Waktunya Memilih: 'WOLF' atau 'MAMA'?

*
Sudah lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sejak EXO comeback dan full album pertamanya dirilis dan gue masih tidak punya ide untuk menulis apapun untuk review MV terbaru mereka. Di satu sisi mungkin karena memang agak jenuh tapi di sisi lain mungkin lebih dikarenakan karena MV-nya terlalu biasa. ㅋㅋㅋㅋ Tapi kalo dipikir-pikir MV biasa inilah yang selalu diberikan SM selama ini. Kita selalu dicekokin MV yang begitu-begitu saja. Yang hanya berubah dari satu set ke set lain dan disuguhi para member yang bergaya di solo shot mereka. Udah gitu doang. SM belum pernah lagi membuat sebuah terobosan yang paling nggak bisa membuat kita sehabis menonton jadi kebayang-bayang atau bahkan berdecak kagum (oke kecuali teaser 2 Wolf).

Kamis minggu lalu gue menghabiskan setengah hari untuk menonton MV-MV drama yang pernah ada. Beberapa diantaranya adalah MV dari Core Contents Media (T-Ara & Speed) dan hanya satu dari SM yang bisa menarik perhatian gue: Before U Go-nya TVXQ. Kenapa sih SM nggak mau bikin MV kayak gitu lagi?

Sebelum akhirnya comeback stage Kamis minggu lalu, SM memberikan sebuah teaser versi drama dari Wolf tapi sampai saat ini belum juga keluar. Sebenarnya sih gue lebih memilih untuk mereview itu saja karena sepertinya akan lebih menarik daripada mengomentari sepatu siapa yang berubah, slayer siapa yang mirip dengan siapa, rambut siapa yang mirip apa ataupun gerakan di menit segini lebih ke kiri sementara di detik setelahnya lebih ke kanan. ㅋㅋㅋㅋ oke ini tanda-tanda kejenuhan. Butuh refreshing. Tapi gue akan tetap membahas MV di postingan kali ini. Tenang saja. Anyway gue menolak percaya kalau MV itu batal rilis karena siapa? Sasaeng fans? ㅋㅋㅋㅋ
Tiga minggu terakhir di kosan baru gue menghabiskan malam dengan mendengarkan album XOXO dan WAAAAH banyak track di album XOXO ini yang bagus. Nggak deh. Semuanya bagus. Gue nggak tahu sih apakah ini karena bias atau gimana, tapi gue akui ketika mendengarkan lagu-lagu di album ini nggak ada satu lagu yang membuat gue merasa pengen bilang "Anjir ini lagu apa sih next aja next." Hal yang sama juga terjadi pada MoM & MoY-nya SHINee juga IGAB-nya GG. Persis. Semua track bisa dibilang menyenangkan. Makanya gue heran kenapa ketika gue mendengarkan SFS satu album, gue merasa pengen skip semua lagu-lagu highbeat dan hanya mendengarkan ballad-nya saja. Bias sih emang ini. Terlalu sering menistakan SJ gue jadi bete sendiri sama SJ. Hahahaha tolong jangan dicontoh.

12 track di album XOXO sebenarnya sama aja dengan 12 track di album SFS/Mr. Simple kalau boleh jujur. Maksud gue sama, ya isinya random. Gado-gado. Gue ambil contoh Mr. Simple deh ya. Ketika dulu gue mendengarkan album itu, di beberapa lagu gue akan "Oke ini Super Junior." tapi di beberapa lagu lainnya gue akan "Aduh apa sih." dan dibeberapa lagu lain "Hah?" Hahahah. Gue bahkan sangat bisa menikmati banyak track di Bonamana ketimbang Mr. Simple karena tracklist Bonamana lebih terdengar Super Junior dibandingkan Mr. Simple. Terlalu banyak genre yang dimasukkan ke album Mr. Simple sampai-sampai gue sendiri bingung sebenarnya ini SJ atau bukan.

Nah. Persis kasus Mr. Simple itu, album XOXO ini juga sebenarnya berisi banyak genre dan termasuk gado-gado juga. Cuma kasusnya, ini album pertama yang artinya EXO memang masih dalam tahap meraba-raba musik mereka nantinya mau dibawa kemana. Bisa dibilang wajar sih (ini bukan bias serius) sementara Mr. Simple kan album kelima yang artinya seharusnya SJ sudah lebih mantap mengambil warna musik mereka dan tidak lagi gado-gado. Kalau gue bilang tuh, yang paling sukses emang SHINee sih. Silahkan dengarkan album SHINee sejak Juliette sampai Misconceptions of Me. Warna lagunya rata. Nggak ada yang kesannya terlalu "bereksperimen".

