• Home
  • Explore Blog
    • K-Pop
    • EXO
    • Concert Experience
    • GMMTV's The Shipper Recap
    • Film
    • Self Reflection
    • My Trips!
      • New York Trip
      • Seoul Trip
      • Bangkok Trip
      • London Trip
  • Social Media
    • YouTube
    • Twitter
    • Instagram
    • Facebook
    • Email Me
  • My Podcasts
    • Podcast KEKOREAAN
    • Podcast ngedrakor!
  • NEW SERIES: 30 and Still Struggling
kaoskakibau.com - by ron
Kalo baca judulnya, kesannya gue lagi mau ngumumin giveaway ya? Padahal sih sebenarnya nggak. Tapi ya secara teknis emang lagi ada giveaway sih tapi bukan itu poin dari postingan kali ini. Hehehe 

Belakangan gue merasa blog ini terlalu KPop terlalu SM dan kehilangan fungsi utamanya sebagai ladang curhat. Walaupun yah, siapa sih yang mau baca curhatan mas-mas rambut bercabang dengan kacamata buram dan kumis tipis? Tapi dengan keyakinan yang hakiki, kita percayakan saja semuanya pada Tuhan.
s
Al Fatihah....

Ada banyak hal yang belum sempat gue tulis dan ingin gue tuliskan saja daripada membusuk di kepala. Salah satunya adalah soal giveaway. Hehehe....

Gue banyak menerima pertanyaan seputar giveaway dari beberapa orang. Beberapa dari temen-temen yang nge-follow gue di Twitter, beberapa dari pacarnya temen yang gue kenal dari temen gue yang lain yang juga follow gue di Twitter, beberapa lainnya dari temennya temen gue yang temennya suka sama temennya pacar temen gue yang tetangganya suka banget pacaran sama pacar temennya temen pacar gue.

Pertanyaannya sih simpel, kayak misalnya, "Kenapa sering ngadain giveaway?" atau "Emang lo sekaya apa sampe rajin banget ngadain giveaway?" atau "Lo kerja dimana sih gue mau dong kerja di tempat lo supaya gue bisa juga ngadain giveaway kayaknya gaji lo banyak?" 

atau "Bagaimana sih caranya kalo mau bikin giveaway?" atau ada juga yang "Akun lo pasti bekas fanbase ya makanya followers lo banyak?" atau "Lo pasti ngadain giveaway supaya followers lo banyak kan?"
*
source: thesabahsociety.com
Well... well... well... Belom sempat merasakan leganya bernafas setelah perilisan 'Miracles In December', dan juga belom sempat nonton 'EXO First Box', sekarang EXO udah mau comeback aja. Ahahaha.... Rasanya seperti, "Oh? Akhirnya diumumkan juga comeback-nya? Oke," Dan kemudian kembali melanjutkan aktivitas seperti biasanya.

Belakangan mungkin gue memang sangat disibukkan dengan berbagai macam hal jadi nggak bisa selalu update soal EXO. Sebenernya sih emang niat buat dikurang-kurangi. Walaupun di awal 2014 gue pengen bisa banyak baca timeline dan lebih update, tapi pada kenyataannya nggak bisa.

Terlalu lama baca timeline itu capek. Terlalu banyak informasi yang masuk dan terlalu banyak tweet yang ingin ditulis karena semua harus dikomentari. Iya, gue emang bagian dari generasi komentator yang sebernya cuma bacot gak ada maksud, tapi tetep aja kena bash. (LOH) (Justru yang nggak ada maksud biasanya selalu di bash kan) (hahahaha)

Tahun lalu waktu EXO comeback 'XOXO: Kiss & Hug', gue memang sangat sangat heboh. Ya jelas, karena kan gosip seputar comeback sudah beredar dari awal tahun walaupun mereka jadinya baru Mei. Sementara sekarang, EXO semacem ada dimana-mana. Kayak kuman. Nggak ada momen kita istirahat dengan mereka. Yang pada akhirnya di kasus gue, gue jadi yang biasa aja pas tau mereka mau comeback.

Semaem nggak ada yang ditunggu. Terlebih gue sudah menebak-nebak sejak awal bahwa abis SNSD selesai promosi 'Mr. Mr', pasti EXO bakalan menyusul. Karena list comeback artis SM sampai akhir tahun ini kan banyak banget. Jadi kalo nggak dipercepat, bakalan nggak kekejar.

Intinya, walaupun gue nggak se-update dulu soal EXO, gue tetep menyambut comeback mereka ini dengan suka cita. Terlebih sekarang konsepnya sangat-sangat-sangat-sangat mengagumkan. Lebih strong dan bold dari 'Wolf' dan lebih kasual dari 'MAMA'. Walaupun ini masih satu jalur gitu sih. Masih ada di garis yang sama.

'MAMA' selalu membahas soal dua bulan dan dua matahari. Mereka pun dikisahkan punya kekuatan-kekuatan gaib yang berbeda-beda satu sama lain. 'Wolf' dan 'Growl' lebih ke kehidupan normal mereka karena konsepnya kan anak-anak sekolahan. Semacem menyembunyikan identitas dari masyarakat bahwa mereka adalah keturunan gaib dari planet galaksi lain.

Gue melihat 'Miracles In December' sebagai penetralisir dari semuanya. Semacem EXO dibersihkan dulu dari image 'Wolf' dan 'Growl' sebelum akhirnya akan dibentuk lagi jadi karakter dengan konsep lain di comeback selanjutnya.

Waktu pertama kali ngeliat teaser comeback 2014 ini (gue nggak tahu bagaimana harus nyebutnya, tapi sepanjang postingan akan gue sebut sebagai comeback 2014), bayangan gue adalah vampir. Iya, langsung kebayang Volturi yang ada di 'Twilight'. Walaupun di sisi lain gue malah membayangkan mereka sebenarnya sedang berperan sebagai pelayan kapal pesiar yang berjiwa psikopat.

So the girls are back with new album!

Oh ya, mini album sih lebih tepatnya. Ada yang kesel karena cuma mini album? Ada. Gue sendiri awalnya juga rada-rada heran kenapa mini album sih...?

Udah lama banget sejak 'HOOT' di 2010 itu, SNSD nggak pernah lagi ngeluarin mini album Korea, tapi langsung album full gitu kan. Ya, sebagai fans sih emang lebih puas aja rasanya kalo langsung full album.

Kali ini kalo gue bilang fans SJ sangat beruntung, boleh dong? ㅋㅋㅋㅋ Coba liat, dari awal, Super Junior nggak punya mini album kecuali sub-unitnya. Seru ya? Hahaha

Tapi kalo dipikir-pikir, ya mungkin wajar mini album. Persiapannya makan waktu yang (bisa jadi) nggak terlalu banyak. Kalo diliat dari banyaknya konser, perilisan album dan single di Jepang, syuting video klip Jepang, dan apalah lainnya, jadi ya, mungkin SM mikirnya, mini album dulu deh.

Pas 'I Got A Boy' dulu seinget gue nggak terlalu banyak gonjang-ganjing jelang perilisan album. Tapi kali ini ada aja gitu yang bikin albumnya jadi semakin hot dan membuat fans juga rada sebal. Mulai dari apa itu namanya, pengunduran tanggal rilis, insiden iTunes 19 Februari, dan sebagainya.

Tapi ya... apapun itu, gue sih mikirnya tetep akal-akalan SM aja biar heboh. Sengaja ataupun nggak sengaja, orang akan ngomongin terus. Kalo diomongin terus, jadi rame kan. Kalo rame, jadi bikin penasaran, akhirnya orang donlot deh, beli deh, hehe kira-kira.

Kali ini SNSD sekali lagi ganti profesi. Setelah sebelumnya mereka jadi manekin jadi-jadian, terus berubah profesi jadi sailor-woman, kemudian jadi sharp-shooter, pernah juga jadi pramugari, ternyata belum ada satupun pekerjaan itu yang bisa menghidupi mereka dengan layak.

Kebutuhan dan tekanan hidup membuat sembilan member ini harus nyari pekerjaan baru. Kebayang nggak ribetnya? Nyari pekerjaan buat satu orang aja udah susah, gimana buat sembilan orang?

