EXO 'WOLF' Drama Version MV_1 Review [PART1]

Gue berasa agak capek Senin kemarin nggak tahu karena apa. Kepala gue rasanya ayak di pencet-pencet gitu. Tapi yang pencet tangan Hagrid. Pusing banget pokoknya. Trus mata gue juga kayak di tusuk-tusuk pake garpu. Dua rasa sakit itu datang disaat yang bersamaan dan sensasinya YA ALLAH. Gue hanya bisa duduk di meja kerja sambil menatap layar laptop. Gue baru sadar sejak weekend kemaren, laptop gue nggak pernah mati. Sejak Jumat malam sampai Senin pagi. Subhanallah. Ciera yang tabah. Alhamdulillahnya sih pekerjaan hari itu lancar-lancar aja.

Seperti biasa, selama satu minggu terakhir di kantor baru, setiap jelang buka puasa biasanya pada heboh nungguin adzan dan gue adalah salah satu yang heboh juga saat itu. Karena semua kerjaan gue rasa udah beres, gue nyempetin waktu buat ngupload beberapa foto S4 di akun fansite. Sampai akhirnya....

Handphone gue bunyi. Ada yang nelpon. Gila. Seumur hidup gue punya handphone baru kali ini ada yang nelpon di hari Senin jelang buka puasa. Pasti rejeki banget nih. Pikir gue. Kali-kali aja yang nelpon tiba-tiba bilang, “SELAMAT ANDA DAPAT TIKET MUDIK GRATIS PULANG PERGI!” Wah... Subhanallah banget.

Pas liat layar hape, incoming call ‘AK2’.

Buset? Tumben. Ada apa. Wah pasti kepencet. Ahahaha soalnya gue yakin banget kalo orang yang jarang nelpon gue tiba-tiba nelpon, kenyataan pahitnya ada 2: kepencet, atau salah pencet. Sedih.

“Halo?” gue bicara di telepon.

“KHAFFAHSJHGGDAGFDFASDA,” sahut seseorang diujung telepon.

“HAH?” gue bingung ini ada apa sebenarnya. Kayaknya beneran salah pencet. Gue diem sebentar sambil mencoba mencerna kata-kata itu tadi.

“Kak drama version keluar.” Kata Ajie dengan nada terburu-buru heboh liar.

“Hah? Drama vers-----ANJIR DEMI APA TUHAN YA ALLAH?”

“Iya kak cek aja YouTube SM.”

“Oke oke!”

Gue langsung menghentikan semua kegiatan gue yang tadi gue lakukan dan langsung ngetik ‘SMTOWN’ di search bar Firefox. Pas YouTube kebuka.

“LAH MANA ADA MV DRAMA? YANG ADA MALAH SUPER JUNIOR NGALAY DI HAWAII.”

Ah becanda kali nih si Ajie.....

Tapi gue pikir kalau becanda masa sampe nelpon-nelpon. Repot amat mau becandain gue sampe nelpon segala. Akhirnya gue mutusin buat search di twitter karena biasanya kan twitter lebih update. Pas itu akhirnya nemu.

Dan......

Ya Allah. Gemeteran. Itu di channel SMTOWN-nya bener-bener masih unlisted videonya belum public statusnya. Masih ada gambar gembok di deket logo channel SMTOWN-nya. Unlisted itu video yang bisa diliat cuma kalo punya link videonya doang. Dan itu pasti yang pertama ngebocorin orang dalem sebelum akhirnya di RT RT sama banyak orang. Ya gak sih ahahahaha. Whatever. Yang penting bisa liat walaupun belum bisa download waktu itu. Dan.... Musik awalnya langsung Black Pearl.

Lemes duluan padahal bentar lagi buka puasa. Pinter banget emang jelang buka puasa gini dikasi MV yang notabenenya sudah dinantikan sejak jaman Nabi Adam.

Dan......

Mulai menonton.....

Reaksi pertama?

“YAH ELAH BERSAMBUNG YAH ELAH GUE MAU LIAT KAI NYIUM SOHEE YAH ELAH.............”

Tapi kemudian diam sejenak dan sadar akan satu hal: paling nggak kalau bersambung jadi masih ada yang ditunggu. Baiklah oke.

