Ada Apa di Press Conference Infinite di Jakarta? (2013 Versus 2015)

Hey there! Hehe... jadi bingung mau manggil apa ke kalian yang sudah setia membaca blog ini dengan tulisan-tulisan absurd-nya. Apakah ini artinya aku harus mencari sebutan untuk pembaca blog ini?

(Gak usah banyak gaya deh).

This post is not gonna be that typical very long post that I always made on this blog. Tapi ini hanya sekedar curhatan pendek yang akan gue tulis soal pengalaman gue masuk ke ruang jumpa pers dua konser Infinite di Jakarta di tahun 2013 dan 2015.

Gue nulis ini dari sudut pandang diri gue sebagai seorang fans tentu saja, di luar dunia profesional dan pekerjaan. Walaupun pembatas antara pekerjaan dan kehidupan spazzing gue sangat tipis, tapi semoga tidak berbenturan dan berjalan di track-nya masing-masing.

(Apa deh).

Oke, singkat cerita kemaren gue dapat tugas untuk datang ke preskon konser 'Infinite Effect' di Jakarta. Lokasinya di salah satu hotel di kawasan Thamrin. Hotelnya cukup terkenal. Walaupun gue tadi sempat Googling juga pas sebelum berangkat untuk memastikan apakah di hotel ini ada mushola atau nggak. Yang gue dapatkan adalah informasi bahwa di toilet hotel ini ternyata nggak ada semprotan buat cebok pas lagi boker.

Alhamdulillah gue tadi udah buang hajat di kantor sebelum berangkat jadi gue aman.

Masalah besar datang ketika gue sedang nunggu kopaja dan gue lupa kalau gue belum minum setelah makan siang. Ya gimana sih rasanya kalo ati ampela masih nempel di kerongkongan. Alhasil gue menahan haus (sambil berkali-kali menelan ludah) sepanjang perjalanan. Tapi efeknya tidak baik. Ternyata tidak minum membuat kepala gue agak pusing. Ini mungkin karena efek kebanyakan tidur dan bangun yang dipaksakan sebelum berangkat.

Lagian... kenapa sih Infinite harus preskon hari Sabtu.

Ini tuh weekend.

(Tidak terpikir sebelumnya kalo "YA KAPAN LAGI LO MALEM MINGGUAN SAMA INFINITE!" walaupun dalam konteks yang benar-benar berbeda).
*
*
Setelah sekitar lima belas menit nunggu Kopaja di pembatas jalan (SAYA GENERASI HEMAT UANG. DEMI MENGHEMAT SALDO FLASH Rp 3500 SAYA MENGORBANKAN NYAWA SAYA DENGAN BERDIRI DI PEMBATAS JALAN UNTUK JEGAT KOPAJA! HIDUP HEMAT!) akhirnya Kopaja 602 dateng dan CUSLAH berangkat ke Thamrin.

Karena kepala gue puyeng gue gak ngapa-ngapain sepanjang jalan tetapi menyandarkan kepala di kaca sambil meliat ke langit mendung di luar dan berharap keajaiban akan terjadi seperti misalnya Irene muncul di sebelah gue dan memberikan minyak angin untuk meringankan sakit kepala ini. Tapi sampai di Bundaran HI, hal itu tidak terjadi.

Ini pertama kalinya gue ke hotel lokasi preskon ini anyway. Jadi gue agak-agak kagok. Gimana nih masuknya. Lewat mana nih. Apakah gue harus pakai baju rapi atau baju gembel gini boleh masuk. Gue melihat jins gue yang lututnya sudah sobek. Gue takut diusir atau malah dikira artisnya.

Korelasinya?

Tapi ternyata pucuk dicinta ulam tiba. Setidaknyambung itu peribahasanya yang jelas gue berhasil masuk dan seperti halnya hotel-hotel mewah, untuk masuk kita harus di-scan dulu. Karena mungkin jenggot gue sudah kepanjangan dan kumis gue sudah menebal dan gue juga bawa ransel takut dikira bom ya jadi ikut prosedur aja.

Dulu, waktu preskon 'One Great Step' juga kayak gitu sih. Persis sama. Manajemen Infinite ini kayaknya emang harus nyari hotel yang pengamanannya ketat. Masuk aja harus udah ditanya mana ID segala macam. Dari media mana segala macam. Ya ikut prosedur aja. Selama nggak bohong dan nggak pura-pura dan diundang ya kan gak ada masalah.

Naiklah gue dikawal sama satu orang perwakilan dari promotor. Preskon di lantai 3, mushola di lantai 2 dan gue masih pusing karena efek naik Kopaja. Hotel itu sepi-sepi aja by the way. Nggak seheboh yang gue kira walaupun di lantai satu tadi ada banyak fansite dan fans luar yang kayaknya nggak boleh masuk.