"Kamu pindah kerja, aku juga pindah kerja," susah ya. Tapi Alhamdulillah mereka berhasil menemukan pekerjaan yang layak dan kesembilannya pindah profesi bersama-sama. Setelah tidak bisa hidup layak sebagai patung di toko baju dan sebagai pramugari, mereka pun memilih menjadi dokter.
*
**
Sabtu, 22 Februari 2014.

Rencananya hari kedua SM Global Audition itu gue mau dateng ke lokasi cepet-cepet aja. Agak pagian gitu karena gue tahu kan jadwal audisinya fleksibel, jadi walaupun gue dapet jadwal di email jam 5 sore, gue mau dateng lebih pagi aja. Biar cepet sampe sana, cepet juga selesainya.

Niatnya mau berangkat jam 10 pagi, seperti pas Jumat. Estimasi sampai sana jam 11 dan masih bisa ikutan audisi yang jam 12-an lah minimal. Tapi ah.... Subhanallah sekali hari itu dari pagi hujan turun dengan derasnya.

Hujannya juga rada PHP sih. Kadang reda, tapi dua detik kemudian langsung deres lagi. Gue sudah dalam kondisi rapih dengan rambut disisir klimis ala Choi Siwon pagi itu. Waktu ngeliat keluar kamar, masih deres, akhirnya mutusin buat ngalay dulu di atas kasur (AKHIRNYA GUE PUNYA KASUR!). Sekalinya reda, gue coba siap-siap berangkat, eh pas giliran udah pake sepatu, ujan deres lagi.

Yaudah karena nanggung sama solat zuhur, akhirnya nunggu dulu sampai adzan zuhur. Nanti abis itu baru berangkat biar lebih aman. Soalnya gue nggak tahu di Hotel Manhattan itu ada mushola atau nggak. Kalo mau ke masjid harus keluar hotel. Kalo udah keluar hotel, satpamnya suka rese gak ngebolehin masuk lagi.

Daripada ribet yaudah mending solat dulu biar tenang.
*
Karena ini adalah pertama kalinya SM Entertainment menggelar Global Audition di Jakarta, banyak orang pasti bertanya-tanya. Kayak apa sih audisinya? Yang dicari yang kayak gimana sih? Yang cantik aja? Yang ganteng aja? Yang mukanya oriental aja? Yang pribumi dilirik gak? Kayak gimana sih audisinya?

Gue adalah salah satu orang yang dikepalanya penuh dengan pertanyaan semacam itu. Rasa penasaran gue begitu sangat membuncah kayak orang kalo lagi kebelet buang air besar pas lagi diare. Gue sempat kepo beberapa blog orang dari luar negeri dan baca-baca sampai akhirnya gue sendiri bikin postingan soal pertanyaan-pertanyaan awam soal Global Audition.

Cuma ya, kalo cuma baca doang pasti rasanya beda sama mengalaminya langsung. Untuk itulah gue akhirnya mengirim formulir dan berdoa supaya bisa jadi salah satu peserta audisi. Eh ternyata dapet (walaupun in the end gak guna!) dan yah, begitulah sampai akhirnya datang hari audisi pertama yaitu tanggal 21 Februari 2014.
*
*
Sudah lama nggak cerita soal apa yang terjadi di kehidupan sederhana saya yang lebay ini. Sepulangnya dari Bandung semalam (secara tidak sengaja bersamaan dengan bubaran penonton YKS di gedung Trans TV), saya pun kepikiran untuk menulis lagi. Awal mula kenapa blog ini dibuat ya karena ini. Curhat ala buku Diary.

PFFFTTTT.

Jadi ceritanya, Sabtu (15/2/2014), saya, Linda, Ajie dan Ridwan berencana buat ke Tangkuban Perahu. Rencana liburan ini sudah lama sih kita atur, karena kalo nggak gitu susah nemu jadwal pastinya buat bisa main-main bareng.

Linda walaupun sudah lulus kuliah sekarang sibuk bantu-bantu mamahnya jadi bidan. Ajie kerja di Jakarta walaupun setiap weekend pulang sih ke Bandung tapi ada kalanya yang weekend juga harus kerja. Sementara Ridwan, mahasiswa baru masuk semester 2 bulan depan yang selalu disibukkan dengan berbagai kegiatan belajar, belakangan ini jadi pengajar juga.

Sejak kapan sih kita jadi suka jalan berempat? Hmmm... Let me think. Semuanya sih sebenarnya berawal dari kebosanan gue yang setiap weekend selalu di kosan. Beberapa kali memang gue main ke Bandung dan seringkali event-nya selalu ketika Anonymous perform.

Gue lebih dulu kenal sama Ajie dan Ridwan (dan teman-teman Anonymous-nya) sebelum akhirnya gue menjebak Linda dan menceburkannya ke jurang kenistaan yang sama. Pertemuan pertama Linda dengan Ajie dan Ridwan gue inget banget, 5 Oktober 2013. Di mana kita niat buat nonton SOS di Gasibu malah yang ketemu Agung Hercules sama Zaskia Gotik.
*

Januari udah abis dan gue masih belum ada perkembangan sama sekali dengan review MV. Februari juga udah masuk pertengahan bulan. Hmmm... sedikit menyesali diri kenapa belakangan ini suka buntu ya? Apa karena masalah hati yang begajulan terus?

#EA #MOSAMPEKAPAN

Tapi gue nggak mau melewatkan Februari dengan banyak utang. Walaupun pada kenyataannya, iya, sekarang gue sedang ngutang sama Deasy dengan jumlah yang lumayan. Tapi, gue nggak mau menambah utang-utang itu dengan utang-utang yang lain.

Mungkin buat sebagian orang, 'Something'-nya TVXQ ini sudah basi. Tapi buat gue, lebih baik basi daripada busuk. Jadi tingkatannya: Fresh, Melempem, Basi, Busuk. Iya paling nggak belum busuk. Dan ya, hari ini niatnya mau review TVXQ nich (dibaca dengan menekankan huruf c dan h).
*
*
*
Waktu tahu SM akan ngadain Global Audition di Jakarta, gue sempat ragu buat ikutan. Tapi akhirnya setelah mikir-mikir gue jadi yakin.

Dan entah kenapa kalimat pembukaan kali ini terdengar seperti iklan Pure It.

Butuh waktu lama buat gue untuk memutuskan apakah gue harus kirim formulirnya atau tidak. Waktu gue bikin postingan soal audisi di Jakarta itu (yang ini) (dan) (yang ini), gue sebenarnya mikir-mikir juga. Apakah gue bisa lolos ke tahap audisi? Apakah gue layak untuk jadi salah satu orang yang di audisi?

Kekhawatiran-kekhawatiran itu langsung menjalar dari ujung kaki sampai ujung kepala. Belakangan rambut gue suka rontok, mungkin karena kebanyakan khawatir. Terlepas dari Ron tok adalah nama panggilan gue. Yang nggak ngerti abaikan aja.

Serius, gue orangnya nggak pede-pede banget. Terutama soal wajah... dan ini SM Entertainment, yang selama ini kita kenal sebagai manajemen yang selalu mementingkan wajah.

Well, yeah, bakat tentu saja jadi bahan pertimbangan. Tapi dari seribu orang, kalau ada satu yang bertampang dan berbakat, sudah pasti dia yang akan dipilih, bukan?

Tapi.... ah.... kemudian gue berpikir, mungkin sebenarnya tampang nggak terlalu jadi masalah. Coba lihat EXO. Beberapa membernya sebelum debut memang sih ada yang sudah punya tampang oke. Tapi beberapa yang lainnya kayaknya biasa-biasa aja. Tapi anehnya kemudian jadi luar biasa setelah masuk SM. Adalaaaah harapan buat kita-kita ya..... haha

Itulah kenapa gue pernah bilang, SM is a miracle worker for some reasons. Ya. Itu udah nggak bisa dipungkiri lagi sih sebenernya.

