Girls' Generation: "I Got A Boy" Song Review Saya!

Back Story
*
*
Gue sedang dalam angkot 03 di perjalanan pulang dari Bogor menuju Depok waktu (akhirnya) official Music Video I Got A Boy dirilis. Tahun baru kali ini bener-bener jadi tahun baru yang sangat hectic. Haha Pertama kalinya dalam sepanjang tahun gue akhirnya bela-belain beli pulsa banyak-banyak cuma buat internetan karena nggak bisa buka laptop dan colok modem. Awalnya gue pikir dengan pake paket internet di handphone, semuanya bisa lebih memberikan ketenangan. You know, ketika lo udah seneng banget ngetweet dan ngetroll timeline, dan sehari aja lo nggak melakukan itu, rasanya beda banget. Dan ketika gue memutuskan untuk membeli pulsa lebih buat internet dan berharap itu akan membuat hidup lebih mudah, ternyata gue nggak sepenuhnya bener. Ternyata, punya pulsa buat internet justru membuat hidup lo lebih pusing.

Thanks to kalian yang udah mention link MV di twitter dan ketika gue di dalam angkot baca tweet itu, gue semakin pusing. Seharian badan gue rasanya kayak di gencet Shindong saking tidur nggak jelas di malem tahun baru dan beberapa malam sebelumnya. Gue semakin ketar-ketir di angkot, nggak mungkin gue streaming. Nggak mungkin. Streaming akan memakan banyak kuota internet dan sayang banget. Pikir gue. Hati gue udah bergejolak. Kemudian bertekad, sesampainya di stasiun Pocin, gue akan langsung meluncur ke perpustakaan pusat UI buat download. Fix.

Ketika tiba di stasiun Bogor, ya Tuhan gue semakin pusing, gilak itu stasiun rame banget dan gue baru pertama kali ngeliat stasiun Bogor serame itu. Tahun baru apa Lebaran sih sebenernya, orang-orang pada mau kemana sih gue jadi bete sendiri. Gue melewatkan beberapa kereta yang penuh dan berusaha menunggu kereta agak sepian, akhirnya ngemper di depan Dunkin Donut. Otak udah nggak jelas. Ditambah lagi dengan kerumunan orang-orang rasanya tambah emosi. Hati bergejolak pengen liat MV. Baca semua mention yang masuk, orang-orang udah pada bahas lagunya. Udah pada bahas MV-nya. Udah pada mulai komentar. Udah pada mulai bilang "Kak di tunggu reviewnya! Ayo buruan!" EBUSET GUE KALO PUNYA TELEPORTATION MUNGKIN BISA BURU BURU. Gue kesel. Hampir aja henpon gue lempar. Tapi gajadi.

Nyerah, akhirnya gue streaming di henpon. Itu mungkin pertama kalinya gue nggak memikirkan berapa jumlah kuota yang akan habis hanya untuk melihat MV yang sebenarnya kalo gue sabar dikit gue bisa puas ngeliatin di layar laptop sejam lagi. Tapi yah.... Kalo kata orang kebutuhan primer itu adalah sandang pangan dan papan, saat itu gue nggak peduli lagi sama perut laper atau baju yang udah bau keringet. Kebutuhan primer dan mendesak waktu itu adalah nonton MV I Got A Boy. Nggak ada yang lain.

YouTube terbuka, dan play......
*

*
Gue diem. Berusaha menyimak lagu. Tentu saja ketika lo udah heboh di drama version teaser dan terlebih lagi di dance version teaser ditambah racun 'A-YO GG!' yang lo denger waktu MV Dancing Queen akan membuat lo punya ekspektasi tinggi sama lagunya. Tapi pas pertama kali denger sampe abis.... Gue beneran diem.

Jujur aja waktu itu gue nggak ngerti sama lagunya. Gue bingung. Gue ngomong sendiri "Ini beneran lagunya kayak gini? Ini beneran bukan highlight satu album? Kenapa kok gue dengernya kayak lagi dengerin 2 atau 3 lagu gitu sih?"