Oke kembali ke EXO, bukan tidak suka dengan lagu-lagu di XOXO tapi lebih ke mempertanyakan kemana konsep 'mega' yang ada di MAMA kemaren? Gue mencoba mendengarkan dan menonton MV MAMA dan kemudian mendengarkan dan menonton MV Wolf. Dua lagu itu jelas-jelas berbeda mulai dari genre musik sampai mungkin tingkat kesulitan kita untuk mengerti lagunya sebenarnya tentang apa. Istilahnya, lo kalo mau tau MAMA lo mikir dulu. Bisa jadi lamaaaa banget baru bisa suka. Pergulatan batin dulu. Ini kenapa lagunya kayak gini, kenapa harus ada adegan berkerudung-berkerudung, kenapa nada-nadanya kayak pemujaan setan begini, sesat gak gue kalo dengerin lagu ini dan sebagainya. Tapi secara sadar atau tidak, semua pertanyaan itu kemudian membawa lo pada sebuah kesimpulan bahwa lagu dan MV MAMA itu emang bagus banget dan kemudian lo suka. Sementara Wolf sepertinya tidak butuh waktu lama untuk dimengerti dan disukai. Tidak butuh waktu untuk berpikir. Bisa jadi karena memang lagunya yang chic dan racun di bagian 'geure oolf naega oolf', bagian 'ahwoooo~' ataupun bagian 'a saranghaeyo~' itu. Atau memang karena kita sudah terlalu lama menunggu EXO dan ketika mereka comeback dengan Wolf kita yang 'Ah sudahlah yang penting comeback.'
*
*
Gue nggak mau terlalu membanding-bandingkan XOXO dengan MAMA pada awalnya tapi kemudian ketika gue mendengarkan semua lagu di MAMA dan mendengarkan juga semua lagu di XOXO, otak gue gak bisa dilarang. Otak gue memaksa untuk bilang kalau memang MAMA terkesan lebih WAH daripada XOXO. Apa cuma karena MAMA album debut makanya dibuat WAH? Jadi supaya orang-orang yang belom tahu EXO jadi mau mengenal EXO karena albumnya dibuat WAH? Sementara XOXO adalah imbas dari MAMA yang kalo udah suka MAMA pasti bisa dipastikan akan suka XOXO. Jadi XOXO nggak butuh sesuatu yangWAH untuk menarik perhatian orang-orang. Bisa aja sih. Tapi jujur aja gue kehilangan konsep MEGA-PROJECT itu di title track album XOXO. 

Wolf lagunya bagus, lagunya racun, lagunya akan membuat lo bersenandung terus-terusan menyanyikan lagunya, tapi ketika lo mendengarkan MAMA, perasaannya jadi beda. Jadi bias. Jadi lebih keren MAMA kok. Lebih mewah MAMA kok. Lebih racun MAMA kok ternyata. (Ini kasus gue sih). Efek setahun dengan 1 mini album memang kayak gini kali ya? Susah move on.... tapi kalau terus-terusan mengingat masa lalu, kita jadi mengabaikan apa yang ada di depan kita. HAHAHAHA Gue cuma bisa bilang Wolf belum sebegitunya bikin nangis seperti MAMA. Itu aja. (Karena emang lagunya nggak sedih sih Ron, horor gitu mau makan-makan cewek :|)

-----
Ada empat versi Wolf yang bisa dipilih di album XOXO ini kalau misalnya kalian beli atau download Kiss & Hug. Di album Kiss ada 3 versi Wolf yang bisa dinikmati: Versi OT12 Bahasa Korea, Versi OT12 Bahasa Cina dan Versi EXO K. Sementara versi EXO M ada di album Hug berikut dua versi OT12 yang lain.

Seneng banget gue ketika tahu pada akhirnya kita sampai pada momen dimana EXO akan promosi sebagai EXO bukan K atau M. Walaupun sih memang nggak akan sampai habis masa. Sementara aja tapi tetep aja seneng. Mungkin inilah salah satu faktor yang memberikan nilai lebih pada XOXO yaitu title track-nya dipromosikan bersama-sama. Gue cukup puas SM secara tidak langsung menjawab keinginan gue agar K dan M menyanyikan lagu bersama-sama bukan sepotong Korea sepotong Cina seperti halnya MAMA/History. Terlebih lagi ketika MV keluar, WAH HEBOH HAHAHA terlebih ketika Chanyeol muncul dan nyanyi pakai bahasa Mandarin. Sempat hampir jungkir balik juga waktu itu. Akhirnya tiba saat dimana lidah mereka akan bengkok-bengkok.