Salah satu hal yang bikin gue ragu buat kirim formulir adalah kenyataan bahwa wajah adalah daya tarik utama untuk seleksi berkas. Ngerasa agak jahat gak sih..... Cuma... ya gitu... apakah feeling staf SM sebagus itu cuma dengan foto aja bisa tahu mana yang layak audisi lapangan dan mana yang tidak?

Hahaha... balik lagi karena gue nggak pedean, makanya gue jadi mikir lama. Masalah foto juga jadi bahan pikiran sih kemaren. Foto seperti apa yang harus gue kirim?
Sampailah kita di hari konser. Awalnya gue emang rada nggak peduli konser 'LUKIE BEAT' ini mau digelar dimana. Karena emang awalnya nggak ada niat nonton juga kan (sekali lagi thanks buat tante Star muah muah). Tapi setelah tahu dipindah ke Sentul...... Wow. Jauh sekali ya, xxingoo...

Beruntung, selain dapat tiket gratisan buat nonton, promotor juga menyediakan shuttle bus yang berangkat dari beberapa titik di Jakarta, Bogor, dan Bekasi. Ya, memanfaatkan fasilitas itu gue pun berangkat dari shuttle bus di Semanggi.

Pemindahan lokasi konser LUNAFLY kemarin dikarenakan Jungleland jadi sponsor utamanya. Iya, last minute banget emang tapi begitulah keadaannya. Nggak usah heran kalau suatu saat, ada konser terus tiba-tiba jelang-jelang hari H banyak promo yang berkaitan dengan sebuah produk. Bisa jadi produk itu emang sponsor utamanya.

(Jadi inget promo Girls & Peace bersama Bank Mandiri)

Yang gue bingung adalah, kenapa harus di Sentul..... sih.... sekarang kan musim hujan. Sentul kan di Bogor. Bogor kan kota hujan. Bagaimana cerita konser dilakukan di kota hujan pada musim hujan? Bahkan denger-denger konsernya bakalan outdoor.

Oke emang nggak kebayang. Tapi lama-lama mikir juga kalo nonton konser sambil hujan-hujanan mungkin asik. Berasa syuting video klip sedih. Sampai pada titik dimana gue lupa kalau kita tinggal di Indonesia. Dimana ada keinginan pasti ada jalan: Pawang Hujan.
*
*
Ini pertama kalinya gue ikut acara fansigning seumur hidup. Well....

Dalam bayangan gue, fansign itu persis yang kayak kita tonton di fancam-fancam EXO. Kita? Gue maksudnya. Iya. Memang sih persis kayak gitu. Artisnya duduk di belakang meja, terus fans ngantri buat dapet tandatangan.

Ini juga kayak gitu. Tapi............
Jumat malam tidur nggak tenang. Masih kebayang sama kejadian sore hari yang ketemu sama LUNAFLY-nya. Bisa ngobrol langsung terus salaman sama idola itu rasanya emang luar biasa. Padahal ngefansnya kayak beli tiket gathering, on the spot. Tapi tetep aja berkesan.

Sepanjang malem gue sama Dito bahas-bahas soal LUNAFLY. Kenapa mereka bisa baik-baik banget gitu. Terus kita sampai pada pembahasan bahwa kalo punya idola yang terlalu baik, kita jadi rakus.

Rasanya hari Jumat sore itu ada aja yang bikin nyesel. Nggak foto bareng lah, nggak salaman sama Teo lah, atau apalah. Itu semuanya karena mereka terlalu baik sih. Jadinya kita kan ngarep yang lebih-lebih.

Waktu gue ngetweet soal Sam yang baik banget, kak Dewi nanggepin dan bilang kalo dia emang kayak gitu. "Aku aja minta peluk dikasi," begitu kata kak Dewi. Tau gitu gue minta aja harta kekayaan Sam siapa tahu gue beruntung hari itu kan terus dikasi.

Punya idola yang terlalu baik ternyata bikin kita jadi egois. Bikin kita jadi pengen lebih dan lebih. Bikin kita jadi sedikit menyesal kenapa tidak memanfaatkan kebaikannya dengan berlebihan juga. ㅋㅋㅋ

Terkadang, mungkin memang lebih baik artis berlaku layaknya seperti artis. Sedikit jual mahal nggak apa-apa. Daripada terlalu baik bikin fans jadi banyak berharap.

Atau itu cuma gue.
LUNAFLY datang lagi ke Jakarta!

Itulah headline beberapa portal KPop jelang akhir tahun 2013. LUNAFLY bakalan dateng sama LC9 ke Jakarta buat konser. Nggak cuma konser tapi mereka ada fansigning sama acara makan malam juga. Wah... wah... wah.... pas ngeliat harga tiketnya... HAHAHAHAH WAH WAH WAH!

Tapi ini alhamdulillah banget mereka membuka tahun 2014 dengan sangat ceria. Karena kalau mereka datang ke Jakarta berarti gue ada kerjaan dan bisa sekalian refreshing. Nggak terus-terusan kerjanya di kantor tapi kali ini bisa terjun lapangan lagi.

Hanya saja... masalahnya.... (tarik napas) (hembuskan)

LUNAFLY itu siapa....... sih.....? (tertawa getir)
*

Waktu denger BoA bakalan main film dance ala 'Step Up' yang diproduksi Amerika, wah, seru banget nih kayaknya. Secara kita selama ini selalu melihat BoA menggeliat di atas panggung nyanyi. Sekalinya main drama, itupun pernah cuma cameo di 'Athena' (sebelum akhirnya main drama episode pendek 'Waiting for Love').

Gue pernah bikin berita soal film 'Cobu 3D' yang akhirnya ganti judul jadi 'Make Your Move' sekitar Juni atau Juli gitu. Heboh juga karena Kris 'EXO' jadi salah satu pengisi OST-nya. Tapi ketimbang OST-nya, gue sih tetep penasaran sama filmnya.

Ya iyalah...

Suatu hari, gue sudah bersumpah kalau 2014 ini akan sering-sering buka HOME Twitter. Karena sebelumnya gue jarang banget buka-buka HOME. Terlalu banyak informasi yang masuk ke kepala bikin gue pusing.

Dalam satu jam ngeliat timeline aja bisa ngeliat 30x Tweet berita dari portal, 30x tweet curhat orang, 30x Tweet spazzing orang. Entah apa gue yang terlalu masukin itu ke kepala makanya pusing atau emang otak gue sudah rusak.

Tapi beruntung, karena niat 2014 gue itu, gue jadi keinget ada film 'Make Your Move' padahal sempat lupa. Terima kasih sekali untuk saudara saya sekaligus idola saya di dunia cover dance (HAHAHAHA) yang sempat ngetweet soal "Mau nonton filmnya BoA," dan akhirnya gue pun menemukan link download-nya dari sang pakar cinta.

Karena lagi dikantor, yasudah gue manfaatkan saja waktu bekerja untuk mengklik tombol download. Menunggu sekitar setengah jam untuk menyelesaikan proses download dan malamnya langsung nonton.
*
Karena ini adalah event audisi SM yang pertama di Jakarta/Indonesia, mungkin masih banyak yang agak-agak bingung dan bertanya-tanya soal audisi, proses audisi, setelah audisi dan lain-lainnya. Sebenarnya gue juga penasaran sih makanya gue memutuskan untuk kepo beberapa postingan lama orang-orang soal SM Global Audition.

Postingan gue kali ini mengutip beberapa jawaban yang ditulis di auditionadviceandthoughts.blogspot.com yang dia sendiri rangkum dari berbagai sumber. Ya gue intinya merangkum rangkuman orang dan membahasakannya kembali. Seperti itu.

Tapi ada juga pertanyaan-pertanyaan yang kemaren ditanyakan lewat ask.fm, gue bakalan cantumin kesini juga. Tapi tapi yang jawaban gue ini nggak sepenuhnya benar ya cuma sekedar pendapat gue aja melihat dari pengalaman-pengalaman orang yang gue baca di seantero internet raya.

