoba untuk memastikan. Walaupun mungkin bukan kesempatan mereka untuk berinteraksi lebih jauh dengan fans seperti misalnya menebar senyum atau sebagainya (atau mungkin memang karena nervous) tapi gue yakin banget kalau banner yang dia liat itu, yang gue bawa itu, meninggalkan kesan mendalam. Hahahaha ngarep. Selain Lay, Chen juga beberapa kali melirik kami untuk memastikan apakah itu memang benar-benar banner bergambar mereka. Kris, leader yang kesannya ignorant ini juga ternyata melihat banner kami. Sepersekian detik dia bengong kemudian lanjut dance lagi. Sama kayak Lay. Saking syok-nya dia sampe mematung walaupun tetap berusaha fokus. Nggak bisa dijelaskan bagaimana ekspresi Lay saat itu tapi yang jelas itu momen kocak banget. And now I'm officially LAYNISTA! hahahha

Honestly, gue mau EXO lebih lebih dan lebih. Di akhir konser, EXO naik ke atas panggung lagi dan Kris mengucapkan sepatah dua patah kata tentang konser dan tentang Super Junior (dan fansnya) dalam bahasa Inggris. Sayangnya mereka berdiri di panggung yang paling depan, padahal gue udah niatan buat ngasi banner welcome to Indonesia buat Lay kalau misalnya mereka perpisahannya di tengah-tengah panggung. Yaudah bukan rejekinya Lay dapet banner dari gue. Hahaha... Dan disanalah anak-anak SuJu menyiram EXO dengan air dalam botol. Dan semuanya basah-basahan... Dan drama-pun selesai... Mereka bisa tidur dengan nyaman setelah ini.

Kesan setelah menonton? BAHAGIA. Jelas. Karena semua penantian, antrian, waktu yang terbuang, dan uang yang dikeluarkan untuk hari ini seakan terbayar sudah semuanya. Perjuangannya berasa banget. Mulai dari nabung, antri beli tiket, bikin fanboard, antri ambil tiket, makan sekali sehari, antri masuk venue, dan segalanya. Walaupun pelayanan dari promotor jauh dari memuaskan, tapi gue pribadi mau berterima-masih buat ShowMaxx Ent. Tanpa usaha mereka nggak akan ada konser hari Jumat-Minggu itu. Walaupun banyak yang kecewa karena tiket habis, karena tiket dijual murah, karena pelayanan yang absurd, karena ini karena itu, tapi tetep aja, mereka berhak mendapatkan apresiasi atas kerja keras mereka mendatangkan Super Junior. Terserah lo pada mau bilang apa soal mereka, tapi gue pribadi sangat berterima kasih dan ini sudah gue ulang berkali-kali.

Tim SM dan Dream Maker berusaha membuat dekat SJ dengan Indonesia seperti misalnya menggunakan lagu Indonesia di salah satu performance, menggunakan batik (yang Eunhyuk keliatan kayak bapak guru gitu), dan tentu saja penggunaan bahasa Indonesia yang absurd buat mereka serta bahasa Sunda "Hatur Nuhun".

Banyak teman-teman gue orang Korea di UI yang sangat bersemangat belajar bahasa Indonesia dan dua diantara mereka gue tahu jadi staff SM buat SJ kemaren. Dan waktu SJ ngomong pake bahasa Indonesia, gue seperti sedang mendengar teman-teman orang Korea di UI :) Rasanya deket banget. Dan paling inget itu apa yang dibilang Donghae, "Apa Kaba? Nama saya Donghek."

Yang lain yang mereka ucapkan seperti, "Terima Kasih!" "Apakah menyenangkan?" "Saya cinta Indonesia gadis" juga lumayan okelah. Paling nggak ini menunjukkan ada usaha mereka untuk belajar. Eunhyuk juga sempat baca teks nama-nama artis Indonesia kayak Mike Lewis dan yang lainnya gue agak kurang jelas dengernya.

Dua kejadian berturut-turut itu, fanboard Icha diambil Ryeowook dan gue diambil Donghae, masih di awal-awal konser banget. Jadi emang sempat shock sih. Mengingat ini adalah kali pertama gue nonton konser jadi masih sangat lebay gitu... Dan mungkin karena kali pertama juga ya, entah kenapa pas mereka nyanyi Miracle gue sempet-sempetnya tidur dong sepersekian detik gitu. Ngantuk banget coy... Hahahahah

Walaupun gue sangat menyayangkan karena nggak mengambil satu fotopun ketika konser. Tapi gue punya alasan: Karena gue ingin menikmati konser ini dengan sebaik-baiknya selama 4 jam penuh tanpa ada gangguan dari kamera dan semacamnya. Gue merasa uang 1,7 juta gue akan sia-sia kalau misalnya gue keluar dari gedung itu tanpa perasaan menonton sama sekali karena sibuk merekam dan sebagainya. Oke ini sih gue, mungkin orang-orang punya perasaan yang berbeda.


In the end, walaupun nggak bisa foto sama EXO, foto sama Super Junior, tapi gue seneng banget. Melalui Super Show 4 INA ini gue bertemu dengan banyak sekali orang-orang yang menyenangkan dan teman-teman baru (701ers sayang gak sempat fotoan kemaren yaaaa T__T). Nggak cuma pas nonton doang, tapi juga mulai dari antri tiket. SS4INA juga mempertemukan gue dengan beberapa teman yang selama hampir dua  tahun cuma kenal dari twitter dan Facebook doang. SS4INA juga yang membuat gue akhirnya mempunyai banyak teman yang suka sama EXO juga :) Berkat bersikeras membawa banner dan membuat fanchant yang padahal waktu di venue, walaupun ada  yang mematikan lightstick, tapi lebih banyak yang menyalakan lampu dan berteriak :) As a fans of EXO gue sangat bangga pada fans SuJu yang kemaren itu. Hebat!

Akhir kata, mungkin saya akan ganti idola aja? Siwon dan Donghae terlalu sombong. Hahahaha

With
With besties yang sudah bersama-sama berjuang sejak antri tiket sampe antri masuk venue :)

@allriseminji @riscarrot
@terrykyu @chirfulness

Brunch sebelum berjuang di dalam venue. Nasi uduk sponsored by @susi_sulist :


After show :) Donghae Cry Baby-nya masih menangis... *BABY DON'T KERAAAAAYY*


Dini hari, beberapa jam sebelum mulai antri, sempat-sempatin foto sebelum tidur di lantai lobby ABC yang dingin membeku...

What a very great experience :) Have a nice day everyone :) Happy Birthday Ron! :)



@ronzzykevin

Related Post : | PART 1 | PART 2 | PART 3 |


one click! Tumblr | Facebook Fanpage | Kompasiana

Share:

23 komentar