EXO 2015: EXODUS [Chapter 10] #D.O

*
D.O tahu betul soal konsep perputaran bumi termasuk perubahan yang terjadi setiap harinya. Dia sadar bahwa semua hal yang ada di sekitarnya akan berubah. Cepat atau lambat.

Ya. Begitulah dunia. Sekeras apapun kita berusaha untuk mempertahankan sesuatu yang kita pikir sudah jadi milik kita, terkadang tanpa kita sadar selalu ada celah yang tidak terlihat dan dia bisa pergi begitu saja.

Dunia tidak selalu berjalan seperti apa yang kita inginkan. Dunia tidak berjalan seperti apa yang D.O inginkan. Sekeras apapun dia berusaha untuk mempertahankan 11 forces agar selalu bersama-sama, dia tidak bisa. Semua sudah terlambat sekarang.

Yang pergi, tidak selalu bisa kembali. Meski selalu bisa dikenang walaupun meninggalkan sakit hati.

Keputusan Kris dan Luhan untuk jalan sendiri-sendiri tentu membuat semuanya patah hati. Patah hati yang buat beberapa orang mungkin berujung sakit berkepanjangan. Kepergian mereka seketika itu membuat semuanya seolah tidak percaya lagi bahwa menjadi satu dan bersama-sama adalah hal yang paling penting.

Kepergian keduanya membuat yang lain berpikir bahwa yang terpenting adalah ego pribadi yang terkadang penuh dengan rasa rakus dan serba kekurangan.

Sejak awal D.O tahu bahwa keputusan yang diambil Suho sebelum mereka semua keluar dari pintu maze itu adalah salah. Tidak seharusnya mereka semua berpisah dan berpencar seperti sekarang. Tapi dia juga mengerti bahwa Suho ingin masing-masing dari 10 orang yang tersisa itu merasakan 'keadilan'.

"Jika Kris dan Luhan boleh mengikuti ego mereka lantas kenapa kita tidak bisa?"

D.O rasanya ingin mengutuk orang yang pertama kali mengucapkan kalimat itu. Bodoh. BODOH!

Tentu saja mereka boleh mengikuti ego dan keinginan masing-masing. Tidak ada yang salah dengan itu. Tapi timing-nya bukan saat itu. Bukan dalam kondisi seperti itu. Mengambil keputusan ketika sedang marah dan emosi hanyalah tindakan bodoh. Kekanak-kanakan.

Dan menurut D.O, anak-anak itu sudah melakukan tindakan paling bodoh sepanjang perjalanan hidup mereka bersama-sama.

"Aku tidak mau jalan sendiri-sendiri," kata D.O pada Suho dalam bisikan ketika suasana hening menyelimuti mereka di ujung pintu maze. Pintu yang akan menentukan takdir mereka ke depannya.

D.O bisa melihat kebingungan di wajah Suho yang berusaha ditutupinya dengan susah payah. Pria itu... D.O tidak mengerti bagaimana bisa dia tenang dalam kondisi seperti ini. Suho menepuk pundak D.O pelan.

"Aku juga tidak mau berpisah dengan satupun dari kalian. Jika itu terjadi maka aku akan merasa gagal sebagai pemimpin di sini. Tentu saja aku sudah gagal ketika Kris dan Luhan pergi tapi aku tidak ingin merasakan kegagalan dua kali. Tapi jika berpisah bisa membuat kalian merasa lebih baik..."

"Aku tidak pernah berpikir bahwa berpisah akan membuat semuanya lebih baik!" D.O berteriak dalam bisikan. Suaranya terdengar seperti desisan di antara isakan tangis Tao di salah satu pojok maze. Laki-laki itu seperti kehilangan sebelah hatinya setelah Kris pergi.

"Kalau Kris dan Luhan mau pergi, biarkan saja mereka pergi. Peduli setan dengan keputusan yang mereka ambil. Menyesalinya sekarang tidak akan mengubah apapun, bukan? Yang terpenting sekarang adalah aku ingin semuanya tetap bersama!"

"Tapi anak-anak ini sudah mengambil keputusan yang bulat dan semua setuju untuk jalan sendiri-sendiri,"

"Bangsat!" umpat D.O kesal. Menjejakkan kakinya ke tanah yang membuat seisi maze itu bergetar.

