Expectation Versus Reality [SNSD ‘Party’ PART 2_ MV Review]

Berharap setinggi-tinggi langit itu memang salah. Apalagi berharapnya sama SM Entertainment. Hanya karena mereka bikin video klip ‘View’-nya SHINee jadi bagus banget, bukan berarti video-video klip artis lain yang ada di bawah manajemen mereka juga akan sebagus itu. Permakluman sedikit, tolong untuk tidak memasukkan ‘Devil’ ke dalam kasus ini karena review ini ditulis jauh sebelum ‘Devil’ dirilis.

Masalah terbesar SM kadang-kadang adalah bahwa mereka tuh sering banget bikin ketimpangan antara grup yang satu sama grup yang lain dari segi video klip. Yang pada akhirnya membuat mereka dapat tuduhan “menganaktirikan” salah satu artis mereka.

Memang sih, keputusan untuk bikin MV dengan konsep science fiction, fantasy, drama atau kotak indomie itu semua berkaitan dengan budget yang dipunya manajemen. Atau mungkin lebih spesifik lagi budget yang dipunya sama artis yang bersangkutan. Makanya nggak usah heran kalau f(x) selalu dekat dengan predikat “anak tiri” karena memang mereka selalu dapet video klip yang begitu-begitu aja.

Alasannya cukup simpel: grup ini nggak punya pemasukan yang sebegitu banyaknya untuk dibuatkan video klip yang terkesan “modal”.

Nuff said.
*
*
Ya... tapi semua itu memang rahasia perusahaan. Ya SM juga nggak bakalan blak-blakan ngomong ke publik kalau “Tadinya sih, kita mau bikinin f(x) video klip yang #kekinian gitu dan konsepnya IMAX 3D dengan kamera supercanggih dan efek-efek luar biasa. Tapi sayang sekali yah, rencana hanya tinggal rencana. Maklum, f(x) masih kere.”

Biasanya walaupun MV-nya superbiasa dan membosankan, manajemen akan tetap mengeluarkan press release dan bilang semacem, “f(x) mau comeback nih, lagu barunya fresh dan nunjukkin warna musik f(x) banget! Dan tentu saja lebih baik dari yang sebelumnya. Tunggu aja!” seperti itu. Walaupun pada akhirnya itu hanyalah, apa sih, yang biasa anak-anak Kpop sekarang sebut dengan “Media Play” atau simpelnya “kata-kata manis dari manajemen buat publikasi artisnya semata”.

Kenapa kata-kata manis? Karena seringkali para kenyataannya nggak sebagus itu. Iya sih, ada beberapa yang memang worth to wait dan worth to believe gitu kalo lagi baca berita. Tapi karena kita lagi ada di topik f(x), sering banget SM tuh nge-troll parah. Kenyataannya nggak sebagus itu, enggak selayak itu untuk ditunggu-tunggu, enggak semenarik itu untuk dilihat.

Tapi waktu ‘Red Light’ bagus sih. Berhasil sih. Nah semoga di comeback mereka yang berempat nanti—oh, Sulli bye! Finally... tak ada yang menggantung di antara kita ya kelar semua urusan—SM mempersiapkannya dengan sebuah kemasan menarik sebagai re-branding dari f(x) dengan formasi baru.

Seperti halnya SNSD yang akhirnya mendapatkan momen re-branding mereka lewat ‘Party’.
*


*

Secara teaser, ‘Party’ ini memang sangat menarik. Gue juga berharap sesuatu yang nendang sebenarnya dari video musik lagu mereka yang baru ini. Alasan pertama karena ini perdana SNSD syuting video klip untuk comeback di pantai dan nge-dance di atas pasir. Setelah beberapa tahun belakangan kan terkungkung di dalam studio, akhirnya mereka berhasil keluar dan punya video klip outdoor.

Iya, ‘Catch Me If You Can’ juga outdoor sih. Tapi karena set-nya nggak ganti-ganti, nggak masuk itungan. #ngeles.

