SHINee 'View' Music Video & 'ODD' Album Review

*
Dulu, dulu sekali, jauh sebelum gue tahu Korean Pop dan tenggelam dalam kenistaan dunia fanboy Kpop ini, gue ngefans banget sama Mandarin Pop. Ada dua grup yang selalu gue ikutin dan bisa dibilang gue ngefans ala-ala lah sama mereka sejak 2006 sampai 2009: S.H.E dan Fahrenheit.

Ngomong-ngomong soal Mando-pop sih sebenernya udah jadi genre musik yang gue suka sejak lama. Bahkan sejak SD gue udah dengerin lagu-lagu 5566. Gue inget banget, dulu gue beli kaset tape mereka dengan harga Rp 17.500 dan dapet poster gede banget terus gue tempel di kamar. Tapi kemudian poster itu dicopot paksa sama nyokap dan sobek. Terus gue ngambek sebulan.

Selain 5566, gue juga dengerin beberapa lagu F4. Ada satu temen SD gue yang suka banget sama Jerry Yan karena ‘Meteor Garden’. Kita pun berantem seperti halnya fans-fans zaman sekarang ngerebutin Baekhyun. Dulu kita berantem mana yang lebih keren, F4 atau 5566.

Saking sukanya sama S.H.E dan Fahrenheit pas SMA, hampir semua drama Taiwan yang ada personel mereka gue tonton. ‘Hana Kimi’ adalah yang jadi favorit gue. SELAMANYA, MAKASIH. MAKASIH JUGA KOREA SUDAH GAGAL BIKIN VERSI KOREANYA MAKASIH BANYAK LOH.

Persislah kayak apa yang terjadi ketika gue suka Kpop sekarang ini. Bedanya, dulu pas zaman-zaman suka Mando-pop, temen buat spazzing nggak terlalu banyak. Bahkan bisa dibilang hampir 0. Dan for the sake of tidak menjadi alien di pergaulan, gue pun meracuni beberapa temen deket gue buat suka juga sama Mando-pop dan drama Taiwan.

Dua orang jatuh ke perangkap. Satu lainnya nggak mempan dan masih lebih milih ngefans Paris Hilton dan Beyonce, sementara satu lagi lebih memilih untuk jadi fangirl Shah Rukh Khan dan Kajol.

Well, at least gue ada temen lah buat bahas gini-ginian di sekolah.

Hape Nokia 5200 gue dulu penuh dengan lagu-lagu Mandarin. Bahkan setiap hari gue ngomong sok-sok bahasa Mandarin. Niru-niru yang ada di drama. Pokoknya sesuka itu deh sama drama Taiwan dan Mando-pop. Sampai di tahun 2008 temen gue yang tadi gue racuni mulai kenal Kpop.

Source: Fanpop
Gue sendiri sebenernya nggak pernah yang berusaha untuk cari tahu lebih banyak soal Kpop waktu itu. Tapi yang namanya virus yah. Dia akan menjangkiti kita di saat kita lemah, lengah dan tanpa arah.

Gue berani sumpah, dua temen gue ini nggak segiat itu meracuni gue sama Kpop. Tidak segiat gue ketika meracuni mereka dengan lagu-lagu Fahrenheit. Tapi toh gue jatuh juga ke perangkap dunia kelam menyenangkan ini. Dan yang pertama kali bikin gue jatuh cinta sama lagu Korea adalah ketika gue mendengarkan ‘Love Like Oxygen’-nya SHINee.

“Ini loh Ron, liat deh, artis Korea lucu banget! Namanya Taemin, umurnya baru 15 tahun dan dia lead dancer di grup ini. Nama grupnya SHINee,” kata temen gue, namanya April.

Dia sekarang udah nikah dan sedang menyambut kelahiran anak pertamanya. Berita baiknya adalah: dia udah nggak lagi suka Kpop dan sama sekali nggak akan ngerti apa kabar Taemin sekarang. Inilah bagian yang paling menyebalkan dan selalu terjadi: orang yang meracuni elo soal Kpop bahkan sudah taubat duluan.