"Sementara. Aku janji ini hanya untuk sementara,"

"Tapi kau tidak bisa menjamin selama apa 'untuk sementara waktu' itu kan? Sebaiknya tidak usah berjanji,"

"Benar, aku tidak tahu. Jadi maafkan aku. Ini keputusan yang berat untukku dan tentu saja untuk semuanya. Tapi jika dengan berjalan sendiri-sendiri bisa membuat semuanya lebih menghargai kebersamaan kita, maka kurasa itu yang terbaik,"

D.O tidak mau mengucapkan selamat tinggal pada siapapun. Sampai ketika orang kesembilan melompat keluar dari pintu maze, D.O masih bertahan di dalam sana. Masih berkutat dengan pikirannya sendiri. Dengan perpisahan-perpisahan bodoh yang baru saja terjadi. Mengumpat kesal dalam hati.

"Sebelum kalian semua pergi dan meninggalkan tempat sialan ini, tolong tinggalkan satu benda paling berharga kalian di kotak ini. Setidaknya itu bisa menjadi obat kalau-kalau aku merindukan kalian," kata D.O pada sembilan orang yang lain.

Semua menuruti perintah laki-laki pendek itu tanpa berpikir panjang. Setelah itu, masing-masing memanjat keluar dari pintu maze. Dia tidak mau menangis karena menangis akan membuat wajahnya terlihat jelek. Tapi dia bersumpah...

"Aku yang akan membuat kalian semua bersatu lagi," bisiknya sebelum memanjat keluar dari pintu maze.
*

*
D.O tiba di Colorado dalam kondisi terguncang. Hari-harinya diliputi dengan kesedihan yang amat dalam. Setiap malam dia selalu didatangi oleh mimpi-mimpi aneh. Pikiran-pikiran soal para member lain tidak pernah hilang. Termasuk janji untuk menyatukan mereka lagi bagaimanapun caranya.

Dia mendarat di Colorado dengan hati yang masih diliputi kemarahan. Itulah kenapa ketika dia menjejakkan kakinya di aspal perumahan yang tak jauh dari pusat kota, sebuah gempa bumi lokal terjadi. Tanah di sekitar sana hancur dan berlubang cukup dalam sampai D.O berusaha keras untuk memanjat keluar dari lubang itu karena tubuhnya yang terlalu kecil.

Takut dikira biang masalah, dia buru-buru kabur dan bersembunyi di semak-semak terdekat. Beruntung dia berhasil kabur ketika orang-orang mulai berkumpul di lokasi pusat gempa. Pihak kepolisian juga datang dan tak lama setelah itu, lubang misterius yang dicurigai hasil pekerjaan alien iseng itu disegel oleh garis polisi.

Cukup lama D.O bersembunyi di antara semak-semak di depan sebuah rumah sampai-sampai dia tidak sadar bahwa tubuhnya dikerubungi oleh semut rang-rang dan beberapa ulat bulu.

"WAAAAAAAAAA!!!! WAAAAAAAAA!!!!!! MAMAAAAAAAAAAKKKKK!!!!" teriak D.O menampar-nampar dirinya untuk membunuh semut-semut yang menempel. Dia merasa gatal yang luar biasa dan tidak terkendali.

"MAMAAAKKK!!!!!" teriaknya keras sekali sambil ketakutan. D.O berlari tanpa melihat arah sampai akhirnya dia menabrak pintu kebun sebuah rumah dan berakhir pingsan karena benturan yang cukup keras.

Sejak saat itu kehidupannya berubah.
*
*
Pemilik kebun itu adalah sepasang suami istri yang sudah menikah selama lebih dari sepuluh tahun tapi belum punya anak. Mereka adalah pasangan aktivis pecinta lingkungan. Semak-semak di depan rumah mereka memang jadi sarang semut rang-rang dan ulat bulu yang mereka ternak karena kecintaan mereka terhadap binatang-binatang eksotis.

Selain semut rang-rang dan ulat bulu, mereka juga memelihara kelinci berkepala dua, tikus kebun berkaki enam belas, dan beberapa ekor siput bermata satu.

Mereka menemukan D.O terkapar dengan bentol dan bengkak di depan pintu kebun dan merasa doa mereka terkabul. Awalnya pasangan itu pikir D.O adalah daging sapi yang mereka pesan dari supermarket online karena kulit kemerahan efek gigitan semut rang-rang. Tapi setelah diperhatikan di bagian alat vitalnya, ternyata anak laki-laki.

D.O pun dibawa masuk ke dalam rumah dan mereka memutuskan untuk mengadopsinya.