Gue makin pusing. Nggak mau ngulang streaming karena males kuota abis juga HAHAHAHA tetep harus hemat sampai tengah bulan soalnya. Loh curhat. Jadi gue tahen banget buat nanti sekalian download aja bentar lagi. Satu jam lagi. Tapi otak sama hati gue kembali dipenuhi perasaan begajulan. Lagunya.... kenapa.... gue merasa.... agak.... aneh sih....

Gue kembali teringat sama masa-masa Sexy, Free & Single ketika teasernya keluar, gue heboh setengah mati. Lagunya keren banget! Keren banget di teaser itu! Keren banget sampe gue ulang berkali-kali trus nempel di otak. Tapi pas liat MV-nya dan dengerin lagunya secara full. Helah. Apa-apaan jomplang banget sama teaser. Gue takut aja tiba-tiba I Got A Boy ini juga bakalan kayak gitu. Soalnya Fifi juga mention gue, "Masih enakan The Boys, om..." Semakin pusinglah gue.

Pada awalnya gue nggak bisa menangkap beat dari lagunya. Mungkin dikarenakan tempo-nya berubah-ubah jadi agak susah buat nyantol di kali pertama mendengarkan. Makanya ekspresi gue jadi flat gitu waktu itu. Jadi beneran kayak lo udah belajar semalam suntuk buat ujian tiba-tiba soal ujian yang keluar nggak sesuai sama sekali sama bahan yang lo pelajari. Terlebih lagi soalnya cuma satu dan lo harus nulis MINIMAL 10 HALAMAN atau 3000 KATA TULIS TANGAN. Ya kayak gitulah rasanya.

Gue nggak bisa enjoy mendengarkan di awal dan masih agak-agak pusing. Karena sebelumnya mungkin gue udah pernah denger yang bagian 'I got a boy meotchin~' dan seterusnya itu, jadi ya bagian itu doang yang paling nyantol. Pokoknya di pendengaran pertama, yang bisa gue ngerti cuma pas bagian setelah Tiffany ngomong 'A-yo stop, lemme put it down another way' abis itu waktu tempo berubah lagi gue kembali pusing dan kembali normal ketika Jessica ngomong 'Don't stop, lets bring back to 140'.
*
*
Gue dulu pernah bilang kalo misalnya lagu bagus, ketika pertama kali denger lo pasti akan langsung merasakan sensasi aneh semacem tiba-tiba itu lagu sepertinya udah lamaaa banget lo denger dan secara nggak sengaja akan langsung terngiang-ngiang. Tipe-tipe lagu kesukaan gue dulu yang begitu. Yang ketika pertama kali denger langsung suka. Tapi... belajar dari Sexy, Free & Single, gue kemudian mencoba untuk berubah dan move on. Dulu pas awal gue nggak suka SFS karena menurut gue agak-agak aneh aja. Tapi setelah mengerjakan review-nya dan nonton MV-nya berkali-kali, "Eh asik juga ya lama-lama?" Salah seorang temen juga mention gue kayak gitu, "Dengerin dulu deh lagunya berkali-kali nanti pasti juga suka, kayak SFS waktu itu kan?"

Bener juga. Makanya waktu itu gue sempat ngetweet juga semoga pendengaran gue lagi kacau karena kecapekan. Mana bisa kan gue abai atau nggak suka sama lagu GG~ Oh hello~ It's GG gitu. Eigu. #PUKULPUKULKEPALA Pasti ini lagu bagus. Pasti ini lagu bagus! Sepanjang jalan pulang ke Depok, otak harus disugesti dulu biar nggak betingkah lagi pas mendengarkan untuk kedua kalinya. (Dan tiba-tiba sempat kepikiran juga gimana cerita ini lagu dibuat drama version sementara beat-nya koplo banget).