Alasan kedua dan yang paling penting dari sekedar pindah lokasi studio adalah bahwa ini pertama kalinya SNSD pake bikini di video klip. UWOOOOWWWWW~~~~~~~~~~ #pasangteropong #teropongbintang

Gimana coba ekspektasi lo nggak terbang setinggi langit. Bagaikan anak-anak SMP yang baru masuk masa puber, gue sudah kepikiran adegan-adegan menarik yang seperti tidak pantas dibayangkan saat bulan Ramadhan. Misalnya, Taeyeon gegulingan di atas pasir dengan bikini two-pieces lalu pahanya dicapit kepiting. Tiffany lari-larian mengejar ombak hanya dengan bra dan celana dalam sebelum akhirnya kakinya tertusuk bulu babi.

Dan berhenti sampai di situ. Berhenti! STOP! Karena nggak tega ngebayangin tubuh Yoona dieksploitasi kamera ketika dia sedang duduk di pinggir laut dan disengat ubur-ubur.
*
*
Kalau beneran hal-hal seperti itu terjadi (bagian pake bikininya dan guling-gulingannya. Kalau bagian ketusuk sama dicapit sih jangan sampai) (ketok meja tiga kali) (ketok jidat tiga kali), berarti, “Wah, SNSD berani banget ya! Mempertaruhkan image mereka cuma buat sekedar re-branding grup setelah nggak ada Jessica?”

Hmmm....

Masa iya sih, mereka mau tampil “murahan”? Yaa... walaupun sebenarnya ada juga harapan untuk seperti itu (mereka tampil murahan in a positive way, kalau ada yang murahan dan positif), tapi kayaknya hal itu bakalan jadi big issue buat grup sebesar SNSD.

National Girlgroup loh ini. Jangan salah.

(Eh, iya gak sih, big issue)

Tapi yes, pada kenyataannya tidak ada satupun harapan dan imajinasi gue itu yang terjadi. Tidak adegan guling-gulingannya, tidak juga adegan dicapit kepitingnya. Ekspektasi selalu kalah dengan realita. Dan adegan Taeyeon gegulingan di atas pasir itu hanyalah satu dari sekian banyak ekspektasi gue yang potek di MV ini.

Bener, kita memang nggak bisa menebak dan langsung nyimpulin sesuatu dari cuma sepotong teaser doang. Harus dikatakan dan diakui bahwa SM Entertainment ini jagu banget motong-motong MV untuk jadi teaser buat artis-artisnya yang mau comeback. Bahkan di beberapa comeback pun mereka produksi teaser yang jauh lebih bagus dari MV gitu.

Sebagai EXOfansyorobun, gue juga mengakui bahwa idola gue yang bermasalah itu mendapatkan porsi yang istimewa dari produksi teaser. MV sih tetep aja, sampah rumah tangga.
*
*
Di review teaser ‘Party’ kemaren gue sempat nulis kalau potongan lagunya nggak nyantol di kuping, tapi video pendeknya berhasil bikin berangan-angan. Nah di situ suksesnya SM. Dari teaser udah keliatan, karena ini musim panas, pantai dan Thailand, ekspektasi gue adalah “Oh! SNSD pasti bakalan bikin video kayak SHINee yang ‘View’ nih!”

Kebayang kan, betapa menyenangkannya ngeliat mereka lelarian di tengah kota. Naik odong-odong. Loncat dari truk. Masuk club malam. Mabok. Ketemu cowok random dan kabur ke hotel. One night stand. Tiba-tiba di pagi hari mereka bangun dan, “Mas, aku hamil mas,”

Keseruannya nggak kalah dari sinetron Indonesia tahun 90-an.