Karena gue bekerja di bagian perkepopan juga sebelum akhirnya memutuskan untuk menelaah lebih jauh video musik ‘Wolf’ versi drama tersebut, gue bikin laporan dulu. Tetep. Pekerjaan nomor wahid selama masih ada di kantor. Karena hari ini gue seharian letih banget, gue putuskan setelah pulang kantor untuk langsung tidur karena badan gue kayaknya emang udah nggak bisa diajak kompromi banget. Udah letih banget dari siang. Udah ditusuk-tusuk rasanya.

Sialnya EXO tidak berbelas kasihan bahkan ketika gue tidur gue tetep mikirin video musik ini. Kenapa begini kenapa begitu kenapa Luhan begitu kenapa Kris begitu kenapa Kai begini kenapa Kai begitu. Ya dan ketika gue terbangun sekitar jam dua puluh satu tiga puluh, gue gemeteran, langsung ke kamar mandi, wudhu, kepikiran satu hal yang bikin semakin gemeter. Tiba-tiba otak gue ngomong, “SM mungkin memang troll, jahat, penguras uang, tapi dibalik semua itu SM itu brillant.”

-----------

Awalnya jelas ngebaca dulu jalan cerita apa yang mau dikasi liat SM lewat MV ini. Karena sebelumnya pas teaser 2 dirilis kan kayaknya heboh banget gitu. Bener-bener yang exceed expectation banget lah istilahnya. EXO akhirnya dibuatin drama MV dengan Luhan dan Kris sebagai pemeran utama (oke Kai juga setelah dipikir-pikir) dan setelah itu barulah gue menyimpulkan jalan ceritanya kayak gimana dan yaah sedikit interpretasi. Ini versi gue sih:



Kris dan Luhan adalah dua orang sahabat. Kalau bukan sahabat, ya paling banter mereka adalah dua teman di satu perguruan silat. Semacam teman ngaji di padepokan. Masing-masing mereka ternyata memiliki kekuatan supranatural. Tidak sembarang supranatural, mereka sebenarnya adalah makhluk mutan setengah manusia setengah serigala. Walaupun di awal video ini dan di akhir teaser 2 mereka terlihat seperti bersaudara, tetapi sebenarnya tidak. Mana mungkin seekor Angry Bird bisa bersaudara dengan kuskus. Spesies saja sudah jelas berbeda.
Keputusan kenapa mereka berdua di sini menjadi makhluk mutant setengah manusia setengah serigala adalah jelas karena judul lagu yang mereka nyanyikan di album terbaru mereka ini adalah ‘WOLF’. Kalau misalnya yang jadi lagu andalan di album XOXO adalah ‘Don’t Go’ yang judul Korea-nya ‘나비 소녀’ atau Bahasa Indonesianya ‘Kupu-kupu Betina’, berarti mereka mutant setengah manusia setengah kupu-kupu. Bisa membayangkan bagaimana Kris keluar dari barisan formasi pohon bukan mengaum tapi mengepak-ngepakkan sayap sebagai kupu-kupu raksasa? Akan terlihat keren sih seperti kisah-kisah fantasi tapi tentu jadi aneh. Apalagi membayangkan kupu-kupu raksasa tersenyum menyeringai seperti Chanyeol.

Sudah diputuskan bahwa Kris dan Luhan adalah keturunan manusia serigala. Satu-satunya hal yang menjelaskan mereka memiliki kekuatan supranatural ini adalah tattoo di tangan mereka. Alih-alih berbentuk serigala, tattoo di tangan Kris justru berbentuk naga. Tapi bukan berarti karena tattoo-nya berbentuk naga Kris jadi setengah naga setengah serigala. Membayangkan Kris jadi serigala saja sudah capek apalagi membayangkan Kris jadi serigala yang bisa terbang sambil menyemburkan api. Kasian Bima Satria nambah musuh.
Luhan juga memiliki tattoo di tangan kirinya. Jika tattoo kris berbentuk naga, maka tattoo Luhan tidak berbentuk binatang. Tidak berhubungan dengan binatang termasuk serigala. Tattoo Luhan berbentuk susunan tujuh biji karambol. Alhamdulillah tadi kita sudah memutuskan bahwa tidak ada hubungan tattoo dengan perubahan wujud Luhan dan Kris. Kalau misalnya berhubungan, apa jadinya Luhan manusia setengah biji karambol. Horor. Badannya setengah bundar setengah—ah....

Posisi tattoo inipun berbeda-beda. Jika tattoo Kris ada di punggung tangan kanannya, maka tattoo Luhan ada di pergelangan tangan kiri.