D.O sendiri awalnya tidak yakin untuk diadopsi oleh keluarga ini. Tapi setelah melihat sekeliling rumah ketika kondisinya sudah baikan, dia tercengang karena keluarga ini kaya raya sekali. Kalau dia jadi anak angkat keluarga itu, dia tidak perlu mengkhawatirkan masa depannya.

"Daripada kelaparan dan jadi gelandangan di Amerika, mending diadopsi aja," pikirnya. Lagipula, mana ada orang yang berbaik hati mau mengoleskan minyak tawon selama dua minggu secara rutin demi merawat gigitan semut rang-rang dan ulat bulu.

Ditambah lagi ketika dia mendarat di Colorado, kondisinya sudah berbulan-bulan tidak mandi. Di maze tidak ada tempat mandi. Buang air pun harus sembarangan. Cebok aja harus pakai batu. Tapi keluarga ini tidak mengatakan apapun tentang itu. Mereka mau menerima D.O apa adanya.

Akhirnya dia setuju untuk diadopsi.
*
*
Seringkali D.O merasa kesepian di rumah yang besar itu. Saat-saat sendiri itulah dia memikirkan teman-temannya. Dia merindukan berkumpul bersama sebagai penjaga Pohon Kehidupan. Pohon Kehidupan bicara padanya lewat mimpi. Memberinya misi khusus tapi tidak memberi kejelasan bagaimana dia bisa menjalankan misi itu. Dia sendiri yang harus mencari jalan keluarnya.

Dia juga selalu didatangi mimpi yang sama setiap harinya. Berlari-lari menuruni tangga tanpa ujung. Seolah-olah sedang mencari sesuatu yang sudah menunggunya di ujung tangga tersebut. Sesuatu yang dia sendiri tidak tahu apa, tetapi harus dia temukan.

D.O kadang-kadang mendengar panggilan angin dan mencoba merasakan kekuatan dari teman-temannya dari sana. Dia bisa merasakan beberapa di antara mereka, tapi beberapa yang lain seperti menghilang. Mendengar suara-suara alam mengobati rasa rindunya dengan orang-orang terdekatnya itu. Mendengar suara-suara alam membuatnya tenang.

Suara angin.

Suara air.

Suara gemuruh.

Orangtua angkatnya adalah orang yang sibuk. Ayahnya punya perusahaan mobil dan juga seorang kolektor mobil mewah. Sementara ibu angkatnya seorang keturunan Gypsy yang ahli meramal. Sang ibu punya sebuah ruangan rahasia di rumah itu yang tidak boleh dimasuki oleh siapapun. Kecuali atas izinnya. Hanya orang-orang yang punya ilmu setara dengannya yang boleh ada di dalam sana.

"Rahasia kehidupan di dunia ini ada di situ dan jika sembarang orang yang masuk dan mereka menemukan kenyataan soal kehidupannya, mereka bisa jadi gila," kata ibunya.
*
*
Ibunya membuka kelas khusus di sebuah universitas dan mengajar hingga tengah malam. "Malam hari biasanya lebih sakral untuk praktek-praktek ilmu gaib," katanya menjelaskan pada D.O di suatu pagi berselang dua hari setelah dia resmi diadopsi. Di kesempatan itu dia juga baru tahu bahwa ibunya sedang berusaha menggabungkan ilmu voodoo dengan santet yang berasal dari Indonesia.

Orangtuanya suatu hari sadar bahwa D.O merasa kesepian. Mereka pun memberikan pilihan: menjadi CEO perusahaan atau jadi ahli santet. Karena dia merasa jadi CEO akan membuatnya teringat terus pada Luhan yang kini punya perusahaan Karambol (dan dia tidak ingin teringat terus pada laki-laki itu), dia pun memilih untuk mendalami ilmu santet.

"Aku enggak suka otomotif, Dad. Aku lebih suka hal-hal gaib dan supranatural. Lebih seru aja. Aku mau belajar dari Mom," katanya. Di situlah dia merasa menemukan jalan meneruskan misi yang diberikan oleh Pohon Kehidupan.

Mendengar ketertarikan D.O pada Ilmu Santet yang dikuasainya, ibu angkat D.O sumringah. Sementara ayahnya mendengus keras. Berpikir bagaimana caranya dia bisa menendang anak tanpa ekspresi itu ke luar jendela atau menggelindingkannya dari atas Pegunungan Rocky.