“Yang mana sih Taemin? Ini mukanya sama semua,” klasik. Komentar pertama orang awam ketika dihadapkan dengan sebuah grup Kpop baik cewek ataupun cowok. Semua muka dianggap sama aja.
“Yang ini loh yang rambutnya kayak jamur,” dia nunjuk Taemin di MV ‘Noona You’re So Pretty’.
“Lah kok cantik? Mana kurus banget gitu? Cowok kan?” kata gue.
“Iya cowok. Emang cantik sih tapi dia lucu gitu manis. Eh ganteng deh saya suka,” lanjut April.

Dan beberapa hari setelah obrolan kita itu, dia langsung potong rambut jadi potongan jamur kayak rambut Taemin di ‘Noona You’re So Pretty’.

Gue mencoba untuk mengikuti saran April dan dengerin lagu-lagu SHINee. Sampai ketika gue denger ‘Love Like Oxygen’, gue menemukan titik itu. Titik di mana gue suka banget sama lagu Korea. Titik yang nggak gue sadari akan membawa gue ke berbagai macam masalah dan berkah di masa depan.

2008 itu adalah pertama kalinya gue dengerin Kpop lagi sejak 2002. Ketika itu gue suka banget lagunya BoA yang ‘No. 1’ karena drama Taiwan ‘MVP Lover’. Tapi gue sama sekali nggak tahu kalau BoA itu artis Korea. Gue pikir dulu dia artis Jepang. Beberapa tahun setelah itu gue baru sadar bahwa sejak SD memang gue sudah ada di dunia kelam ini hahahahahaha

2008 itu juga momen di mana gue punya koneksi internet di rumah. Dulu rumah pake Speedy sebelum akhirnya dicopot karena biaya membengkak LOL. Tapi itu sebelum dicabut bener-bener dimaksimalkan banget buat belajar.

Belajar Kpop.

Untuk pertama kalinya gue download MV Korea ya itu... ‘Love Like Oxygen’.

Satu kali denger...  Dua kali denger....  Tiga kali....

OH MACAN TUTUL KORENG!

Gue akhirnya browsing lirik lagunya dan nyanyiin lagu itu hampir setiap hari sejak saat itu. Kemudian berujung ke download semua lagu-lagu yang ada di album ‘The SHINee World’. Sekaligus jadi peresmian ada folder bernama ‘KPOP’ di folder ‘LAGU LAGU ENAK’ gue. Dan saat itulah gue jatuh cinta pada SHINee dan musiknya.

Tanpa pernah tahu bahwa saat itu adalah momen paling penting di mana akhirnya gue dijebloskan ke dunia fana yang akhirnya malah menghidupi gue sampai saat ini.

Makasih banyak loh, Choi Minho.

*uhuk* *bias pertama* *saking gak tahu apa-apanya* *visual bekerja dengan baik* *padahal dulu ngerap doang gak nyanyi* *tapi yaudah*



Gue mulai spazzing SHINee di kelas. April mulai ngasih tahu dan kenalin sama member-membernya. Juga ngasih tahu kalau ada beberapa orang lagi di sekolah yang suka Kpop. Kitapun jadi ngebahas itu setiap kali ada kesempatan. Setiap kali ada waktu juga berusaha ngeracunin orang-orang yang ada di sekitar kita.

Sejak saat itu juga bisa dibilang gue selalu mengikuti perkembangan SHINee. Memang, gue jarang sih spazzing soal mereka. Di tahun 2008 itu gue juga akhirnya kenal Super Junior dan drama di kalangan ELF yang tiada hari tanpa di-bash cuma karena ngeship Siwon-Yoona. Gue memang lebih banyak spazzing SJ daripada SHINee. Tapi itu nggak bisa ngubah fakta bahwa SHINee adalah boygroup pertama yang bikin gue suka Kpop.

Baru setelah itu kenalan sama SNSD dan semua grup yang namanya pernah gue tweet sejak 2009.

Hal terbaik dari menyukai SHINee adalah mereka nggak pernah PHP di setiap perilisan. Setiap album pasti sangat menyenangkan untuk di dengarkan. Ditambah lagi mereka punya konsep dan genre musik sendiri yang gue sebut sebagai : MUSIKNYA SHINee.

Jadi di dunia ini ada genre musik Pop, Rock, Jazz, Ballad, dan SHINee.