Beruntungnya, tattoo mereka bisa menyala-nyala. Lumayan banget kan kalau misalnya mati lampu pas lagi tadarusan, kepepet butuh lampu, itu lampu bisa membantu pengelihatan untuk membaca.

Adegan di awal video musik ini kita diberikan sebuah informasi bahwa Kris harus pergi meninggalkan Luhan karena sebuah alasan. Alasan ini tidak kita ketahui sampai sekarang. Semua orang bisa mengeluarkan pendapatnya tentang kenapa Kris pergi. Apakah karena memang dia merasa malu dengan masa lalunya ataukah karena memang dia ingin menjadi seorang tenaga kerja ke Malaysia. Walaupun... jika Kris pergi untuk jadi tenaga kerja ke Malaysia, pasti banyak ibu-ibu ganjen yang mau merekrut Kris untuk jadi supir pribadinya. Seperti di FTV-FTV, Kris akan membintangi FTV berjudul “Supirku Ganteng Sekali”.

Lalu sebenarnya apa alasan Kris pergi meninggalkan Luhan?

Alasan pertama: Bisa jadi karena Kris merasa kekuatan supranatural yang dimilikinya ini sudah mulai mengganggu ketentraman hidupnya. Bagaimana tidak? Jika setiap malam bulan purnama dia harus berubah jadi seekor binatang dan berkeliaran di tengah malam, diburu orang-orang, dijauhi masyarakat. Siapa yang bisa tentram? Belum lagi jika dia mulai pusing dan tersesat sampai tak tahu arah jalan pulang. Ketika wujudnya berubah jadi manusia lagi di tempat antah berantah, dia selalu menanggung malu karena perubahan wujudnya dari binatang ke manusia selalu tidak berbusana. (Tentu saja karena sebelum berubah jadi serigala, dia juga takkan menggunakan busana, akan sangat aneh jika orang melihat serigala berkeliaran dengan skinny jeans bukan? Apalagi dengan celana pendek dan kaos kaki sebetis).

Perginya Kris bertujuan untuk mencari jawaban atas segala pertanyaan yang berterbangan di kepalanya. Bagaimana caranya supaya dia bisa mengatasi dan mengontrol kekuatannya tersebut. Bagaimana supaya dia tidak perlu berubah lagi jadi binatang saat bulan purnama datang. Tentunya makhluk setengah-setengah seperti itu tidak akan nyaman hidup di tengah-tengah masyarakat. Karena itulah dia pergi. Karena itulah dia meninggalkan Luhan. Dia ingin mencari jawaban itu. Ingin mencari tahu bagaimana mengontrol kekuatannya yang kadang-kadang berlebihan dan rawan menyakiti orang lain. Di saat yang sama, perjalanan Kris ini juga sebagai sebuah perjalanan untuk mencari cara agar bisa hidup tenang sebagai manusia seutuhnya.

Alasan kedua: dengan dianugerahkan (walaupun sebenarnya mereka memilih untuk tidak punya) super power tersebut, Luhan dan Kris menjadi incaran banyak orang. Mulai dari mafia, gangster, sampai ibu-ibu rumah tangga yang butuh penjaga malam di komplek perumahan mereka. Tentu saja kekuatan mereka ini bisa jadi sangat bermanfaat bagi para gangster dan mafia. Dengan memiliki salah satu dari mereka artinya mafia dan gangster ini bisa menaklukan apa saja.

Itulah kenapa Kris memutuskan untuk pergi meninggalkan Luhan. Bukan karena Luhan tidak ingin kabur bersama Kris tapi lebih baik memang jika mereka berpisah, mungkin begitu pikir Kris. Kalau misalnya mereka selalu bersama-sama, akan lebih mudah menangkap mereka (walaupun akan lebih mudah untuk saling melindungi satu sama lain).

Lalu kenapa Kris yang pergi dan Luhan yang tinggal? Hal ini berkaitan erat dengan seorang gadis yang disukai Kris. Masih ingat lirik lagu ‘WOLF’ tentang manusia serigala yang mencintai seorang manusia? Ya disini bisa jadi Kris adalah serigala yang mencintai gadis itu. Lalu apa hubungannya dengan Luhan? Si gadis itu tidak tahu kalau Luhan dan Kris adalah sahabat. Kris secara khusus meminta Luhan untuk melindungi si gadis tanpa boleh si gadis tahu tentang hubungan Kris dan Luhan (meskipun ada kemungkinan bahwa yang menyukai si gadis itu sebenarnya Luhan dan Kris tidak ada hubungannya sama sekali dengan si gadis). Penting untuk diingat bagian ini karena berhubungan dengan adegan selanjutnya.