Sampai di ruangan, gue menyempatkan diri minum dari gelas lucu yang airnya ada jeruk-jeruknya. Supaya pusing gue ilang. Sampai di dalem ketemulah sama beberapa temen-temen yang juga sudah akrab liputan KPop gini.

Tahun ini medianya lebih sedikit. JAUH LEBIH SEDIKIT. Ini juga pertama kalinya preskon ngundang fans (walaupun mereka dilarang bawa handphone anw). Gue lega, karena sedikitnya jumlah jurnalis yang datang berarti yah bisa lebih santailah. Tapi curiga juga nih, apakah bakalan lama atau sebentar? Soalnya pas tahun 2013 itu lumayan lama.

Ah... tapi itumah bukan urusan gue ya. Lama atau sebentar tergantung kebijakan yang di atas aja. Yang di sini mah cuma kerja jadi ikutin alur aja.

Beruntung gue punya teman (UHUK) bernama Iqbal yang adalah founder salah satu newsbase besar di Twitter. Di sebelah dia ada bangku kosong (DAN ITU BARISAN PALING DEPAN!) dan Iqbal dengan senang hati memberikan kursi kosong itu buat gue. Jarak dari kursi gue ke kursi tempat Infinite kayak cuma 1,5 meter. Ya ini kalo gue motret mungkin upil Hoya juga nampak.

Alhamdulillah, rejeki nggak kemana.

Setelah itu maghrib tiba dan sebelum preskon seharusnyalah kita menghadap Yang Kuasa.

Setelah balik dari solat maghrib (dan diiringi dengan obrolan singkat dengan mas-mas yang kerja di hotel)

"Kenapa sih boyband terus mas yang dibawa? Bawa girlband dong!"

"Ya mas saya mah apa cuma jurnalis yang kalo diundang dateng gak diundang ya sedih. Itu mah urusan promotor mas," jawab gue.

Terus gue kepo.

"Emang Infinite nginep di sini ya mas?"

"Infinite itu siapa deh?"

"YA INI YANG LAGI DI PRESKONIN!"

"Oh.. iya mas. Di sini. Besok pagi check out-nya pagi-pagi,"

"Oh jadi besok mereka langsung ke lokasi konser terus pulang?"

"Iya mas."

"Wah..."

Gue jadi curiga itu mas-mas kerja di hotel atau promotor. So detail informasinya. Jangan-jangan dia fanboy Sungjong.

Okelah abis sholat gue balik ke lokasi preskon dan bercengkerama bersama chingu-chingu di situ sebelum akhirnya JENG JENG JENG JENG. Infinite muncul lewat jalan di samping Iqbal dan itu kayak cuma 40 cm deh dari muka-muka member. Wah deg-degan. Baru kali ini sedekat itu.
*
*
Tahun lalu jarak fotografer sama Infinite lumayan jauh. Mereka duduk di belakang meja dan ada tulisan nama mereka satu-satu. Wajar... mungkin karena emang baru pertama dan media yang diundang juga banyak. Jadi biar semua orang kenal. Sekarang jumlahnya sedikit dan kayaknya emang yang diundang sudah tahu bener nama-nama mereka. Jadi promotor hanya menyediakan kursi saja di depan poster 'Infinite Effect' superbesar yang kalo dibawa ke kosan gue mungkin bisa buat alas tidur atau penutup tembok yang lumutan.

Suasana 2013 dan 2015 beda. Pas 2013, media-media emang heboh. Karena tentu saja kebanyakan dari mereka juga adalah fans. Ya mau gimana dong? Tapi kalo yang 2015 ini yang heboh beneran fans. Karena kan ada fans juga yang diundang.

Kalau dari Infinite-nya sendiri sih nggak ada perbedaan yang terlalu mencolok. Ya L tetep se-visual itu, Dongwoo tetep kayak gitu, Woohyun tetep aja tempo-tempo keliatan tonggos, Sunggyu masih aja keliatan kayak lagi tidur, Sungjong Masya ALLAH WHY SO PRETTY, Sungyeol ya kayak di drama lah tinggi. Tapi ada yang salah dengan Hoya nih.
*
**
Dengan belahan rambut 7:3 Hoya keliatan lebih dewasa dan agak kurusan kalo gue bilang. Tahun lalu kayaknya nyeplak banget itu kemeja di badan dia. Kalo punya tetek mungkin Hoya akan mengalami nipple slip. Untung dia pake jas. Dan anehnya ada kesan kalo ini orang lagi bete banget gitu pas baru masuk. Entah karena capek (pastinya) atau bete karena sesuatu dan lain hal.
*
*
SOALNYA GIMANA YA TAHUN LALU TUH DIA BAHKAN MASIH MAU SENYUM KELIATAN GIGI KENAPA TAHUN INI KESANNYA GIGI ITU SANGAT MAHAL APA KARENA SUDAH MENIKAH DENGAN RAFFI AHMAD.