Kelebihan perform dengan OT12 adalah efek megah yang ditampilkan ketika mereka dance bareng. Tapi kekurangannya jelas tidak semua suara kuat di EXO bisa dieksplor lebih jauh. Huff... Sebenarnya salah banget sih EXO terlalu banyak vokal hahahaha Luhan, Baekhyun, D.O mendapat banyak porsi di Wolf versi Korea. Sementara Suho sendiri yang seharusnya juga vokal (tapi kayaknya memang suara Suho nggak sekuat Luhan) hanya mendapat bagian nyanyi yang memadai. Bahkan di bagian itu suaranyapun harus di autotuned. Chen hanya menyumbangkan bagian high note di Wolf Korea sementara suara kuat lainnya sebut saja Xiumin dan Lay tidak begitu di eksplor. Well, ini memang kelemahan grup dengan banyak member (dan banyak suara kuat). Tapi mereka masih nyanyi di lagu lain sih sebenarnya.

Versi Korea dan versi Mandarinnya sama-sama bagus. Di beberapa bagian mungkin gue agak lebih suka yang Korea tapi ada bagian-bagian yang terdengar lebih enak di versi Mandari. Hari ini nyoba dengerin dua-duanya disaat yang bersamaan (mix headset version itu loh jadi di Kanan versi Korea di kiri versi mandarin) dan hahaha tetep bagian yang paling gue sukain itu pas bagian: 

Neomu areumdawo areumdawo areumdawo (Wolf)
Geudae nae nima nae nima nae nima (Wolf)
Nareul duryeowo duryeowo duryeowo ma!

Udah paling mantep dan fix banget selain 'AWOO' dan 'A saranghaeyo~' yang bikin lagu ini bagus salah satunya part yang itu. Semua part teriak Baekhyun dan Chen gue suka banget dan oh iya satu lagi setiap bagian Kyungsoo setelah reff pertama (kao di MV pas adegan dance dia dikelilingi sama member lain) itu menurut gue juga bagus banget. Nggak cuma suara dia doang sih ada beberapa suara harmonisasi disitu dan bagus. Agak disayangkan Lay cuma dapet satu lirik doang yang nyanyi sendiri. Dan itu suaranya cempreng lucu banget di versi Korea hahahaha

Untuk lirik lagu sendiri sebenernya nggak susah untuk di mengerti. Lagunya sebenarnya tentang cowok yang jatuh cinta sama seorang cewek. Tapi kalo jatuh cinta terus mulus-mulus tanpa drama dan konflik kan jadi nggak seru kan. Makanya disini diceritakan cowoknya adalah seorang (atau seekor) manusia serigala. Kalo misalnya kalian nonton On The Spot mungkin pernah ada fakta-fakta kayak '7 Anak Binatang yang Dibesarkan Binatang Lain'. Nah salah satunya ya ini, EXO, kecuali mereka bukan anak binatang tapi anak manusia.
*
*
Kontras dengan lirik MAMA yang dibuat sangat kritis tentang permasalahan sosial yang terjadi di era digital, lirik WOLF dibuat lebih mainstream dan mudah dimengerti. Apalagi sih yang lebih mainstream dari kisah cinta? Tapi kalau misalnya lo perhatikan liriknya, lirik Korea dan Mandarin-nya sebenarnya ingin menyampaikan maksud yang sama. Walaupun pada akhirnya terbaca berbeda. Oke pertama-tama kita bahas dulu lirik Korea-nya:

I get a feeling all at once, in one bite, I will put you in my mouth like cheese
I’ll smell your scent, enjoy your color and eat you more elegantly than drinking wine
(Dimulai dengan penuh horor, dikisahkan seorang laki-laki misterius yang belakangan diketahui ternyata adalah seorang manusia serigala kelaparan jatuh cinta pada seorang gadis yang di mata laki-laki ini, tak lebih dari selembar keju kraft singles. Setipis itu. Pasti gadis itu adalah Yoona atau Sooyoung. Gadis mana lagi yang badannya setipis keju kraft singles /atau mungkin HVS 70 gram/? Dari kalimatnya bisa diketahui bahwa serigala ini selain keturunan ningrat yang suka makan keju, dia juga hobi minum anggur. Serigala kelas atas. Konglomerat.)

But I have lost strength in my toenail, my appetite is disappearing
Am I sick? Do I have an illness?
 (Meskipun manusia serigala terdengar sangat macho, tapi ternyata makhluk ini lemah juga. Hanya karena wanita berbadan setipis kertas HVS saja, kekuatannya hilang, kukunya melemah, nafsu makannya hilang. Serigala ini curiga dia sedang sakit karena ini pertama kalinya dia merasa seperti ini. Seperti terserang penyakit. Sedih....)