Alasan ketiga: Kris memang berniat jadi tenaga kerja ke Malaysia dan jadi supir.

Sebenarnya kalau boleh jujur, Kris juga tidak tega meninggalkan Luhan. Bagaimana mungkin bisa meninggalkan orang yang selama ini makan bersama, tidur bersama, berubah jadi binatang bersama, ileran bersama dan segalanya bersama? Pasti berat. Dan perasaan berat meninggalkan Luhan tersebut terlihat dari adegan awal ketika mereka berpisah. Kris bahkan sempat menoleh ke belakang sebelum benar-benar pergi, menggambarkan bahwa dia sangat khawatir meninggalkan Luhan seorang diri.
Luhan menyembunyikan identitasnya sebagai manusia setengah serigala berkekuatan supranatural dengan pura-pura jadi anak sekolah. Sebenarnya, usia Luhan di sini sudah bukan anak sekolahan. Dia bukan si Doel. Tapi karena wajah Luhan wajah penjahat usia (yang wajah dan umurnya tidak sesuai sama sekali) dia memilih untuk menyamar jadi anak sekolahan.

Karena di awal kita sempat membahas tentang gangster dan perekrutan untuk jadi anggota, Luhan dikejar-kejar oleh beberapa orang. Untuk direkrut mungkin? Atau orang-orang ini memang hanya kesal karena wajah mereka terlihat lebih tua dari wajah Luhan? Bisa jadi. Ketika Luhan pindah ke sekolah barunya (meskipun pura-pura), komplotan gangster ini pun mengejarnya. Luhan berlari dari atas gedung ke bawah gedung. Lompat sana lompat sini. Naik tembok, loncat, muter. Lari lagi. Loncat lagi, muter lagi. Gue nggak habis pikir bagaimana orang yang terburu-buru melarikan diri dari penjahat masih sempat sombong.

Ketika Luhan sedang dikejar-kejar oleh para gangster yang iri dan dengki inilah si gadis muncul. Gadis itu bernama Yoon Sohee. Berambut panjang, bibir seksi, wajah agak tua sedikit dan agak antagonis tapi menyenangkan untuk di tatap (dan mungkin disantap buat Kris pas berubah jadi serigala). Sohee sama sekali tidak terlihat seperti keju. Dia terlihat seperti daging panggang. Lagu Wolf itu seharusnya mengubah liriknya.
 
Sohee yang memang sangat suka memerhatikan benda-benda langit dan suka menyendiri. Dia tipe-tipe Geum Jan Di gitulah pokoknya. Cantik tapi nggak punya temen di sekolahya. Suatu hari, bersamaan dengan Luhan yang dikejar-kejar gangster, Sohee sedang menghabiskan waktunya di atap gedung. Meneropong bulan di siang bolong (bulannya hampir purnama. Mungkin sekitar lima atau enam hari lagi akan purnama). Karena bulan yang diperhatikan Sohee tidak berubah bentuk sama sekali, gadis itu tertidur. Bosan menunggu. Tadinya dia dengan polos berharap akan ada kelinci melompat-lompat turun ke bumi. Tapi tidak ada.

Sementara itu Luhan yang sejak tadi melarikan diri dari gangster (hanya mengitari dan berputar-putar di tempat yang sama dari siang sampai malam. Entahlah ini sebenarnya yang bodoh siapa, Luhan atau gangsternya. Apakah tidak ada tempat lain untuk tujuan kabur? Kenapa harus berputar-putar di lokasi yang sama?) Tapi benar kata para kyai bahwa semua itu ada hikmahnya. Kalau misalnya Luhan kabur ke alaska misalnya demi keselamatan dirinya, dia tidak akan bertemu dengan Sohee.

Sohee terbangun dari tidurnya dan turun dari atap gedung. Dia terlihat tetap putih dan cantik walaupun siang bolong sampai maghrib tiduran di bawah terik matahari. Saat akan bersiap pulang, tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang aneh. Tiba-tiba lampu-lampu yang ada disekitarnya berkedip-kedip. Seseorang pasti sedang dengan kampungannya bermain dengan stop kontak (sambil menggoyang-goyangkan badan seperti sedang ada di diskotek). Ketika Sohee melanjutkan langkahnya, dia shock karena seseorang membekap mulutnya dan menariknya ke sudut.
Untung tidak digagahi.