Mereka mencoba banyak genre, mencomot dari sana dari sini tapi ketika dibawakan oleh SHINee, lagu itu jadi MUSIKNYA SHINee dan genre mereka sendiri. Genre SHINee.
*
*
Mungkin karena gue sendiri sudah punya mindset kalau “SHINee akan selalu bagus” kali ya, makanya pada akhirnya gue menyambut ‘ODD’ dengan sangat positif dan bahagia. Enggak ada perasaan yang seperti biasa muncul, kayak semacem, “Bakalan bagus gak ya?” atau “Takut biasa-biasa aja soalnya udah lama nggak comeback nih.” Atau malah “Ih jelek banget gak ya kira-kira?”

Kalau gue pikir, semua fans artis SM kayaknya sudah semacem enggak pernah berharap dan berpikir serius lagi sih soal bagaimana nanti hasil akhir MV-nya. Mungkin ini memang efek dari kita yang selalu dikasih ‘tembok’ sama SM dan akhirnya males buat ngarep, apalagi ngarep dapet lebih.

Gue pun demikian. Enggak peduli sama hasil akhir video musiknya. Tapi ya balik lagi karena bias juga, jadinya ya mau gak mau ditelen aja.

Tapi yang jelas, ketika teaser video 'ODD' pertama dirilis, ekspektasi gue sudah sangat tinggi sekali. SHINee sepertinya bakalan balik dengan sesuatu yang selama beberapa tahun terakhir nggak pernah keliatan gitu. Penasaran? JELAS! Ada video cewek bule joget-joget mabok di kamar kosan murahan dengan dinding penuh poster SHINee ini tentu bikin penasaran. *
*

*
“Wah konsepnya sasaeng. Wah kece nih,” pikir gue waktu itu. Pas adegan terakhir ada cowok yang masuk kamar beuh makin membahana imajinasinya.

“WAH KONSEP SHINee SASAENG BINAL. WAH FREAK!” kan memang selama ini SHINee gak pernah yang binal-binal banget konsepnya. Seru juga kalo konsep comeback mereka mucikari gitu kan lumayan biar bisa pake hashtag #kekinian.

Ekspektasi gue semakin menjadi-jadi ketika teaser video kedua dirilis. Kayak yang “YA ALLAH, AKHIRNYA SHINee DIBIKININ MV KOREA YANG ADA DRAMA-DRAMA LAGI!!!”

Gue se-happy itu sampai-sampai terpekik tertahan di kantor dan langsung diliatin banyak orang. Emang deh Kpop itu tuh NSFW banget. Selamanya. Apapun bentuknya.

Yang bikin Alhamdulillah lagi sebenarnya karena teaser pertama, kedua dan ketiga yang dirilis SM kali ini enggak PHP. Kan kita sama-sama tahu yah, teaser biasanya jauh lebih wow daripada MV-nya. Apalagi SM. Selalu deh kayak gitu. Tapi ketika ‘View’ dirilis, gue cuma bisa bilang: GUE PUAS! INI DI LUAR DUGAAN BANGET!
*

*
Okelah ini memang bukan MV versi drama yang sering kita lihat di MV lagu-lagu ballad gitu. Sekali lagi kan emang SHINee ini jarang banget bikin MV drama buat lagu-lagu Korea mereka. Konsepnya nggak pernah nge-mix gitu sama drama-drama. SHINee dikenal karena dance mereka yang WAH banget kan. Ya gimana sih, kalo misalnya ngebayangin 'Lucifer' dibikin versi drama.

Mungkin.... puter otak juga kali ya sutradaranya... bagaimana menggambarkan seorang cewek sebagai sosok dajjal. Kan PR juga. Udah PR, enggak boleh tayang pula di KBS karena nantinya diklaim sebagai 'video yang berpotensi menggiring remaja untuk melakukan pemujaan setan'.

SHINee sendiri memang lebih kuat di performance, makanya enggak terlalu heran kalau misalnya sebagian besar MV mereka lebih berat ke dance. Walaupun ya, asyik juga ngeliat mereka akting ala-ala kayak di ‘Sherlock’. Mungkin karena konsep ‘Sherlock’ memang seru kalau dibuat drama. Sesuai judulnya juga kan misterius detektif gitu.