Untuk tata cara pendaftaran silahkan buka postingan ini.
 *
*
Excited
ngeliat judulnya? IYA! GUE JUGA! Walaupun awalnya gue sama sekali nggak yakin sama banner yang di-post orang-orang di Twitter, tapi setelah gue cek Facebook SM Audition dan menemukan banner yang sama, gue jadi yakin kalo itu nggak sekedar hoax.

Ini pertama kalinya SM membuka Global Audition di Jakarta. 2014 memang beda sih ya. Auranya juga udah beda. Kalo misalnya gue bilang ini baru awal, sepertinya juga nggak salah sih.

Masih inget dengan survey yang dilakukan SM beberapa waktu lalu lewat Facebook? Survey berbahasa Indonesia (nah ini aja udah niat banget sebenarnya mereka) itu berujung dengan Global Audition ini. Ini baru awal, sekali lagi, ini baru awal.

Jadi, mana suaranya yang mau jadi artisnya SM?!

(Hening.....) (Gue nggak mau....) (Jadi artis capek....) (Capek pencitraannya wkwkwk)

Tapi kalau ditanya, “Ron lo mau ikut audisi global SM gak?”

Jawaban gue, “Iya, mau,”
*
2014!
*
Walaupun gue tidak merayakan Natal, tapi biasanya Natal kan dirayakan dengan penuh suka cita. Hehe sotoy ya? Tapi kalo nonton film-film kartun Natal biasanya gue bahagia walaupun nggak merayakannya. Cuma gue sepertinya benar-benar harus mempertanyakan, kenapa lagu spesial kayak gini harus segalau ini?

Iya pertanyaan itu buat EXO karena lagu 'Miracles in December'-nya terlalu galau untuk sebuah lagu di hari raya gitu. Ahahaha... 

Kali ini penantian nggak terlalu lama ya. Nggak kayak pas jaman-jaman nunggu 'Wolf' sama 'Growl' yang kayaknya setiap kali setiap hari ngeluh terus. Kali ini SM bener-bener on-time ngerilis MV-nya. Sesuai sama apa yang mereka katakan di media bahwa perilisan akan dilakukan jam 20:00 KST.

Bulan 12 Tanggal 4 Jam 8 Malem. Hasek. 8 April 2012.

Selalu kayak gini. Giliran gue udah mau balik dari kantor, pasti ada aja yang heboh dari channel SMTOWN di YouTube. Waktu itu video musik drama, sekarang teaser 'Miracles in December'. Iya... iya... pada akhirnya gue stay dulu sebentar buat nonton dan komentar pertama gue, "TAO KENAPA NANGIS SIH?!" 

Kenapa gue harus komentarin Tao yang pertama padahal banyak yang lain yang bisa dikomentarin? Alasannya adalah mungkin karena dia terlalu banyak nangis di depan kamera selama satu setengah tahun terakhir. Mungkin itu yang bikin aktingnya jadi sangat natural karena dia orangnya mudah menangis? Bisa juga...

'Miracles in December' ini lagunya sedih. Gue pikir bakalan kayak lagu-lagu happy natalan gitu. Ternyata lagunya tentang patah hati dan nggak bisa move on. Tadi sempat baca di Enews World, katanya lagu ini tentang perpisahan antara seorang pria dan kekasihnya.

Lalu kenapa judulnya kesannya malah bahagia banget?
*
*
Suatu hari di bulan Mei atau Juni 2012, kuliah udah bener-bener longgar dan gue memang menghabiskan sebagian besar waktu gue di perpustakaan pusat UI Depok. Di sebuah meja, Gilang tiba-tiba nyamperin gue dan nyodorin laptopnya.

"Ron lo liat ini deh, grup baru, keren banget! Namanya VIXX,"

Gue bengong sebentar. Pas itu memang gue lagi heboh-hebohnya sama EXO dan nggak pernah ngelirik grup rookie manapun (kecuali mungkin NU'EST sama C-Clown). Antara penasaran sama nggak pengen liat. Soalnya pas itu gue baru aja berhasil lepas dari Super Junior setelah Super Show, jadi gue nggak pengen ada grup lain yang merusak ketenangan hidup gue dengan menambah beban spazzing.

"Emang bagus?" gue ragu. Penasaran juga.

"Iya bagus banget lo liat deh,"

Gilang dengan semena-mena buka YouTube dari laptop gue dan ngetik 'SUPER HERO VIXX' di YouTube. Pas gue nonton....

Bengong....

"Ini grup Jepang?"

"Bukan ini Korea,"

"Baru debut?"

"Iya baru banget ini keluarnya,"

"Kenapa alay banget?"

Ya itu adalah hal pertama yang muncul di kepala gue waktu ngeliat MV SUPER HERO. Warna-warna yang digunakan di MV itu bener-bener mencolok. Cerah terang banget kalo dibandingin sama MV I Got A Boy, mungkin kalah I Got A Boy. 

"Seriusan ini KPop? Kok konsepnya jadi kayak Super Junior jaman Twins gini sih?" 

Mata gue tertuju pada salah satu member yang gondrong.

"Ini mah alay!"

Itulah kesan pertama gue ketika VIXX debut.

Baru setelah orang-orang heboh sama 'Hyde', gue kembali ngulik-ngulik informasi soal grup ini. Darimana mereka berasal, siapa saja membernya, dan seperti apa konsepnya. Awalnya gue nonton teasernya 'Hyde' dan kagum. Pas MV-nya keluar, "Eh serius ini grup alay yang waktu itu?"

Gue nggak tahu persisnya kenapa tapi waktu nonton 'Hyde' dan lirik 'Michigotgata' itu bikin gue terngiang-ngiang terus. Terlebih lagi reffnya sangat catchy dengan 'Nappeun saram aninde~'-nya. Gue bener-bener nggak habis pikir, kenapa grup ini baru kepikiran konsep seperti ini sekarang, kenapa nggak pas debut aja?

"Ini kan grup yang alay waktu itu ya..." gue kembali bergumam.

Jadi inget kalimatnya Alif S4 waktu gue ketemu di ANTV beberapa waktu lalu. Pas itu gue lagi komentarin soal perubahan warna rambutnya.

"Alif sekarang rambutnya bagus deh, nggak kayak jamur beracun ungu-ungu gitu. Apalagi merah, kayak jamur kebanyakan cabe,"

"Iya dulu kan pas debut harus ngejreng supaya wah orang liatnya jadi gampang inget. S4 itu yang mana sih? Ituloh yang membernya rambutnya merah kayak jamur kebanyakan cabe, gitu Ron,"

Mungkin ini juga berlaku sama VIXX.

"Yang mana sih VIXX?"

"Ituloh grup yang debutnya alay banget pake robot-robot transformer terus MV-nya ngejreng kayak istana boneka,"

"Oh..."

*
EXO akhirnya punya variety show sendiri. Happy? YA! Walaupun dulu-dulu mereka banyak tampil di acara-acara talkshow dan main games-games ringan, tapi kali ini ada feel yang beda. Jelas karena kali ini mereka tampil di acara mereka sendiri. EXO's Showtime!
*

Dulu, gue selalu berharap Baekhyun dan Suho adalah member EXO yang akan main drama pertama kali. Kalo nggak drama, paling nggak tampil di MV drama deh. Bias sih sebenarnya, tapi beneran yang pengen banget. Tapi setelah EXO comeback dengan XOXO dan mereka mulai merambah ke banyak bidang di luar menyanyi, kesempatan untuk Baekhyun dan Suho ternyata semakin mengecil. Alasannya, Baekhyun terlalu menye-menye dan Suho terlalu kaku mukanya.

Waktu Chanyeol sama Sehun muncul di 'Royal Villa', semakin kecil pula kesempatan dua bias gue itu untuk tampil di drama. Baekhyun nge-MC aja masih cantik banget, gimana kalo main drama. Ujung-ujung dapet peran 'cantik' agak nggak rela juga. Tapi yah memang sudah nasibnya mungkin. Someday dia akan menemukan jalan yang terbaik.

Sampai akhirnya ada kabar Xiumin bakalan jadi bintang MV dan itu drama MV, gue akhirnya bisa move on dari harapan-harapan untuk Baekhyun dan Suho. Xiumin sepertinya lebih menjanjikan.

