Gue dan Selera Musik yang Kata Orang Parah

Musik sudah bisa dikatakan bagian dari kehidupan setiap orang yang ada di dunia. Bener nggak? Bener banget pastinya. Karena musik sudah mendarah daging dalam diri kita, bahkan bangsa kita. Indonesia misalnya, sejak jaman dulu musik dangdut melayu yang dipopulerkan melalui Orkes Melayu sudah merajalela di mana-mana, sampai akhirnya muncullah Bang Haji Oma Irama yang sampai sekarang mengabadikan musik dangdut di Indonesia.

Kalau ngomongin selera musik ataupun jenis musik apa yang gue suka. Jawabannya bisa banyak. Tapi belakangan ini gue memang lebih suka dengerin lagu-lagu Korean Pop (K-Pop) dan lagu-lagu mandarin. Nggak ada alasan yang jelas memang, tapi bagaimanapun lagu-lagu itu bener-benr earcatching banget buat gue. K-pop sendiri sebenarnya mulai gue dengerin gara-gara temen-temen SMA gue dulu pada ributin album ketiga-nya Super Junior yang Sorry Sorry. Pas jaman itu, gue masih suka banget sama girlband Taiwan, S.H.E yang juga kebetulan sedang promo album ke sepuluh mereka yang judulnya FM S.H.E. Lagu-lagu di album itu bagus-bagus, gue suka semua. Banyak inspirasi yang gue dapetin dari album itu buat tulisan-tulisan gue dan juga beberapa cerpen gue. Tapi... belakangan setelah gue dengerin lagu-lagunya Super Junior di album ke tiga, gue langsung suka sama lagu-lagunya. Semuanya earcatching banget dan semuanya bagus. Suka banget. Mulai dari sanalah gue dengerin K-pop walaupun cakupan favorit gue nggak terlalu banyak. K-pop yang gue suka cuma Super Junior dan SHINee pada waktu itu karena memang artis-artis Korea di tahun 2008 belum begitu banyak muncul. Tapi di akhir 2009 sampai 2010 banyak banget artis dan penyanyi K-pop yang bermunculan. Salah satu yang jadi favorit gue adalah SNSD tentunya :D Suka banget dengerin lagu-lagu mereka walaupun nggak semuanya, tapi mereka nggak kalah bagus sama S.H.E walaupun secara pengalaman S.H.E mungkin menang karena sudah lebih dari sepuluh album mereka hasilkan.

(Poster Teaser Promo Album Ke-4 Super Junior)

Sampai sekarang gue masih suka dengerin K-pop. Ditambah lagi sekarang memang Korean Wave sedang bergelora di semua kalangan. Nggak cuma di tempat tinggal gue di Mataram aja, tapi beberapa temen-temen gue di FISIP Komunikasi UI juga terkena hempasan Korean Wave ini. Beruntungnya gue memang udah kena duluan, jadi nggak terkesan ikut-ikutan. Hahaha... Walaupun mungkin sedikit lucu juga ngeliat beberapa temen gue yang heboh ngomongin Suju sekarang padahal Suju sudah booming sejak kapan tau. Kasian sama mereka. Hahahaha... Jujur aja deh yee, bener-bener sedikit nggak nyaman ngedengernya. Secara kan hebohnya Suju udah lama, tapi mereka baru kena sekarang. Jadinya pengen ngomong, "Kemane aje lo?!" Hahahaha...

Tapi nggak banyak juga yang nganggep K-pop itu adalah musik yang bagus dan pantas di apresiasi. Buktinya, di TV-TV nasional kita nggak ada acara yang nayangin MV ataupun update segala sesuatu tentang K-pop. Yang menjamur malahan acara-acara musik dalam negeri macem Kotak Masuk dan Ringtone yang setiap hari isinya cuma band-band yang bawain lagu melayu melambay alay jablay. Bener-bener membosankan. Memang terdengar sedikit kasar dan tidak menghargai musik Indonesia sih, tapi, apa iya itu musik Indonesia? Masa sih? Kalau menurut gue, musik Indonesia itu adalah musik-musik dan lagu-lagu yang kayak dinyanyiin Sherina, Yovie Nuno, Melly Goeslaw. Bukan lagu-lagu kayak Rindu Band, SetengahDuaBelas, ataupun band-band yang Keterlaluan yang setiap hari kayaknya ada aja yang baru. Dan belakangan ini yang paling bikin gue eneg adalah mendengarkan lagu sebuah band yang namanya mirip nama cewek dan judul lagunya itu Aku Cinta Kamu dalam bahasa Jepang. Overall lagu itu bisa dibilang lagu racun karena semua orang di sekitar gue menyanyikan lagu itu dan bikin gue secara tidak langsung ikut nyanyi. Tapi yang paling gue benci dari lagu itu adalah pada ending reff-nya yang pake gaya Aziz Gagap. Zzzzzz... a-a-a-a-a-a-a...atchim! Bikin males. Ada lagi lagu dari band yang namanya Si Tuan Raja yang lagunya kayaknya pas banget buat anak TK yang baru belajar baca. Bertahan satu Ciiiiiinnnnntaaaa.... bertahan satu Ce I En Te A. Muntah darah gue. Kenapa sih mesti begitu? Padahal berbakat bikin lagu, tapi kok malah jadi niru-niru band pendahulunya sih? Kenapa nggak bikin ciri khas sendiri? Biarin lah Rindu Band yang punya ciri khas lagu-lagu alay dan SetengahDuaBelas Band yang punya ciri khas lagu melayu. Kalau band baru, buat lah ciri khas sendiri. Jangan malah semua lagu baru dari band baru jadi satu tipe: ALAY. Males. Mending denger K-pop kemana-mana deh daripada dengerin lagu negeri sendiri yang satu tipe dan terkesan sama.