Perlahan-lahan D.O belajar bagaimana menjadi tukang santet yang baik dan bermartabat. Tapi sebelum sampai tahap itu, dia berlatih dulu dasar-dasar ilmu supranatural. Mulai dari memanggil arwah dengan papan ouija, menusuk-nusuk boneka voodoo, sampai akhirnya ke tahap mengendalikan pikiran orang lain.

Puncaknya adalah gabungan antara ilmu voodoo dan santet.

"Dengan ilmu ini, kamu bisa mengendalikan orang lain dan apa yang ada di sekitarnya. Kalau kamu sudah menguasai ilmu ini, tidak akan ada yang berani macam-macam denganmu. Ilmu ini memang harus diturunkan segera setelah seseorang menguasainya,

"Makanya aku dan ayahmu ingin punya anak agar aku bisa meneruskan ilmu ini. Ingat nanti kalau kamu sudah punya anak, segera turunkan ilmu ini pada anakmu. Tapi ingat, ilmu ini bukan untuk kejahatan. Jadi gunakan sebaik mungkin," kata ibunya.

Dia tidak mengerti bagaimana ilmu santet bisa digunakan untuk kebaikan. Tapi dia tidak mau ambil pusing dulu sekarang.
*
*
Butuh waktu sekitar dua sampai tiga bulan untuk D.O bisa menguasai ilmu ini. Di tahap pertama latihan dia berhasil membuat ayahnya menari-nari hanya dengan pakaian dalam di depan rumah. Kurang ajar sekali dia. Tidak tahu terima kasih.

Tahap kedua, dia berhasil menurunkan hujan di sekitar tempat tinggalnya dan membuat tetangganya kalang kabut karena sedang menjemur kasur. Dia tertawa keras ketika melihat tetangganya itu kebingungan mengangkat tiga kasur sekaligus masuk ke dalam rumah.

Tahap ketiga agak serius dan ini sudah ilmu santet pengendali pikiran tingkat lanjut. Dia berhasil membuat Bruce Jenner memutuskan untuk operasi kelamin dan berubah dari laki-laki ke perempuan. Tidak cuma itu, dia juga membuat Bruce setuju proses transformasinya ditayangkan di Keeping Up with the Kardashian season terbaru.

Tahap keempat yang semakin membuatnya yakin bahwa dia sudah menguasai kekuatan ini adalah membuat Zayn Malik keluar dari One Direction. "Kalo grup gue gak bisa utuh, N'sync harus kehilangan Justin Timberlake dan Westlife harus berjalan tanpa Bryan McFadden, grup lo juga gak boleh utuh. Enak aja," katanya penuh dengki.

Ketika Zayn benar-benar keluar dari One Direction, D.O yakin bahwa ilmu yang diturunkan oleh ibunya itu sudah bisa dia amalkan dengan baik. Sekarang waktunya untuk melakukan apa yang seharusnya dia lakukan.

Dia akan menyatukan 9 forces yang lain dengan ilmu yang dia miliki itu. Cuma itu satu-satunya alasan kenapa dia mau mempelajari ilmu ini. Karena hanya dengan itu dia bisa mempercepat proses pertemuan mereka. Dia tidak bisa tinggal diam dan membiarkan masing-masing dari orang-orang itu menikmati kehidupannya sebagai manusia biasa.

Karena mereka bukan manusia biasa. Mereka bukan manusia.
*
*
D.O buru-buru lari ke dalam kamarnya dan membuka kotak hitam yang berisi barang-barang peninggalan teman-temannya yang sempat dia minta sebelum keluar dari maze berbulan-bulan yang lalu. Benda-benda yang awalnya hanya ditatap baper saat kangen itu sekarang bisa berguna juga.

D.O menemukan sepuluh bola-bola yang terbuat dari logam di basement rumahnya. Dengan hati-hati dia mengukir satu per satu nama member di masing-masing bola dan memasukkan potongan kecil dari benda-benda para member ke dalamnya.

"Pegang bolanya dan pikirkan apa yang akan terjadi. Sesimpel itu," gumam D.O. Dia juga sudah belajar untuk menggabungkan ilmu santet gypsy itu dengan kekuatan telepati dan mengontrol bumi miliknya.

Kai jadi orang pertama yang dia hubungi lewat telepati dan dia beri petunjuk. Enggak tahu kenapa dia merasa harus Kai jadi yang pertama. Dia selalu merasa punya hubungan istimewa dengan laki-laki itu. Dia jadi ingat sudah lama mereka tidak main pijit-pijitan bareng. Semoga dengan ini mereka bisa bertemu lagi.