Ini foto Hoya di preskon 2013:
*
A photo posted by RON (@ronzstagram) on
*
Ya.... itu sih pandangan pertama gue. Tapi lama kelamaan suasana jadi mencair dan dia ikut bercanda-canda juga sama yang lain. Bahkan beberapa kali menjawab pertanyaan dengan peres dan ngedorong-dorong Sungjong yang cuma bisa senyum malu-malu.

Lihat videonya di sini.

Serunya tahun ini interaksi antara Infinite dan semua yang datang ke preskon itu istilahnya bisa lebih berasa. Sementara tahun lalu terkesan ada jarak di antara kita yaitu meja dan yah... jauh sih gue berdirinya karena waktu itu gue fotografer sementara yang duduk di agak depan temen gue jadi yah.

Tapi yang bikin beda sih sebenarnya tahun ini nggak ada adegan nyanyi-nyanyi "Pelangi pelangi~" lagi. Efek baru abis konser di Singapur kali ini jadi pada capek apa gimana enggak tahu. Kalo ada yang bilang mereka keliatan bete, gue setuju sih, tapi Alhamdulillah-nya enggak terlalu keliatan sampai akhir.

2013 juga kayaknya Hoya lebih banyak menjawab pertanyaan? Tahun ini juga sih. Tapi pendek-pendek. Dan 2013 gue inget banget dia banyak senyum. Bahkan gue dapet satu foto dia lagi senyum dan itu bahagia banget! Mungkin ini karena efek belahan rambut 7:3-nya kali ya. Jadi mood-nya juga 7 sok serius, 3 happy.

Yang beda juga dari preskon tahun ini adalah L.
*
Ini L di preskon 2013
*
Kebalikan banget sama Hoya deh. 2013 kemaren L kayak nggak pernah ngomong sama sekali dan bener-bener menampilkan image dia yang calm, cool, whatever is happening in this world I always handsome and I don't care with everyone else my face is no. 1. Sementara semalem, dia kayak orang mabok.

Bener-bener mabok.

Tiba-tiba ketawa sendirilah, tiba-tiba geli sama pernyataan sendirilah, tiba-tiba niup-niup ponilah, tiba-tiba tepuk tanganlah. Bener-bener kayak bukan L. Ya ini kayaknya dia lagi mabok beneran.

Lihat video L mabok di sini.

Dongwoo sama Woohyun banyak banget adegan intim kayak lagi pacaran. Entah karena Dongwoo-nya gemes sama Woohyun atau emang dia juga menemani L mabok jadi efeknya masih berasa. Di awal-awal Dongwoo sempat bingung karena mikrofon-nya nggak nyala btw. Terus abis itu dia ketawa-ketawa aja gitu.
*
*
*
Sungjong juga jadi banyak ngomong sih di preskon 2015. Mungkin karena efek dia udah lebih dewasa dan lebih bisa bicara berkat variety show kali ya. Dan Woohyun mungkin kebanyakan nonton D'Terong atau D'Academy soalnya setiap kali ngejawab pertanyaan dia nyanyi-nyanyi kayak Saipul Jamil.

But everyone seems happy in the end of the event.

Yang kocak sih pas ending, anak-anak yang lain sudah turun panggung sementara Sunggyu masih di situ. Terus dia lagi mau naruh mikrofon di atas kursi tapi entah gimana mikrofon-nya jatuh terus dia freeze.

Sedetik.

Dua detik.

Mukanya kayak bingung ngeliat ke sekeliling. Terus geli sendiri dia ketawa. Terus dia turun panggung terus bungkuk-bungkuk di depan gue dan depan Iqbal. Dia ngeliat ke kamera Iqbal by the way lama banget (dan Iqbal lagi ngerekam! SHIT MEEEEN) sementara gue cuma jepret dan itupun blur. LOLS bukan rejeki.
*
*
Ending preskon 2015 lebih enak sih ketimbang ending 2013. Seru aja karena kali ini konsep preskon yang intim baik antara Infinite dan fans dan antara Infinite dengan jurnalis (yang juga sebenarnya fans WAWAKAKWAKWKAKWA) jadi berasa.

Satu quote yang paling gue inget dari preskon semalem dari Woohyun: Indonesia adalah Cinta.

Lalu kemudian gue hanya bisa meringis.

Nggak ada lagi nih, kata-kata yang lebih cheesy?

#EA #GAKBISABANGETDIGINIIN
*

Share:

8 komentar