 Yeah, he’s in big trouble
Snap out of it, how could your heart be stolen by a human?
She is just one bite
(Teman-teman serigala lapar ini mengingatkannya bahwa dia dalam masalah besar. Jelas masalah. Bagaimana mungkin serigala jatuh cinta pada seonggok keju? EH, salah, seorang manusia? Nggak masuk akal. Begitu pikir teman-temannya. Manusia mah buat dimakan. Bukan untuk dicintai.)
Hey, just bite her, then shake her so she’ll lose her conscious
Hey, do it with a style you’ve never used, get rid of her before that full moon sets
(Kemudian teman-temannya kembali meyakinkannya untuk melupakan perasaannya dan kembali ke kodratnya sebagai karnivora. Teman-temannya meminta laki-laki itu memakan si gadis. Dikocok-kocok sampai pingsan. Dikocok-kocok sampai pingsan tapi harus bergaya. Mungkin seperti bartender. Yang jelas, laki-laki itu harus memusnahkan si gadis sebelum bulan purnama.)
Yes, wolf, I’m a wolf, ah woooo, I love you
I’m a wolf and you’re a beauty
Yes, wolf, I’m a wolf, ah woooo, I love you
I’m a wolf and you’re a beauty
Can’t reject this strong feeling, fall into it, I have let go of myself
I like simple things, the things hidden inside of me have opened its eyes
(Disini laki-laki itu seperti dikecamuk oleh perasaan. Dia menyukai si gadis tapi disaat yang sama dia juga lapar dan makanan paling enak menurutnya saat ini adalah gadis itu. Yah semacem kalo makan lo gue sedih tapi kalo gue gak makan lo gue nyesel. Begajulan lah perasaannya begitu.)
Look at her, she’s fallen into fear, she can’t understand the situation before her eyes
(Disini dikisahkan akhirnya si laki-laki manusia serigala itu berhasil PDKT. Si gadis kraft singles sekarang sudah jatuh dalam perangkap. Walaupun sebenarnya, entah bagaimana, gadis ini tahu bahwa laki-laki ini menyimpan sesuatu. Tentu saja bagaimana mungkin tidak. Dari jauh mungkin laki-laki ini terlihat keren tapi dari dekat ternyata bau duren. Jarang mandi sepertinya. Dari situlah si gadis tahu bahwa laki-laki ini sebenarnya manusia serigala. Manusia mana di 2013 yang jarang mandi? Pikir gadis itu. Kecuali dia binatang liar.)
“Will that dirty wolf guy eat me in the end?”
(Feeling si gadis kuat juga. Entah dari tatapan matanya atau dari liur yang mengalir selalu dari mulut laki-laki itu membuatnya yakin bahwa laki-laki itu lapar.)
That’s not it, I have fallen in love
(Laki-laki itu mencoba ngeles.)
So beautiful, beautiful, beautiful (wolf)
You are mine, mine, mine (wolf)
Don’t be scared, scared, scared of me
I’m a special, special, special (wolf)
A wolf who loves, loves, loves you (wolf)
Who is blinded, blinded, blinded by you (wolf)
(Selain jago ngeles laki-laki itu juga jago gombal. Bingung banget. Dibesarkan serigala aja bisa gombal gimana kalau dibesarkan Deni Cagur dan bergaul dengan anak-anak Pesbukers)
Hey, just bite her, then shake her so she’ll lose her conscious
Hey, do it with a style you’ve never used, get rid of her before that full moon sets

Yes, wolf, I’m a wolf, ah woooo, I love you
I’m a wolf and you’re a beauty
Yes, wolf, I’m a wolf, ah woooo, I love you
I’m a wolf and you’re a beauty
I can’t quit you, I’m in big trouble
I can’t quit you, I’m in big trouble
That yellow moon teases me, telling me I can’t have you
“You’re just a wild beast”
If you’re gonna say then, just go away, if I need to, I’ll change myself
I can’t ever let her go
 (Laki-laki ini benar-benar dalam kondisi yang tidak gampang. Bagaimana dia bisa melupakan gadis itu? Dia terlalu menyukainya. Seperti cheeseburger. Perasaan laki-laki ini terlalu dalam untuk si gadis. Dia bahkan siap berubah demi si gadis. Dia akan rajin mandi.)
Can’t reject this strong feeling, fall into it, I have let go of myself
I like simple things, the things hidden inside of me have opened its eyes
Can’t reject this strong feeling, fall into it, I have let go of myself
I like simple things, the things hidden inside of me have opened its eyes
Yes, wolf, I’m a wolf, ah woooo, I love you
I’m a wolf and you’re a beauty
Yes, wolf, I’m a wolf, ah woooo, I love you
I’m a wolf and you’re a beauty

Alih-alih terbaca seperti kisah cinta, liriknya lebih kepada ungkapan rasa lapar seorang laki-laki yang ingin memakan seorang wanita. Hmmm..... Entah sudah berapa tahun laki-laki ini tidak makan. Semoga Tuhan memberkatinya dengan seonggok daging. Meskipun begitu, tidak diberitakan secara jelas apakah akhirnya wanita tersebut jadi dimakan atau tidak. Kita tunggu laporan selengkapnya. 