Oh ya teruslah berimajinasi. Karena yang ada ternyata hanyalah sekedar MV outdoor yang nggak ada bedanya sama MV indoor. HAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHA INI MAH KAYAK LO MINDAHIN AJA ARTISNYA DARI STUDIO INDOOR KE STUDIO ALAM. Dengan treatment yang sama, dengan storyboard yang nggak jauh beda, dengan urutan shot (1) dance, cut to (2) Yoona solo shot, cut to (3) Tiffany eye-smile, etc.

Iya beda sih, di pantai.

Tapi isinya iya sama aja sih, gitu lagi gitu lagi.
*
*
Kita kembali sedikit ke topik soal budget di awal tadi. Untuk ukuran idol sebesar SNSD, ngerasa nggak sih kalau mereka sebenarnya berhak (halah) buat mendapatkan setidaknya sesuatu yang lebih bagus dari ini (MV) gitu. Harusnya kita (fans, penonton, karena yang nikmatin nggak cuma fans kan pada akhirnya) dikasi kek yang lebih layak buat di-spazzing-in. Karena eyesmile-nya Tiffany tuh kayak yang... yaudah.. emang dari dulu tuh begitu.... Yoona cantik tuh kayak yang yaudah... emang udah kayak gitu...

Kan beda cerita nih kalo tiba-tiba Tiffany pamer eyesmile ketika kakinya ketusuk bulu babi misalnya. Atau dia eyesmile dari ketinggian berapa ratus meter di atas permukaan lait dan siap-siap terjun untuk bungee jumping. Seru kan!

Beda lagi kalau misalnya Yoona berusaha untuk tetap terlihat cantik padahal dia takut karena dia lagi mau coba skydiving. Kan seru kan! At least ada sesuatu yang bener-bener istimewa gitu buat bahan spazzing. Iya kita sama-sama tahu Yoona cantik, tapi kita nggak pernah tahu kan kalo Yoona yang cantik ini ditantang skydiving kayak gimana?

Biar istimewa aja gitu. Kan katanya, mereka mau re-branding grup. Ini kan mereka pertama kali tampil tanpa Jessica. Kasi kek yang spesial.

(bukan SONE tapi kebanyakan nuntut)

(makan pasir Parangtritis aja deh sana Ron)
*
*
Dibandingkan dengan judul lagunya, MV ‘Party’ ini menurut gue kurang ada kesan berpesta-nya. Kurah meriah. Kurang ngajakin buat seru-seruan layaknya di pesta. Mungkin private party, iya. Karena sepanjang video ini kayaknya gue nggak ada liat manusia lain selain delapan orang ini doang. Apa iya seru, pesta berdelapan sementara lo udah menghabiskan separuh dari hidup lo sama-sama mereka terus?

At least undang kek cowok. Penari striptease atau apa. Biar ada warna.

Kalo berdepalan doang pestanya kan nggak bisa ketemu jodoh. Nggak bisa one night stand. Di mana serunya pesta yang seperti itu.

Expectation versus reality yang kayak gini membuat gue mau nggak mau membandingkan MV ‘Party’ yang katanya ‘Party’ dengan video klip lain yang punya suasana pesta juga. Walaupun sebenarnya gue paling anti membandingkan MV dua grup yang berbeda, lebih-lebih grup yang datang dari manajemen yang udah bebuyutan banget.

Tapi kalau mau ngambil contoh MV yang sederhana, yang nggak terlalu niat dibikinnya, nggak terlalu mikirin angle-angle kamera ribet tapi masuk sama konsep pesta menurut gue ‘Do You Love Me’-nya 2NE1 itu bagus. Ngerekam videonya kayak cuma pake hape atau Go-Pro, tapi suasanya party dan happy-nya dapet banget. Ya soalnya rame. Namanya pesta kan harus gitu, rame, seru, gila-gilaan, mabok, kembang api, bikini.

Ya SNSD juga sih, minum-minum pinggir kolam dan bikini. Tapi masak pesta cuma berdelapan. Ini pesta atau geng Ghibah Girls.