Dalam setiap kisah superhero, tentu saja akan ada sosok seorang gadis tempat si pahlawan jatuh hati. Tak hanya itu, biasanya gadis ini juga akan menjadi saksi hidup si superhero dalam hal ini dia tahu identitas si superhero yang sebenarnya. Contoh, Mary Jane Watson di kisah Spiderman yang menjadi satu-satunya orang yang tahu identitas Peter Parker. Contoh lain, yang dekat dengan manusia serigala adalah Bella Swan yang tahu identitas Edward sebenarnya adalah vampir.

Ketika Luhan menarik Sohee ke sudut ruangan untuk menghindarkannya dari para gangster, Sohee sempat kaget. Mungkin yang terlihat di layar sebatas melihat cahaya keluar dari tangan Luhan. Tapi ketika Sohee dipeluk Luhan dari belakang (secara tidak berniat untuk dipeluk), Sohee pasti merasakan sesuatu yang aneh. Energi yang berbeda datang dari tubuh kurus laki-laki itu.

Luhan tahu bahwa Sohee sedang mencurigainya atas sesuatu oleh karena itulah Luhan memutuskan untuk kabur dan meninggalkan Sohee dengan tanda tanya besar.
 
Waktu berlalu, pagi datang, Luhan menjalankan rencananya sejak awal bahwa dia sedang menyamar jadi anak sekolahan. Pagi itu adalah hari pertama Luhan di sekolah baru. Ketika masuk ke dalam kelas, Ya Allah, secara tidak sengaja dia bertemu lagi dengan Sohee (yang memberinya tatapan curiga dan mencela sejak pertama kali masuk ke kelas itu). Siswa siswi di kelas itu tidak terlalu banyak. Hanya sekitar tujuh belas orang. 11 di antaranya adalah laki-laki termasuk dirinya, sementara yang lain adalah perempuan.

Takdir menyatukan Luhan dan Sohee dalam satu meja dan tempat duduk. Meskipun mencoba untuk tidak memandang gadis itu, Luhan tahu bahwa tatapan yang diberikan gadis itu padanya penuh selidik.

Semua pasti akan baik-baik saja. Pikir Luhan.

Tak butuh waktu lama untuk Luhan bisa akrab dengan anak-anak di kelas itu. Hampir semua laki-laki di sana ternyata satu kelompok bermain. Dari semua perempuan yang ada di kelas itu, Sohee adalah yang paling dekat dengan mereka semua. Ah... itu artinya Luhan memang harus bersikap biasa saja dan pura-pura tidak pernah bertemu dengan gadis itu. Sebaiknya memang begitu. Karena sepertinya salah seorang dari mereka seperti menyukai Sohee.

Kalau melihat kembali ke teaser 2 dimana ada adegan Kai mencium Sohee, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya Kai memang menyukai Sohee (dan jadi satu dari peran utama dalam video musik ini). Ketika sebelas orang ini keluar dari sekolah di malam harinya, ada adegan dimana Kai seperti menggerakkan tangannya, mengusir Sohee sebelum akhirnya gadis itu naik bus. Walaupun terlihat seperti mengusir pengemis ala karakter konglomerat dalam sinetron Indonesia, tapi hal ini bisa mengindikasikan kalau sebenarnya ada hubungan khusus antara Kai dan Sohee.

Entah dia harus menyebutnya kesialan atau sebuah keberuntungan, tapi malam itu ketika Luhan sedang bersama dengan teman-temannya, para gangster iri dengki kembali datang dan menantang Luhan. Karena kali ini dia tidak sendiri, akhirnya dia menerima tantangan itu dan janjian di sebuah gedung kosong yang tak terpakai. Khas drama Korea anak SMA sekali perkelahiannya. Kalau anak-anak kampung biasanya pasti akan berkelahi di tanah lapang. Oh itu di kampung saya bukan di Korea.

Sebenarnya adegan perkelahian Luhan bersama dengan 10 orang lainnya ini terlihat aneh. Berapa hari mereka saling kenal, kalau boleh tanya? Sepertinya belum sehari. Entah terbuat dari apa hati 10 anak-anak itu sampai-sampai mau merelakan energi dan juga keselamatan jiwa raga mereka berkelahi dengan gangster musuh orang yang baru dikenalnya kurang dari 24 jam. Tapi yah, kedekatan seseorang dengan orang lainnya memang kadang tak mengenal waktu. Ada yang kenal hanya lewat media sosial saja bisa berpacaran. Yah kurang lebih begitulah perumpamaannya.