Kenapa kemudian ‘View’ ini jadi sangat menyenangkan?

ALASAN PERTAMA gue adalah karena MV ini semacem obat kangen sama MV-MV lamanya SHINee. Semacam bernostalgia ke era ‘Juliette’ ketika SHINee pake konsep pesta topeng di MV-nya (yang kemudian muncul berita kalo ternyata topeng yang mereka pake plagiat. Lah heboh banget jaman dulu).

Ada feel yang ngajak balik ke masa-masa ‘A.Mi.Go’ ketika Minho lari-larian di Seoul buat ngejer trainee cewek yang batal debut itu (yang katanya mantan pacarnya Chanyeol apa siapa sih, gatau deh, taunya cuma Baekhyun sama Taeyeon #34). Parahnya sih, ‘View’ ini mengajak gue kembali ke era ‘Noona You’re So Pretty’.

ALASAN KEDUA, karena lirik lagu, koreografi dan cerita di MV-nya dicampur dalam baskom dan menjadi satu dengan pas. Ada aura seneng-seneng yang beneran ngena dan mengajak penonton yang gampang baper kayak gue ikutan sumringah ketika nonton videonya, hanya karena mereka juga terlihat bersenang-senang di dalam video itu.

Kita dibikin seneng bukan cuma karena karena menikmati performance dance mereka yang bagus banget, tapi karena SHINee juga happy happy di video ini. Jadi seneng yang diberikan SHINee ketika kita nonton ‘View’ ini semacem mutual gitu. Bak cinta yang terbalas. Bak gayung bersambut. (halah). Mereka bersenang-senang di MV, kita juga seneng nontonnya. Beda kayak video dance kan, kita seneng, mereka capek.

Well, yes, seluruh makna dari mengidolakan KPop idol emang gitu sih. Mereka capek di panggung, kita seneng.

ALASAN KETIGA, yang jelas karena MV ini fresh: di luar ruangan, pemandangan, mabuk-mabukan, pesta, cewek cantik, bra, kolam renang, Thailand. Apalagi yang kurang fresh dari itu? Sesuatu yang nggak bisa kita lihat dan nikmati di setiap comeback artis SM.Dan meskipun beberapa di antara para member punya badan yang masuk kategori bagus, tapi mereka nggak berusaha untuk mengekspos itu secara berlebihan. Tbh, boyband yang jual badan itu so 2009 and late.

(I'm so sorry, HISTORY, but you've worked hard tho hahahaha)

Sekali lagi, buat fans SM yang selalu dihadapkan dengan tembok studio, MV-MV kayak gini sangat dirindukan. Sebuah comeback yang panteslah untuk ukuran grup yang udah setahun lebih enggak rilis album. Dan jadi suguhan yang ceria juga pada akhirnya karena solo-solo yang sebelumnya ditampilkan member SHINee selalu menonjolkan sisi dark dan misterius.
*
**
Waktu teaser video kedua dirilis, gue nyangkanya MV ini akan jadi seserius itu karena video pendek itu ngasih kesan kayak SHINee diculik cewek-cewek bule. Tapi ternyata simpel banget: SHINee memerankan diri mereka sendiri (sebagai SHINee--ya iyalah kalo sebagai Cherrybelle kurang kali ya membernya) kemudian mereka diberikan kesempatan untuk sehari aja kabur dari rutinitas mereka sebagai artis.

MV ini kayak video lain dari SM yang terinspirasi dari fanfiction kayaknya ya. Dan ya, cerita di MV ini adalah mimp dari semua fans yang ada di dunia ini gue rasa. Kabur sama idola mereka, mabok-mabokan, masuk kamar mandi, pamer beha, pegangan tangan. Lengkap sudah imajinasinya. Lengkap!
*
*

Tersebutlah SHINee mendarat di Thailand dan datang ke sebuah event. Wartawan dan kamera semua ada di sana. Termasuk tentunya fans yang udah nungguin. SHINee berdandan seperti mau tampil ke acara resmi gitu. Yah, geunyang another skejul-lah, seperti itu.

Di saat yang sama, komplotan cewek-cewek bermuka horor sekaligus sangek, rata-rata punya rambut panjang, yang ternyata juga adalah fans SHINee sudah menyiapkan sebuah rencana besar. Rencana untuk menculik sang superstar.