SM Entertainment sekali lagi berhasil nge-troll lewat teaser dan MV-nya. Selamat loh, Young Min oppa! Eh, hyong.
*
Adegan ini dan semua adegan yang diambil di setting waktu malam hari adalah yang paling awkward dari MV ini.

Karena ini musim panas dan di pantai, tentu saja dua hal itu nggak bisa lepas dari kata ‘seksi’. Apalagi kalau sudah mengikutsertakan elemen-elemen(?) seperti Bikini, kan pasti akan seksi. Tapi karena ini SNSD, maka muncullah pertanyaan: Sejauh apa sih mereka bisa tampil seksi? Setinggi apa sih, limit seksi yang mereka bikin untuk ditampilkan di video ini?

Kalau diukur dari rentang 1 sampai 10, unsur seksi yang ada di MV ‘Party’ SNSD ini cuma sampai di level 6. Sebenarnya di level 5 untuk 7 member selain Sunny. Tapi Sunny nambahin 1 jadi naik ke level 6 berkat beha merahnya itu.

Masih aman? Jelas ini aman banget. MV ‘Party’ ini bukan tipikal MV yang NSFW (Not Safe For Weaksoul, HAHAHAHAAH) sama sekali. Enggak ada shot-shot yang diambil dari angle yang terlalu provokatif kayak misalnya dari bokong atau apa gitu. Dan nggak ada juga gambar yang diambil dengan tujuan untuk “mengeksploitasi” tubuh salah satu member.

Hufft hutan jati kali di eksploitasi.

Dan yang lebih menyenangkannya lagi adalah enggak ada adegan slow motion yang nggak diperlukan.

Oke ada. Tapi, isn't that natural shot or what. #BIAS #PFFFTTT

Kembali membandingkan dengan MV tetangga sebelah. ‘Heart Attack’-nya AOA misalnya. Sebenarnya kalau dibilang seksi, iya mereka juga dari jaman dahulu kala sudah image-nya begitu. Tapi adegan ganti baju di ruang loker dengan fokus ke belahan dada salah satu member itu kayaknya sedikit enggak perlu deh.

(kata Ron yang tadi di awal berharap ada adegan yang lebih hot dari sekedar eyesmile Tiffany)

Ada juga MV yang paling nggak jelas yang pernah gue lihat yang siapa sih member minum susu terus susunya netes ke atas susu membernya sendiri. Ya sepenting itu gitu adegan ini untuk sekedar narik perhatian doang.
*
*
Seksi yang ditampilkan SNSD di ‘Party’ ini sebenarnya jauh lebih aman dari secuil adegan di ‘Heart Attack’ itu ataupun adegan susu netes di atas susu itu. Atau nggak nih kalau lo mau liat adegan slow motion yang berlebihan dan kayaknya nggak penting, coba nonton ‘Darling’-nya Girl’s Day. Kebayang nggak, lo nyuci mobil pake celana pendek, pake tank top, Insya Allah pake beha, terus gerakannya slow motion. Selain itu mobil nggak akan pernah bersih sampai seminggu kemudian, lo juga pasti akan masuk angin kena air terus.

Tobatlah, Sojin. Tobatlah....

Iya. Gue rasa sih itu yang membedakan SNSD dari grup-grup yang sudah akrab dengan konsep seksi. Bukan berarti gue merendahkan dua grup yang gue sebut di atas. Gue suka AOA dengan konsep seksinya di ‘Like A Cat’ karena menurut gue classy gitu. Gue suka juga Girl’s Day karena Minah (sebenarnya bias gue Hyeri tapi anaknya belakangan terlalu overated dan berlebihan jadi ya gitu deh hehehe). Tapi SNSD punya image kuat sebagai “grup-yang-aman-aman-aja-apa-sih-skandal-mereka-selain-pacaran-sama-ditinggal-member-demi-bisnis-fashion”.

Bisa gue bilang kayak gitu nggak?