Nah, dibandingkan dengan lirik Korea-nya, lirik Mandarin dari WOLF lebih terbaca normal. Layaknya seperti kisah cinta terlarang antara manusia serigala dengan manusia asli. Bukan seperti kisah manusia serigala kelaparan yang ingin memakan manusia asli. Tapi, memang, di beberapa bagian dari lirik Mandarinnya memang terbaca seperti ingin memakan manusia. Tapi nggak separah lirik Korea-nya.

How hard it is to ignore these instincts, I want to swallow the honey-like sweetness that is you
Your aroma, your delicateness, I savor you with the grace of a wine taster

Ah, I am losing the strength in my arms, I’ve lost my appetite
Why am I strange like this, I’m not like myself, is this a sickness (ah what to do)

Hey wake up, stop imagining things, this feeling cannot be love
She’s no more than tonight’s dinner
(bagian ini contohnya)

Hey! Don’t bother me, tell me she’s my prey and not to worry
Hey! It’s a different style, before the full moon rises I have to catch you
(walaupun ini terbaca sepertinya dark-dark gimana gitu, tapi sebenarnya ini lebih sopan sih. Ya ceritanya, si manusia serigala pengen macarin si cewek sebelum bulan purnama--karena dia takut kalau sudah bulan purnama nanti dia berubah jadi serigala. Sementara lirik Korea-nya memang berarti bahwa si cowok harus mengenyahkan si cewek saat bulan purnama. HAHAHAHA)
I’m a wolf, ah woo~ ah I love you! You’re the beauty and I’m the wolf
I’m a wolf, ah woo~ ah I love you! You’re the beauty and I’m the wolf
 
Have I gotten lost in your maze, strugling in this trap will only hurt me more
I look in my heart, seems that my eyes are finally opening

Yeah!
Eyes full of fear, searching everywhere but finding no escape
Thinking that beast will tear me apart
But she doesn’t know that I’ve fallen this deeply

(Disini malah justru gue ngerasa si cowok yang lebih ada perasaan begajulan tentang jati dirinya dan dia takut kalau-kalau kenyataan bahwa dia adalah binatang malah justru membuat si cewek ketakutan. Bukan justru memerangkap si cewek dan apa sih menggoyang-goyangkan sampai pingsan HAHAHAHAHAH)

Only thinking about the perfect you!
Become my love, woo!
I cannot run away from me!
Making me a crazy wolf!
You have trapped the wolf!
I’m a completely blind wolf!


Hey! Don’t bother me, tell me she’s my prey and not to worry
Hey! It’s a different style, before the full moon rises I have to catch you
I’m a wolf, ah woo~ ah I love you! You’re the beauty and I’m the wolf
I’m a wolf, ah woo~ ah I love you! You’re the beauty and I’m the wolf


I can’t stand this inner conflict, roaring out loud oh woah
Can’t resist, can’t go back once I’m addicted yeah yeah


This yellow full moon is mocking me, I’m not living as a beast should
Chasing after an unrealistic love
It wants to change me, going crazy up in the night sky
But it cannot stop me, let me love her


Have I gotten lost in your maze, strugling in this trap will only hurt me more
I look in my heart, seems that my eyes are finally opening

Have I gotten lost in your maze, strugling in this trap will only hurt me more
(Hey! Don’t bother me, tell me she’s my prey and not to worry)
I look in my heart
(Hey! It’s a different style)
Seems that my eyes are finally opening

I’m a wolf, ah woo~ ah I love you! You’re the beauty and I’m the wolf
I’m a wolf, ah woo~ ah I love you! You’re the beauty and I’m the wolf

Memang ternyata benar bahwa versi Korea WOLF lebih kepada nafsu makan yang berlebihan sampai manusia juga diembat sementara versi Mandarin WOLF lebih kepada perasaan jatuh cinta. Jadi EXO K = EXO Kanibal? EXO M = EXO Mencintai? Iya bebas aja sih. Tergantung apa kata hati kecil anda.

-------

Oke. Gue tahu kalian sangat menanti-nanti pembahasan ini tetapi sayang sungguh sayang gue harus katakan bahwa video musik WOLF ini terlalu jauh dari biasa jika dibandingkan dengan MAMA. Gue nggak menyebut History karena pada dasarnya History dan Wolf konsepnya sama aja. Dance, ganti background, solo shot, trus udah. Tapi karena Wolf adalah title track dari album XOXO dan MAMA adalah title track dari mini album MAMA, jadi pantas rasanya kalau membandingkan MAMA dengan WOLF ketimbang harus membandingkan WOLF dengan HISTORY (apalagi What is Love--walaupun What Is Love tetep juara sih kalo mau di compare sama WOLF karena shot-nya lebih banyak dan lebih menarik). Siap membandingkan MAMA dan WOLF?