Secara random, cewek ini bawa topeng ala ala perampok (atau teroris? Pembajak pesawat?), mendekati van SHINee. Nggak cuma mendekati saja, sebenarnya, tetapi juga masuk ke dalam van itu. MASUK KE DALAM VAN ITU.

MASUK KE DALAM VAN.

MASUK KE------------B&!##! #$#%@*#*^ @#@&*#@#@*&# @&*#@TCH

WHERE THE HELL ARE THEIR MANAGER?!?!


Untuk ukuran artis sebesar SHINee, mana mungkinlah nggak dikawal. Anjir. Red Velvet aja yang masih nugu dan diikuti enam sampe tujuh fans, manajer masih yang sekasar dan sejahat itu. Lah ini SHINee, dideketin cewek, I mean SEDEKET ITU, di depan van, bahkan masuk ke van, ngebekep Taemin, SEGAMPANG ITU.

GAMPANGAN BANGET SHINee.

Kecuali cewek-cewek di MV ini memang punya kemampuan mistis, ahli hipnotis, atau semacemnya.
*

Masuk ke van pake topeng perampok yang se-obvious itu, siang bolong, keroyokan, ngajak SHINee ke hutan. Oke sih, ceritanya terdengar masuk akal sih “Ingin mengajak SHINee keluar dari rutinitas keartisan mereka dan kabur,” Tapi prosesnya itu sih agak tidak realistis.

Abis ini pasti manajernya dipecat. Bagaimana bisa lo nggak tahu ada penyusup masuk ke dalam mobil sementara itu siang bolong. Tolonglah....
*
*
Oke sebutlah mereka berhasil membawa SHINee kabur ke pinggir hutan. Dengan van sebesar itu dan kejadian yang tiba-tiba, sekali lagi di siang bolong, masa iya nggak heboh sih. Ketika artis manapun dateng dari luar negeri at least ada dua atau tiga mobil polisi lah yang mengekor di belakang mereka. Terus pas SHINee ilang, ya masa enggak dikejer polisi sih. Like semudah itu loh nyulik cowok-cowok ini.

GAMPANGAN BANGET SHINee.

Kalo memang konsepnya ‘diculik’, SHINee-nya pun enggak terlihat seperti orang yang diculik. Turun dari van, cewek-cewek ini malah jalan di depan dan SHINee dibiarkan ‘bebas’ di belakang mereka. Kalau memang motifnya diculik (dan biasanya mana ada orang yang mau diculik), ya kabur bisa kali nyet, lo kan cowok-cowok berotot.

Entah kenapa gue mikir mereka dihipnotis.

Ternyata yang nyulik mereka Uya Kuya pake topeng.
*
*
Adegan-adegan pertama di MV ini mengesankan mereka diculik lalu bingung. Tapi di saat yang sama sebenarnya mereka memang mau kabur dan penculikan ini sudah terencana (ya udah disiapin baju ganti juga gitu sama si cewek-cewek. Mereka tahu banget ukuran SHINee yah semacem udah hapal. Oiya mereka kan sasaeng...... binal).
*
Oke, skip ajalah soal cerita. Kita berpindah ke sesuatu yang real terjadi aja ya. Kayak misalnya:
*
Atau juga:
*

Ketika mereka sudah ganti baju dan mulai jadi pelarian, kita sudah tidak lagi dibuat berpikir bagaimana bisa ini semua terjadi. Tapi yasudah, silakan bersenang-senang. Begitu.

Mulai dari Hitchhiking dan numpang mobil pick up, masuk mini market buat beli bir sebagai bekal mabuk-mabukan dilakukan mereka. Ya... Ambil aja bir-nya yang banyak karena artis pasti uangnya nggak akan ada habisnya. Tinggal gesek doang. Terus abis itu, kabur bawa troli belanjaan. Nggak tahu udah bayar atau belom. Seenaknya bawa troli belanjaan ke tempat jauh dan nggak dikejer petugas.