The Song--The Producers (Behind The Song)
*
*
Sorean sampe di perpus pusat langsung ngemper di depan pintu masuk, ada colokan disitu dan lumayan kenceng wifi-nya kalo libur-libur kayak tahun baru kemaren. Langsung donlot MV-nya yang 1080p. Jelang maghrib langsung pulang. Berdoa dulu pas solat maghrib semoga otak gue berubah pikiran dari perkiraan-perkiraan awal. Dan abis itu gue nonton lagi MV-nya dan dengerin lagi lagunya.

Bismillah~~~ DAN WHOAAAA~~~ Bener banget. Kadang, untuk bisa suka sama sesuatu, lo nggak bisa mengandalkan kesan pertama tapi lo harus mencoba untuk tahu lebih dalam, lihat lebih teliti dan mendengar lebih banyak. Kemudian gue officially mencintai lagu ini sepenuh hati. Hahah~~~ OO~OO EO~

Next part setelah lo suka sama lagu, otomatis lo harus tahu siapa penciptanya dong. Jelas. Menurut gue pribadi, lagu bisa bagus itu bukan cuma karena siapa yang menyanyikan lagu itu dan membuatnya populer, tapi juga karena yang menciptakan. Jelas dong. Ide awal pembuatan sebuah lagu dengan segala nada melodi dan efek yang ada di dalamnya kan mempengaruhi bagaimana nantinya si penyanyi akan bisa membawakannya. Jangan cuma liat yang di depan layar doang, tapi liat juga mereka-mereka yang kreatif yang ada di belakang layar (itulah kenapa gue selalu duduk sampai credit title selesai setiap nonton film--dan kalo nonton sama temen agak bete juga karena mereka selalu pengen keluar lebih cepet -_-). 

Jiwa kepo gue mulai membuncah. Langkah pertama jelas wikipedia. Lo nggak usah ribet-ribet deh, fans Korea tuh udah masuk ke taraf dimana otak mereka 'kacau' banget. Informasi cepet banget update-nya dan waktu gue buka wikipedia bahkan langsung ada disitu list semua komposer, penulis lirik dan produser lagu-lagu yang ada di Album I Got A Boy ini.
*
*
Dari barisan nama-nama diatas, bisa diliat kalo para member berkontribusi juga dalam penulisan lirik di beberapa lagu. Nama-nama lain yang udah nggak asing kayak Kenzie jelas, Hyuk Shin, Joseph Belmaati (Joe Belmaati--BoA The Shadow), Steve Brooker yang adalah produser dan writer untuk lagu 'Mercy' yang kemudian di remake jadi Dancing Queen. Brief information, Brooker pernah bikin lagu buat Westlife, Natalie Imbruglia, Lindsay Lohan & Sugababes. Kemudian ada lagi Victoria Horn yang tercatat pernah menulis dan memproduseri lagu untuk Tata Young, Demi Lovato, Selena Gomez, Enrique Iglesias dan beberapa nama lain. Trinity yang terdiri dari Johan Gustafson, Fredrik Häggstam & Sebastian Lundberg juga adalah produser untuk lagu 'Flower Power' di album Jepang kedua GG yang rilis belom lama ini. Kalo kalian akrab sama lagu-lagu Far East Movement, mungkin udah nggak asing lagi sama Stereotypes. Beberapa kali sih gue kayak pernah puter lagu dia yang featuring di lagu Far East Movement tapi kayak nggak ngeh. Hahaha. Iya, si Stereotypes ini banyak menciptakan lagu buat FEM kayak misalnya yang terkenal Rocketeer. Selain itu juga dia pernah memproduseri 'Somebody to Love'-nya Justin Bieber dan beberapa nama lain seperti Natasha Bedingfield, Usher, Pitbull, Chris Brown & Traive McCoy. 