#1 MAMA dimulai dengan sebuah narasi cukup panjang tentang latar belakang kisah EXO dan para membernya. Tentang bagaimana sebuah pohon bisa punya 12 penjaga, dan seterusnya dan seterusnya. Disini kita dibuat untuk mengerti tentang latar belakang EXO sendiri. Tentang konsep bahwa oh mereka sebenarnya adalah para pejuang yang datang dari exoplanet dengan berbagai macam kekuatannya. Kita (termasuk gue) dipaksa untuk menerima itu yang pada akhirnya ketika WOLF keluar, terjadilah kebingungan sosial. Kenapa tiba-tiba jadi begini? Kenapa mereka tiba-tiba kehilangan kekuatan?
*

*

Di review teaser foto sebelumnya bahkan gue pernah bilang bahwa WOLF kemungkinan berkonsep 'jaman sebelum MAMA' dimana mereka masih belum punya kekuatan gitu. Eh ternyata. Nggak juga.

Walaupun di teaser 1 (yang mereka sok sok growling like a wolf padahal ngakak itu loh) SM sudah mencoba menyelipkan unsur MAMA dengan meletakkan symbol/logo masing-masing member, tapi pada akhirnya jadi failed. Agak nggak ngefek.
*
 *
Padahal ya kalo menurut gue, kalau misalnya disambung-sambungin dan MAMA-WOLF itu jadi satu storyline pasti akan jadi sangat bagus. Mungkin di beberapa bagian ada yang berhubungan (ambilah contoh di teaser EXO selama ini selalu ada unsur bulan purnama-gerhana dan WOLF seringkali muncul di kala bulan purnama terlebih lagi kalau kita terpapar film-film barat--kalo dipikir-pikir banyaaaaak banget bulan purnama di teaser debut) atau misalnya treatment-nya gini: "Setelah lama bertualang mencari jati diri, 12 penjaga pohon ini beristirahat di sebuah goa tetapi mereka tidak tahu kalau di dalam goa itu hidup seekor serigala jahanam. Digigitlah mereka dan 12 orang itupun berubah menjadi serigala." kan nyambung.

Oke nggak.
*
*
#2 Dari segi efek, shot dan storyline MAMA lebih juara karena memang konsepnya lebih WAH dibandingkan WOLF yang hanya dance version biasa. Walaupun harus gue akui ada sesuatu yang teatrikal yang berusaha ditampilkan EXO di WOLF melalui dance-nya dan memang aura grupnya semakin keluar setelah mereka muncul di satu MV dengan 12 member, bukan 6 member.

MAMA lebih berani ngasi visual efek yang PLETAK! gitu hahaha gimana sih gue mau pake kata WAH udah dipake dari tadi takut monoton. Pokoknya visual efeknya MAMA lebih-lebih bahkan kalau mau dibandingkan dengan MV-MV SM sebelumnya (kecuali Before U Go dan MV-MV drama Zhang Liyin mungkin masih bisa sebanding, walaupun beda konsep). WOLF hanya berani ngasi efek serigala berubah jadi Suho, Chen, Luhan dan Sehun + cakaran di layar waktu Tao loncat + warna mata yang berubah jadi merah. Sementara MAMA berani ngebuat Kris melayang-mental-menggelinjang di udara berani ngebuat Suho ngeluarin air, berani bikin Chanyeol berapi-api, Xiumin membekukan seluruh ruangan, Kyungsoo menghancurkan lantai lapangan parkir dan merusak mobil orang, Baekhyun ngeluarin cahaya dari tangannya, dan sebagainya.
*
*
#3 Kenapa ya SM nggak memasukan intro WOLF yang ditampilkan di live performance kedalam MV? Atau paling nggak memasukkan adegan cakar-cakaran palsu di teaser pertama ke dalam MV juga lumayan. Jadi nggak yang langsung tiba-tiba ada pohon aja gitu di tengah-tengah ruangan. Kan horor. Dalem rumah kenapa ada pohon gerak-gerak.
*
 *
#4 Kostum di MAMA juga terlihat lebih EXO. Yah. Gimana dong sudah setahun melihat mereka berpakaian seperti itu gimana nggak identik. Tapi di WOLF Alhamdulillahnya, mereka jadi agak lebih perhatian sama kesehatan tubuh bagian bawah karena meninggalkan jins dan membuat leluasa dengan menggunakan celana pendek dan/atau bahkan menggunakan (sesuatu yang terlihat seperti) rok. Leluasa banget tuh pasti. #apanya
*
 *
Memang sih kostum MAMA kelihatannya lebih formal sementara WOLF kayaknya baju main-main banget. Apalagi dengan kaoskaki setinggi lutut gitu. Sebenarnya mereka ini Sailormoon atau apa sih.... Tapi wajar. Balik lagi ke konsep WAH dan lirik lagu yang agak berat di MAMA, wajar kalau misalnya bajunya juga harus rapi dan (terlihat) formal. Sementara WOLF kan lebih santai, kisah cinta anak muda, masa-masa remaja anak sekolahan banget, jadi kalo bajunya pun baju maen-maen juga ya wajar aja. Serigala makan orang gak perlu lah pake-pake blazer atau jas segala. Kaos oblong juga jadi.