Gue sejak EXO debut udah ngefans Xiumin. Ya mungkin emang spazzing gue soal Xiumin gak sesering BaekHo. Tapi gue selalu menganggap dia keren sejak debut. Kalo yang udah follow gue dari jaman masih 2000 followers pasti tau Kak Xiu hahaha.

Dulu memang dia kesannya kayak yang member nomor dua bangetlah yang jarang dilirik. Mungkin karena dia (sedikit) gemuk waktu itu. Tapi justru menurut gue itu yang membuat dia jadi lucu. Selain itu karena memang suaranya juga. Terus goyangan pinggulnya waktu di 'MAMA' dan pas showcase EXO. Ada yang perhatiin? Kalo nggak ada silahkan tanya diri kalian apakah kalian se-ngefans itu sama EXO? #EA #GAYA

Xiumin bekerja sangat keras sebelum comeback 'Wolf' sampai akhirnya dia jadi kurus kayak sekarang. Walaupun dia terlihat sangat baik-baik saja, tapi beberapa kasus diet yang gue baca dan dilakukan oleh artis KPop, mereka jadi punya kelainan terutama masalah pencernaan. I think Xiumin juga punya penyakit itu karena dietnya gue rasa tapi ya nggak diumbar-umbar aja.

Tapi sejak dia kurus, fans-nya jadi semakin banyak gue liat. Xiumin nggak lagi jadi member nomor dua tapi sekarang sudah sejajar dengan member-member yang sejak awal fans-nya udah banyak kayak misalnya Sehun, Luhan dan Kris misalnya. Sekarang aura oppa-nya (dalam kasus peran di MV) lebih keliatan. Itulah salah satu alasan kenapa dia akhirnya dipilih buat main di MV 'Gone' ini, menurut gue.

Siapa yang bisa memerankan karakter dewasa di EXO kalo bukan dia? Hidup! Manse!
*

*
Waktu tahu Shane Filan mau ke Jakarta, gue cukup excited walaupun nggak pernah berharap bisa ketemu langsung. Shane Filan bisa dibilang adalah salah satu idola masa kecil yang nggak pernah bisa tergantikan. Beruntung gue punya kakak cewek yang dulu freak banget sama Westlife dan gue akhirnya dikenalin sama para member boyband yang bisa dibilang legend itu.

Ngomong-ngomong soal Westlife, grup ini sudah dipastikan adalah boyband luar negeri pertama yang gue idolakan. Bahkan sampai sekarang. Nggak cuma sekedar itu, Westlife adalah salah satu alasan kenapa dulu waktu SD gue pengen bisa lancar ngomong Bahasa Inggris. "Biar kalau ketemu Westlife nanti bisa ngobrol banyak sama mereka," begitu pikir gue. Ditambah lagi waktu itu gue lagi seneng-senengnya sama Sherina (siapa sih yang nggak), dan mereka ada lagu duet (yang padahal cuma nempel suara Sherina doang), gue makin demen lah sama grup ini.

*
Sebenarnya gue bingung bagaimana gue harus mengawali postingan kali ini. Apakah gue harus membahas lagi cerita versi gue yang awal September lalu gue tulis atau apa, gue bingung juga. Tapi kalau misalnya langsung masuk ke pembahasan soal video musik-nya juga jadi agak-agak nggak lucu. Kesannya kayak males berkata-kata gitu. Mungkin kata-kata yang tepat adalah kehabisan kata-kata (ketawa ganteng).

Kalau di episode satu, cerita yang ditekankan adalah awal pertemanan Luhan dengan para member EXO di geng peluk cium, pertemuan Luhan dengan Sohee dan berakhir menggantung ketika Sohee bertanya "Siapa kau? Makhluk apa kau?". Sayangnya, ending yang menggantung di episode 1 itu nggak dijelasin secara detail dan nggak selesai di episode 2.

Lho kok?

Ya soalnya gue sendiri agak nggak ngerti di bagian mana Luhan mengaku kalau dia manusia serigala, tiba-tiba aja rambutnya berubah hitam karena air mata gitu.

Drama versionnya emang irit dialog sih jadi kita sebagai penonton dipaksa untuk menebak-nebak sendiri ceritanya sebenarnya maunya kemana dan tentang apa. Cuma ya gitu, ending episode 1 dan beberapa hal yang ada di episode 1 tidak terselesaikan di episode 2. Apakah ini artinya kita harus menunggu episode 3? HAHAHA Apapun yang terjadi sih emang harus nunggu. Tapi kenapa kok kayaknya agak ngeselin kalau misalnya baru ngerti jalan ceritanya di episode 3 ya? (walaupun padahal tipikal drama Korea semuanya kayak gitu).

Hehe

*
Waktu ngeliat kondisi festival Pink A dan Pink B dari atas sore ini, gue bersyukur nggak jadi beli tiket Pink. Kayaknya gue nggak bakalan sanggup berhadapan dengan para SONE yang ada di bawah sana. Pink A dari kejauhan bener-bener keliatan padet banget sementara di Pink B juga padat di bagian depan tapi bagian belakang masih ada space kosong buat duduk-duduk nongkrong sambil ngopi-ngopi.

Peraturan pertama kalau mau nonton di festival selain kondisi harus fit adalah memang datang sepagi mungkin. Kalo misalnya ada tiket fast track, mending ngutang buat beli tiket fast track deh. Apalagi kalo konsernya kayak SNSD kemaren. Atau konser grup yang memang fandomnya besar banget. Kalo nggak gitu, siap-siap jadi bandeng presto di antara para fanboy.

Gue sendiri waktu ngeliat langsung shock banget. Mungkin karena konser SNSD kelas festivalnya cuma dibagi dua, jadi penumpukkannya berasa banget. Kalo pas Super Show 4 kan dibagi ke dalam box-box tuh, nah jadi kuotanya emang udah pasti segitu jumlah orangnya. Nggak berasa penuhnya. Jujur gue sendiri nonton di Box C masih bisa tuker posisi pas EXO-M perform sama temen gue. Masih bisa yang bernapas lah istilahnya. Walaupun di belakang gue cewek-cewek pada nyuruduk kayak banteng teriak teriak "MAJU! GESER MAJU!"

Orang kalo udah gila emang nggak bisa diapa-apain lagi. Badan gue udah nempel sama pagar waktu itu tetep aja disuruh maju. Kenapa nggak sekalian aja mereka suruh gue duduk di pangkuan bapak security.
*
Waktu pertama kali tahu SNSD bakalan ke Jakarta buat konser tunggal, gue semacem nggak tahu bagaimana harus mendeskripsikan jedak jeduk di hati. Rasanya seperti ada naga berterbangan dan bertelur di dalamnya. Biasanya kalau konser artis-artis SMTOWN di Jakarta gue pasti langsung yang heboh. Nggak perlu mikir lama-lama untuk memutuskan buat beli tiketnya. Nggak perlu yang pergulatan batin dulu. Pokoknya selama ada uang, langsung beli.

Itulah yang terjadi ketika konser SMTOWN September tahun lalu. Dengan mengumpulkan sisa-sisa uang beasiswa (tolong yang ini jangan ditiru kecuali kalo bener-bener-bener-bener-bener-bener kepepet dan kondisi gue saat itu gue (paksakan) seperti itu), sisa-sisa royalti novel (jangan tanya novel apa) dan sisa-sisa tabungan jualan pulsa, akhirnya tiket festival bisa kebeli juga saat itu. Perjuangannya bener-bener berasa.

Tapi setelah memutuskan untuk tidak menonton konser Super Show 5 Juni lalu, gue sudah mulai bisa mengatasi jedak-jeduknya. Naganya udah nggak bertelor lagi di dalam hati gue tapi sekedar buang air kecil. Separo bersyukur, separo lagi mungkin prihatin. Karena semakin kesini, kok passion gue untuk heboh-heboh berKPOP sedikit demi sedikit berkurang. APAKAH INI ARTINYA AKU SUDAH DEWASA?! OH TIDAK AKU TIDAK MAU DEWASA! AKU MAU JADI PETERPAN! #abaikan Walaupun sebenarnya itu adalah pertanda baik ya, karena pastinya akan bisa lebih menghemat uang kalau benar-benar keluar dari lingkaran setan ini. (Walaupun sekarang gue tetep bertahan. Jangan tanya kenapa).