Gue justru lebih mengapresiasi lagu dangdut daripada lagu pop-melayu. Karena kalau lagu dangdut itu original. Dari musik dan juga nadanya. Paling nggak dangdut yang memang dari sononya setipe suara gendang dan musiknya lebih enak dan wajar di denger karena cengkoknya terkesan nggak dibuat-buat. Gue suka dangdut karena gue hidup dan besar bersama dangdut *ceile*. Gue suka dengerin lagu-lagunya Rhoma Irama, Mansyur S, Meggy Z, Evie Tamala, Kristina, Ikke Nurjanah. Gue suka Ridho Rhoma juga. Mereka semua memiliki ciri khas sendiri yang nggak sama antara satu penyanyi dangdut dengan penyanyi dangdut lainnya. Gue suka dangdut original, asal jangan tawarin gue dangdut Cinta Satu Malam aja. Bener-bener lagu itu najis. Nggak dangdut banget. Malah ngajakin berzina kalau menurut gue.

Di Mataram sendiri, pecinta Korea bisa dibilang banyak. Gue kenal beberapa anak-anaknya yang memang fanatik banget sama satu/beberapa penyanyi atau artis Korea. Walaupun kefanatikan mereka itu gue rasa lebay dan berlebihan. Hmmm... maaf-maaf aja yee, gue emang penikmat K-pop dan drama Korea, tapi nggak berarti gue sefanatik itu dan segila kalian. Hahahaha... *ditaboksemuakpoplover* Tapi ya sudahlah, karena fanatisme itulah kalian hidup. Loh? Hahaha... gajelas. Tapi di Mataram ini cuma ada satu radio yang mau bikin acara khusus untuk lagu-lagu Korea, Jepang, Taiwan dan Asia pada umumnya. Gue siaran di Fresh Radio (95,9 FM Mataram) yang sejak dulu memang terkenal banget di kalangan anak muda. Tapi gue sangat menyesal karena sejak Korean Wave menerjang Mataram, radio gue ini nggak ada lagu Korea satu-pun. Hmmm... tapi dengan usaha gue, akhirnya MD gue mau memasukkan dua lagu Super Junior ke playlist kita: Bonamana dan Boom Boom. Semoga nantinya akan ada lagu-lagu Korea yang lebih banyak lagi, mengingat perkembangan K-pop sekarang lagi naik-naiknya.

Kalau ditanya selera musik gue kayak gimana ataupun dibilang selera musik gue parah, terserah lah. Yang jelas gue lebih suka dengerin musik yang enak didenger dikuping dan enak dinyanyiin. Dan sekarang gue lagu suka K-pop, especially Super Junior, SHINee dan SNSD. Yang lain gue nggak begitu serius, tapi gue dengerin juga 2PM, KARA, dan TVXQ.

Pada dasarnya gue adalah orang yang nggak suka diatur dan nggak suka kalau sesuatu yang gue suka direcokin orang lain ataupun dipaksa buat berubah ngikutin trend yang sedang banyak digandrungi orang-orang kebanyakan (baca: lagu alay). Gue suka K-pop, ya udah, nggak udah urus kesukaan gue. Toh gue juga nggak pernah ngelarang mereka suka lagu-lagu alay kok.

Sekali lagi, selera musik gue parah? Don't care. Yang penting gue happy. Lo nggak keganggu kan kalau gue suka K-pop? Bagus... Terima kasih.



PS: Tapi gue cukup keganggu kalau lo nyanyiin lagu-lagu alay deket gue. LOL.

Tags:

Share:

1 komentar