Pertarungan sengit terjadi di gudang tua itu. Jika melihat postur tubuh para gangster dan membandingkannya dengan postur tubuh semua teman-teman Luhan, kita berani bertaruh teman-teman Luhan pasti kalah. Para gangster terlihat memang seperti gangster (yang kebiasaannya melakukan hal-hal seperti berkelahi, menodong, memalak) sementara teman-teman Luhan terlihat seperti boyband yang suka mandi bareng. Bagaimana bisa mengalahkan gangster?

Keadaan mereka semakin terpojok. Teman-teman Luhan semuanya terpojok. Dalam bahaya. Luhan merasa bertanggung jawab. Tentu saja. Kalau bukan karena dia dan masalah hidupnya yang ribet itu teman-teman baru yang dikenalnya tak lebih dari 24 jam tak mungkin terlibat dalam sebuah perkelahian. Bahkan mungkin 10 orang lainnya tidak tahu kenapa harus berkelahi. Mungkin pikir mereka berkelahi itu keren. Padahal mereka tidak tahu mereka berkelahi untuk siapa dan untuk apa.

Melihat teman-temannya terpojok emosi Luhan memuncak dan jiwa binatang dalam dirinya bereaksi. Dia mendorong keras salah satu gangster yang sedang berhadapan dengannya dan kemudian dengan setengah mabuk (sempoyongan) dia berjalan ke arah gangster lain yang sedang melawan teman-teman barunya. Luhan berniat untuk menghabisi mereka semua.

Bodohnya. Entahlah. Kemudian saya bingung sebenarnya yang lagi sempoyongan disitu siapa. Entah kenapa ketika Luhan mencoba memukul salah seorang gangster, D.O sok-sok jagoan mau menahannya. Atas alasan apa? Jelas-jelas para gangster sejak tadi sudah menyakiti mereka kenapa laki-laki hobi melotot itu mau melarang Luhan memukul si anggota gangster? Ketika D.O mencoba menahan tinju Luhan, laki-laki kurus itu merasa terganggu dan dengan kekuatan penuh meskipun tidak sengaja, melempar D.O ke ujung ruangan, mendarat mulus di tumpukkan kardus, dan berdarah-darah. Luhan bahkan tidak menonjok bibir atau wajah D.O tapi wajahnya tiba-tiba saja berdarah. Padahal hanya menabrak tumpukkan kardus. Seru sekali.

Tapi adegan itu terlihat masuk akal. Ketika sedang berada dalam emosi yang tidak stabil dan jiwanya sedang dikuasai oleh makhluk lain (yaitu si serigala), tentu dia tidak akan bisa mengenali mana kawan mana lawan. Khas manusia serigala biasanya seperti itu kalau merujuk para serial Harry Potter. Tapi... itu terjadi ketika manusia serigalanya sedang berubah wujud di malam bulan purnama. Malam itu... Luhan....

Pukulan tidak sengaja Luhan ke D.O membuat teman-temannya marah. Kai adalah orang pertama yang bereaksi saat itu dan memberi tatapan membunuh pada Luhan. Itulah... kenapa sebelum mau diajak berkelahi dengan gangster, sebaiknya mengenal lebih jauh dulu dengan orang baru dari hati ke hati.

Karena marah, 10 orang itu meninggalkan Luhan sambil membawa D.O yang berdarah-darah. Luhan sendiri merasa menyesali perbuatannya dan menyesali kenapa dirinya tak bisa mengontrol emosi. Saat itulah seseorang mendekat. Sohee.

“Siapa kau? Makhluk apa kau?” Pertanyaan ini muncul karena saat itu Sohee kembali melihat tattoo di tangan Luhan bercahaya. Malam sebelumnya, dia melihat hal yang sama.

Entah kenapa Sohee menangis. Kenapa? Apa karena dia sedih D.O kena hajar? Bisa jadi. Tapi yang jelas kejadian itu membawa penyesalan mendalam buat Luhan. Dia mencoba menenangkan hatinya seiring dengan padamnya cahaya yang muncul dari tattoo biji karambolnya itu.

Bersambung.

Share:

67 komentar