Waktu wawancara kerja di kantor gue dulu pas awal-awal wisuda, gue sempat dikasi pertanyaan, momen apa yang paling nggak bisa kamu lupain sejauh ini. Gue jawab: Konser SMTOWN.

*
Salah seorang temen di Twitter yang nge-add LINE gue kemaren tiba-tiba aja ngirim chat, bilang ke gue kenapa gue nggak jadi dukun aja. Pas gue tanya kenapa, dia bilang soalnya tebakan gue selalu tepat. Gue waktu itu baru abis sholat maghrib, ketawa sebentar, terus baca chat itu lagi, mikir, terus ketawa lagi. Dalam semenit gue bisa ketawa dua sampai tiga kali. Wah gue sudah mulai gila. Padahal chat-nya cuma kayak gitu doang.

Gue tanya lagi, bagian mana dari gue yang bikin lo yakin gue berbakat jadi dukun? Gue ngambil kaca kecil yang ada di atas lemari terus ngaca. Muka gue nggak ada tampang dukun. Yang ada tampang ulzzang. Sebelas-duabelas lah sama Oh Sehun. Kumis gue mungkin iya. Miirp-mirip dukun kalau agak tebel dikit.

Terus dia bales lagi, "Itu loh kak yang lo tweet beberapa hari lalu, yang soal menang ke-12 terus MV Drama keluar,"

Terus gue ketawa lagi. Mungkin daripada dia suruh gue jadi dukun, mending dia nyaranin gue casting sinetron jadi peran orang gila. Gue ketawa terus. Terlebih pas gue inget gue nulis apa beberapa hari yang lalu, gue jadi semakin yakin kalau otak gue agak rusak. Atau.... nggak?
*
*



Sudah masuk September dan gue melewatkan Agustus dengan hanya satu postingan saja. Agak menyesal sih tapi gue memang sedang berada dalam sebuah fase kehidupan dimana sulit untuk mengatur keinginan dan kewajiban. Disaat yang sama gue juga sedang sulit untuk melawan rasa mager dan buntu otak yang diakibatkan oleh terlalu banyaknya pikiran belakangan ini. Ahahahaha..... Gue butuh refreshing sejenak. Gue butuh keluar dari segala rutinitas melelahkan (termasuk salah satunya spazzing). Gue udah jarang update soal EXO lagi belakangan ini. Jenuh rasanya. Entahlah. Semoga ini nggak bertahan lama.

Oke seperti judulnya tentu saja semua sudah tahu kemana postingan ini akan berujung. Walaupun gue sendiri juga bertanya-tanya kenapa gue masih menggunakan judul 'Whats Up July?' sementara ini sudah September.... Mungkin karena Juli adalah momen dimana gue benar-benar memasuki kehidupan baru kali ya. Di tempat kerja yang baru. Suasana baru. Macem-macem. Tapi nggak tahu juga. Ada something di bulan Juli yang gue nggak tahu apa tapi membuat gue nggak bisa move on dari situ. 

So, Sabtu lalu gue berkesempatan untuk menghadiri konser Infinite di Jakarta. Ini adalah konser tunggal pertama mereka di Jakarta setelah sebelumnya mereka sempat datang di Music Bank Live World Tour, Maret lalu. Gue juga nonton pas Music Bank dan pernah gue tulis juga ceritanya disini. Boleh dibaca asal jangan diludahi. Kasian laptop/PC/Hape kalian kalo kalian ludahi.
*
*
Waktu EXO selesai mempromosikan album 'XOXO (Kiss & Hug)' dan selesai mengaum di atas panggung dengan 'Wolf', rumor tentang album repackaged langsung merebak. Yang pertama kali terlintas di kepala, "Gilak. Ini dapet uang dari mana buat beli CD?"

Walaupun sebenarnya bukanlah sebuah kewajiban untuk membeli CD EXO, tapi, nggak tahu kenapa dari awal ngefans sama grup ini udah janji bakalan ngikutin terus perkembangannya (sampai dibubarkan suatu saat nanti) dan bakalan beli terus CD-nya. Semacem janji sama diri sendiri gitu. Gue kemaren sudah beli 4 CD 'XOXO (Kiss & Hug)', dua buat gue dan dua buat giveaway. Dan ketika 'Growl' dikonfirmasi akan rilis, kondisi keuangan gue sedang sangat mendesak sekali.........

Gue sedang ada di rumah untuk merayakan Lebaran ketika 'XOXO (Kisses & Hugs)' resmi akan dijual ke pasaran berikut dengan harga-harga dan juga album fotonya. Awalnya gue emang nggak pengen beli karena gue pikir, "Ah ini mah sama aja buang-buang uang nih!" tapi kemudian diam sebentar dan mikir, "Bukankah memang K-Pop diciptakan untuk supaya kita buang-buang uang?"

Ya. Benar saja. Gue akhirnya pesen 'Growl' dan gue pesan dua, versi Kisses dan Hugs. Dan hey! Bersamaan dengan itu gue juga udah pesan 'Pink Tape' punya f(x). Gue nggak ngerti lagi kenapa gue bisa sebegininya beli CD-CD yang pada akhirnya hanya berujung di laci dan tersimpan rapi tak digunakan.

Gue jadi inget jaman-jaman gue ngefans banget sama Super Junior. Sebut saja gue ngefans-nya terlambat. Dalam artian, gue udah ngikutin mereka dari tahun 2008 tapi sama sekali nggak pernah terbersit di pikiran gue buat beli CD mereka. Karena gue pikir, ah donlot juga toh isinya sama. Tapi someday, mereka ngeluarin album 'Mr. Simple' dan rumor yang beredar itu akan jadi album terakhir mereka, gue kok berasa sedih, akhirnya dengan segala macam tabungan yang gue simpan gue beli CD Versi A dan Versi B. Ketika Versi C yang 'A Cha' keluar, gue agak sedikit sadar, "Kenapa harus beli semua CD ini sih?" dan kemudian ingat "Oh iya ini album terakhir Super Junior. Oke gapapa buat apresiasi selama ini ngefans." Tapi ketika mereka mengumumkan album 'Sexy Free & Single', "Oke bye. No more SJ. I really thought they will disbanded on 5th album, that's why I bought their album," sambil meringis.

Dan ketika itulah gue udah mulai nggak pernah terlalu update dan spazzing soal SJ lagi. Bebas aja sih gue mau bilang gue ELF atau bukan, soalnya deskripsi ELF menurut gue bukan hanya sekedar bacot lo ngefans member mana dan suka lagu apa, tapi menurut gue, yang gue yakini, deskripsi ELF itu adalah yang beli album secara legal dan paling nggak ngasi makan mereka lewat penjualan album itu sendiri (ditambah nonton konser termasuk lah). Gue cuma punya 2 CD dan itu tidak menjadikan gue ELF (gue rasa). Tapi gue nggak mempermasalahkan itu sih. Gue tetep ngefans mereka.

*
Kalau mau bilang SM itu PHP, gue setuju. Setuju banget. Kita bisa lihat bagaimana SM sangat niat mempersiapkan sebuah video yang mereka sebut dengan 'Art Film' tapi terasa sangat 'kosong' saat merilis video musik. Haruskah kita komplain soal ini lagi dan lagi? Kayaknya setiap kali rilis video musik, bahasan ini terus yang jadi topik utama. 'Bakalan bagus gak?' 'Bakalan out of the box gak?' (dalam hal ini box maksudnya bener-bener box-kotak), 'Bakalan cuma joget-joget depan tembok doang nggak?' Yang gitu-gitu.