Kelebihan kostum WOLF dibandingkan MAMA mungkin terletak pada banyaknya member yang mau pamer ketek. Bahkan Baekhyun udah mulai pamer-pamer aurat juga ya? Wah applause!
*
*
#5 Logo-logo member EXO di MAMA beneran nggak ada sama sekali ditunjukkan di WOLF. Mungkin karena emang beda jalan cerita kali ya. Jadi bener-bener nggak disangkut pautkan lagi sama logo-logo itu. Mungkin, alasan kenapa ada beberapa logo yang keliatan di teaser 1 supaya buat penyegar pikiran doang. Supaya inget oh ini loh logo Kai, Luhan, Kris. Tapi kenyataannya di Teaser 1 sama MV Wolf logo-logo yang harusnya ada di tangan/lengan itu nggak ada sama sekali. Selain fakta bahwa outfit di teaser 1 sama di MV juga beda sih, kemungkinan memang itu syutingnya dilakukan di hari yang berbeda juga.
*

*
#6 Seperti yang sudah-sudah, tentu saja tipikal MV dari SM Entertainment adalah '3R' yaitu 'Reuse Reuse dan Reuse'. Beberapa benda yang kita lihat di MV ini bisa jadi juga sama dengan apa yang kita lihat di MV lainnya SM dalam beberapa tahun terakhir. Sebut saja, sarung tangan Kris yang sama dengan sarung tangan D.O di History. Kemudian topi yang digunakan D.O mirip-mirip dengan topi yang digunakan SJ-M di promo Perfection. Dan kita patut menyalahkan Girls' Generation karena merekalah MV ini jadi bertebaran slayer (sejauh ini ada sekitar 17-20 slayer yang berbeda--bahkan Lay aja pake 3 slayer, di kaki, di lengan sama di pinggang. Dan yang paling aduhai menurut gue tuh yang dipake Xiumin yang warnanya merah putih kayak warna sorban. Sumpah....... why...)
*

*
Untuk kemiripan kostum lainnya, sebut saja baju tanpa ketek yang digunakan Baekhyun dalam MV ini terlihat mirip dengan baju yang digunakan Siwon/Eunhyuk dalam MV Opera versi Jepang.
*
 *
'Reuse, Reuse, Reuse'? Kalau dulu di MV MAMA Suho pernah pake kalung yang dari tali jemuran yang juga dipakai di MV Mr. Simple (dan sekarang kayaknya pindah ke kostumnya Kai--ah bukan tali jemuran itu tali pramuka), itu, kenapa.... Sehun di leher bajunya ada selang AC? ㅠ.ㅠ
*

 *
Ngomongin soal pengulangan, kalau diperhatikan langit-langit di set taring serigala di MV ini berlubang, jadi inget langit-langit di MV Mr. Simple yang juga berlubang.
*
*
Mata satu illuminati, don't you think? ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
#7 Kalau di MV MAMA dan History dan bahkan What Is Love, EXO masih yang narsis banget sama logo hexagonal yang jadi kebanggaan bersama milik bangsa itu, di MV ini justru nggak banyak. Mungkin sudah dirasa cukup kali ya awareness orang-orang di 3 MV awal. Satu yang paling mencolok sih di background waktu member pake baju dari jas ujan 10.000-an yang disyut dalam siluet itu. Dan diantara semua shot dalam MV ini gue paling suka shot yang itu walaupun sederhana tapi bagus. Tulisan-tulisan EXO yang lain paling di jaket, di sarung tangan,tapi jumlahnya nggak sebanyak waktu di MAMA yang sampe di celana-celana, bahkan tembok gedung (bingung kan siapa yang nempel logo begituan kecuali berandalan kurang kerjaan yang ke sekolah bawa-bawa pilox). 
*
*
#8 Waktu adegan Tao loncat dan tiba-tiba layar laptop/TV/komputer anda kena cakar, gue cukup yakin tangannya tidak dalam posisi jari-jari yang siap mencakar melainkan terkepal sempurna. Bagaimana anda bisa mencakar dalam posisi tangan terkepal? Kecuali anda Wolverine. Kalo Kai keliatan nyakarnya. Walaupun efeknya telat datengnya, jangan Kai udah jauh ke bawah efeknya baru muncul. Di versi Tao, efeknya ditambah kamera yang gemeteran jadi berasa kayak di tonjok. Pas Kai malah kayak cuma geser dikit doang. Beda sih nonjok sama nampar ya.
*
*
#9 Sebenarnya konsep serigala apa saja sih yang di tampilkan di MV ini? Seberapa banyak unsur serigala yang ada di MV ini? Saya merangkum 14 adegan yang berhubungan dengan serigala.