Untuk lagu I Got A Boy sendiri karena ini adalah lagu andalan di album ke-4, otomatis, produsernya lebih dapet perlakuan istimewa. Thanks to google karena hahahahaha ketika pertama kali kepo soal komposer dan produsernya siapa, google langsung memberikan jalan kepada @WillSimmsmusic untuk berada di urutan teratas hasil pencarian. Seperti biasa, SNSD--Sok Ngenal Sok Deket, adalah kunci segala hubungan di dunia maya. Seperti hal-nya yang gue lakukan ketika Electric Shock rilis beberapa bulan lalu, gue juga me-mention @WillSimmsmusic dengan kalimat sederhana saja:

Hey guys lets follow @WillSimmsmusic one of Girls' Generation 'I GOT A BOY' producers! :) The song just awesome! :D
*
*
Siapa yang sangka tweet itu dibales sama manajer-nya Will Simms langsung, Mr. Paul Kennedy (@PK12one) yang super banget baiknya. Cerita berlanjut ke karya-karya Will Simms yang ternyata bukan baru pertama kali ini bekerja sama dengan SM Entertainment. Will Simms tercatat sebagai co-writer lagu WOWOWOW dan Ready or Not-nya SHINee dari album Lucifer. Terakhir dia bikin lagu Lookin'-nya BoA yang ada di album buat Hyundai bareng Maxstep sama My Style-nya Jessica.

Nah kalo melihat ke manajemen besarnya, 12One Entertainment, ternyata salah satu dari produser yang berada di bawah naungan manajemen tersebut juga adalah produser untuk Sexy, Free & Single: Lasse Lindorff. Sayangnya Mr. Lindorff akun-nya di gembok, jadi mungkin dia juga agak malay buat balesin mensyen gue waktu jaman SFS. Sedih aja. 

Selain Will Simms dari 12One Entertainment, ada nama Anne Judith Wik disitu yang merupakan salah satu dari team Dsign Music. Ini juga bukan nama asing di SM karena Dsign Music pernah menciptakan lagu-lagu seperti Danger-nya f(x), Genie, Beep Beep, Girls & Peace-nya Girls' Generation dan I'm OK-nya BoA. Dan oh, OKE, BREAK DOWN-nya SJ-M juga produseri oleh Dsign Music. SIAP! Hahaha Last but not least, our master Yoo Youngjin, jelas nggak mau ketinggalan ikut campur di barisan nama produser dan penulis lagu untuk I Got A Boy ini.

Sedikit informasi eksklusif dari Mr. Paul Kennedy, beliau bilang di sebuah email pribadi dengan gue (#EA #GAYALO) bahwasanya ketika lagu ini selesai di buat oleh Will Simms, dia terbang ke Korea dan kemudian terjadi beberapa perubahan, mungkin disitulah campur tangan produser dan co-writer yang lain karena jelas, saat lo denger lagunya, feelnya jadi beda banget. BEDA BANGET. Sama lagu-lagu GG sebelumnya. (INFO JUGA KATANYA MEREKA AKAN BUAT LAGU BUAT EXO DUH 12ONE ENT SAMA EXO TUH KAYAK TAKDIR 12-EXO-ONE-WE ARE ONE). Selain itu beliau juga ngasi kata-kata mutiara. Hahah

Yang unik adalah, 2012 kemaren waktu Electric Shock, gue menemukan William Laseroms sebagai produser lagunya. Kali ini gue menemukan Will Simms untuk I Got A Boy. Semacem takdir apa gimana sih. Dan waktu gue mensyen mereka berdua, gue menyebut mereka sebagai 'Double Will'. Entah apakah mereka saling kenal satu sama lain atau belom kenal atau justru mereka kenal karena gue mensyen mereka berdua waktu itu (EA KEPEDEAN) entahlah, tapi satu tweet Will Laseroms bilang kalo dia mau ngajak kerja sama bikin lagu bareng. OH YEAH DOUBLE WILL. Bayangin aja Electric Shock sama I Got A Boy menyatu akan jadi hits seperti apa nantinya. Dan gue suka banget sama Will Laseroms karena orangnya humble dan suka becanda (di twitter).
*
*
Berharap ada lagu yang lebih heboh! Berharap mereka beneran kerja bareng! Dan bersyukur mereka masih ngerti bahasa Inggris kacau gue ㅋㅋㅋㅋ