Dari Kai dia lanjut menghubungi Tao, Chanyeol, Sehun, Xiumin, Suho, Chen Baekhyun dan Lay. Dia berusaha memberikan petunjuk-petunjuk, bisikan-bisikan, gejala-gejala alam. Semoga mereka semua cukup pintar untuk bisa mengerti semuanya. Semoga mereka semua mendengar dengan baik sehingga mereka semua bisa berkumpul lagi.
*
*
Ketika lo nonton drama Korea 16 episode dan sudah sampai episode 15, lo pasti berharap bahwa pemeran utamanya akan menang di akhir dan semua masalah-masalah yang terjadi sejak awal drama berakhir dengan seharusnya. Entah itu bahagia, atau mungkin pemeran utamanya harus mati karena dia memang seharusnya mati.

Kadang-kadang kalau gue nonton drama Korea, gue sangat ingin pemeran utama perempuannya jadian dengan second male lead di drama itu. Soalnya seringkali chemistry antara female lead sama second male lead-nya lebih terlihat menyenangkan daripada ketika si female lead lagi bareng sama pemeran utama pria.

Beberapa drama Korea mungkin menyuguhkan apa yang lo inginkan: pemeran utamanya bersatu dan semuanya berakhir bahagia. Tapi ada juga drama Korea yang membiarkan ceritanya menggantung tanpa akhir yang jelas dan membuat lo mengumpat keras ketika menontonnya.

Gue mengharapkan sebuah resolusi yang benar-benar MELEDAK dari teaser-teaser Pathcode ini sejak awal teaser Kai dirilis. Sesuatu yang benar-benar bisa membasuh rasa penasaran yang sudah muncul sejak awal. Menjawab semua rahasia-rahasia yang ada dengan gamblang.

Gamblang.

Bener-bener yang nggak usah mikir.

Dengan kata lain: gue pengen ketika gue menonton teaser D.O maka gue akan menemukan jawaban dari semua hal yang jadi pertanyaan di sembilan teaser sebelumnya dan tidak ada lagi pertanyaan kenapa begini kenapa begitu kenapa harus begini dan kenapa harus begitu.

Tapi pada kenyataannya ternyata itu tidak terjadi. Teaser D.O justru kembali memunculkan sebuah tanda-tanya besar yang tidak terjawab hanya dengan menontonnya saja. Malah jadi makin pusing.

Ledakan demi ledakan yang gue kira akan muncul di teaser D.O ternyata sama sekali enggak nampak. Efek-efek luar biasa yang gue harapkan itu tidak muncul. Tidak juga teaser ini bisa menjawab kenapa Kai tiba-tiba ada di London, kenapa Suho tiba-tiba bisa merasakan kekeringan tapi tetap punya kulit sebening kristal padahal dia kekurangan air, dan kenapa Baekhyun harus lari-larian subuh-subuh dengan eyeliner tebal.

Teaser ini sama seperti sembilan teaser lainnya. Hanya bagian dari sebuah perjalanan panjang yang belum berakhir. Dan ya memang, gue merasa teaser ini belum berakhir. Kisah EXODUS ini tidak berakhir di D.O tapi akan berakhir di sebuah video lain yang kemungkinan besar akan dirilis juga dalam waktu dekat.

Bukan video 'Call Me Baby' tentunya karena video itu sama sekali nggak nyambung dengan teaser-teasernya. Tapi video lain.

Gue berharap itu El Dorado.
*
*
Sebagai teaser penutup, D.O gagal memberikan kejutan yang seharusnya selalu ada di bagian akhir cerita kisah-kisah misterius (kan dari awal ini kesannya serem banget teaser demi teaser EXO). Kayak misalnya ketika lo baca Harry Potter and the Order of the Phoenix, lo nggak akan menyangka kalau Sirius Black akan mati. Atau ketika lo nonton It's Ok, It's Love lo akan terkejut saat tahu ternyata Han Kang Woo itu hanya khayalan belaka.

Sepanjang gue nonton teaser ini gue hanya duduk sambil bingung:

1. Kenapa dia ada di Colorado? (sama seperti teaser-teaser sebelumnya--yang membuat gue akhirnya mengarang bebas bagaimana mereka bisa ada di situ)
2. Apakah dia di sini punya kepribadian ganda? Kenapa di satu shot dia terlihat seperti anak orang kaya tapi di shot lain seperti anak kekurangan kasih sayang?
3. Apakah dia hidup sendiri di rumah sebesar itu sampai-sampai ekspresi mukanya nggak pernah berubah sepanjang video?
4. Apakah anak ini tumbuh tanpa bimbingan orangtua sampai-sampai dia jadi hobi ngintip-ngintip kamar orang?
5. Apakah benar Zayn Malik keluar dari One Direction karena mau debut solo atau karena mau jadi orang biasa?