Enak banget hidup. Kamu sebenarnya SHINee atau anak Barrack Obama.
*

Dari situ kita di ajak ke sebuah adegan yang superawkward yang dipersembahkan oleh Lee Jinki. Secara random juga dia diajak ke kos-kosan si sasaeng binal ini. WAH WAH WAH. Onew nampaknya shock melihat wajahnya sendiri tertempel di dinding saudara-saudara. Tetapi lebih shock lagi ketika di cewek tiba-tiba buka baju di depannya.

Dan dia melengos.

DUDE! COME ON! NEO UDAH DI GIVE CHANCE SAMA YEOJA ITU LUMAYAN EKSOTIS DIAJAK OPEN YEORO BAJU MALAH SIRHEO OTOKEYO AIGOO.

Ya kenapa sih. Kalo bra udah di depan mata, mumpung belom bulan puasa, enggak ada salahnya menikmati ciptaan Tuhan. AH. PAdahal gue sudah berharap beneran akan ada adegan yang cukup intim karena kan udah capek-capek kabur dari manajer. Nikmatilah sampai ke puncak-puncak tertinggi.

Kenapa sih Onew... kamu kalo disuruh pilih ayam atau dada cewek kayaknya bakalan milih ayam ya.
*
*
Ternyata acara kabur-kabur anak-anak ini terbagi dalam dua tim yang berbeda. Ada yang kabur ke tempat dugem, ada juga yang main-main ke rumah susun. Mungkin berniat mencari jodoh. Tiba-tiba saja yang sedang kabur ke rumah susun menemukan motor yang diparkir di pinggir jalan.

BYUN SALABYUN!

Secara ajaib mereka bisa bawa kabur motor itu padahal, kalau dilihat dari adegannya, kayaknya, mereka randomly nemu motor dan kemudian dipakai seperti milik sendiri. Terlebih cewek yang dibonceng Onew kayaknya takut banget bakalan ketahuan karena dia ngeliat ke belakang terus.

Sigh. Udah nyulik superstar, ternyata komplotan sasaeng ini juga salah satu komplotan curanmor. Hebatnya lagi didudukin motornya langsung nyala. Wah mereka memang penyihir sepertinya. Wah udah sasaeng, penculik, curanmor, penyihir pula. Bentar lagi mereka akan menguasai dunia.
*
*
Di tempat yang berbeda, Minho yang mencoba melindungi sasaeng-nya (oke ini terdengar sama sekali tidak masuk akal. Sama sekali.) dipukul pake botol minuman sampai botol minumannya pecah. Awalnya Minho bertahan, kuat sekali kepalanya itu, seperti batu saja. Tidak terlihat tanda-tanda dia akan tumbang dan semacamnya.

Tapi sedetik kemudian, dia sudah ada di dalam kamar mandi.

KAMAR MANDI.

KAMAR MANDI WANITA.

Ini cewek-cewek sasaeng padahal dari awal kesannya udah pinter gitu bisa ngajak SHINee kabur tanpa ketahuan manajer, bisa masuk ke van tanpa ketahuan, bisa naik motor orang dan ngidupin tanpa kunci, tapi kenapa ketika ada orang yang kepalanya dipukul pake botol minuman sampe botolnya pecah malah di ajak ke kamar mandi.

Tolong kasih tahu dia kalo ada tempat bernama klinik atau ruang P3K atau UKS mungkin supaya itu diobati dulu bukan malah dipipisin di toilet.

Eh. Di tempat dugem ada klinik gak sih? HAHAHAHAHAAHAHAHAHAHAHHAHAHA (nyebutnya aja Dugem ya padahal itu siang bolong harusnya jadi Duges. #lupakan #seriusdeh)

Yang bikin ngakak lagi sih pas adegan si cewek buka baju dan trying to get intimate with Minho. Duh... Minho aja baru abis dipukul pake botol. Enggak diajak ke UKS atau ruang P3K dulu. Apa itu Minho enggak puyeng abis dipukul langsung dikasih tetek. Apa enggak berdarah kepalanya?

Etapi ya... mungkin kata ceweknya, "Mumpung lagi puyeng abis dipukul, mari saya grepe-grepe kamu oppa,"

Bener jugak. Sasaeng emang juara dah.
*

Ada lagi yang kabur masuk ke pekarangan rumah orang, berenang di kolam renang orang. Pas baru dateng, mereka buka baju terus bajunya di lempar dan mereka nyebur. Tapi pas abis itu, bajunya tiba-tiba udah ada di jemuran.