Kalaupun di satu kesempatan atau di satu foto SNSD mereka bisa terlihat seksi, tapi di MV ini mereka semacem tidak pernah berusaha untuk memanfaatkan “aset” yang mereka miliki untuk menjadi highlight di video klip. Tapi di pemotretan mungkin beberapa kali ya. Itu yang Tiffany nungging-nungging di Allure bahkan jauh lebih seksi daripada ‘Party’ ini.

Ah, cupu ya kesannya. Tapi ya namanya juga National Girlgroup. Mungkin harus jaga image. Mungkin juga fans-fans mereka nggak terlalu suka kalau mereka berlebihan seksinya? Enggak tahu sih gimana. Soalnya pernah gue satu hari baca artikel soal A Pink yang fans-nya ngelarang mereka pake konsep seksi. Kalau fandom A Pink bisa seprotektif itu, gue rasa SNSD harusnya juga bisa.

Tapi ya beda budaya fans sih ya. Nggak bisa disama-samain gitu loh Ron. NGERTI GAK SIH?! MULUT SAMPAH!

Sepanjang tahun ini menurut gue cuma satu MV doang yang paling seksi: ‘Paradise Lost’-nya Ga In. Nggak perlu ngomong banyak-banyak. Penampilan Ga In di situ menurut gue udah paling maksimal. Karena nggak cuma nama Ga In yang sudah identik sama seksi, tapi penampilannya, lagunya juga makin memberikan kesan itu.

Nah itu kan menurut gue, gimana menurut kalian? Apa di MV ini SNSD sudah cukup seksi atau sudah bisa dibilang provokatif gak? Dari semua member, siapa yang menurut kalian paling seksi?
*
*
Favorit gue di MV ini sih ada tiga:

  1. Tiffany. Karena di balik kealayan yang ditampilkannya selama ini, dia terlihat paling natural untuk urusan bikini-bikinian.
    *
    *
  2. Hyoyeon. Karena gue tahu dia anak pary dan hobi mabok, jadi juga keliatan natural dan bahagia.
    *

  3. Spesial Sunny karena belahan dadanya yang paling terekspos sementara yang lain kayak “yaudah biasa aja gue tahu punya gue nggak besar-besar banget”.
    *
    *

Nah, hal terakhir yang pengen gue bahas di review kali ini adalah pertanyaan yang seharusnya sudah muncul di awal: INI SEBENARNYA VIDEO KLIP ATAU IKLAN?!

Sejak tahun 2012, yang secara kebetulan (ah apakah iya ada yang namanya kebetulan di dalam hidup ini) bertepatan dengan tahun debutnya EXO, SM Entertainmet sudah mulai “menginvasi” video klip buatan mereka dengan iklan, iklan dan iklan. Nggak cuma satu, tapi bisa empat kali. Bahkan kalau gue nggak salah inget, mereka pernah upload satu MV ke YouTube terus dihapus dan di-upload ulang karena lupa nempelin iklan.

Karena sudah sekitar tiga tahun berjalan, fans SMTOWN kayaknya sudah cukup akrab dengan pop-up advertisement kayak Genie atau Everysing yang ada di MV-nya anak-anak SM. Tapi untuk ‘Party’ ini, ternyata nggak cuma sekedar Genie dan Everysing. SM memang memproduksi video ini atas modal dari dua produk yang namanya terpampang nyata dan istimewa di video: Thai Airways dan Silavadee.

Waktu pertama kali nonton video ini, memang iklan dua produk itu sangat terasa di awal dan di akhir video doang. Ya siapa sih yang nggak ngeliat pesawat melitas di layar pas MV baru mulai? Malah sebelum itu, kabin pesawatnya aja jelas-jelas warna ungu-nya Thai Airways. Gue sempat bertanya-tanya sih, kenapa SM malah pake warna ungu nggak pake pink aja? Kan SNSD Pink. Tapi setelah lama, baru ngeh kalau adegan itu juga ternyata bagian dari iklan.