*tarik napas* *hembuskan*

MANA METEOR YANG BAKALAN JATOH KE BUMI!? MANAA?!! HOAX DOANG NIH!!!! Buat apa Tao heboh-heboh serius baca koran kalau ternyata beritanya hoax aja. Padahal sejak saat itu gue sudah mengharapkan mereka akan berkumpul bersama, melayang di udara lalu bersiap melakukan kamehameha untuk menghancurkan meteor-meteor.

Damn.
*
*
Tapi gue suka bagaimana penggambaran kekuatan dan simbol kekuatan D.O di video ini. Kalau dipikir-pikir memang dari sembilan kekuatan yang ada, yang kayaknya paling absurd itu kan cuma kekuatan dia sama Baekhyun. Ibarat kalo di Sailor Moon, dia ini Tuxedo Bertopeng. Karena cowok itu cuma bisa loncat dan menghilang, lalu melempar mawar merah ke salah satu bagian tubuh musuh. Pada akhirnya yang menyelesaikan semuanya adalah si Sailor Moon.

D.O adalah member yang paling tidak berdaya.

Kayaknya.

Kalau misalnya dia lagi melawan musuh dan yang bisa dia lakukan hanya menggetarkan tanah, ya si musuh kan tinggal terbang aja. Karena biasanya orang jahat di Sailor Moon selalu bisa terbang.

Oke konteksnya memang harus Sailor Moon karena gue nggak nonton anime yang lain.

*kibas poni*
*
*
Kekuatan D.O digambarkan dengan suasana dan suara-suara alam. Shot pegunungan, desiran angin, bagaimana dia membuka headphone-nya hanya untuk mendengar suara-suara alam yang ada di sekitarnya, cahaya matahari yang menyinari bumi. Keheningan-keheningan yang ada di video ini membuatnya jadi terasa serius tapi ya itu kurang misterius.

Kekuatan D.O juga bisa dibilang inti dari semua kekuatan yang dimiliki oleh sembilan member yang lain. Di atas bumi kan pasti ada cahaya, air, api, angin, guntur dan petir, dan semuanya. Makanya enggak heran kalau dia dijadikan kambing hitam dari semua kejadian-kejadian yang ada di teaser sebelumnya.

Dia yang mengontrol semuanya. Bagaimana dia memainkan marbles di tangannya. Pola-pola yang ada di lantai. Seolah-olah menggambarkan dia yang membuat semuanya terjadi. Tapi pertanyaannya, kok bisa? Nah itu kembali lagi bahwa teaser ini tidak menjelaskan apapun itu.

Atau mungkin dijelaskan tapi gue yang nggak menangkapnya? Tolong kasi tahu gue di kolom komentar. Di bagian mana hal itu di jelaskan dan dari sudut pandang mana harus melihatnya.
*
*
(BUAKAKAKAKAKAKA)

Seru sih bagaimana SM mengawali teaser dengan Kai dan mengakhirinya dengan D.O. Karena HunHan, XiuHan, TaoRis, ataupun KrisHo sudah enggak bisa lagi mereka macem-macemin dan sudah karam sejak Oktober 2014, SM tentu saja butuh pasangan baru untuk di elu-elukan. Ya inilah #KaiSooBerlayar2015.

Jauh di dasar hati gue, gue tidak rela kalau teaser D.O ini adalah akhir dari semuanya. Gue masih percaya bahwa SM tidak semenjijikkan ini. Mereka tidak semiskin ini dalam membuat MV.

LIKE SERIOUSLY?!


DI MANA HARGA DIRI GLOBAL BOYGROUP INI DI MANA?!

Lo bisa munculin Ferrari di MV tapi enggak bisa membuat konklusi dari 10 teaser yang sudah ada dalam sebuah video versi drama?

Ini lebih konyol dari fans yang ngamuk karena Tiffany nge-follow Baekhyun di Instagram.

Please, SM, aku masih percaya bahwa masih ada MV yang akan kau rilis.

Dan aku berharap itu El Dorado.......

#EA


Share:

18 komentar