Hebat sekali memang sasaeng penyihir.
*

MV diakhiri dengan adegan mereka masuk ke sebuah bar yang sudah tutup (dan Taemin muncul lagi dengan baju yang berbeda. Begitu juga dengan Onew. Dan... semuanya) dan berpesta di sana sampai akhirnya terdengar suara sirine mobil polisi (OH AYOLAH KOK YA BARU DATENG YA INI UDAH BERAPA HARI ITU MEREKA UDAH BERAPA KALI GANTI BAJU YA HUH BETE).


Di antara beberapa hal yang terkesan membingungkan di atas, ada kok adegan-adegan yang diselipkan yang membuat kabur-kaburannya SHINee ini jadi terasa real.

Yang pertama adegan di supermarket, ketika Jonghyun ngeliat diri mereka di TV, yang kedua ketika mereka makan mie ayam dan dipotret sama orang lewat terus Jonghyun marah, dan ketiga ketika Taemin kabur pas bertatapan mata sama seorang pengendara mobil, dan adegan sebelum Minho dipukul botol karena dia nggak suka ada orang yang motret mereka.


Yah, at least, itu menutupi keanehan-keanehan yang terjadi di sepanjang video.

*tarik nafas dulu*

*kemudian hembuskan*

Ada banyak perubahan dari album terakhir yang dirilis SHINee, ‘Everybody’ ke ‘View’ dan yang paling nampak sih sebenarnya dari segi style dan kostum. Konsep summer dan boy next door kayak gini nggak pernah jelek di SHINee. Justru kalo gue bilang, mereka terlihat lebih nyaman dengan pakaian yang simpel dan dandanan yang nggak terlalu menang di eyeliner.

And now we’re gonna talk about the album which is AWESOME!

Setiap lagu di album ini punya sesuatu yang bikin lo nggak bakalan berenti mendengarkannya hanya dalam satu loop doang. Lo akan denger lagi dan lagi dari awal sampai akhir. Gue suka banget tracklist ‘LUCIFER’ tapi kalo ada album SHINee yang paling ngena di hati menurut gue adalah ‘THE SHINee WORLD’.

Dan kabar bahagianya adalah bahwa ‘ODD’ ini simply reminds me of that first SHINee's album.

Enggak berhenti sampai di situ, gue juga mengibaratkan ‘ODD’ ini kayak album kompilasi dari lagu-lagu terbaik SHINee di album-album terdahulu. SM nyomot satu per satu lagu-lagu bagus dari album-album sebelumnya dan dimasukin ke sini.

Lagu-lagu pop menyenangkan kayak ‘Love’s Way’ dan ‘One For Me’ dari ‘THE SHINee WORLD’, terus ‘Hit Me Baby’ dari ‘ROMEO’, yang emosional kayak ‘Obsession’ dari ‘LUCIFER’ juga ada di sini. Bahkan mungkin beberapa lagu juga punya nuansa happy yang sama kayak ‘Hello’.

Sederhana tapi menyenangkan.
*

*
Di situlah gue sangat menyukai ‘View’. Sekali lagi SHINee berusaha tampil membawakan lagu dengan refrain yang nggak menye-menye. Lirik refrain ‘View’ persis seperti ‘Everybody’ (walaupun ini lagu SHINee yang ada di urutan terbawah dari daftar lagu favorit gue). Yang ya, cuma begitu aja udah, enggak macem-macem.

Tipikal SM sih memang, selalu berusaha menampilkan lagu yang refrain-nya berulang-ulang dan racun pada akhirnya. Dan lagu-lagu semacam ini selalu bekerja dengan sangat baik ketika SHINee yang membawakannya.

Walaupun ‘An Ode To You’ nggak segalau ‘Selene 6.23’ dan walaupun sampai saat ini SHINee belum lagi tampil dengan lagu yang bikin perasan berkecamuk kayak ‘Jo Jo’ (nggak ngerti, di antara semua lagu SHINee, ini lagu yang paling beda, paling memorable, gabungan perasaan ketika mendengarkan Europe-pop sama Latin-pop. KLIMAKS DEH POKOKNYA HAHAHAHA), tapi ‘ODD’ adalah paket lengkap yang ada di dalam satu album.