Iya iyalah. Orang pramugarinya juga muncul. Terus Hyoyeon juga, atas dasar dan faedah apa mainin replika pesawat sambil ngeliat peta. Emang lo pikir umur lo berapa.

Pantesan aja SM mau berangkatin SNSD, staf, manajer, tukang make up, sutradara, dan semua kebutuhan syuting ke Thailand. Lah orang pesawatnya gratis.
*
*
Thai Airways tentu saja berbahagia sekali karena pada akhirnya iklan mereka mau tidak mau dilihat oleh semua penonton MV ini. Daripada mereka susah-susah mikirin ide dan konsep yang unik buat iklan dan supaya ditonton, ya kenapa nggak nebeng aja sama MV National Girlgroup gitu? Nggak perlu usaha buat diliat, iklannya udah pasti ditonton.

Dan dari situ aja (tiket pesawat) SM sudah mendapatkan diskon berapa duit dari biaya produksi MV-nya. Kenapa MV-nya harus biasa-biasa aja coba. Kan duit tiket bisa dialokasikan buat yang lain-lain yang bisa menopang kebagusan(?) dari MV-nya. #CAKARKEPALAKIMYOUNGMIN

Nggak cuma sampai di situ aja. Setelah nonton video ini sekitar 20 sampai 30 kali (ketika review ini ditulis mungkin sudah lebih kali ya), feel dari MV ‘Party’-nya juga sudah berubah. Feel iklannya jadi lebih dominan sekarang. Jatohnya jadi nggak ada bedanya sama ‘Cabi Song’-nya SNSD sama 2PM waktu itu. Kenapa? Ya karena lokasi syutingnya sendiri juga jadi sponsor buat MV-nya. Jadi nggak heran kenapa SM bikin TV CF version dari teaser ‘Party’ kemarin kan. Iklannya sudah sepaket promosi TV. Good.

Gue jadi yang “Ooooh bener juga” ketika ngeliat MV ‘Party’ ini penuh dengan color correction yang supermaksimal. Warna-warnanya dibikin bener-bener nonjok mata sehingga pohon kelapanya jadi ijo banget, air lautnya jadi biru banget, langitnya juga jadi bagus banget. Semuanya untuk kepentingan iklan semata. Karena siapa sih yang tertarik buat datang ke pantai butek seperti yang ada di gambar ini kan?
*
cr as tagged. diambil dari Facebook SNSD 'Sone' Sweden

*
Sebagai bagian dari iklan, SNSD juga mengajak kita untuk tur ke beberapa bagian dari resort ini. Kolam renang yang lo liat di ‘Party’ ini gue rasa adalah highlight dari resort ini sendiri. Infinity Pool kan biasanya menarik tuh di setiap resort. Coba deh lo buka situs resminya Silavadee. Kolam renang itulah yang akan menyambut lo di halaman depan. Beberapa bagian lain dari resort ya keliatan lah di hampir semua video ini. Cuma ya adegan spa-nya aja yang nggak dikasi liat.

Malah yang desah-desah di pijit si Baekhyun. Masya Allah. Coba tolong kasih tahu apa faedahnya dia upload video mendesar gitu di tengah para fans yang delusi. Hahahahaha (disedot ya Byun? Sama siapa? Taeyeon apa Chanyeol? Apanya yang disedot? Bulu kaki? #PFFTTTT)

