Im just tired


Kenapa ya, setiap ada sesuatu hal mengecewakan terjadi, ujung-ujungnya gue selalu merasa kalau gue sedikit banyak juga berkontribusi pada hal tersebut?

Jelang akhir pekan ini gue menerima kabar yang sedikit mengecewakan. Nggak sedikit sih, sebenarnya ini mengecewakan banget. Mungkin alasan gue bilang ini mengecewakan banget karena gue baru pertama kali mengalaminya. Biasanya kan hal-hal pertama selalu terasa sakit karena kita nggak terbiasa.

Jam 6 pagi banget di hari Kamis kemarin gue nerima WhatsApp yang memberi kabar kalau pekerjaan freelance gue disetop.

"Maaf mendadak," katanya.

Isi pesan itu cuma pemberitahuan dan permintaan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang belum terselesaikan. Nggak ada penjelasan soal kenapa disetop, siapa yang memutuskan untuk menyetop, atau apakah mungkin ada kesalahan gue yang menyebabkan keputusan penyetopan itu terjadi.

Sejak menerima pesan itu sampai ketika gue nulis ini, gue masih stuck dengan hal yang ketiga. Dan itu membuat gue sedikit banyak menyalahkan diri gue sendiri sampai sekarang.

"Kalau aja gue bekerja dengan lebih baik."

"Kalau aja gue nggak malas-malasan."

"Kalau aja gue bisa lebih semangat."

Tapi sejujurnya gue selalu berusaha untuk bekerja dengan lebih baik. Gue nggak pernah berniat untuk malas-malasan. Gue juga selalu memacu semangat gue untuk tetap berkobar dan berkibar supaya semua berjalan dengan baik. Tapi di saat yang sama gue juga sedang lelah.

Beberapa bulan terakhir ini terutama kondisi gue nggak benar-benar baik. Ada hal-hal yang bisa gue kerjakan dengan serius dan bersemangat lalu menguras energi gue sampai titik mentok yang membuat gue nggak lagi punya energi untuk melakukan hal lain. Dan tentu saja hal ini nggak bisa gue katakan ke pemberi kerja karena itu akan membuatnya terdengar seperti sebuah alasan.

Tapi... ya memang itu adalah sebuah alasan dan itu alasan yang sangat masuk akal.

Gue sudah melakukan pekerjaan ini selama tiga tahun dan baru beberapa bulan terakhir ini gue nggak bisa lagi keep up dengan semuanya. Beberapa bulan terakhir ini semuanya terasa sangat berantakan. Flow kerja gue untuk yang satu ini jadi sedikit kacau dan beberapa hal jadi terbengkalai. Gue akui itu dan itu juga yang kemudian membuat gue merasa bersalah dan menyalahkan diri gue.

Hanya saja, kalau energi yang sudah terkuras dan perasaan lelah nggak bisa dijadikan alasan, lalu gue harus gimana?

Gue berusaha untuk nguat-nguatin diri belakangan ini. Kayak biasa, gue selalu bilang, "Pasti akan dapat yang lebih baik." Gue nggak pernah ragu soal itu dan gue yakin pasti akan terjadi kalau gue berusaha untuk mencari. Tapi dalam proses pencarian itu gue juga masih harus mengatasi perasaan-perasaan bersalah ini yang sialnya malah justru nge-drag gue jauh ke dalam pikiran-pikiran bahwa gue tidak melakukan semuanya dengan baik, dan itu mungkin akan terjadi lagi kalau nantinya gue dapat gantinya.

I just feel tired, you know.

And I do really want to stop when I feel tired.

Sometimes I feel bad for my own body because I feel like I overused them.

I just need a break.

Tapi kebutuhan dan pengeluaran seolah nggak setuju.
*Cover photo by cottonbro via Pexels.com



Share:

0 komentar