Kayak semacem lo nggak butuh tiga album ‘MISCONCEPTIONS’ untuk menunjukkan ke dunia MUSIKNYA SHINee tuh kayak gimana, tapi ‘ODD’ ini sudah merangkum semua feel, genre, style, dan musik dari ‘THE SHINee WORLD’ sampai ‘EVERYBODY’.

Yang mana track favorit kalian?

Kalo gue suka ‘Woof Woof’. Absolutely my style! Confusing beat, (imagining) cabaret style of performances with huge number of dancers in the back, props-rich, colorful costumes, WHOOOOAAAAAA this song will be a very great and worth waiting performance on concert.
*
*
SHINee adalah grup yang bisa dibilang paling memberikan kepastian di SM Entertainment. Kenapa gue bilang begitu? Karena setiap comeback, semua lagunya pasti enak. Cuma ada satu grup di SM Entertainment yang kalo rilis album, satu album itu pasti enak: SHINee.

Sampai sekarang gue suka bingung ngejawab pertanyaan “Lagu SHINee mana yang paling lo suka?” Pertanyaan ini kan meminta kita untuk memilih paling tidak satu, atau dua, begitu. Tapi untuk yang satu ini, gue akan menjawab dengan “Enggak ada yang gue enggak suka.”

Dalam kasus (KASUS!) gue, milih lagu SHINee favorit itu sama kayak milih bias di grup ini sendiri. Okelah pertama mungkin Choi Minho kemudian Taemin dan pada akhirnya beralih ke Lee Jinki. Tapi ketika nonton ‘We Got Married Global Edition’, kok Key ini bikin ngakak sih? Kemudian ketika lihat Jonghyun ternyata deket sama IU—YA HAMBA BISA APA YA ALLAH.

Semuanya favorit sih! Kasarnya kalo lo beli album SHINee nih misalnya terus random dapet photocard siapapun mau Jinki, Kibum, Jonghyun, Minho atau Taemin, yaudah enggak apa-apa. Enggak ada penyesalan atau keinginan menggebu-gebu untuk dituker atau apa biar dapat bias.

Beda kalo EXO. Kalo beli album dapetnya PC Tao. Rasanya pengen opname aja sebulan di IGD. Apalagi kalo beli 12 album ‘Wolf’ terus 8 di antaranya adalah Tao. Kan kayak makan pare satu ton. Pait banget idup.
*
*
Tahu SHINee dan ngikutin mereka dari ‘Noona You're So Pretty’ ke ‘Juliette’ kemudian ‘Ring Ding Dong’ (ASTAGA TOLONG di album 'YEAR OF US' itu lagu ‘The Name I Loved’ adalah ballad paling gue suka KARENA ONEW) dan sampai sekarang sangatlah menyenangkan. Tapi sampai saat ini masih enggak berani nyebut diri Shawol. LOL

Semacem enggak pantes aja sih sebenarnya. HAHAHAHAHA

Menikmati musik SHINee dan mengikuti perkembangan dan perjalanan karier mereka sejak 2008 adalah sebuah hal yang secara tidak sengaja terjadi selama beberapa tahun terakhir ini. Suka mereka sejak 2008 tentu tidak serta-merta ngebikin gue berani nyebut diri sebagai Shawol.

Berat. Gue belom sampai di sana. Cuma sekedar spazzing tidak bisa membuat gue masuk fandom. Lah siapa elo? Sampai saat ini gue aja nggak punya sama sekali album SHINee yang gue beli dengan uang gue sendiri. Bagaimana mungkin nyebut diri sebagai Shawol? Kkkk~

Gue nggak punya kontribusi ke kehidupan mereka sebagai seorang idol. Gue bahkan tidak pernah memberi makan mereka dengan beli CD dan sebagainya. Hanya menikmati musik dari download gratis ya gak pantes nyebut diri jadi Shawol juga. WAKAKAKKAKA

But the point is, apakah gue Shawol atau bukan itu nggak bisa menghapus fakta bahwa gue suka SHINee. Shawol atau bukan, gue tetap mengidolakan grup ini. Gue rasa nggak akan ada yang bermasalah dengan hal itu. #uhuk


Share:

27 komentar