Cara mengiklankannya memang mulus sih. Nggak harus dengan naruh logo-logo segede gaban yang mengganggu pemandangan kayak si Genie dan Everysing. Walaupun di salah satu adegan yang pas SNSD lagi nge-dance di club malam itu, di belakang mereka keliatan juga logo si Silavadee-nya walaupun mungkin orang-orang nggak akan ngeh karena lebih fokus ke artisnya.
*
*
Selain Thai Airways dan Silavadee Pool Spa Resort, ada satu lagi product placement yang nempel di MV ini dan kayaknya sih ini nggak sengaja ya (tapi apa iya ada yang namanya kebetulan di dunia ini). Yang gue maksud adalah kasur air yang ditidurin Yoona waktu adegan kolam renang. Merek airbeds ini namanya INTEX dan ternyata cukup terkenal juga. Silakan buka situs resminya dan lo pasti akan nemu benda kayak yang ditiduri Yoona di ‘Party’.
*
*
Nah, kalau diliat dari sponsornya yang cukup gede, makanya heran aja kenapa SM nggak mau bikin sesuatu yang lebih bagus. Nggak cuma sekedar tur keliling resort aja. Kan akan jadi lebih menarik gitu kalau misalnya lebih banyak gambar yang ditampilkan. Atau misalnya kenapa nggak sekalian aja nyari sponsor lebih banyak lagi wahana-wahana permainan seru setempat. Siapa tahu beneran ada bungee jumping kan. Seru juga liat Sunny pake bra trus bungee jumping.

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~ tau tau sampe bawah bra-nya lepas.

Gue ngerti sih ini baru permulaan dari comeback SNSD. Baru tahap awal doang. Dan gue juga masih dibebaskan untuk berekspektasi tinggi ke dua MV yang akan dirilis berikutnya. Walaupun sebenarnya gue tahu gue akan kecewa karena ini kita berharap sama SM gitu ya, tapi seneng aja gitu ngarep kalau someday manajemen ini akan bikin suguhan yang bener-bener menarik dan bagus.

(kemudian ‘Devil’ dirilis dan bagus. Lintah kudisan kau SM! JADI SIAPA YANG ANAK TIRI?!?!?!?!?! #PPFFFTTT)

Cuma nih kalau dilihat dari cuplikan dua video lagi yang bakalan dirilis, ya paling biasa-biasa aja. Paling banter ‘Galaxy Supernova’ lagi. Yah ikhlasin aja. Mungkin nanti kalo MV SNSD disponsori oleh Microsoft bisa lebih bagus dan lebih modern ya.
*
*
Untuk lagu ‘Party’ ya entah kenapa dari awal denger lagu ini gue sudah langsung teringat ‘California Gurls’-nya Katy Perry. Maaf-maaf banget tapi emang feel, beat dan nuansanya tuh mirip banget. Dan ketika gue kutip potongan lagu Katy Perry itu dan nempelin ke koreografi refrain-nya ‘Party’, ngepas aja. Ya mungkin terinspirasi. #EAAA #GILIRANBIASAJA #TERINSPIRASI #GILIRANBUKANBIAS #DICACIMAKIPLAGIAT #MANUSIATUHEMANG #TEAMALIANDO

Koreografi 'Party' sih yang kayaknya terlalu manis. Nggak cocok aja menurut gue sama mereka yang aura dewasanya udah keluar. Terlalu aegyo.

Lagu ‘Check’ juga gue suka. Ada kesan seksi dan misteriusnya. Liriknya cewek banget sih. Tapi ya menyenangkan untuk didengarkan. Dan... walaupun gue nggak terlalu suka ‘Party’ pada awalnya, gue nggak bisa menghindari diri dari keracunan. Karena dalam proses penulisan ini, gue mendengarkan lagu itu berulang-ulang dan nonton videonya juga berkali-kali.

(Muntah)

(Di rambut Sooyoung)

(TOLONG KASIH TAHU KENAPA SOOYOUNG BISA JADI SE-CHARMING INI SIH KAYAKNYA KEMAREN-KEMAREN MUKANYA MEMBERI KESAN KALAU DIA TUH KERJA DI RUMAH MAKAN SEDERHANA SEKARANG KENAPA UDAH KAYAK GINI)
*
*
(Kuasa Allah Ta’ala)

Inti dari pembicaraan kali ini adalah, jangan gantungan harapan ke makhluk, melainkan hanya kepada Tuhan. Karena Dia tidak pernah membuat kecewa. Karena Dia tahu yang terbaik.

Maaf lahir batin, yorobun! Selamat Lebaran!
*

Share:

11 komentar