Padahal kalau seandainya SM mau aja sedikit berbaik hati..... AHHHHHHH apalah arti fans yang selalu menuntut, membeli CD, menonton konser, heboh di twitter, nonton MV ratusan kali, tapi ujung-ujungnya di next comeback nggak ada yang istimewa dari segi MV dan teknik pengambilan gambar. Cuma bisa nerima, menikmati lagu, dan paha-paha wajah cantik yang bergelimpangan.
*

Seneng banget rasanya ngeliat f(x) kembali menggeliat-geliat di atas panggung setelah sekian lama sejak 'Electric Shock' mereka sibuk dengan kegiatan off-air. Musim panas (di belahan dunia lain) tahun 2013 ini memang bisa dibilang jadi musim panas paling heboh buat industri musik K-Pop. Ya nggak sih? Semua berkumpul di satu panggung. Mulai dari yang sebelumnya nggak pernah di kenal sampai yang memang sudah ditunggu-tunggu banget.

Sejak awal Juni gue memang cukup intens bongkar-bongkar berbagai macam situs K-Pop dan mengikuti banyak berita dari mereka. Karena itu gue juga jadi update soal lagu-lagu K-Pop yang sebelumnya padahal boro-boro didengerin, ngelirik aja udah kayak males banget gitu. Tapi.... Apalah daya, persaingan yang semakin ketat di industri musik Korea Selatan ini membuat grup-grup semakin kreatif dalam mencipta lagu, dance dan mengonsep video musik mereka.

Belakangan gue bahkan agak heran kenapa gue jadi suka banget sama dua lagu terakhir yang dirilis B.A.P. Bahkan gue jadi seneng dengerin Infinite. Ya sebenarnya sih gue nggak bermasalah karena sejauh ini gue masih tahu batas-batas kehidupan indah ini (maksudnya masih bisa membatasi diri buat nggak terlalu ngefans-ngefans banget karena gue tahu itu membawa mudarat buat gue haha). Baguslah akhirnya gue bisa kenal grup di luar SM yang selama ini menyelimuti bagaikan pelukan Lucifer.

Seperti halnya tahun lalu, setelah EXO debut (tahun ini comeback), yang paling dinanti-nantikan adalah f(x). Tentu saja. Jadwalnya sudah berurutan dan akan selalu seperti itu. Ketika f(x) mengumumkan diri mereka akan kembali ke panggung musik, gue jadi mikir aja. Kayaknya, f(x) sama lamanya dengan EXO nggak comeback, tapi kenapa pas EXO orang-orang pada meraung-raung sih.

Kemudian mikir.

Oh ini semua salah agensi sebelah yang tiap bulan rilis lagu sementara EXO nggak. Peternakan kelinci tetangga sebelah ladangnya subur banget sementara EXO harus nunggu waktu dulu berubah dari alien jadi serigala. Transformasinya cukup memakan waktu. Menyesuaikan emosi selama pancaroba.

But anyway, its time for f(x) (ノ´ヮ´)ノ*:・゚✧*・゜゚・*☆♫ !!!!
*
*
Kembalinya grup-versi-cewek-dari-SHINee ini sebenarnya gue harapkan seheboh SHINee dengan 'Misconceptions'-nya awal tahun ini. Soalnya, dibandingkan dengan semua grup yang ada di SM yang selama ini gue ikutin, f(x) adalah satu-satunya grup cewek yang bisa memberikan harapan sebuah konsep out of the box. Walaupun pada akhirnya tetep inside the box. MV-nya maksud gue. Tapi kita bahas itu nanti.

Yang menarik dari comeback kali ini, tentu saja teaser fotonya. Gimana nggak? SM berhasil mengumpulkan dua fandom jadi satu dan mengadu domba keduanya dengan sebuah foto manis bagaikan gula merah ini.
*

*
Drama version ini memang membuat banyak orang penasaran. Termasuk juga gue sendiri. Karena tidak banyak dialog yang ditampilkan (padahal sebenarnya gue berharap paling nggak ada scene dimana mereka nggak cuma main ekspresi tapi juga bicara gitu) akhirnya jadi banyak yang menebak-nebak jalan cerita dramanya jadi seperti apa. Ya sah-sah aja sih, jalan cerita mah bebas, sebebas gue membuat jalan cerita drama ini versi gue sendiri kan. Hehe Walaupun sih di beberapa hal ada yang gue agak miss sedikit. Tapi yasudahlah.

Gue memuji keberanian SM untuk akhirnya kembali membuat EXO keluar dari kotak yang sebelum-sebelumnya mengurung Super Junior. Dalam hal video musik maksud gue. Sejak Dream Girl keluar gue rasa SM agak lebih serius dalam menggarap video musik artisnya. Walaupun dance version ‘Wolf’ masih terkesan sangat biasa tapi mungkin itu disengaja karena akan ada follow up MV yaitu drama version ini. Sama kayak misalnya ketika Dream Girl dibuat, efeknya oke banget walaupun masih di dalem kotak juga tapi pas Why So Serious balik lagi jadi kotak indomi yang biasa banget. Yah, ada naik ada turun ada bagus ada jelek. Nggak selamanya sesuatu itu sempurna kan. Itulah kenapa gue agak males ngereview Why So Serious. Karena MV-nya biasa aja.
Gue berasa agak capek Senin kemarin nggak tahu karena apa. Kepala gue rasanya ayak di pencet-pencet gitu. Tapi yang pencet tangan Hagrid. Pusing banget pokoknya. Trus mata gue juga kayak di tusuk-tusuk pake garpu. Dua rasa sakit itu datang disaat yang bersamaan dan sensasinya YA ALLAH. Gue hanya bisa duduk di meja kerja sambil menatap layar laptop. Gue baru sadar sejak weekend kemaren, laptop gue nggak pernah mati. Sejak Jumat malam sampai Senin pagi. Subhanallah. Ciera yang tabah. Alhamdulillahnya sih pekerjaan hari itu lancar-lancar aja.

Seperti biasa, selama satu minggu terakhir di kantor baru, setiap jelang buka puasa biasanya pada heboh nungguin adzan dan gue adalah salah satu yang heboh juga saat itu. Karena semua kerjaan gue rasa udah beres, gue nyempetin waktu buat ngupload beberapa foto S4 di akun fansite. Sampai akhirnya....

Handphone gue bunyi. Ada yang nelpon. Gila. Seumur hidup gue punya handphone baru kali ini ada yang nelpon di hari Senin jelang buka puasa. Pasti rejeki banget nih. Pikir gue. Kali-kali aja yang nelpon tiba-tiba bilang, “SELAMAT ANDA DAPAT TIKET MUDIK GRATIS PULANG PERGI!” Wah... Subhanallah banget.

Pas liat layar hape, incoming call ‘AK2’.

Buset? Tumben. Ada apa. Wah pasti kepencet. Ahahaha soalnya gue yakin banget kalo orang yang jarang nelpon gue tiba-tiba nelpon, kenyataan pahitnya ada 2: kepencet, atau salah pencet. Sedih.

“Halo?” gue bicara di telepon.

“KHAFFAHSJHGGDAGFDFASDA,” sahut seseorang diujung telepon.

“HAH?” gue bingung ini ada apa sebenarnya. Kayaknya beneran salah pencet. Gue diem sebentar sambil mencoba mencerna kata-kata itu tadi.

“Kak drama version keluar.” Kata Ajie dengan nada terburu-buru heboh liar.

“Hah? Drama vers-----ANJIR DEMI APA TUHAN YA ALLAH?”

“Iya kak cek aja YouTube SM.”

“Oke oke!”

Gue langsung menghentikan semua kegiatan gue yang tadi gue lakukan dan langsung ngetik ‘SMTOWN’ di search bar Firefox. Pas YouTube kebuka.

“LAH MANA ADA MV DRAMA? YANG ADA MALAH SUPER JUNIOR NGALAY DI HAWAII.”

Ah becanda kali nih si Ajie.....

Tapi gue pikir kalau becanda masa sampe nelpon-nelpon. Repot amat mau becandain gue sampe nelpon segala. Akhirnya gue mutusin buat search di twitter karena biasanya kan twitter lebih update. Pas itu akhirnya nemu.

Dan......