The Song--The Music

Pertama kali gue nggak ngerti musiknya, sampai akhirnya gue curiga kalau SM mengulang konsep hybrid-remix alias mashed-up seperti halnya yang dilakukan pada SHERLOCK beberapa bulan lalu. Tapi ketika gue tanya sama Mr. Paul Kennedy di email, dia bilang begini:
*
*
Jadi, this is not a mashed-up song. Jadi? Mr. Kennedy sih bilangnya 'a crazy song' dan kemudian gue menyetujui itu. Lagunya memang terdengar agak gila karena mungkin ini pertama kalinya GG punya lagu yang temponya berubah-ubah, yang kesannya kayak nyanyi dua-tiga lagu dalam satu trackSoshified bilang kalo lagu ini adalah perpaudan electronic dance dengan pop, retro dan urban. Sementara sumber lain bilang lagunya satu bagian bubblegum, tiga bagian lainnya adalah Diplo. Kalo lo gak tau Diplo itu apa, sama gue juga gatau, tapi itu nama DJ gitu dan yang paling sederhana menjelaskan Diplo adalah bahwa musik ini jenis musik DJ-DJ remix dugem angkot gitu lah. Sederhana lagi: KOPLO. Mirip kan tuh DIPLO-KOPLO. Nah kalo mau details, silahkan cek wikipedia.

Gue jadi inget sama lagu-lagu kayak Bohemian Rhapsody trus satu juga yang pernah di bawain sama Glee cast di episode Nationals season 3 kalo gak salah judulnya 'Paradise by Dashboard Light'. Menurut gue, dua lagu ini ada kesamaan gitu. Sama-sama bercerita, trus sama-sama memberikan kesan bahwa lagu ini (saking panjangnya dan berubah-ubahnya tempo) adalah gabungan dari beberapa lagu.
*
*
Nah, sekedar iseng aja nih ya, bagian-bagian dari lagu serta perubahan tempo dan transisi dari satu tempo ke tempo yang lain yang membuat lagu ini terdengar seperti gabungan dari beberapa lagu adalah sebagai berikut:
  1. 00:00 - 00:23. Bagian awal lagu ini yang paling beda sama yang lain karena sepanjang lagu nggak pernah terulang melodi dan nadanya. Jadi bisa dibilang ini Part 1 dari lagunya. Ada jeda sepersekian detik setelah part ini sebelum masuk ke part berikutnya. Nah jeda ini yang menurut pendengaran pertama gue waktu itu jadi faktor pembuat onar dan membuat lo jadi mikir ini lagu campuran.
  2. 00:23 - 01:32. Bagian kedua dari lagu ini yang durasinya agak panjang, terus pada akhirnya menipu. Gue pikir selanjutnya lagunya akan terus dengan beat dan tempo seperti ini. Tapi kemudian ada transisi lagi dengan lirik 'A-yo stop lemme put it down another way' dan masuk lagi ke part berikutnya. Lucu aja, memotong dan mengubah tempo di tengah-tengah lagu dengan mematikan musik dan menyelipkan dialog sebagai transisi. Seru seru. Gue suka bagian itu.
  3. 01:32 - 01:40 - 02:22. Bagian ketiga lagu ini yang jadi highlight dan bagian beracun-nya. Bisa dibilang ini reff dari lagunya gak sih? Hehehe soalnya kan lirik I Got A Boy-nya diulang-ulang terus gitu di bagian ini. #TRUS #PUSING Mark 01:40 sebagai kali pertama lirik 'I Got A Boy' disebutkan. Ikutin musiknya aja deh abaikan liriknya sejenak.
  4. 02:23 - 02:36. Bagian ini seperti balik lagi ke poin ke-2 karena ada lirik "O~OO EO~" gitu. Tapi di menit ini "O~OO~EO" nya agak lebih cepet dari yang di poin 2 jadi ini kayak masih sambungan dari poin 3 (artinya nggak kayak poin 1 ke 2 yang berubah total musiknya).
  5. 02:37 - 02:50. Nah disini semakin bingung deh gue ㅋㅋㅋ. Berubah lagi ketukan ketukannya, temponya jadi lebih cepet juga. Tapi masih satu bagian sama poin 4 karena sebelum part di menit ini masuk dan setelah part di menit ini selesai, "O~OO EO~" itulah yang mempersatukan keduanya. Nah kalo misalnya coba fokus dengerin ke bagian "O~ OO EO~" itu kemungkinan kalian akan mulai merasakan bahwa ini satu lagu yang padu gitu.
  6. 02:50 - 03:04. Oke, semakin ke sini semua poin yang udah gue tulis diatas jadi semakin menyatu dan musiknya jadi semakin membaur (kombinasi) antara musik awal sama musik-musik setelahnya. Di menit ini, ada campuran dari poin 3 (highlight lagu--musik dugem ituloh) sama part 4 dan 5 yang "O~OO EO~".