(1) Suka nyakar-nyakar (itu di lantai ada bekas cakaran lucu deh)
*
 *
(2) Mengaum
*
*
(3) Sesekali loncat-loncat
*
*
(4) Hmm, braided hair-nya Kai boleh lah masuk ala ala suku Indian walaupun gue nggak yakin ada serigala yang dikuncir dan siapa juga yang berani nguncir rambut serigala? Dan emang bisa rambut serigala di kuncir? Ckckck. EXO WOLF, so many questions.

(5) Keluar dari goa

 *
(6) Bermata merah? Oke. Bisa mungkin abis kecolok dahan pohon.
*
*
(7) Taring & Kuku serigala di set stage.

(8) Apa sih istilahnya kalo binatang berbulu kayak kucing abis kesiram air trus ngibas-ngibasin bulu mereka gitu? Nah itulah pas adegan Asereje Tremor.
*
 *
(9) Bayangan serigala yang kerap muncul di background yang ada logo EXO-nya.

(10) Perubahan wujud dari serigala menjadi manusia tapi serigalanya telanjang kok pas jadi manusia udah pake baju aja?

(11) Serigala menggali tanah untuk pup. Eh. Serigala kan sebangsa anjing. Anjing kan kalo pup sembarangan?*
*
*
(12) Keluar dari balik pohon
*
(13) Gue salut aja sama serigala yang punya bakat jadi cheerleader? Itu formasi pohon mengingatkan gue sama cheerleader di SMP gue. Sih. Dan poin ini gak ada hubungannya dengan EXO dan Wolf. Bye.

(14) Garuk-garuk badan karena jarang mandi
*

#10 Dulu sekali, entah kapan, mungkin jaman jahiliyah, pokoknya jaman dulu, ada rumor yang beredar kalau MV EXO terbaru akan disponsori oleh produk kaoskaki. Lihat betapa lebaynya penggunaan kaoskaki di MV ini. Untung gak kaoskakibau. Eh tadi udah pernah dibahas ya Sailormoon? Ah yah... oke. Skip.

#11 Formasi pohon di awal MV ternyata menginspirasi set builder untuk membuat ornamen serupa dengan formasi tersebut.
*
*
Dalam bayangan gue sebenarnya ketika mendengar kata Wolf, itu MV-nya bakalan lebih dark, bloody, somekind of Hyde-nya VIXX atau mungkin Mine-nya Jaejoong padahal kalo diliat dari lirik kan udah yang makan-makan orang gitu. Tapi apalah daya, kita bisa berharap lebih tapi SM tetap punya kuasa. Hahahaha. Kalau misalnya lebih banyak dana mengucur di MV, promosi lain mungkin akan jadi pas-pasan dan nggak berasa hebohnya. Gue penasaran harga school bus EXO itu beserta dengan sewa trayek perjalanan di Seoul berapaan kontraknya sama pemerintah setempat. Kalo misalnya dana itu dibuat jadi MV mungkin nanti nontonnya nggak bisa kedip saking bagusnya (mungkin).

Meskipun demikian, melalui WOLF ini EXO bisa mendapatkan banyak sekali penghargaan seperti juga dengan MAMA. Walaupun mungkin MAMA butuh waktu yang lumayan lama untuk memperoleh satu award karena emang baru debut kan. Tapi prestasi WOLF (dengan mengesampingkan MV-nya) dari perolehan penjualan, download, streaming dan semuanya itu sangat fantastis! Billboard World Chart, iTunes chart di beberapa negara, Gaon Chart, kemarin menang Music Bank, dan jelas akan ada lebih banyak lagi penghargaan yang menyusul.

Music Video memang penting dan bisa dikatakan wajib adanya hanya saja sekali lagi harapan yang terlalu besar juga nggak baik, terlebih ini SM Entertainment. HAHAHAHAHAHA Let it be and keep dreaming.

Gue tahu ini sebenarnya mungkin sudah basi dan sudah dibahas oleh blogger lain tapi.... Tapi ini versi gue beginilah kira-kira. Gue sebenarnya lebih ngeliat perbedaan bagaimana SM membuat MAMA begitu WOW dan membuat WOLF begitu standar. Dan ini pendapat gue soal itu. 

Kesimpulannya gue lebih suka sama MV MAMA dengan segala keistimewaan yang sudah banyak gue ungkapkan diatas.

Have a nice day!!!


Credits: www.languagebymusic.com, korean44.blogspot.com

Share:

54 komentar