Ya Allah. Gemeteran. Itu di channel SMTOWN-nya bener-bener masih unlisted videonya belum public statusnya. Masih ada gambar gembok di deket logo channel SMTOWN-nya. Unlisted itu video yang bisa diliat cuma kalo punya link videonya doang. Dan itu pasti yang pertama ngebocorin orang dalem sebelum akhirnya di RT RT sama banyak orang. Ya gak sih ahahahaha. Whatever. Yang penting bisa liat walaupun belum bisa download waktu itu. Dan.... Musik awalnya langsung Black Pearl.

Lemes duluan padahal bentar lagi buka puasa. Pinter banget emang jelang buka puasa gini dikasi MV yang notabenenya sudah dinantikan sejak jaman Nabi Adam.

Dan......

Mulai menonton.....

Reaksi pertama?

“YAH ELAH BERSAMBUNG YAH ELAH GUE MAU LIAT KAI NYIUM SOHEE YAH ELAH.............”
*
Banyak hal menarik yang terjadi sepanjang bulan Mei dan banyak dari hal-hal tersebut melibatkan aktivitas fanboying gue. ㅋㅋㅋ Mungkin sampai sekarang istilah fanboying ini semacem belom terlalu eksis, tidak seperti fangirling ya. Hahaha Alasanya jelas mungkin karena ada lebih banyak jumlah populasi perempuan di dunia ini dibandingkan dengan laki-laki. 
*
Secara teori kan sebenarnya fanboying dan fangirling itu adalah istilah yang sama, yang membedakannya cuma jenis kelamin pelakunya saja. Jenis idolanya justru (seharusya) nggak dipermasalahkan. Sering kali banyak yang tanya sama gue di ask.fm, "Mau sampai kapan jadi fanboy?" Sebenarnya ini pertanyaan sih agak aneh ya. Semacem bertanya, "Ron, mau sampai kapan jadi cowok?" Jawabannya ya jelas akan jadi fanboy selamanya. Nggak mungkin kan di usia ke-35 misalnya tiba-tiba gue terbangun dan gue sudah punya dua melon bergelantungan di depan dada.

Beberapa orang mungkin mengartikannya berbeda. Semisal, fangirling adalah istilah untuk seorang fans perempuan ketika spazzing grup laki-laki dan fanboying hanya digunakan saat fans laki-laki spazzing grup perempuan. Dan seringkali arti ini yang digunakan makanya ketika gue spazzing EXO atau yang lainnya, orang-orang mungkin bertanya-tanya. Kenapa lebih milih boygroup daripada girlgroup? 
Thanks Rizkyrose for this :)
*
Sudah bulan Juli aja. Bener-bener nggak berasa banget waktu berlalu begitu cepat, eh? Beberapa bulan belakangan ini gue juga jadi jarang update blog, kalo nggak karena EXO comeback dan komitmen untuk bikin review hahaha itupun di review terakhir juga buntu setengah mati karena MV-nya yang polos-polos aja. Alhasil berujung dengan banding-bandingin MAMA dan WOLF (but it works, I guess).

Seiring dengan memasuki tengah tahun, gue jadi ingin menceritakan apa-apa yang terlewatkan selama beberapa bulan terakhir. Hmmm banyak. Banyak banget yang terlewatkan dan terlalu indah untuk ditulis. Hehe Part 1 ini mungkin akan lebih banyak bercerita tentang..... Ah.

Mei terlewati begitu saja tanpa cerita tertulis. Biasanya kalau sudah masuk bulan Mei, gue akan sangat sibuk memikirkan hal-hal seperti apa yang akan gue lakukan setelah tanggal 3, bagaimana hidup gue setelah tanggal 3, target apa yang ingin gue capai setelah tanggal 3, apa yang sudah tercapai selama setahun terakhir dan apa yang belum tercapai. Ya biasanya seperti itu. Dan 3 Mei terlewati begitu saja tanpa menulis sedikitpun tentang harapan dan pencapaian.

Bosan?

Sebenarnya nggak juga. Kalau misalnya gue bosan menulis, itu artinya gue akan keluar dari pekerjaan gue sekarang dan berhenti ngetweet untuk selama-lamanya.

Bukan kebosanan yang membuat gue berhenti menulis resolusi seperti halnya tahun-tahun sebelumnya. Mungkin lebih kepada.... mager? Permasalahan terbesar gue adalah itu. Setelah negara api menyerang dan Chanyeol muncul dengan rambut pendek dan Kris semakin kece gue jadi mager. Trus jadi nyalahin orang.
*
Sudah lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sejak EXO comeback dan full album pertamanya dirilis dan gue masih tidak punya ide untuk menulis apapun untuk review MV terbaru mereka. Di satu sisi mungkin karena memang agak jenuh tapi di sisi lain mungkin lebih dikarenakan karena MV-nya terlalu biasa. ㅋㅋㅋㅋ Tapi kalo dipikir-pikir MV biasa inilah yang selalu diberikan SM selama ini. Kita selalu dicekokin MV yang begitu-begitu saja. Yang hanya berubah dari satu set ke set lain dan disuguhi para member yang bergaya di solo shot mereka. Udah gitu doang. SM belum pernah lagi membuat sebuah terobosan yang paling nggak bisa membuat kita sehabis menonton jadi kebayang-bayang atau bahkan berdecak kagum (oke kecuali teaser 2 Wolf).

Kamis minggu lalu gue menghabiskan setengah hari untuk menonton MV-MV drama yang pernah ada. Beberapa diantaranya adalah MV dari Core Contents Media (T-Ara & Speed) dan hanya satu dari SM yang bisa menarik perhatian gue: Before U Go-nya TVXQ. Kenapa sih SM nggak mau bikin MV kayak gitu lagi?

Sebelum akhirnya comeback stage Kamis minggu lalu, SM memberikan sebuah teaser versi drama dari Wolf tapi sampai saat ini belum juga keluar. Sebenarnya sih gue lebih memilih untuk mereview itu saja karena sepertinya akan lebih menarik daripada mengomentari sepatu siapa yang berubah, slayer siapa yang mirip dengan siapa, rambut siapa yang mirip apa ataupun gerakan di menit segini lebih ke kiri sementara di detik setelahnya lebih ke kanan. ㅋㅋㅋㅋ oke ini tanda-tanda kejenuhan. Butuh refreshing. Tapi gue akan tetap membahas MV di postingan kali ini. Tenang saja. Anyway gue menolak percaya kalau MV itu batal rilis karena siapa? Sasaeng fans? ㅋㅋㅋㅋ
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Hey, It's Me!



kpop blogger, kpop podcaster, social media enthusiast, himself


Author's Pick

Bucin Usia 30

Satu hal yang gue sadari belakangan ini seiring dengan pertambahan usia adalah kenyataan bahwa gue mulai merasakan perasaan-perasaan yang ng...

More from My Life Stories

  • ▼  2025 (1)
    • ▼  Juni (1)
      • So... Where Am I Now?
  • ►  2024 (5)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2023 (4)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2022 (12)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
  • ►  2021 (16)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2020 (49)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (20)
    • ►  Juni (4)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2019 (22)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2018 (23)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2017 (20)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (36)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2015 (44)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2014 (34)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2013 (48)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2012 (98)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (8)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (19)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2011 (101)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (9)
    • ►  Maret (25)
    • ►  Februari (13)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2010 (53)
    • ►  Desember (14)
    • ►  November (17)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (7)

Podcast ngedrakor!

Podcast KEKOREAAN

#ISTANEXO

My Readers Love These

  • EXO MAMA MV: Review Saya! [PART 2]
  • Do We Have to Miss Kris?
  • EXO Planet #5 EXplOration in Jakarta, Harus Beli Tiket yang Mana?
  • Are You Ready for Your SM Global Audition Jakarta?
  • Nge-War Tiket Konser Nggak Pernah Semelelahkan Ini
@ronzzyyy | EXO-L banner background courtesy of NASA. Diberdayakan oleh Blogger.

Smellker

Instagram

ronisnowhere

Black-and-White-Minimalist-Coming-Soon-Instagram-Post-2

I Support IU!

Copyright © 2015 kaoskakibau.com - by ron. Designed by OddThemes