    Jadi ketika lirik "O~ OO EO~" dinyanyikan, musiknya udah nggak lagi sama dengan "O~OO EO~" di poin 2 dan 4 (di poin 2 lebih kalem, di poin 4 ada gedebug gedebug drum yang gak ada di poin 6 ini). Tapi musiknya jadi musik seperti di poin 3. Bingung? Coba sambil dengerin dan bandingkan nada "O~ OO EO~" menit per menit di poin 2 3 dan 4.
  7. 03:04 - 03:33 dari musik di poin 6, efek transisi disini justru lebih sederhana lagi kayak efek transisi musik-musik dance yang gue tonton di kompetisi kompetisi dance pas SMA. Gaya kaset kusut. Haha. Trus abis itu musiknya jadi balik lagi ke part 2 lagi. Keliatan disini nuansa retro-urban-nya, TTS banget mana suara Tiffany sama Taeyeon pula kan yang mendominasi.

    Nah, abis dari sini, Jessica kan bilang 'Don't stop lets bring back to 140', menarik SUKA SUKA BANGET SAMA KOMPOSERNYA ADOH hahaha jadi dari sini suara Jessica jadi transisi lagi buat kembali ke menit 1:40 (poin 3) dan musik kembali ke poin 3. Kembali koplo di 03:34. Kembali ke reff.
  8. 03:34 - 04:31 [END] Setelah part 'I Got A Boy meotchin~' itu, ada part dimana Jessica nyanyi yang kalo menurut gue setelah lo mendengarkan dan memperhatikan ritme lagu dari awal sampai akhir, akan berasa kalo part Jessica itu kayak sambungan dari part Taeyeon di poin 3 (yang dia teriak 'ooo nae hwangjanim~') karena di akhir lirik Jessica, lirik Taeyeon yang itu diulang lagi.
Iseng tapi panjang ya, semoga bisa membantu buat yang masih nggak ngerti sama lagunya. Walaupun gue nggak yakin kalian juga bisa ngerti sama apa yang gue tulis diatas. Tapi tenang-tenang, ini emang belom kelar sih sebenernya. THE BEST WAY TO UNDERSTAND THIS SONG adalah dengan membaca liriknya baik-baik. Ya. Lirik Bahasa Inggris kalo misalnya mau enak. Soalnya dari situ, lo akan bisa mengerti dan bisa ngikutin alur musik sama lagunya. Nah karena ini udah kepanjangan postingannya, jadi lanjut di next part! ㅋㅋㅋㅋ


Related Post

Teaser Photos 1 | Teaser Photos 2 | Dancing Queen Review | Drama Teaser Review |
Dance Teaser Review |

*

Share:

25 komentar